Hari ini hari baru untuk Quenny akan menjadi mahasiswa baru untuk dua jurusan dan Fakultas sekaligus, beruntung pihak kampus mengizinkannya berada jurusan Bisnis dan Manajemen bersama Wefina saat akan melaksanakan masa pengenalan yang di lakukan seminggu.
Selama masa pengenalan mereka banyak mengikuti banyak kegiatan untuk memperkuat fisik, senior juga memperkenalkan fasilitas yang ada dalam kampus.
" Uh akhirnya masa lelah ini berakhir juga" kata Wefina, mereka sedang mengikuti penutup masa pengenalan dan dua hari lagi akan kuliah seperti mahasiswa lainnya.
Quenny tersenyum ia juga senang karena selama seminggu ini cukup menyita waktunya sampai ia kurang memperhatikan anaknya. Beruntung Andrean dan Fina seakan mengerti mereka lebih bersama pengasuh saat Quenny kelelahan.
"Quen aku salut pada mereka seakan mengerti kesibukanmu" bisik Wefina, mengingat Andrean dan Fina tidak menangis saat Queen pulang telat.
Quenn meminta Wefina untuk diam karena rektor kampus akan menyampaikan sambutannya. Rekan kampus menyambut para mahasiswa baru yang berkuliah di kampus ini dan di sambut tepuk tangan oleh mahasiswa baru dan lainnya.
Pihak kampus sudah memberitahu kalau jadwal kuliah akan dilaksanakan dua hari lagi dan mahasiswa diharapkan untuk mempersiapkan semua peralatan.
Hari sudah jam tiga sore pihak kampus mengizinkan mahasiswa baru untuk pulang dan bersiap untuk hari-harinya penuh dengan jadwal perkuliahan.
" Wefina, jadi menginap di rumahku" Kata Quenny.
" Tentu selama dua hari ini mari kita bersenang sebelum di sibukan dengan jadwal kuliah dan kita bisa mengajak mereka jalan-jalan" kata Wefina, sudah minta izin pada orangtuanya akan menginap di rumah Queenny selama dua hari.
Orangtua Wefina sudah mengetahui mengenai Quenny mengabdopsi dua anak yang masih balita, mereka bangga pada Quenny saat ia mendapatkan musibah malah direpotkan mengurus dua anak yang tak dikenali tapi Quenny malah bahagia.
Mereka tidak melarang Wefina bersahabat dengan Quenny karena mereka tahu kalau Quenny anak baik.
Mereka sudah sampai di rumah disambut oleh Andrean dan Fina.
" Andrean senang karena mama dan tante pulang lebih cepat" kata Andrean.
"Brryidjmcml eteuocvmnc" bercoloteh Fina, entah apa yang dikatakannya. Fina merentangkan tangannya minta di gendong oleh Quenny di sambut dengan senang.
"Kalian bermain sama mbak Ila dulu ya mami dan tante membersihkan diri dulu" kata Quenny, meletakan Fina di karpet tebal dan Andrean duduk di samping adiknya.
"Mbak tolong jaga ya kami ke kamar dulu" kata Quenny.
" Baik nona" sahut Ila. Quenny mencium Andrean dan Fina sebelum ke kamar, Wefina melambaikan tangannya Andrean tersenyum dan mengajak adiknya bermain.
" Fina jangan takut ya sekarang sudah ada mama yang mencintai kita" kata Andrean.
" Brurrrrttt" Fina mengeluarkan air ludahnya sambil tertawa. Mbak Ila tersenyum dan memberikan susu pada Fina tak lama terpenjam matanya.
" Mbak, Fina tertidur" kata Quenny, keluar dari kamar niatnya mengajak kedua anaknya tidur siang.
" Ya nona sejak tadi nona kecil terus bermain" kata Ila, pamit ia ingin membantu bibi Ena. Quenny menanggukan kepalanya Wefina sudah duduk di samping Andrean.
" Andrean, ayo tidur disini" kata Wefina, menepuk pangkuannya tapi ditolak oleh Andrean.
Andrean pindah kedekat Quenny dan memeluknya erat tak lama memenjamkan matanya, melihat hal itu Wefina kesal.
"Kamu sudah mencari tahu apa yang telah terjadi pada mereka berdua dan kenapa mereka di tinggalkan disana? " Wefina.
Quenny menggelengkan kepalanya. " Biar waktu yang menjawabnya saat ini aku hanya ingin merawatnya karena hanya mereka yang ku punya" kata Quenny, menatap Wefina dengan senyuman.
Quenny dan Wefina ikut tidur di karpet bersama Andrean dan Fina.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Leng Loy
Mereka memang anak baik
2024-08-04
0
Wirda Lubis
untung Andrean dan Fina anak baik mudah di atur
2023-10-23
1
aidernia_Novelia
untungnya Andrean nggak ada tanda trauma ya
2022-10-26
1