Rumah Sakit Dokter Dewata.
Berita tentang Lin Feili yang menyembuhkan Ye Xuan langsung meledak di wilayah Kekaisaran Aglea.
Sekarang banyak orang berbondong-bondong datang ke rumah sakit Lin Feili. Mereka merasa begitu menyesal karena sebelumnya telah menyia-nyiakan kesempatan gratis di hari pertama. Hari ini mereka tak ingin menyesal lagi.
Namun, antrian begitu panjang.
Li Yu yang melihat perkembangan pesat dari rumah sakit Lin Feili merasa sangat takjub. Padahal beberapa hari lalu sama sekali tidak ada pasien. Sekarang pasien di rumah sakit ini membludak.
Tidak hanya itu, ia juga telah mendengar jika Lin Feili mengetahui seni pengobatan yang selama ini dianggap mitos. Sepertinya hal itu bukan mitos lagi sejak kehadiran Lin Feili.
Ia berjalan menghampiri Lin Feili, "Feili, aku benar-benar buta. Aku tak melihat kemampuanmu sebelumnya."
Lin Feili tersenyum menanggapinya, "Tidak apa, Paman Yu. Kemampuanku saat itu memang belum diakui, tapi Anda tetap baik padaku. Jadi, tidak masalah."
"Oh, iya, Paman. Sepertinya aku butuh bantuanmu lagi. Seperti yang Anda lihat, rumah sakit ini begitu ramai. Aku cukup kewalahan jika harus melayani mereka sendiri. Apakah Paman bisa mencarikanku dua pelayan?" tanya Lin Feili meminta bantuan pada Li Yu.
"Tidak masalah," Li Yu mengangguk.
"Aku mempunyai seorang kenalan. Walau ia bukan yang terbaik, tapi ia bisa mengobati penyakit-penyakit ringan. Ia juga sudah lama bekerja denganku. Lalu, dokter yang menjual rumah sakit ini padamu juga pasti memiliki pelayan yang berpengalaman," jelas Li Yu.
"Lalu, bagaimana dengan kepribadian mereka?" tanya Lin Feili lagi. Ia berencana akan terus mengembangkan rumah sakit ini. Jadi, ia butuh partner yang benar-benar pekerja keras dan dapat bekerja sama dalam tim. Jika tidak, mereka akan cepat hancur.
"Tenang saja. Aku sudah lama kenal dengan mereka. Kepribadian mereka cukup baik," ucap Li Yu meyakinkan.
Lin Feili mengangguk, "Baiklah. Terima kasih, Paman Yu. Mereka bisa datang besok."
Namun, Li Yu sedikit heran, "Apa kau tidak ingin bertemu dengan mereka dulu?"
"Ah, tidak perlu," jawab Lin Feili tersenyum. Dalam hatinya ia sudah mempercayai Li Yu dan dokter itu. Mereka tidak mungkin mempunyai bawahan yang buruk.
"Tuan, He Liyu tabib dari kekaisaran itu sedang ke sini," lapor si hitam.
Lin Feili mengangguk.
Beberapa detik kemudian, muncul He Liyu bersama pengawal kekaisaran. Ia menghampiri Lin Feili dan Li Yu dengan sumringah.
"Kita bertemu lagi, Feili," sapa He Liyu.
"Ya, Tuan He. Selamat datang di rumah sakitku. Semoga perjalanmu menyenangkan. Aku merasa sangat terhormat karena Anda datang ke sini," jawab Lin Feili sopan sambil sedikit membungkuk.
He Liyu mengangguk.
"Ya, aku datang ke sini membawakan 100.000 koin emas dari Jing Bin dan 100.000 koin emas hadiah dari Yang Mulia Kaisar karena kau telah menyembuhkan Putra Mahkota," ucap He Liyu langsung mengatakan tujuannya dan menyerahkan kantong dimensi berisi uang itu.
Lin Feili sangat bahagia mendapat kantong dimensi itu, apalagi ada 200.000 koin emas di dalamnya. Namun, ia segera menyembunyikan ekspresi bahagianya.
Awalnya ia ingin membeli kantong dimensi dengan uang yang dia dapat. Ternyata ia sudah mendapat bonus kantong dimensi.
"Terima kasih, Tuan He," Lin Feili menerima kantong itu.
Li Yu yang sejak tadi sudah takjub karena kedatangan seorang tabib kekaisaran, ia semakin takjub lagi karena Lin Feili menerima 200.000 koin emas.
Itu bukanlah jumlah yang sedikit. Apalagi umurnya masih sangat muda. Selain mempunyai rumah sakit, ia juga bisa menghasilkan banyak uang.
Selain itu, jika tabib kekaisaran mendatangi mereka, konon katanya mereka akan mendapat keberuntungan. Ia percaya hal ini karena kebun dan toko obatnya pernah didatangi tabib kekaisaran.
Kemudian, He Liyu berkata lagi, "Selain mengantar hadiah itu, aku juga mendapat perintah lain dari Yang Mulia Kaisar. Ia bertanya apakah kau ingin bergabung dengan Asosiasi Tabib Kekaisaran."
"Aku bisa menjamin kami tidak akan ikut campur dengan urusan pribadimu. Asosiasi dan kehidupanmu adalah hal terpisah," ucap He Liyu mencoba meyakinkan.
Bakat Lin Feili sangat langka. Jika mereka tidak merekrutnya, mereka akan rugi besar. Apalagi ia menguasai satu ilmu berharga.
Li Yu dan para pasien yang ada di sana begitu terkejut mendengar tawaran He Liyu. Jika masuk ke Asosiasi Tabib Kekaisaran, selain menjadi lebih kaya, Lin Feili juga akan mendapat popularitas dan kemuliaan.
Namun, tidak ada yang menyangka jika Lin Feili menolak.
"Tuan He, sebelumnya sampaikan rasa terima kasihku kepada Yang Mulia Kaisar atas tawaran dan penghargaan yang telah diberikan. Namun, kali ini aku tak bisa menerima tawaran itu," jawab Lin Feili menolak dengan halus.
He Liyu dan semua orang yang ada di sana sangat terkejut. Bukankah artinya Lin Feili menyia-nyiakan kesempatan? Semua orang ingin memasuki asosiasi itu walau persyaratannya sangat sulit. Lin Feili mendapat tawaran masuk asosiasi dengan gratis, tapi malah ditolak.
"Feili, bolehkah aku tahu alasannya mengapa kau menolak?" tanya He Liyu mewakili rasa penasaran semua orang.
"Tuan, keadaan di dalam istana sangat berbeda dengan dunia luar. Di luar, aku bisa lebih bebas. Selain itu, aku juga ingin mengembangkan rumah sakitku," Lin Feili menjelaskan alasannya.
Lagipula, Lin Feili membenci istana kekaisaran, apalagi orang-orang di dalamnya, seperti Kaisar dan Ye Xuan. Ia tak ingin menjebak dirinya di dalam sangkar.
"Feili, menjadi dokter di sini akan sia-sia. Kemampuanmu begitu mengagumkan," ucap He Liyu masih mencoba membujuk Lin Feili. Ia tak ingin melepaskannya begitu saja.
"Tuan He, terima kasih telah melihat kemampuan kecilku ini. Namun, aku minta maaf," jawab Lin Feili tetap dengan keputusannya.
He Liyu menghela napas. Ia tahu tak ada gunanya membujuk Lin Feili lagi. Ia berkata, "Baiklah kalau begitu. Namun, jika kau ingin datang ke asosiasi, pintu kami akan terbuka lebar untukmu."
Lin Feili mengangguk, "Terima kasih banyak, Tuan He."
Kemudian, He Liyu dan pengawalnya pergi.
Setelah mereka pergi, Li Yu mulai bersuara, "Feili, mengapa kau menolaknya? Apakah hanya itu alasanmu?"
Lin Feili tersenyum dan menggeleng, "Paman Yu, sebenarnya menjadi dokter hanyalah pekerjaan sampinganku. Pekerjaan utamaku adalah kultivasi. Aku adalah seorang kultivator."
Jawaban Lin Feili yang blak-blakan sungguh membuat Li Yu hampir pingsan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 314 Episodes
Comments
🍃🥀Fatymah🥀🍃
kultivasi tuh pekerjaan ya 😅
Baru tau saya
2025-03-25
0
Fifid Dwi Ariyani
teussemangat
2024-08-10
1
Mbah Wiro
hhhhh ayo Li yu viral kan seleb kita 🤭👍👍👍👍
2022-09-09
1