Seorang wanita tampak memperhatikan bangunan di depannya dengan penyamaran yang sudah ia lakukan , gadis itu sengaja tak langsung masuk setelah melihat beberapa pengawal berjaga di sekitaran hunian tersebut. Gadis itu datang sebagai pekerja yang melamar sebagai bagian kebersihan selama dua bulan,di karenakan salah satu pekerja rumah itu sedang cuti melahirkan. Tentu saja semua kemudahan ini ia dapatkan dengan bantuan orang orang kuat di sekitarnya. Dengan gerakan perlahan ia maju melangkah menuju pos keamanan yang di jaga oleh dua orang bertubuh kekar
"Permisi Tuan Tuan. Saya pekerja yang akan menggantikan ibu Molla yang sedang cuti melahirkan" ucap wanita itu
Dua pengawal tersebut memperhatikan Ambeer dengan teliti.
Wanita dengan pakaian seragam berwarna nude itu tetap tenang sekalipun hatinya sudah menggila khawatir penyamaran nya terbongkar. Namun setelah nya tampak satu orang lagi muncul dari arah belakang berlari kecil menghampiri penjaga pos keamanan,mereka tampak berbisik bisik. Salah satu penjaga menghampiri Beer sambil membuka pintu pagar kecil yang biasa di gunakan sebagai akses keluar masuk
"Nona ,masuklah. Maaf sudah membuat mu menunggu" Beer mengangguk dan mengikuti penjaga tersebut
"Nah,Tuan ini akan mengantar anda ke dalam Nona. Jeff antarkan nona ini dia yang akan menggantikan Molla sementara" Lelaki yang bernama Jeff melirik sambil terlalu ,Beer mengikutinya menuju belakang hunian mewah itu. Setelah sampai Jeff berkata
"ini ruangan mu. Sebentar lagi akan ada kepala pelayan yang memberitahu apa saja yang harus kau kerjakan"
"Baik Tuan, terimakasih sudah membantu" balas Beer. Jeff hanya tersenyum tipis kemudian meninggalkan Beer sendirian
Setelah menunggu hampir 2 jam lamanya di dalam kamar berukuran 4x4 itu pintu kamarnya di ketok dan suara seorang lelaki terdengar. Beer membukanya dan menyapa lelaki tua di depannya
"Maaf Tuan, ada perlu apa memanggil saya?"
"ikuti saya nona. Saya kepala pelayan disini, segala pekerjaan anda akan saya beritahu" setelah berkata seperti itu lelaki tua itu berjalan di depan dan di ikuti oleh Beer
Mereka menuju bangunan utama menuju dapur kotor. Begitu beer memasuki dapur bersama kepala pelayan,seluruh pekerja sontak merapat dan berbaris rapi mereka menunggu kabar yang akan di sampaikan lelaki tua itu
"Maaf menganggu kalian sebentar , saya membawa pengganti Molla selama cuti melahirkan. Saya harap tidak ada status baru dan pekerja lama disini,perlakukan dia dengan baik sebagai sesama pekerja." ucap lelaki itu
"Kau ,siapa nama mu Nona?" tanya kepala pelayan
"Nama saya Graze Tuan" jawab Beer dengan nama samaran nya. Kemudian lelaki itu kembali memandang seluruh pekerja yang ada di sana
" saya rasa sudah cukup perkenalannya , silahkan kembali bekerja"
"Baik kepala pelayan,kami mengerti" serentak mereka menjawab kemudian berlalu mengerjakan bagian masing masing. Kepala pelayan mengarahkan Beer untuk memasuki gudang penyimpanan. Beer yang tanggap tak menyia nyiakan kesempatannya untuk menelusuri seluruh bagian yang mereka lewati menuju gudang. Ia menyimpan baik baik di dalam memori otaknya
"Di sini gudang penyimpanan bagian domestik ,kau bisa ke bagian sana untuk mengambil alat kebersihan" Tunjuk lelaki itu,Beer mengikuti arah yang dimaksud
"Baik Tuan" Jawab Beer
"oh ya Graze, tugasmu membersihkan kamar Tuan Muda di atas pada jam sembilan pagi. Tidak boleh sebelum jam tersebut,Tuan Muda tidak suka siapapun memasuki kamarnya saat dia masih berada di dalam dan juga.." dengan perlahan lelaki tua itu memberikan seluruh arahan kepada Gadis muda di depannya. Beer mengangguk mengerti setelah mendengar seluruh arahan yang di berikan lelaki itu mengajak Beer keluar kembali menuju kamarnya,setelah sampai di depan pintu kamar Beer
"Bagaimana Graze, sudah faham?" tanya lelaki itu
"Sudah Tuan terimakasih atas arahannya" jawab Beer
lelaki itu hanya tersenyum dan kembali berkata
"Baiklah, hari ini kau bisa beristirahat terlebih dahulu. Esok mulai lah bekerja dan jika ingin bertanya sesuatu yang tidak kau fahami bisa temui aku di sekitar dapur kotor dan dapur utama" ujar ya memberitahu "Baik Tuan" jawab Beer
......................
Keesokan paginya pukul 06:35 Beer atau Graze sudah standby di pintu masuk dapur utama ia sempat menyapa beberapa pekerja ,gadis itu menawarkan bantuan yang bisa dia kerjakan namun seperti nya para pekerja dirumah ini harus patuh pada bagian masing masing batin Beer. Mereka dengan ramah menolak Graze dengan perkataan yang terkesan santun
"maaf Graze, kami tidak bisa membiarkan kau mengerjakan pekerjaan kami. Tunggu saja disitu saat jam nya tiba kau akan ke lantai atas. Pekerjaanmu yang paling berat disini,karena Tuan Muda Yuan memiliki sifat perfeksionis jadi pastikan kalau tidak ada debu yang melekat di bagian manapun yang ada di kamar Tuan Muda Yuan"
Jadi namanya Yuan batin Beer
Graze atau Beer hanya tersenyum dan kembali menunggu di ruangan khusus pelayan rumah. Tampak kepala pelayan juga tersenyum menyapa Beer saat melewati gadis itu,Beer dengan senang hati membalasnya
"Halo Graze, selamat pagi. Nikmati sarapanmu dan jangan lupa tersenyum hari ini" ujar lelaki tua itu
" Pagi kepala pelayan,semoga harimu menyenangkan. Terimakasih " jawab Graze
Ternyata mereka seramah ini, lalu bagaimana mungkin lelaki yang bernama Yuan itu...
Ahh tidak tidak manusia bisa menipu ,bukan?
beer terus bermonolog dalam hatinya
Pukul sembilang pagi seorang lelaki turun dari lantai atas dengan penampilan yang mencolok karena kulit putih pucat nya dan bola mata Grey jika di perkirakan terlihat yang usianya 4 tahun lebih tua dari Beer. Mengenakan satu set Jas mahal lengkap dengan sepatu pantofel dan jam tangan kenamaan buatan Patek Philippe yang berasal dari switzerland
Lelaki itu tak bersuara sama sekali,para pelayan berjejer disisi kanan dan kirinya dengan menundukkan pandangan
"Selamat Pagi Tuan Muda" ucap mereka serentak
"Selamat Pagi,semoga hari kalian menyenangkan" jawab Tuan Muda Yuan.
Ternyata dia ramah juga batin Beer.
Posisinya yang berada di ujung barisan. Lelaki itu duduk setelah kepala pelayan menarik kursi untuknya . Mereka semua menunggu sampai Tuan Muda selesai sarapan
Ketika lelaki itu mengangkat pandangannya tak sengaja ia melihat Graze yang tampak asing
"Siapa dia, dan dimana Molla?" tanya Yuan melihat Beer,kepala pelayan menunduk hormat
"Izin menjawab Tuan Muda, dia adalah Graze,pengganti sementara Molla cuti melahirkan"
"Sudah di pastikan dia bukan penyusup?" suara dingin Yuan membuat suasana semakin menyeramkan. Matanya tak lekang menatap Graze ,bersyukur gadis itu menggunakan lensa untuk menyembunyikan warna asli bola matanya.
"Sudah Tuan, dia adalah saudara dekat suami Molla"
informasi itu di terima kepala pelayan ketika Molla menghubungi nya dua hari yang lalu mengabari bahwa akan ada saudara dari pihak suami nya menggantikan dirinya. Molla juga mengirim kan ciri ciri dan foto wanita itu. Yang mana sama persis dengan Graze sekarang.
"Bagus, aku tak ingin penyusup mengotori rumahku dengan kaki nya" setelah nya Yuan kembali menikmati Kasha yang menjadi menu sarapan pagi lelaki itu. Graze yang mendengarnya tak bisa menjawab apapun dan hanya bisa menundukkan pandangan
Pedas sekali mulut nya,astagaa Yuan Yuan fikir Beer
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments