Alyssa terdiam mendengar tentang nama Lazarus.
"Pria tercela coba katakan sesuatu yang sering dikatakan oleh Lazarus. Aku akan memercayai kamu bila kamu mengatakannya!" Alyssa tidak percaya pada perkataan Urs.
"Daging Seekor Multi colour Chicken adalah daging terenak di dunia. Makanan adalah harta berharga di dunia melebihi emas dan perak. Iris adalah Iblis berambut perak tapi aku sangat mencintainya." Lazarus berkata sambil tersenyum halus.
Alyssa yang mendengarnya menjadi sangat terkejut dia melebarkan matanya, dia sudah lama mengikuti Lazarus, meskipun orang-orang menganggapnya seorang pria tampan dan pintar, dia adalah seorang pria bodoh yang selalu memikirkan makanan. Hanya Alyssa, Iris, Altair dan temen terdekat Lazarus yang mengetahuinya. Urs mengatakan semua yang sering dikatakan Lazarus.
"Gadis cantik bertelinga panjang adalah seorang penjudi dan pemabuk akut, tapi jika kamu menyinggungnya kamu akan kehilangan burung kecilmu.."
"Berhenti aku memercayai kamu! Jangan katakan lagi!" Alyssa berteriak.
Lazarus menggigit jarinya hingga berdarah, setelah itu menyuruh Alyssa untuk meminum darahnya. Darah Lazarus adalah Eliksir penawar berbagai jenis racun. Alyssa meminumnya perlahan racun di tubuhnya dinetralisir.
"Menyingkirlah dariku bajingan tercela!" Alyssa mendorong Lazarus dari atas tubuhnya.
Bruk!
"Apakah itu balasan kamu kepada orang yang telah menolongmu?" Lazarus bertanya.
"Kamu!" Alyssa menunjuk Lazarus karena kesal.
Lazarus mempunyai muka yang sangat tebal, dia orang yang tidak mempunyai rasa malu, sudah jelas dia yang meracuninya tapi dia bertindak seperti orang yang tidak bersalah.
Alyssa memakai sihir Nature Of Life untuk menetralisir sisa racun di tubuh dan koin emas miliknya. kemudian berkata pada Lazarus/Urs.
"Urs, Siapa kamu? kenapa kamu mengetahui tentang semua itu? Kamu juga kebal terhadap racun seperti Lazarus. Apa hubunganmu dengan keledai itu!" Alyssa bertanya dengan mengeluarkan aura membunuh.
Lazarus tahu bahwa jika dia memberikan jawaban yang tidak masuk akal. Alyssa akan membunuhnya tanpa pikir panjang. Meskipun dia dapat melarikan diri dengan Ignis, tidak akan ada kesempatan lagi untuk berteman dengan Alyssa.
Hahaha
'Master kamu sangat licik, kamu menipu gadis Elf itu, aku sudah mempelajari sihir Elf itu, dan aku penasaran bagaimana cara kamu meyakinkan Elf itu. Bukankah Elf itu kenalan lamamu?' Ignis berkata menggunakan telepati.
"Aku adalah murid dari Tuan Lazarus." Lazarus berkata dengan ekspresi serius.
"Sampah! Kamu membohongiku Lazarus tidak mempunyai murid! Dia juga sudah mati 30 tahun yang lalu. Usiamu juga berkisar 25 tahun dan belum menembus ranah Epik, aku bukanlah orang bodoh! yang dapat kamu tipu!" Alyssa mengambil kuda-kuda bersiap mengucapkan mantra untuk membunuh Lazarus.
'Perempuan ini sangat pintar bahkan kepintarannya sama dengan Iris, kenapa setiap karakter di Novel ini aku buat sangat pintar.' pikir Lazarus.
"Tunggu! Aku belum menyelesaikan ceritaku! Tuan Lazarus berhasil selamat saat bertarung dengan Black Dragon Melanthios."
"Alasanmu tidak masuk akal! Jika keledai bodoh itu selamat dia akan pulang ke Kekaisaran Lion Heart untuk melihat Iris dan kedua anak kembarnya." Alyssa menatap Lazarus dengan tatapan tajam.
'Master buka topeng milikmu dan katakan yang sebenarnya!' Ignis berkata melalui telepati karena Lazarus sudah berada di depan jurang.
'Ignis lihatlah skill milikku.' Lazarus menjawab.
Lazarus tersenyum kemudian berkata,"Nona Alyssa, aku adalah murid Tuan Lazarus, 30 tahun yang lalu Tuan berhasil menang saat bertarung melawan Black Dragon Melanthios, karena Black Dragon Melanthios terluka sesudah melawan Red Dragon Ignatius. Tapi tuan kehilangan kedua tangan dan satu kakinya."
Alyssa berpikir sejenak memang benar setahun sebelum Lazarus pergi untuk bertarung dengan Black Dragon Melanthios, Ada laporan dari Kerajaan Terra bahwa Black Dragon Melanthios pergi ke Pergunungan Helios tempat Red Dragon Ignatius bersembunyi.
"Lanjutkan ceritamu!" Alyssa berseru.
"Saat aku berumur 5 tahun, Tepatnya 20 tahun setelah berita kematian tuan Lazarus, aku diculik oleh seorang Alchemist gila, yang menggunakan aku sebagai tikus uji coba racun, di dekat Ujung selatan Hutan Eternal Poison. Aku berhasil kabur dari Alchemist gila itu dan pergi ke kedalaman Hutan Eternal Poison, di Hutan Eternal Poison aku terus berlari dari kejaran Para Beast beracun dan sampai di sarang Melanthios. Dan bertemu dengan Tuan Lazarus."
"Ujung selatan Hutan Eternal Poison adalah Kekaisaran Avalon, dan kamu adalah seorang anak yang diculik oleh seorang Alchemist gila, Aku memercayai ceritamu sampai di sini, jika tadi kamu mengatakan kamu seorang budak aku akan langsung membunuhmu." Alyssa berkata seraya mengeluarkan aura membunuh.
Seorang budak tidak bisa mengkhianati tuannya kecuali tuannya mati.
Lazarus menelan ludah. Satu perkataan saja yang tidak masuk akal akan mengacaukan semua rencananya.
"Aku melihat tuan Lazarus sangat kesepian di sana, saat dia melihatku dia sangat bahagia. Dalam kondisi sekarat dia mulai menceritakan semua kisah hidupnya. Tuan berkata aku dan dia mempunyai takdir yang sama, saat kecil dia juga menjadi tikus uji coba racun."
"Keledai itu bertahan selama 10 tahun? Aku tidak dapat membayangkan berapa banyak rasa sakit yang dia tahan." Alyssa menggertakan giginya dan menahan kesedihannya, matanya berair mendengar cerita Lazarus.
"Lebih tepatnya 11 tahun, tuan sudah bertahan di Hutan Eternal Poison dengan memakan serangga dan meminum air beracun. Tuan menceritakan semua pengalaman hidupnya kepadaku selama setahun itu. Pada akhir hayatnya dia memerintahkan aku untuk pergi ke Kediaman Regulus untuk mengirim pesan pada istri dan anaknya akan tetapi--" Lazarus tiba-tiba menghentikan ceritanya.
"Ceritakan padaku!" Alyssa memegang kedua bahu Lazarus dan mengguncangnya, dia sekarang tidak mampu untuk menahan air matanya.
"Setelah tuan merenungkan semuanya selama 10 tahun, dia akhirnya mengetahui bahwa kematiannya adalah sebuah konspirasi seseorang." Lazarus melanjutkan ceritanya.
"Apa!" Alyssa menjadi marah mendengar itu semua, energi mana berkumpul di sekitar tubuhnya.
"Nona Alyssa, Anda harus tenang!" Lazarus menenangkan Alyssa.
"Urs, apakah kamu tahu? siapa orang di belakang konspirasi itu?" Alyssa bertanya.
Alyssa dan Iris sudah curiga tentang itu semua 31 tahun yang lalu, Lazarus tanpa sepengetahuan mereka tiba-tiba pergi ke Hutan Eternal Poison untuk bertarung dengan Black Dragon Melanthios. Altair saat itu pergi Ke Gunung Golden Lion untuk menantang Legendary Beast Ancient Golden Lion Namean, sedangkan Iris dalam kondisi hamil.
"Tuan menyebutkan satu nama yaitu Viscount Vincent Burton, tetapi aku yakin konspirasi ini bukan hanya disusun oleh satu orang! Nona Alyssa, aku membuat kesepakatan denganmu untuk membalaskan dendam kematian tuanku, yang tidak adil! Meskipun, aku hanya mengenal tuanku dalam waktu singkat tapi aku sudah menganggapnya sebagai ayahku sendiri." Lazarus meyakinkan Alyssa.
"Vincent! Aku sudah curiga pada bajingan itu! Sejak dulu dia sudah mengincar Iris. Urs aku menerima kesepakatan itu!" Alyssa mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Setelah itu Lazarus menjabat tangan Alyssa sebagai tanda kesepakatan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 586 Episodes
Comments
Nur
aron ko gak di singgung ya kan ber dua harusnya
2023-12-11
2
teguh andriyanto
thor, gue mulai suka jalan ceritanya.
2023-10-09
0
Saitama Kun
Lazarus berpikiran dingin, tapi alur yang mudah ketebak, author bingung ya mengenai Nanti Alyssa nanya Kenapa kamu rank Epik? Kenapa kamu semakin pintar? Apakah kamu benar Lazarus..
Alyssa sudah tahu banget sikap Lazarus bagaimana... Dia sudah berteman lama sama Lazarus..
Tetapi aku tebak di Bab selanjutnya Lazarus bakal ketahuan oleh seseorang bukan Alyssa bahwa dia sebenarnya Lazarus.
Lazarus sekarang lagi menilai apakah Alyssa sama kaya 30 tahun yang lalu? Apakah kepribadiannya sama seperti dahulu..
Sama kalo Alyssa tahu keberadaan naga bocil, dia akan ikut terbawa masalah Mythical dong 🤭
Semangat aja Thor up-nya , namanya juga belajar
2022-09-15
3