Universitas
Seperti biasa Quenny dan Wefina mengikuti kuliah malam hari.
" Kalian sudah dengar belum katanya Dreta pindah ke Amerika mengikuti orangtuanya dan Berta juga ikut" bisik teman satu kelas.
Quenny dan Wefina saling memandang karena penasaran Wefina bertanya pada teman yang membicarakannya.
Wefina menuju ke tempat mereka. " Kalian dengar dari siapa kalau mereka pindah maaf kalau aku menanggu" kata Wefina.
" Tidak apa Ef kami tak sengaja mendengar orangtua Dreta membicarakan soal kepindahan mereka pada pihak kampus" kata Zizi.
" Kapan kalian mendengarnya? " Wefina.
" Tadi saat kami baru sampai dan mereka bicara dekat ruangan dosen" kata Sari.
" Baiklah terimakasih " kata Wefina, melihat dosen masuk.
Wefina membicarakannya ke Quenny saat dosen keluar dari kelas.
" Untung mereka pindah jadi tak ada lagi menanggu kita" kata Wefina.
Quenny hanya menggelengkan kepalanya mereka bersiap keluar kelas dan kembali pulang.
Tiba di rumah mereka disambut oleh Andrean dan Fina, Fina sudah bisa jalan walau masih lambat.
" Mama tadi kakek membeli kami buah naga rasanya asem" kata Andrean, Fina ikut bercoloteh.
" Ya ma sem" kata Fina, menunjukan jus buah naga di botolnya.
" Tapi kalian suka kan? " Quenny. Keduanya menanggukan kepalanya.
Quenny mengucapkan terima kasih pada orangtua Wefina karena telah menemani anaknya dan memberi mereka jus buah Naga, Wefina dan orangtuanya pamit karena harus kembali ke rumah.
Quenny mengajak kedua anaknya masuk kekamar sudah waktunya istirahat dan dia juga sudah merasa ngantuk.
Keesokan harinya terdengar suara adzan berkumandang Quenny bangun dan tersenyum melihat kedua anaknya masih tidur dengan nyenyak.
" Mama mau kemana? " Andrean, merasa ada yang bergerak dan saat membuka mata terlihat Quenny turun dari kasur.
" Mama mau sholat sayang" kata Quenny, tersenyum.
" Mama Andrean juga mau sholat" kata Andrean, tersenyum melihat Quenny berdiri di hadapannya.
" Mama senang Andrean sudah mau sholat ayo kita berwudhu nanti kita sholat berjamaah" kata Quenny. Andrean memanggukan kepalanya mereka membersihkan diri dan bersiap untuk sholat berjamaah.
Selesai sholat Quenny meminta Andrean kembali tidur sedangkan dia harus ke kampus, hari ini ada kuliah kedokteran wajib yang harus dipelajari pagi hari.
" Mama mau ke kampus ya" kata Andrean, melihat Quenny sudah rapi.
" Ya sayang, mari kita sarapan pagi ingat nanti tante Wefina datang menemani kalian" kata Quenny, Andrean menanggukan kepalanya.
Quenny menggendong Fina dan memegang tangan Andrean menuju ruang makan.
" Assalamualaikum " teriak Wefina.
" Tante jangan beringsrik nanti Fina nangis" kata Andrean, dengan datar tanpa menatapnya.
Wefina tersenyum dan menggaruk lehernya. " Maaf sayang" kata Wefina, Andrean menanggukan kepalanya.
" Wef, titip mereka ya, sayang mama pergi dulu" kata Quenny, mencium kedua anaknya.
" Dadah, mama" seru Andrean dan Fina melambai tangannya Quenny tersenyum .
" Ayo kita bermain di taman lihat tante bawa apa" kata Wefina, membawa bola.
Andrean senang mereka akhirnya bermain bola berdua sedangkan Fina duduk di kereta dorong dan melihat keduanya bermain.
Seperti biasa Quenny fokus dengan belajarnya hari ini memperlajari bagaimana seorang dokter memberlakukan korban kecelakaan dan memperoleh bantuan pertama.
Dosen merasa senang karena mahasiswanya memperlajarinya dengan cepat dan berharap dapat bermanfaat nantinya.
Quenny menuju perpustakaan ia ingin meminjam buku untuk jurusan Bisnis dan Manajemen, dia harap cepat lulus dan dapat menanggung jawab atas perusahaan peninggalan ayahnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
aidernia_Novelia
kapan ketemu kel Andrean nih
2022-10-26
3