6 Bulan sudah Bagas tinggal bersama dengan Kayla dan juga Ibu Fatimah.Kondisinya pun kini sudah semakin membaik karena Kayla begitu telaten mengurus dan menjaga Bagas hingga kini kondisi Bagas sudah jauh lebih baik.
Bahkan Bagas dapat mengingat sedikit demi sedikit ingatannya yang hilang.Namun hanya kepingan kepingan kecil saja yang tertangkap oleh ingatannya saat ini.
Bagaikan bermain sebuah fazel yang masih membutuhkan beberapa keping agar ingatan itu utuh.
"Kayla"seru seseorang saat Kayla dan juga Bagas keluar dari ruangan Dokter Daniel untuk melakukan kontrol rutin untuk Bagas.
"Zoan"jawab Kayla yang melihat seorang pria seumuran nya berjalan mendekat.
"Hai,kamu ngapain dirumah sakit?"tanya Zoan pada Kayla yang sekilas juga melihat ke arah Bagas.
"Oh ini habis nemenin teman aku buat dikontrol.Kamu sendiri,kenapa ada dirumah sakit?"tanya Kayla balik yang nampak terlihat senang bertemu dengan teman kuliahnya dulu.
"Aku jagain Mamah,beliau sakit karena nggak ada yang jaga jadi disini deh aku"jawab Zoan santai sembari tersenyum tipis saat bersitatap dengan Bagas.
"Lalu bengkel kamu gimana?padahal katanya lagi banyak banyaknya pelanggan"
"Nah itu dia aku juga bingung.Tapi aku juga nggak bisa ninggalin Mamah dia butuh aku,oh iya kalau kamu punya kenalan yang bisa bantuin aku dibengkel kasih tahu ya.Mamah lumayan drop dan masih butuh waktu buat dirawat dan aku nggak bisa ninggalin Mamah jadi kalau kamu ada teman yang minat boleh nanti hubungi aku ya"jelas Zoan yang sedikit membuat Bagas merasa tertarik untuk mencobanya.
"Apa aku boleh mencoba nya?"tanya Bagas tiba tiba bersuara ditengah tengah perbincangan Kayla dan juga Zoan.
"Boleh kalau kamu minat,nanti siang kebetulan aku mau kebengkel buat ngecek kondisi disana.Kamu boleh ikut kalau minat sekalian lihat kondisi bengkel dan juga pekerjanya"ujar Zoan merasa terbantu oleh tawaran Bagas.
"Ya sudah nanti kamu kabari aku saja,biar nanti aku yang bawa Bagas ke bengkel gimana?"ujar Kayla memberi saran nya.
"Boleh banget tuh Kay.makasih ya kalian benar benar bantu aku banget.Ya sudah kalau gitu aku balik kamar Mamah ya nanti aku hubungi kamu Kay,makasih ya dahhhh"
Zoan pun beranjak meninggalkan Kayla dan juga Bagas yang akan meninggalkan rumah sakit san terjeda oleh kedatangan nya.
"Memang kamu yakin mau bekerja dibengkel?"tanya Kayla saat kembali berjalan menuju jalan keluar dari rumah sakit.
"Aku sudah merasa sehat Kay,lagi pula ini baguskan selagi nunggu ingatan aku kembali aku bisa melakukan kegiatan yang menghasilkan"jawab Bagas yakin karena walaupun ingatan nya telah hilang namun entah mengapa Bagas merasa kalau bengkel adalah hal yang dia sukai saat ini dan begitu ingin melakukan kegiatan yang berhubungan dengan bengkel.
Kayla pun mengetujuinya karena tidak ada alasan untuk menghalangi Bagas secara dia sudah sehat dan dapat beraktifitas kembali secara normal.
Hanya saja Bagas harus sedikit bersabar untuk mendapatkan kembali ingatan nya.
*
*
"Nah ini kondisi bengkel aku Gas,semoga kamu suka dan betah ya kerja disini"ujar Zoan saat memperlihatkan bengkel miliknya yang ternyata sebuah bengkel besar dengan karyawan yang cukup banyak.
"Wah sukses juga ya ternyata,bengkelnya sudah sebesar ini"ucap Bagas lumayan kagum dengan pria muda yang murnya jauh dibawah Bagas namun cukup sukses menjalankan bisnisnya.
"Biasa aja,ya walaupu nggak dipungkiri hasil dari sini aku bisa hidup mandiri.Tapikan semua hanya titipan brow semua akan kembali padanya jika kita tidak menjaganya dengan baik"ujar Zoan bijak dan memang benar adanya,semua yang kita miliki hanyalah titipan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Sari Ramly
Puzzle thor
2024-06-15
0
Harsuni Haerati
lanjut dong
2022-09-11
0
teh othin
ditunggu up kak
2022-09-11
0