Masih Cerita Tentang Masa Lalu

Hubungan Anne dan Cleon masih saja berlanjut hingga tak terasa 3 tahun sudah mereka berpacaran dan sialnya kali ini hubungan mereka di ketahui oleh sang Ayah. Dan sekarang Ayah,ibu Anne dan Adzerly duduk di ruang keluarga membahas masalah ini. Karena tanpa sengaja atau memang keteledoran Anne. Pelayan menemukan testpack didalam tempat sampah kamar mandi Anne dan memberi tahu kepada Nyonya besar.

"Putriku,bisakah kau jujur pada Ayah dan ibumu sudah sejauh mana hubunganmu dengan Cleon?" Tanya Marteen

Anne menundukkan pandangan nya,hanya bisa menangis karna ia yakin ada yang salah hingga sang Ayah kembali mengetahui hubungannya dengan kekasih hati Anne

"Jujur saja Nak, kami tak akan melukai mu atau menghakimi dirimu" ujar Nathalia Scot ibu dari Anne . Sudah tampak wajah kecewa nya karena merasa di bohongin oleh putri kebanggaannya

Adzerly hanya menyimak tanpa berani berkata atau menyela omongan orangtua nya. Ia paham bagaimana cintanya sang kakak pada kekasihnya. Sebenarnya Adzerly mengetahui semua gerak gerik sang kakak melalui mata mata Ayahnya selalu memgatakan terlebih dahulu pada Zerly. Namun ia tak menyangka bahwa kakaknya akan berhubungan sejauh ini.

Marteen ,Nathalia, dan Adzerly terkejut bukan main ketika kemarin pagi mereka bersantai pagi hari di kolam renang yang mana Anne kala itu sudah berangkat ke Rumah sakit tempat nya biasa bekerja. Seorang pelayan datang dengan tergopoh gopoh dan badan gemetar memberikan testpack seraya mengatakan menemukan benda test kehamilan tersebut dalam tong sampah kamar mandi Nona Muda Anne. Nathalia saat itu nyaris pingsan jika saja Marteen tak langsung sigap menangkap tubuhnya

Marten yang emosi berusaha menahan amarahnya agar tak membunuh lelaki yang sudah mengibarkan bendera perang padanya. Ia akui usia anak mereka bukan tak mungkin sudah melakukan seks bersama pasangan. Hanya saja bagaimana mungkin anaknya itu bisa melakukannya dengan lelaki yang sudah jelas jelas di tentang oleh nya

Anne masih belum bisa menjawab pertanyaan Ayah dan ibunya. Marteen sudah mengepalkan tangannya di atas lutut. Nathalia menggenggam tangan suaminya seraya menggelengkan kepala meminta untuk tak lepas kontrol

"Anne ,putriku! Lihat Ayah dan ibu nak. Kami berbicara kepadamu semata mata bukan untuk membuatmu kesulitan. Jelaskan saja semua dengan kebenaran yang ada. Percayalah ibu dan Ayah tetap akan menyayangimu sekalipun kau sudah mengecewakan kami semua" ucap Nathalia kembali

Deg..... Nyessss

Rasanya jantung anne ditikam sembilu kala mendengar omongan ibunya. Selama nyaris 27 tahun ia hidup ini pertama kali ia mendengar kekecewaan mendalam sang ibu padanya.

 Ia mengangkat pandangan nya. Mata yang sudah banjir airmata melihat wajah wajah kecewa keluarga nya. Sungguh Anne tak sanggup . Ia menghampiri orangtua nya seraya berlutut di depan Ayah dan ibunya,Zerly yang melihatnya hanya bisa mengatupkan bibir bergetar menahan tangis. Sungguh kakaknya berada di posisi yang sulit namun ia tak bisa membantu apapun

" Ayah ,ibu maafkan aku yang sudah membuat kalian kecewa. Aku mencintainya, aku .. Akuu akuu mengandung anaknya Bu. Ayah boleh menghukum ku tapi tolong jangan sakiti anakku " ucap Anne dengan kepala menunduk ia tak berani menatap mata orang tuanya yang sudah berair penuh kekecawaan

" kau kira kami sekejam itu?"

Tanya Marteen,Anne terdiam

"Dengar Nak ' marteen mengelus kepala Anne' Sebenci apapun kami kepada lelaki itu tapi kau tetap anakku. Kau adalah belahan hatiku nak. Aku hanya kecewa kau tidak jujur dan lebih memendam semuanya sendiri. Bagaimana jika pikiran negatif mu terhadap kami malah menghancurkan mu di masa depan?" Ujar Marteen kembali. Anne bungkam di buatnya hanya kata maaf yang terurai dari bibirnya.

" Sudah berapa bulan? Duduklah disini ,perutmu akan sakit jika kau berlutut begitu. Ia akan tertekan nak" Pinta Nathalia. Ia mengangkat bahu sang Anak. Anne mengangkat kepalanya kemudian memeluk ibunya dengan tangisan yang meledak. Sedari tadi ia sudah ketakutan dan merasa bahwa orang tuanya akan memaksanya mengugurkan bayi ini. Namun malah yang terjadi adalah sebaliknya

Ingin rasanya ia memaki diri nya sendiri karna sudah berburuk sangka pada keluarganya. Ia melihat Zerly,sang adik membuang muka tak ingin melihat sang kakak yang selalu ia bangga banggakan pada teman teman dan dunia nya bahwa kakaknya adalah yang terbaik. Namun berita mengejutkan hari ini malah membuatnya muak dengan Anne karena merasa ikut di kecewakan. Tidak bisakah Anne terbuka padanya? Selama ini ia selalu menutupi kesalahan sang kakak dengan menyuruh mata mata Ayahnya agar berbohong. Zerly tak tahu bahwa pengawal Ayah nya yang ia percaya tersebut malah bermuka dua

Di depan Zerly ia sungguh setia dan tak berani berbohong. Namun sebaliknya ia mengatakan semua nya kepada Tuan besar tanpa ada yang di tutupi. Bahkan ia juga mengatakan bahwa Tuan Muda nya ingin ia berbohong, Marteen yang mendengar laporan pengawalnya hanya tersenyum,ia bangga melihat persaudaraan anak anaknya. Ada rasa terharu membalut hatinya dan berpura pura tak tahu tingkah sang Putra Bungsunya

Setelah keadaan sedikit mendingin Anne berkata jujur kepada Orang Tuanya ia juga bermaksud jujur pada Zerly. Walau sang adik masih enggan melihat nya. Anne tersenyum miris melihat rasa sakit di mata Zerly. Wajar jika ia kecewa, mereka terbiasa berbagi apapun bersama dalam suka dan duka

"Ayah,ibu usia kandunganku 2 bulan. Aku baru saja mengetahui nya saat kemarin tak sengaja menghitung hari terakhir masa bulanan ku yang sudah telat datang. Aku sungguh tak tau dan tak bermaksud untuk membohongi Ayah dan Ibu. Jika memang Ayah dan ibu belum merestui hubunganku dengan Cleon! Izinkan aku menjadi ibu tunggal dari bayi ini " ucap Anne

Ketiganya saling pandang mendengar ucapan anne " sayang ,kau berpikir terlalu jauh. Bagaimana mungkin kami membunuh darah daging kami sendiri nak. Astaga jangan bilang kau mengira kami akan jadi pembunuh sekalipun aku terlahir dari gen Mafia" ucap Nathalia.

"sayang hentikan,Aku percaya padamu" potong Marteen menghentikan kalimat sarkas istrinya

"Maaf bu, bukan .." jawab anne

Ia tersinggung, "astaga bagaimana bisa putri yang berbagi nyawa 9 bulan denganku berpikir sejauh itu" potong Nathalia geram

"Maaf bu, maaf! Aku tak berpikir sejauh itu" ujar Anne

"Lalu, jika tak sejauh itu. Bagaimana mungkin kau akan membohongi kami. Aku tak menyangka putri ku sendiri menganggap aku pembunuh secara tak langsung" jawab Nathalia berdiri dengan mata memerah basah,ia bahkan mengelap kasar air mata yang jatuh ke pipinya.

Melihat itu ,Anne langsung berdiri berniat ingin memeluk ibunya. Namun belum sempat melakukannya Nathalia sudah mengangkat kelima jari kanan nya menghadang Anne .

"Stop Anne, kau sudah bertindak terlalu jauh. Kau kenal aku bukan? Aku tidak suka jika seseorang melukai harga diriku apalagi sampai menyinggung gen dari Ayahku" ujar Nathalia . Jika sudah memanggil anaknya dengan nama dan juga berbicara tegas ,tak ada yang berani buka suara bahkan Marteen memejamkan matanya.

Ia tau kemarahan sang istri sudah sampai pada puncaknya. Kali ini Anne benar benar melewati batas

Nathalia melangkahkan kaki memutar arah tubuhnya melangkah, sebelum menjauh ia berhenti tanpa membalikkan dirinya .

Nathalia berkata dengan Arogan dengan mata yang sudah berair,ia bahkan mengepalkan tangannya

"Jangan ada yang membantu nya, biarkan dia menutup aibnya sendiri dan kau Annetha Clomb Marteen pastikan kau tidak menorehkan aib di wajah kami. Terutama Keluarga Scot,karna aku NATHALIA SCOT. Tak akan sudi menerima seseorang yang lahir dari rahim wanita yang sudah menghina generasi yang mengalirkan darah dalam tubuh nya"

Setelah mengatakan itu,Nathalia pergi berlalu meninggalkan keheningan yang mencekam keluarga Marteen.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!