Tiba-tiba Fane, Gareth dan Gerald menghampiri mereka berdua. Mereka telah menyelesaikan Quest untuk mengumpulkan tumbuhan Herbal.
"Tuan Urs, Alyssa kami sudah menyelesaikan Quest mari kita pergi ke guild untuk membuat laporan." Fane melambaikan tangan seraya membawa keranjang berisi banyak tumbuhan herbal.
Lazarus dan Alyssa segera menghampiri Fane dan yang lainnya. Kemudian pergi ke Kota.
Hahaha
"Alyssa, kamu seperti sudah semakin dekat dengan tuan Urs, apa yang kalian bicarakan saat kami pergi mencari herbal." Gareth berkata.
Fufufu
"Kami mempunyai hobi yang sama yaitu dalam perjudian. Berhentilah menanyakan itu aku akan mentraktir kalian minum sepuasnya." Alyssa tertawa.
Fane, Gerald dan Gareth menjadi sangat senang terutama Fane dia meloncat-loncat karena kegirangan.
Hidup Dewi Alyssa
Mereka bersorak karena senang. Sedangkan Lazarus yang menyaksikannya hanya tersenyum.
Lazarus dan yang lainnya telah sampai di gerbang selatan Kota Lion Castle. Lazarus melihat gerbang perunggu besar dengan ukiran Singa, di kedua sisi gerbang dijaga oleh dua Ksatria berarmor silver dengan pelengkapan lengkap. Saat Lazarus ingin melewati gerbang dia dihentikan oleh salah satu penjaga.
"Tuan apakah Anda mempunyai tanda pengenal?" Penjaga itu berkata.
"Fred. Tuan Urs kehilangan tanda pengenal miliknya, saat tersesat di bagian luar Hutan Eternal Poison. Aku dan Party Black Cat dapat menjamin itu semua Tuan Urs bukanlah seorang Kriminal." Fane menjawab.
"Tetapi... Fane.. Aku tidak dapat membiarkan orang asing masuk ke kota." Penjaga bernama Fred itu berkata.
Fufufu
"Fred, Urs akan membuat tanda pengenal baru di kota, bolehkah dia masuk ke kota?" Alyssa memegang tangan Fred sehingga menyentuh bagian dadanya.
Wajah Fred mengeluarkan rona merah. melihat ke arah payudara Alyssa yang hanya tertutupi oleh armor ringan berwarna hijau tua.
"Tidak! Alyssa kamu tidak dapat menggodaku! Aku adalah seorang pria sejati yang tidak akan terbuai dengan rayuan wanita cantik." Fred menegaskan.
Cih!
Alyssa kemudian menyelipkan satu koin emas ke tangan Fred.
"Baiklah kalian boleh masuk! Tuan Urs, Alyssa dan Party Black Cat lainnya, apabila kalian mempunyai teman kalian boleh masuk! Katakan saja aku yang mengizinkan kalian masuk." Penjaga bernama Fred tersenyum.
Lazarus dan yang lainnya melihat ke arah Fred dengan tatapan jijik kemudian pergi melewati gerbang kota.
Lazarus dan yang lainnya sampai di dalam kota. Lazarus melihat banyak bangunan dan restoran, orang-orang berbagai ras berlalu-lalang dan banyak toko yang menjual berbagai jenis makanan dan barang di sisi jalan.
'Akhirnya aku dapat makan-makanan yang enak.' Pikir Lazarus dengan mata berbinar.
"Tuan Urs, kami akan pergi ke Guild untuk melaporkan tentang quest. Anda dan Alyssa nikmatilah pemandangan Kota Lion Castle. Mari bertemu lagi di Bar saat makan malam." Fane tersenyum melihat ke arah Urs dan Alyssa.
Fane tahu ada hubungan spesial antara mereka berdua. Meskipun Alyssa suka menggoda pria. Namun, dia belum pernah sedekat ini dengan seorang pria.
"Fane tunggu!"
Alyssa menghentikan Fane dan yang lainnya, kemudian melemparkan tiga koin emas. Fane dengan lincah menangkap ketiga koin emas itu.
"Terima kasih." Fane, Gareth dan Gerald tersenyum. Setelah itu mereka pergi ke Guild.
...****************...
"Urs, apakah kamu lapar? Untuk saat ini kita pergi mencari makanan," tawar Alyssa.
"Baiklah, Kebetulan aku sudah tidak sabar untuk mencicipi makanan di Kota Lion Castle." Lazarus menjawab seraya hampir menetaskan air liur.
Fufufu
"Urs ketika aku perhatikan, saat kamu lapar. Sifat kamu sama dengan Lazarus." Alyssa terkekeh saat melihat ekspresi Lazarus.
"Tidak! Aku berbeda dengan tuan Lazarus." Lazarus segera membantahnya.
"Ayo kita pergi ke restoran terdekat, aku dengar mereka menghidangkan Multi Colour Chicken panggang." Alyssa menggenggam tangan Lazarus kemudian berlari ke arah restoran.
Lazarus dan Alyssa sampai di restoran dan menunggu pesanan. Mereka memesan banyak hidangan. Sesaat kemudian para pelayan datang dan menghidangkan makanan.
'Dewa seandainya kamu ada dunia ini aku sangat berterima kasih kepadamu karena telah membuat aroma makanan seenak ini.' pikir Lazarus.
Lazarus kemudian mencicipi daging Multi Colour Chicken yang berada di meja makan. Saat dia memasukan daging itu ke mulutnya dia merasakan rasa yang sangat enak. Rasa yang belum pernah dia rasakan di bumi dan sejak dia terlahir kembali menjadi Lazarus.
Lazarus makan dengan lahapnya. Sedangkan Alyssa memperhatikannya dengan sangat terkejut. Ekspresi, Postur dan bentuk wajah Urs sama dengan Lazarus ketika sedang makan.
'Tidak-tidak dia bukan Lazarus.' Alyssa menggelengkan kepala.
"Alyssa apa yang kamu pikirkan? Apakah kamu ingin makan lagi? Pesan yang banyak bahkan aku dapat membeli seluruh restoran ini."
"Urs berapa uang yang kamu miliki? Apakah kamu seseorang yang kaya ataukah kamu sudah membunuh Beast Rank tinggi?" Alyssa terkejut dengan perkataan Urs harga restoran berkisar 500 koin emas. Bahkan petualang Rank A harus menabung puluhan tahun untuk membeli restoran ini.
Lazarus pergi ke dekat Alyssa dan membisikan sesuatu,"Apakah kamu tahu waktu umurku 5 tahun aku pergi ke sarang Melanthios?"
Alyssa mengangguk.
"Setiap naga mempunyai timbunan harta di sarangnya. Aku memiliki kekayaan untuk membeli gelar kebangsawanan dan kota berukuran sedang!"
"Apa!" Alyssa berteriak karena terkejut.
Semua pelanggan di sana melihat ke arah Alyssa. Karena, Alyssa berteriak dengan suara yang kencang. Alyssa akhirnya meminta maaf pada pelanggan yang lain karena sudah membuat kebisingan.
"Kamu adalah manusia yang sangat beruntung. Benar kata pepatah 'Jika seseorang ingin menjadi orang terkaya di kota maka jarah sarang naga' Tapi mereka tidak akan kembali hidup-hidup. Aku sekarang sangat iri dengan keberuntungan kamu." Alyssa segera meminum-minuman keras dari cangkir di sampingnya dengan sekali teguk.
Tiba-tiba, dua orang pria dan wanita menghampiri meja makan Lazarus dan Alyssa.
Pria itu sangat tampan dan mempunyai tubuh tinggi dan kekar, dengan rambut pendek berwarna hitam dan iris mata berwarna biru, dia memakai Armor berwarna Silver dengan lambang singa berwarna hitam di dadanya.
Sedangkan sang wanita sangat cantik, dia mempunyai tubuh tinggi semampai dengan rambut perak panjang dan iris mata berwarna biru, dia memakai gaun berwarna biru laut.
"Bibi Alyssa, ternyata kamu berada di sini. Aku sudah menduga bahwa suara wanita yang berteriak adalah bibi." Wanita cantik itu pergi ke samping Alyssa lalu memeluk Alyssa.
"Bibi Alyssa maafkan adikku karena menganggu kencan kalian berdua." Pria tampan itu menunduk seraya melirik ke arah Lazarus.
Uhuk! Uhuk! Uhuk!
Lazarus tersedak karena terkejut. Wanita cantik yang berada di samping Alyssa segera memberi Lazarus cangkir yang berisi air minum.
"Terima kasih."
"Duke Alastair Regulus dan Nona Amarilis Regulus Lion Heart, apakah kalian pergi ke Kota Lion Castle bersama Iris?" Alyssa bertanya.
Lazarus menundukkan kepalanya, dia tidak mengira kedua orang itu adalah anaknya, dia tidak mengira akan bertemu keluarganya secepat ini.
Hahaha
"Hari ini adalah hari peringatan kematian ayah. Kami pasti selalu menghadirinya untuk mendoakan ayah. Sekarang ibu bersama istriku Cassandra dan Putriku Blossom mereka akan segera tiba di sini setelah berunding dengan Marquis Edgar." Alastair tersenyum.
'Sial' batin Lazarus menghardik.
"Ayah sangat menyukai daging Multi Colour Chicken panggang di restoran ini, suatu keberuntungan kita bertemu di sini." Amarilis tersenyum kemudian melirik ke arah Lazarus.
"Maafkan saya yang mulia, saya lupa memperkenalkan diri nama saya Urs saya adalah te--" Saat Lazarus akan memperkenalkan dirinya seseorang menginjak kakinya ternyata dia adalah Alyssa.
"Saya adalah kekasih Alyssa." Lazarus menunduk. Alyssa tersenyum penuh dengan kemenangan.
Hahaha
"Urs, aku memperhatikan kamu adalah pemuda yang kuat! Setelah Festival selesai mari kita berduel. Aku akan menekan kekuatanku ke Levelmu." Alastair menatap Lazarus dengan semangat yang menggebu-gebu.
"Otak otot apakah kamu hanya memikirkan pertarungan? Dia adalah calon paman kita." Amarilis menggerutu.
"Perawan tua, kapan kamu menikah? kamu sudah berusia 31 tahun." Alastair menjawab sambil tersenyum mengejek Amarilis.
"Kamu!" Amarilis memukul meja karena marah mendengar perkataan Alastair.
"Mari kita berduel aku akan mengalahkan kamu dan membuat skor kita seimbang." Alastair berkata.
"Baiklah aku akan menerima tantangan kamu setelah Festival. Aku akan mengalahkan kamu lagi. Bila aku menang kamu harus memanggilku kakak perempuan."
"Aku 3 menit lebih tua darimu!" Alastair menahan emosinya.
Saint Iris , Saint Iris , Saint Iris.
Tiba-tiba semua pelanggan menjadi bising karena melihat kedatangan seseorang, yang paling terkenal di kerajaan Lion Heart.
Hahaha
'Master kamu berada di dalam bahaya' Ignis tertawa.
'Aum' Asterion sedang memakan sesuatu di mulutnya.
'Adikku! kamu mendapat Inti Beast itu darimana! Tunggu! itu adalah Inti Beast Blue Lizard yang pertama kali aku kalahkan!! dalam pertarungan hidup dan mati! Lepaskan!!!!!!'
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 586 Episodes
Comments
Yoihoi Yoi
Awkwkwk masih disimpennya inti lizard
2023-06-28
4