Sudah Waktunya Mereka Bangun

Setalah acara Musim Panas selesai, seluruh keluarga membubarkan diri ke kediaman masing masing. Hanya tersisa kelurga inti, dimana mereka kini duduk mengelilingi sofa ruang tamu utama keluarga Clytom

Di sebelah kiri masing masing pasangan duduk dalam satu jejeran sofa panjang tersebut ,dan d sisi lain ada putra putri mereka yang tak kalah hangat berbincang. Sedangkan sang kepala keluarga Clytom tak tampak karna harus berunding dengan kepala keluarga Marteen di ruang kerja mereka.

Meninggalkan kehangatan di ruang tamu ,berbeda dengan ruang kerja yang di isi dua tetua utama keluarga besar itu

Yah, Adzerly marteen dan Golum Clytom

Kali ini mereka sadar, keadaan semakin mendesak dan tak main main. Mana kala bahaya sudah di pelupuk mata bukan tak mungkin kematian bisa saja datang dalam hitungan detik ,bukan?

Seharusnya mereka awas sejak awal, seharusnya zerly sadar sang Ayah tak main main dalam mengawasi mereka dan berkali kali memperingati nya sebelum kepergian nya untuk selama lamanya. Sekarang Nasi sudah menjadi bubur ,hanya perlu di nikmati saja!

Beberapa jam sebelum acara selesai, salah seorang kepercayaan Golum mendatangi nya ketika ia sedang duduk di antara para sepupu istri nya. Sebagai bayangan sang pengusaha kaya raya ,bukan tak mungkin bahaya selalu menghantui sang Tuan dan keluarganya. Apalagi para wanita istimewa kesayangan seluruh keluarga

Tuan aku melihat ada yang mencurigakan

salah satu keponakanmu tampak ada yang berbeda, mereka seperti baru saja terlihat saat kedatangan nona muda Ambeer

Bahkan setelah kepulangan nona muda Belle tiba dari Switzerland ,mereka tak tampak di acara makan malam yang di adakan Nyonya Besar 2 minggu yang lalu Tuan

Baik,terimakasih! Tetap awasi dia dan pastikan anak anakku aman

Begitu lah ucapan sang Tuan pada pengawas bayangannya beberapa jam lalu

Dan sekarang disinilah semua cerita mengalir dari Golum kepada Adzerly Marteen, ia tak tenang. Keselamatan sang Putri terancam setelah puluhan tahun berlalu, dia juga yakin bahwa mimpi buruk sang Putri beberapa waktu kemarin ada hubungannya dengan kejadian sore tadi di belakang taman Mansion Clytom

" Golum, menurutmu apakah mungkin keturunan nya masih ada setelah pertumpahan darah itu? "

Tanya Zerly kepada sahabat sekaligus rekan sejawat nya itu

" Aku yakin Zer ,keturunannya pasti sudah mengetahui semua. Tapi yang pasti bukan kebenarannya melainkan omong kosong yang bed*bah itu katakan, mereka bergerak lembut. Mereka ingin memastikan kita lengah dan lupa. Saat itu tiba, bisa di pastikan kita akan hancur secara bersamaan. Bukan kah hal yang sama juga terjadi puluhan tahun yang lalu ?"

Benar batin zerly

" Haruskan aku membangunkan klan yang sudah tertidur? Aku hanya tak ingin putra putri kita melalui masa di mana hanya ada kesakitan dan airmata . Kau tahu bukan, bahkan Ayahku harus kehilangan Anneth karena pada saat itu gegabah dalam mengambil keputusan ?"

Ujar Zerly yang mengundang rasa frustasi Golum. Bagaimana tidak, seharusnya mereka sudah tenang. Seharusnya lelaki itu tidak lagi memendam kebencian kepada meraka.

Bukankah mereka juga kehilangan, yah Annetha clomb Marteen

Belum lagi perselisihan masa silam antara Clytom dan Marteen. Bahkan Ibunda Mertua Zerly ,Azerine Aston sampai harus meminta bantuan sang Ayah agar masalah terselesaikan tanpa harus ada pertumpahan darah. Namun apa daya. Malang tak dapat di hindari,Mujur tak dapat di raih. Hingga harus kehilangan wanita tercinta yang menciptakan luka menganga hingga Trauma dan Dendam membara.

Perbincangan terhenti kala pintu ruangan tersebut terbuka setelah ketukan tak bersambut yang di lakukan sang pemilik mata indah yang saat ini berdiri bersama Putri keluarga Clytom tersebut.

" Ayah, daddy boleh kami mengganggu sebentar ? Kami ingin berlibur besok. Ingin menghabiskan waktu bersama, bolehkah? Aku janji tak akan lama hanya 5 jam saja. "

Tanya Belle menghampiri sofa dimana Daddy Beer itu berada. Sang Ayah Golum juga menghampiri anak kesayangannya itu sesat kemudian mereka saling pandang,seakan berkata

Bagaimana ini,?

" Dad, apa ada masalah, jika iya katakan. Aku akan menunda nya sampai waktu kondusif. Iya kan Elle, kita bisa pergi kapan waktu saja "

Ujar Beer yang melihat ketegangan antara Daddy dan Ayah sahabatnya itu.

Zerly mengelus kepala Elle dan beer bersamaan,sambil berkata

" Pergilah sayang sayangku. Nikmati waktu kalian. Masalah perusahaan Daddy akan mengatur sementara waktu bersama Sekretaris Daddy " ucap sang Ayah

Binar bahaya jelas terpancar di mata kedua gadis itu, mereka serempak memeluk sang Ayah dan berterimakasih

" Terimakasih Dad"

ujar Elle dan Beer bersamaan

Golum hanya tersenyum melihat anak anaknya tumbuh menjadi sehat dan bahagia

Teruslah seperti ini anak anakku. Doaku bersama kalian

Batin Golum berdoa

" Tapi ingat,jangan pernah pergi tanpa sepengetahuan kami. Dan pengawal akan memantau dari kejauhan " ujar Golum memperingati anak anak nya.

Dia tau bahwa Elle berbeda dengan Ambeer, dia sangat benci pengawal pengawal apa itu pikirnya

"Menyebalkan " kan jelas sudah, wajah Elle langsung masam . Ambeer yang faham situasi langsung menyentuh lengan sahabatnya dan berkata dengan lembut

" Baiklah Ayah, lakukan apapun yang terbaik menurut kalian. Kami akan sangat bahagia jika itu membuat kalian merasa aman melepaskan kami pergi keluar "

ujaran menenangkan selalu bisa terucap dari kata kata Beer .

Ish apa sih,Beer. Kau tau kan aku membenci Syc. Pengawal menyebalkan

Bisik bisik Elle di telinga Beer tapi tak di dihiraukannya.

Ia hanya tak ingin jika liburan mereka akan gagal karna perkelahian antar sahabat dan pengawal pribadi keluarga Clytom tersebut.

Diam lah Elle.

Itulah makna tatapan Beer yang membuat Elle bungkam seketika

" Ayah, Daddy kami pamit yah. Lanjut kan saja perbincangannya. Maaf aku menganggu kalian. Sebenarnya aku ingin mengatakan nya besok tapi khawatir tak ada waktu "

ucap Beer dengan cengiran mungilnya

" Iya sayang, katakan pada ibu kalian kami akan lama bernostalgia disini . Dan yah,jangan terlalu larut berbincang. Kalian juga harus istirahat. Besok ingin jalan jalan bukan ?"

Ungkap Golum ,Zerly hanya tersenyum.

Sang Ayah mereka itu bahkan mengantar Putri putrinya sampai ke depan pintu kerja ruangan Golum tersebut, dan mengecup kening putri putri mereka. Mereka tetap berdiri hingga anak anak hilang di belokan pilar rumah. Barulah mereka kembali masuk dan meneruskan perbincangan yang sempat terputus itu.

" Zerly ,aku rasa kita harus menghubungi klan Sinalua serta membangunkan kembali klan CUSA yang sudah lama tenggelam "

ujar Golum menatap Zerly ,membuat Zerly berdesir seketika

Tidak batin Zerly

" Apakah harus?" Tanya Zerly

" Yah, aku rasa sudah waktunya mereka bangun. Cicit mereka dalam bahaya, sudah cukup waktu puluhan Tahun mereka tertidur dan hanya menjadi bayangan Perusahaan dan Keluarga kita Zer "

Ujar Golum pada sahabatnya itu

" Kau tau kan kakekku sengaja menutup klan Cusa demi apa? Dan juga di Meksiko sekarang aku tak lagi memegang Sinalua. Bagaimana bisa, apakah harus sekarang?

Bagaimana jika terulang kembali masa itu?"

Sekelebat pertanyaan terus keluar dari ungkapan Zerly.

Golum hanya diam, jujur dia juga bingung . Sama kalutnya dengan sang Sahabat. Apalagi keadaan sekarang tak main main

" Zer,mari kita sudahi ini dulu! Kita cari jalan keluar lainnya. Aku hanya khawatir, karna mereka sudah terang terangan menampakkan diri. Istirahatlah! Pertimbangkan kembali permintaan ku. Dan juga aku akan memikirkan cara lain jika memang masih bisa"

Ujar Golum mengelus bahu sahabatnya. Ia bisa melihat bagaimana kacaunya wajah Zerly. Apalagi putri kesayangannya itu dalam bahaya

Mereka bangkit dan kembali keruang tamu utama ,yang masih ramai oleh senyum tawa bahagia para wanita dan anak anak mereka.

"sayang ,sudah selesai? Kami menunggu kalian " ujar mawazd begitu sang suami duduk di sofa sebelahnya.

Sedangkan Golum masih berdiri mengambil air karna tenggorokannya merasa tercekat setelah perbincangan panas tadi

" Sudah sayang, hanya masalah pekerjaan saja. Beberapa waktu ke depan aku akan mengambil alih perusahaan karna Ambeer akan berlibur bersama Elle " ucap Zerly memberitahu istrinya sambil menatap ke arah dua wanita muda di sebelah kiri nya.

" Benarkah ?" mawazd langsung menatap sang anak

" Iya mom. Hanya beberapa waktu sampai Elle kembali ke switzerland "

jawab Ambeer tersenyum

" Baiklah sayang, Take your time! "

Ujar sang ibu tersenyum Tulus menatap anak anaknya

" oh Aunty kau yang terbaik, Terimakasih. Katakan padaku jika kau ingin sesuatu,bahkan aku akan membawakan sekalipun itu tak ada di switzerland ,Cup ' mengecup pipi mawazd"

Elle yang selalu hiperbola mengundang tawa semua orang

" ehemm ehemmm , Liatkan mawazd! Dia mengabaikan ku di sini . Bahkan mengecup mu penuh kasih sayang di depanku. Aku iri, Elle hanya menumpang di perutku tapi dia lebih menyayangimu "

ujar Berliana wint

sang ibu mendramatisir keadaan

Elle langsung menghampiri sang ibu lalu memeluk nya dan berkata

" Ibu, itu tidak betul. Jika aunty mawazd mataku maka kau adalah tubuhku. Jika tubuhku terluka mataku akan menangis. Jika mataku menangis maka bagian tangan ku yang akan menghapus air mataku. Aku selalu mencintaimu ,ibu. Jangan bersedih!"

Ujar Elle

Semua terharu mendengar nya,bahkan mawazd berkaca kaca melihat itu semua. Dia merasa kebahagian ini lengkap sudah.

Hidup lah bahagia anak anakku. Doaku untuk kalian

begitulah untaian doa dalam setiap hati para orang tua mereka

" ehh ehh tidak bisa begitu ibu, coba lihat anakmu yang Tampan Rupawan dan seksi ini jauh lebih mencintaimu daripada si t*ngik Elle ini. Sudah sana jangan mendramatisir keadaan ,kau membuat semua orang tua menangis. Coba Lihat, ouh tidak!! " Ia mengecup kedua mata Berliana

Royhan datang dan langsung merebut sang ibu dari dekapan Elle. Elle bahkan hampir terjengkang jika saja sang Ayah tak ada d belakang putri cantik nya itu.

" kau yah. Dasar !!! Ayah lihat dia " Aduh Elle

" Roy , kau membuat putri Ayah terluka" ucap Golum.

Royhan hanya memutar bola mata malas sambil berdecak kesal karna sang adik benar benar menyebalkan

Tawa bahagia terus terdengar dikediaman Clytom itu.

Bahagialah kalian selalu sebelum kehancuran datang

suara cicitan rendah seseorang dari balik pilar ujung ruang utama Mansion itu

Golum dan Zerly hanya saling pandang seolah acuh tak acuh akan suara tersebut

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!