Li Yu masih berdiri terpaku setelah mendengar ucapan Lin Feili. Siapa yang akan mengira jika dengan bakatnya yang sangat kuat itu, Lin Feili lebih memilih menjadi seorang kultivator.
Namun, jika dilihat lagi, sebenarnya pilihan Lin Feili tidak salah. Karena di kekaisaran ini lebih mementingkan kekuatan kultivasi.
"Jika memang itu pilihanmu, fokuskanlah dalam berkultivasi. Jangan terlalu sering belajar pengobatan," Li Yu mencoba menasehati Lin Feili.
"Tenang saja, Paman Yu. Aku sudah memiliki jadwal tersendiri untuk hal ini," jawab Lin Feili.
*
Di kediaman Pangeran Wu.
Ma Zheng kembali melaporkan apa yang baru saja dia lihat, "Pangeran, ternyata kemampuan medis Lin Feili tidak main-main. Ia bisa menyembuhkan penyakit Ye Xuan padahal selama ini tidak ada yang bisa menyembuhkannya."
"Benarkah?" tanya Wu Yanshi dengan tenang.
"Benar. Sekarang rumah sakitnya yang dulunya sangat sepi, hari ini begitu ramai pengunjung hingga harus mengantri. Apakah kali ini kita harus memohon padanya untuk mendiagnosis penyakit pangeran?" tanya Ma Zheng. Ia sangat ingin melihat pangerannya sembuh.
"Tidak perlu terburu-buru," ucap Wu Yanshi.
Ia telah memikirkan hal ini. Hubungannya dengan Lin Feili tidak terlalu baik sekarang. Ia tak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Lagipula, ia sudah menebak keadaan Ye Xuan sebelumnya. Melihat masa lalu kelam Lin Feili dan Ye Xuan, sepertinya masuk akal jika Lin Feili lah yang meracuni Ye Xuan.
Apalagi, begitu Lin Feili muncul, penyakit Ye Xuan langsung sembuh dan popularitasnya melesat drastis. Ia bisa mengembangkan rumah sakitnya dalam satu malam.
Tidak hanya mendapat hadiah, ia juga sekalian menyakiti Ye Xuan dan mendapatkan popularitas untuk rumah sakitnya.
Wu Yanshi menahan tawanya.
Di matanya, gadis itu semakin menarik.
*
Seminggu kemudian.
Di istana kekaisaran. Di kediaman Ye Xuan.
Ye Xuan sudah tersadar beberapa hari lalu. Bengkak di wajahnya sudah mengempes dan kudis di tubuhnya sudah sembuh. Tubuhnya kembali bugar seperti sebelumnya.
"Saat tertidur aku bermimpi seperti bertemu dengan bidadari penyembuh bergaun putih. Siapakah itu?" tanya Ye Xuan pada salah satu pelayan kepercayaannya.
"Izin menjawab Yang Mulia. Itu adalah Nona Feili," jawablah yang itu dengan hormat.
"Feili?" mata Ye Xuan langsung berbinar.
"Pasti ia begitu menyukaiku. Lagipula aku ini sangat tampan dan berkharisma. Wanita mana yang tidak akan berbaris untuk mencuri hatiku?" ucap Ye Xuan dengan sangat percaya diri. Sekarang ia semakin yakin jika bukan Lin Feili lah yang menulis kata-kata hinaan di kening bawahannya hari itu.
"Kalau begitu, siapkan kereta kuda untukku. Kita akan pergi ke tempat Lin Feili!" ucap Ye Xuan sumringah.
Ia berseru, "Feiliku, tunggu kehadiran Pangeran tampanmu ini!"
*
Hari demi hari, Lin Feili semakin sibuk mengurus rumah sakitnya. Setiap orang sakit yang berobat ke rumah sakitnya, dipastikan langsung sembuh.
Karena kemampuannya, ia juga dijuluki sebagai Dokter Dewata.
Rumah sakit Lin Feili terus berkembang pesat dan cerita tentangnya beredar di seluruh wilayah kekaisaran. Pasien tak henti-hentinya datang dari segala penjuru.
Dua pelayan yang diminta Lin Feili dari Li Yu juga sudah hadir. Salah satu bernama Liu Ming, seorang pria kenalan dokter itu, dan satu lagi bernama Yang Chaoyue, seorang wanita kenalan Li Yu.
Liu Ming adalah orang kepercayaan dokter pemilik rumah sakit dahulu, yaitu Dokter Yu Zhe. Sejak Yu Zhe pensiun, mereka tidak tahu harus kerja apa lagi.
Kemampuan mereka sudah cukup untuk membuka rumah sakit sendiri, tetapi dana mereka tidak ada. Jadi, saat menerima panggilan dari Lin Feili, mereka merasa begitu bahagia.
Mereka adalah pekerja keras, rajin, dan kompak. Kinerja mereka membuat Lin Feili puas.
Kehebatan Rumah Sakit Dokter Dewata juga sudah sampai ke telinga Kediaman Jenderal.
Lin Xue saat ini keadaannya sudah sangat parah, kepalanya sudah botak karena ia tak tahan dengan gatal yang dia rasakan, wajahnya juga tumbuh bintik-bintik hitam seperti cacar. Saat ini, dirinya benar-benar kacau.
"Xue, aku sudah memeriksa Rumah Sakit Dokter Dewata. Rumah sakit itu hanya menerima 10 pasien per hari. Ayahmu sudah berusaha mati-matian dan membayar mahal agar kau bisa berobat di sana. Rumah sakit itu bisa mengobati segala jenis penyakit. Ibu yakin bahkan rambutmu yang sudah rontok juga bisa ditumbuhkan lagi. Kau harus bersiap," ucap ibu Lin Xue, yaitu Wei Luxi menjelaskan hal ini kepadanya.
"Apakah benar, Bu? Tapi bagaimana caranya aku keluar dengan keadaan seperti ini?" tanya Lin Xue masih sambil menggaruk kepalanya.
"Tenang. Ibu sudah memberikan rambut palsu untukmu dan juga selendang untuk menutupi wajahmu," jawab ibunya sudah dengan persiapan yang matang.
"Terima kasih, Bu!" ucap Lin Xue dengan mata berbinar.
Ia adalah calon permaisuri kekaisaran. Ia harus tetap menjaga penampilannya. Apalagi ia sudah lama tidak bertemu dengan Ye Xuan. Ia benar-benar berharap jika dokter di rumah sakit itu bisa menyembuhkannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 314 Episodes
Comments
🍃🥀Fatymah🥀🍃
oi oi oi
Feilinya aja thor, Feilinya aja...
kalau Lin Feili kan yg buta 😅
2025-03-25
0
🍃🥀Fatymah🥀🍃
apa kutunya masih ada meskipun kepalanya udah botak? /Sweat/
2025-03-25
0
Fifid Dwi Ariyani
terus sukses
2024-08-10
1