Lazarus perlahan membuka matanya. Dia secara tidak langsung sudah menjadi musuh semua orang dan Beast di dunia ini.
"Aku harus segera menjadi lebih kuat. Sampai semua orang tidak dapat mengalahkanku," Lazarus bergumam.
Saat Lazarus ingin bangkit dia merasakan tubuhnya sangat berat. Dia kemudian melihat Ignis tertidur lelap di atas tubuhnya.
Lazarus membangunkan Ignis. Dia tidak tahu bahwa bayi seekor Naga dapat sejinak ini. Ignis perlahan membuka matanya dan melirik ke arah Lazarus. Dia sangat senang Lazarus baik-baik saja. Ignis lalu menjilati wajah Lazarus.
Hahaha
"Ignis hentikan itu," Lazarus tertawa geli saat Ignis menjilati wajahnya.
Ignis mengerti dengan apa yang dikatakan Lazarus, sebagai seekor bayi Naga Ignis mempunyai kecerdasan melebihi Magical Beast normal. Saat Ignis mencapai Demon Beast dia akan mewarisi ingatan leluhurnya. Saat ini adalah tugas Lazarus untuk mengajari dan melindungi Ignis dan Naga kecil yang belum menetas.
Lazarus mengangkat Ignis dari tubuhnya. DIa memperhatikan ujung pangkal ekor Ignis untuk mengetahui Gender Ignis. Secara sekilas Naga betina dan jantan terlihat sama. Namun, Naga betina berukuran sedikit lebih besar, dan Naga dengan garis darah sangat murni berukuran lebih besar dari Naga normal.
Lazarus melihat sepasang bola di dekat pangkal ekor Ignis, menandakan Ignis adalah Naga jantan. Ignis adalah seekor Red Dragon berdarah murni bukan Naga Hybrida seperti Melanthios.
Lazarus memperhatikan bentuk wajah, kepala dan tubuh Ignis. Tubuh Ignis sangat kekar tanpa cacat. Sisik merah Crimson berkilau seperti api. Dan wajah yang lucu membuat dia terpesona.
Sebagai orang tua yang baik Lazarus harus merawatnya dengan baik, dia tidak mau Ignis digunakan sebagai alat oleh orang-orang serakah.
"Ignis, apakah kamu dapat menyemburkan api?" Lazarus bertanya seraya melihat ke arah mata merah Ruby Ignis.
Red Dragon mempunyai kemampuan menyemburkan api sejak mereka baru lahir. Red Dragon adalah Naga paling besar diantara Naga warna dan Red Dragon juga terkenal sebagai Naga yang tamak, serakah, ganas dan kejam.
Ignis tidak mengetahui apa yang dikatakan oleh Lazarus. Dia pergi dari pangkuan Lazarus lalu melompat ke danau lava. Ignis seperti tidak merasakan kepanasan saat berenang di danau lava, dia seperti seekor ikan yang sedang berenang di dalam air.
"Ignis, apakah kamu tidak menuruti perintah ayah!" Lazarus berteriak memanggil Ignis.
Meskipun Ignis seekor Naga, tapi Ignis hanya seekor bayi naga yang berumur kurang dari 2 hari. Ignis bahkan belum mencapai ranah Demon Beast. Lazarus takut Ignis pergi keluar tanpa sepengetahuannya. Sisik berwarna merah Crimson Ignis sangat mencolok. Mengakibatkan Ignis dapat dengan mudah menjadi incaran bagi Demon Beast lapar yang berkeliaran di Hutan Eternal Poison.
Ignis keluar dari danau lava, dia mencoba untuk memeluk Lazarus dengan sisa lava yang menempel ditubuhnya.
"Berhenti! Duduk disana!" Lazarus berteriak. Jika Lazarus saat ini menyentuh Ignis kulit Lazarus akan melepuh karena panas lava.
Ignis membersihkan sisa lava di tubuhnya, lalu duduk seraya menundukkan kepalanya. Dia tahu Lazarus marah kepadanya.
Lazarus menyesal telah memarahi Ignis, bagaimanapun Ignis hanyalah seorang bayi berumur kurang dari 2 hari.
"Ignis ikuti, apa yang aku lakukan!" Lazarus memberi perintah.
Lazarus mempraktekan gerakan seekor Naga yang sedang menyemburkan api.
"Ignis, apakah kamu dapat melakukannya?" Lazarus bertanya.
Ignis bangkit kemudian melakukan apa yang di praktekan oleh Lazarus. Ignis mengikuti insting Naga miliknya, saat dia menghembuskan nafasnya, semburan api berbentuk kerucut tidak terlalu besar muncul dari mulutnya.
'Apakah semburan api bayi Red Dragon sehebat itu?' pikir Lazarus.
Roaaaar!
Ignis mengaum. Setelah menyelesaikan perintah Lazarus Ignis membusungkan dadanya dengan bangga dan pergi ke arah Lazarus.
Lazarus mengusap kepala Ignis dan memuji Ignis. "Kamu harus melakukan itu bila sedang berburu." jelas Lazarus.
Sebagai Bayi Ancient Red Dragon dengan 6 suku kata nama. Ignis adalah Red Dragon spesial meskipun Ignis bukanlah Naga variant seperti Melanthios.
Lazarus membayangkan Ignis akan tumbuh menjadi Naga dewasa, dia mungkin hanya mempunyai ukuran setinggi kaki Ignis.
Ignis melihat ke arah telur Naga berwarna hitam. Dia mengingat tentang rasa cangkang telur dan cairan putih telur yang ia makan. Ignis meneteskan air liurnya.
Lazarus mengetahui apa yang dipikirkan oleh Ignis. Dia juga awalnya ingin memakan kedua telur Naga itu.
"Ignis berhenti! Telur itu adalah adikmu!" Lazarus segera mengendong Ignis.
Lazarus lupa bahwa bayi Naga mempunyai nafsu makan yang kuat. Dia mencoba mengingat apa makanan Red Dragon di dalam Novelnya. Makanan utama Red Dragon adalah daging dan Inti Beast. Red Dragon juga dapat memakan perak dan emas sebagai makanan pelengkap.
Lazarus membawa Ignis ke timbunan harta. "Ignis, untuk saat ini kamu hanya dapat memakan logam emas dan perak! Ayah akan berburu sebentar lagi!" Lazarus menyodorkan koin emas ke arah Ignis.
Ignis awalnya ragu tetapi dia menuruti perintah Lazarus. Bagaimanapun Ignis menganggap Lazarus sebagai orang tuanya.
Lazarus meninggalkan Ignis di timbunan harta, kemudian dia mengeluarkan cincin Draupnir, lalu duduk di batu besar tempat biasanya dia melatih mana,
Lazarus menggigit jarinya, kemudian menetaskan darahnya ke cincin Draupnir. Rune pada cincin Draupnir bersinar kuning terang, dia merasakan kontrak dengan cincin Draupnir telah terbentuk. Bisa dipastikan Cincin Draupnir ini sudah menjadi miliknya.
"Seharusnya, Cincin Draupnir ini adalah hak Raja Dwarf. Akan tetapi, Cincin ini tiba-tiba jatuh ke tanganku karena pemegang kontrak sebelumnya sudah mati. Aku dapat dengan mudah membuat kontrak dengan cincin ini." Lazarus bergumam.
Para Dwarf sangat putus asa mencari Cincin Draupnir. Bahkan mereka berulang kali pergi ke Pergunungan Helios untuk menangkap dan membunuh Ignatius. Sehingga Red Dragon Ignatius yang perkasa terluka dan melarikan diri jauh ke dalam pergunungan Helios.
Mungkin harga diri Ignatius terluka karena para Dwarf mengalahkannya. Para Dwarf yang tadinya seperti semut di mata Ignatius. Berubah menjadi seorang pemangsa. Bukan hanya itu para Dwarf dibantu oleh Ancient Silver Dragon Silviana membunuh hampir semua Beast jahat di Pergunungan Helios.
Silver Dragon adalah Naga Logam berbeda dengan Naga Warna. Naga Logam sangat menyukai keadilan dan kedamaian mereka sekali-kali berubah menjadi manusia atau Elf dan mengikuti kegiatan mereka.
Lazarus pergi ke Terra Kingdom, Kerajaan para Dwarf, di masa lalu. Dia kemudian berteman dengan Elder Dwarf bernama Theodor, seorang Black Smith yang menciptakan Artefak Storm Bringer Claymore Rank Legendary yang digunakan Lazarus. Akan tetapi, Claymore itu harus meleleh karena menahan semburan api hitam Melanthios.
Kesadaran Lazarus memasuki Cincin Draupnir. Dia sangat terkejut dengan apa yang berada di ruang dimensi Cincin Draupnir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 587 Episodes
Comments
Nindahh
Hmm... cincin draupnir? terasa familiar
2024-01-04
3
lance lor
oke lanjut
2023-09-23
1
channel anime
kenapa harus dipanggil ayah
2023-03-08
1