Keesokan harinya pembantu dan pengasuh untuk menjaga kedua anak angkatnya telah datang membuat Quenny tenang karena ia harus mendaftar diri ke kampus.
" Nona nama saya Ena pembantu yang dikirim oleh penyalur tenaga kerja dan teman sebelah saya Ila pengasuh " kata Ena, memperkenalkan mereka pada Quenny, kalau penjaga rumah sudah ada pak Doni yang sudah lama kerja bersama keluarga Quenny.
Quenny mengantarkan mereka ke kamar dan meminta mereka menjaga kedua anaknya.
Andrean dan Fina bermain bersama permainkan mainan yang dibeli oleh Quenny.
" Fina jangan makan mainannya " kata Andrean, mencoba menjauhkan mainan ketika Fina memasukan ke mulutnya. Fina berkaca saat Andrean menjauhkan mainannya.
Quenny tersenyum lalu mempersiapkan bahan untuk melamar ke kampus.
" Assalamualaikum " Wefina, datang Quenny senyum.
" Halo anak-anak lihat tante membawa kue untuk kalian" kata Wefina, Fina menepuk tangannya dan Andrean senyum. Quenny membawa makanan dan meminta bibi Ena memindahkannya ke piring.
Wefina merasa lega sudah ada pembantu untuk membantu sahabatnya.
" Mbak Ila tolong jaga mereka ya aku mau ke taman dulu jangan lupa buatkan susu untuk Fina" kata Queenny, membawa laptopnya.
" Baik nona" kata Ila, duduk di dekat anak-anak
Quenny dan Wefina menuju taman mereka akan mendaftar kuliah.
" Queen, kamu jadi mengambil kedua jurusan tersebut" kata Wefina.
" Ya rencananya untuk jurusan Bisnis dan Manajemen aku akan mengambil waktu malam hari dan paginya kedokteran" kata Quenny.
Wefina menanggukan kepalanya. " Terus soal perusahaanmu siapa yang mengurusnya?" Wefina.
" Asistent ayah selama setahun ini aku fokus dulu pada kuliah setelah itu baru aku bekerja" kata Quenny. Wefina hanya bisa menghela nafasnya melihat keras kepala sahabatnya ia hanya harap sahabatnya tak merasa lelah apalagi ada dua anak yang kini menjadi tanggung jawabnya.
Tidak mau membuang waktu mereka mulai mendaftar diri ke kampus Wefina memutuskan mengambil jurusan dan waktu yang sama agar ia dapat menjaga kedua anak Quenny.
" Sepertinya esok kita harus ke kampus nih" kata Wefina, melihat informasi calon mahasiswa baru harus ke kampus mengurus administrasinya Queenny menanggukan kepalanya.
" Malam ini aku akan menginap disini" kata Wefina.
" Tenang saja aku sudah minta izin kok" kata Wefina, saat Quenny menaiki alisnya.
" Mama Fina pub dan tak mau sama mbak Ila" kata Andrean, mendekati Quenny.
"Sepertinya sahabatku sudah menjadi seorang ibu sekarang, hahaha" Wefina tertawa.
" Ayo sayang jangan dengarkan kata tante Wefina, ayo kita temui Fina" kata Queenny, memegang tangan Andrean. Andrean menatap Wefina, Wefina tersenyum.
" Nona maaf" kata Ila, Fina terus menangis saat akan membersihkan kotorannya.
" Ya nggk apa mbak, mbak tolong minta bibi Ena membersihkan kamar tamu" kata Quenny.
" Baik nona" kata Ila, menemui bibi Ena.
Quenny tersenyum mencium pipi putrinya dan membersihkan diri Fina.
" Sekarang Fina sudah bersih ayo kita ke ruang makan bibi Ena pasti sudah menyiapkan makanan" kata Quenny. Mereka menuju ruang makan menikmati makanan Quenny memangku Fina menyuapinya dan ia juga ikut makan.
Malam harinya Quenny membacakan dongeng yang dia lihat di HP.
" Aku akan membeli buku dongeng esok pulang dari kampus" kata Queenny, melihat anaknya sudah tidur ia pun ikut memenjamkan mata.
Sebelum berangkat ke kampus setelah sarapan pagi Quenny menuju makam orangtuanya.
" Assalamualaikum, yah, bu. Hari ini Quenny akan mendaftar kuliah dan aku sekarang menjadi seorang ibu dari dua anak. Yah bu doakan Quenny agar mampu membesar mereka katena hanya mereka Quenny miliki" Quenny membaca doa kemudian pamit karena harus mendaftar kuliah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Wirda Lubis
lanjut.
2023-10-23
1
Reza Indra
Bener² menguras air mata.. 😥😥
2023-04-02
1
Osie
sp disini ceritanya menarik..moga sp ending dan tdk terputua ditengah jln
2022-12-17
1