Menjadi Senjata Rahasia

Kekaisaran Aglea.

Di kekaisaran sedang gempar berita tentang kejadian di restoran hari itu. Orang-orang saat ini sedang membicarakan tentang bokong putra mahkota dan pangeran kedua.

Hal ini membuat Ye Xuan dan Ye Guan mengurung diri di istana. Reputasi mereka hancur dan mereka tidak berani keluar sama sekali sejak kejadian itu.

Sedangkan Lin Feili masih berkeliaran dengan bebas. Saat ini, ia sudah menemui Li Yu yang sedang berada di tokonya.

"Kau yakin ingin membuka sebuah rumah sakit?" tanya Li Yu terheran-heran.

"Aku sangat yakin," jawab Lin Feili dengan percaya diri.

Li Yu menatap gadis muda di depannya. Kepercayaan dari gadis itu begitu tinggi. Bahkan tekadnya juga sangat besar.

"Aku juga ingin bekerjasama dengan Paman," ucap Lin Feili lagi.

Sebenarnya, Li Yu ingin menertawakan Lin Feili. Namun, karena melihatnya begitu gigih, ia tidak tega untuk menghancurkan semangatnya.

"Aku punya seorang kenalan yang kebetulan menjual rumah sakit. Aku akan membicarakan ini dengannya," ucap Li Yu.

"Terimakasih, Paman Yu," Lin Feili terlihat bahagia.

"Jika rumah sakit ku sudah buka nanti, aku hanya akan membeli bahan herbal dan ramuan dari toko Paman," ucap Lin Feili tersenyum.

Sebenarnya, Li Yu tidak meragukan kemampuan Lin Feili. Namun, Lin Feili masih sangat muda. Sepertinya akan sulit untuk mendapatkan pasien.

"Baiklah. Kita akan melihat-lihat rumah sakit itu besok," ucap Li Yu.

*

Lin Feili kembali ke kediamannya.

Tempat rumah sakit saat ini sudah beres. Sekarang ia bisa berkultivasi dengan tenang untuk meningkatkan kekuatannya. Ia harus segera melampaui Lin Xue.

Apalagi, akan ada kompetisi panahan di kekaisaran beberapa bulan lagi. Jika ia bisa mencolok dan memenangkan kompetisi, selain reputasi, hadiahnya juga pasti sangat besar.

Namun, baru saja Lin Feili memejamkan matanya untuk berkultivasi, si hitam tiba-tiba berlari ke arahnya, "Tuan, Ye Xuan dan Lin Xue bergerak ke sini!"

Lin Feili langsung membuka matanya. Tanpa pikir panjang, ia segera mengubah penampilannya menjadi wanita yang lemah, kulitnya kusam, dan rambut yang berantakan.

Lin Feili tahu, jika mereka berdua datang, pasti akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Brak!

Pintu kamar Lin Feili ditendang hingga rusak karena kayunya sudah lapuk. Itu adalah Ye Xuan.

Lin Feili segera berakting. Ia memasang wajah ketakutan dan tubuh yang gemetar, "Si ... siapa itu?"

Dengan wajah sangarnya, Ye Xuan memperhatikan penampilan Lin Feili yang acak-acakan dengan seksama. Ia masih Lin Feili yang sama. Ia adalah Lin Feili yang lemah dan jelek. Kini keraguan di hati Ye Xuan langsung lenyap.

Bagaimana mungkin orang di depannya adalah Feili yang cantik yang ia temui di dekat restoran?

"Yang Mulia Putra Mahkota, ada apa sebenarnya?" tanya Lin Xue panik. Ia takut jika Lin Feili akan merebut Ye Xuan darinya. Ia takut Ye Xuan akan berubah pikiran dan kembali memilih Lin Feili. Ia hanya takut posisinya terancam.

"Tidak ada apa-apa," jawab Ye Xuan.

Tangannya terulur mengambil cangkir teh yang ada di meja. Ia langsung menuangkan isinya ke kepala Lin Feili.

Ia harus benar-benar memastikan jika orang yang membuat pingsan Jun Qiyou dan Ge Pong adalah Feili, bukan orang di depannya. Namun, jika Feili yang membuat mereka pingsan, mengapa ia harus menulis kata-kata ejekan itu?

Kabar itu sudah tersebar dan sampai ke telinga ayahnya. Hal ini membuat ayahnya memberinya peringatan. Sekarang ia juga menjadi bahan tertawaan.

Lin Feili mencoba mempertahankan aktingnya. Ia memaki Ye Xuan dalam hati. Pria ini benar-benar tak memandang bulu. Bahkan ia menggunakan metode ini untuk mengujinya.

Prang!

"Yang Mulia Putra Mahkota!" seru Lin Xue.

Ye Xuan memecahkan cangkir kosong itu ke dahi Lin Feili. Jika saja Lin Feili menghindar, artinya ia berpura-pura.

Namun, Lin Feili tetap bertahan di posisinya. Ia bertekad akan membalas perbuatan keji Ye Xuan ini.

"Ayo pergi," ucap Ye Xuan pada Lin Xue. Sekarang keraguannya benar-benar lenyap. Tak ada yang perlu dikhawatirkan dari orang buta seperti Lin Feili.

"Baik, Yang Mulia," jawab Lin Xue patuh. Ia merasa sangat lega. Berdasarkan sikap Ye Xuan, tak mungkin ia tertarik dengan Lin Feili lagi.

Dua orang itu pun pergi meninggalkan kamar Lin Feili.

Mata dingin Lin Feili menatap tajam kepergian mereka berdua. Ia menjentikkan jari dan dua bola berbulu melompat keluar.

"Aku mengandalkan kalian," ucap Lin Feili.

"Jika yang lalu kalian menjadi bantal, kali ini kalian akan menjadi senjata rahasia," lanjut Lin Feili tersenyum miring.

"Siap, Tuan!" jawab si hitam.

"Jangan meragukan keahlian kami!" jawab si emas.

"Jika kami yang bergerak, pekerjaan akan langsung beres!" si emas kelihatan begitu bersemangat.

Mereka berdua pun berubah menjadi sebuah benda sebelum melompat ke tubuh Lin Xue dan Ye Xuan.

"Ahh, kini aku bisa berkultivasi dengan tenang," ucap Lin Feili meregangkan tubuhnya.

Sebelum itu, ia membersihkan luka di dahinya. Ia juga menyingkirkan pecahan kaca cangkir di kamarnya.

Tak lama, si emas dan si hitam kembali. Mereka tersenyum licik dan langsung memasuki Cincin Horacio. Sedangkan Lin Feili, setelah selesai berberes, ia juga mulai memasuki kondisi kultivasi.

*

Hari di mana Lin Feili akan mengecek rumah sakit bersama Li Yu tiba. Ia sudah bersiap sejak pagi dan berjalan santai ke perkebunan Li Yu.

Ia memakai gaun putih kebanggaannya. Angin semilir meniup rambut panjangnya. Cahaya matahari beradu di wajahnya. Sedangkan mata birunya bersinar secerah langit.

Ia selalu suka aroma herbal yang semerbak dari kebun. Rasanya ia ingin memakan semua tanaman yang ada di sana dan meningkatkan kekuatannya. Sayangnya, akan lebih terasa lagi khasiatnya jika ia mengolahnya terlebih dahulu.

Li Yu berjalan menghampiri Lin Feili. Ia sudah rapi seperti biasanya. Lin Feili pun berjalan di belakang Li Yu untuk menuju rumah sakit.

Namun, baru beberapa langkah berjalan, Li Yu berhenti.

"Ada apa, Paman?" tanya Lin Feili bingung.

"Kita sudah sampai," ucap Li Yu.

Lin Feili mengerutkan kening dan mendongak melihat bangunan di depannya. Ternyata rumah sakit itu berada di belakang toko obat milik Li Yu.

Namun, Lin Feili tidak pernah mengetahui hal ini dari novel. Mungkin karena alur cerita yang dibuat tidak ada yang menyinggung tentang rumah sakit. Selain itu, apa yang ada di novel hanya secuil dari kehidupan nyata di novel.

Lin Feili memang mengetahui alur dengan baik dan beberapa sifat-sifat tokoh. Namun, semakin jauh ia bergerak, semakin banyak ia menemukan hal-hal yang tidak ada di novel.

"Ayo, masuk," ucap Li Yu menyadarkan Lin Feili.

"Baik, Paman," jawab Lin Feili. Ia mengembalikan ekspresi tenangnya.

Terpopuler

Comments

Ririn Santi

Ririn Santi

syukurlah bertemu paman Li yu yg baik hati

2024-11-23

1

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

teusceria

2024-08-10

1

Aryan Mentari

Aryan Mentari

apa saya bisa ber kultivasi juga, biar cantik, sehat dan kuat? /Drool/

2024-01-31

2

lihat semua
Episodes
1 Melintasi Dimensi
2 Mengubah Takdir
3 Si Emas dan Si Hitam
4 Riasan Kepala
5 Pria yang Duduk di Kursi Roda
6 Pangeran yang Tidak Sederhana
7 Membeli Bahan Herbal
8 Identitas yang Cukup Mengejutkan
9 Menjadi Senjata Rahasia
10 Kutu-Kutu
11 Rumah Sakit
12 Pasien Pertama
13 Pertanyaan Tanpa Jawaban
14 Penyakit Menular
15 Ikan Besar
16 Bidadari Penyembuh
17 Meminta Maaf dengan Tulus
18 Pekerjaan Sampingan
19 Kehebatan Rumah Sakit Dokter Dewata
20 Jangan Terlalu Formal
21 Mengancam
22 Jangan Memprovokasi Kaisar
23 Jamuan Kekaisaran
24 Nona Muda Kedua
25 Putri Mahkota
26 Pertunangan
27 Sosok Pelindung
28 Memutus Hubungan
29 Kediaman Mawar
30 Toko Roh
31 Membeli Guci Pil
32 Menginap di Kediaman Mawar
33 Mengobati Wu Yanshi
34 Buku Harian
35 Menjual Pil
36 Pil Roh
37 Memberi Pelajaran
38 Hadiah Pertunangan
39 Persiapan Pernikahan
40 Acara Pernikahan
41 Acara Pernikahan Selesai
42 Malam Setelah Pernikahan
43 Liontin Giok
44 Toko Linen
45 Gaun Putih
46 Penutupan Sementara Rumah Sakit Dokter Dewata
47 Kepergian Pangeran dan Putri Wu
48 Air Terjun
49 Pelatihan Keras
50 Kedatangan Tamu
51 Kepergian Wu Yanshi
52 Berita Menggemparkan di Kota Kekaisaran
53 Keadaan Selalu Berbalik
54 Hadiah Berharga
55 Aturan Acara Panahan Kekaisaran
56 Benar-Benar Tidak Sabar
57 Rencana yang Gagal
58 Bakat Istimewa
59 Tupai Api
60 Untung Besar
61 Dikepung Dari Segala Arah
62 Daftar Kuota
63 Membalas Budi
64 Aura yang Sebenarnya
65 Salah Perhitungan
66 Tekanan yang Semakin Besar
67 Serangan Diam-diam
68 Menuai Apa yang ditabur
69 Salah Target
70 Di Luar Dugaan
71 Pemenang
72 Undangan
73 Tidak Tertarik
74 Tiga Gelar
75 Permintaan Maaf
76 Binatang di Dalam Telur
77 Monster Pemakan
78 Ruangan Harta
79 Perdebatan
80 Cambuk Berdarah
81 Tidak Sederhana
82 Alasan Mengejutkan
83 Pengagum Wu Yanshi
84 Tidak Berprinsip
85 Acara Puncak
86 Sesi Pertama
87 Pil Ketiga
88 Menyerap Pil
89 Kesempatan
90 Seimbang
91 Tangan Kosong
92 Menolak Kesempatan
93 Menyaksikan Secara Langsung
94 Bukan Sesuatu yang Istimewa
95 Rencananya Hancur Total
96 Pembunuh Tak Terduga
97 Tidak Terlalu Menarik Perhatian
98 Perampok
99 Mengotori Tangan
100 Tak Akan Murah Hati
101 Menjadi Lebih Seru
102 Mati di Tangan Orang Asing
103 Kekuatan di Atas Rata-Rata
104 Penginapan yang Penuh
105 Dua Wanita yang Adu Mulut
106 Teman Sekamar
107 Ratusan Orang yang Mengantri
108 Apa Kau Memiliki Surat Undangan?
109 Murid Istimewa
110 Kamar Murid Istimewa
111 Murid Istimewa Kedua
112 Trik Tes Kedua
113 Hasil Ujian
114 Gelar Wanita Tercantik
115 Dua Wanita Tercantik
116 Perdebatan
117 Satu Tim
118 Musuh Lama
119 Di Luar Ekspektasi
120 Kuat dan Mempesona
121 Persaingan yang Tidak Adil
122 Tidak Pernah Suka Kalah
123 Tidak Terlalu Mengenal
124 Melawan Banteng Kilat
125 Penakluk Binatang Iblis Baru
126 Meninggalkan Tanduk atau Bertarung
127 Membalikkan Keadaan
128 Latar Belakang Cerita
129 Bertingkah Lucu
130 Fenomena Langka
131 Murah Hati
132 Jalur Kanan
133 Binatang Iblis Tingkat Teratas
134 Gagal Melindungi
135 Tidak Ada Cedera Serius
136 Menyalahkan Diri Sendiri
137 Skenario Terburuk
138 Merekrut Siswa Lagi
139 Tidak Melihat Apapun
140 Luka-Luka Mengerikan
141 Peluangnya Sangat Kecil
142 Mendapatkan Perhatian
143 Tidak Bisa Menemukan Celah
144 Menguasai Teknik Langka
145 Keputusan Yang Tepat
146 Tidak Kekurangan Harta
147 Mengembalikan Kalimat
148 Rela Ditipu
149 Terjadi Begitu Cepat
150 Menunggu Giliran
151 Senjata Tersembunyi
152 Tidur dan Makan
153 Ide Cemerlang
154 Segalanya Ada Di Tangannya
155 Dua Gelar
156 Harta Karun Tak Ternilai
157 Keuntungan Master Obat
158 Jubah Kemuliaan
159 Dua Peserta
160 Tidak Memiliki Kualifikasi
161 Master Obat Baru
162 Menentukan Jenis Pil
163 Pembentukan Pil
164 Lulus Ujian
165 Berita Menarik
166 Seseorang di Hati
167 Pertama Kali Dalam Sejarah
168 Pasangan Sempurna
169 Melemparkan Bola
170 Identitas Asli
171 Perbedaan Kekuatan
172 Bukan Hanya Seorang Dokter
173 Potongan Informasi
174 Tak Ada Kata Takut
175 Persiapan Lelang
176 Pindah Lokasi
177 Pena dan Kertas
178 Rencana
179 Pemenang Lelang
180 Pelelangan Berakhir
181 Menahan Diri
182 Musuh yang Sama
183 Pil Aliran Roh Palsu
184 Seperti Pil Ajaib
185 Masuk Jebakan
186 Penurunan Kekuatan
187 Rumor Menyebar
188 Membuat Drama
189 Terjebak Dalam Rencana Sendiri
190 Bahan Pil Aliran Roh
191 Para Saksi
192 Menambahkan Bumbu
193 Hasil Pemeriksaan
194 Pantas Mendapat Balasan
195 Belum Cukup Dipermalukan
196 Barang Apa Ini?
197 Punya Cara Lain
198 Menyerang Akarnya
199 Menghilang Dari Dunia
200 Pemahaman yang Tak Perlu Dijelaskan
201 Tak Akan Bisa Bersama
202 Harus Berpisah
203 Harta Berharga
204 Tidak Pernah Bisa
205 Ujian Siswa Istimewa
206 Pasangan yang Ditakdirkan
207 Berjaga Bersama
208 Ancaman Dari Manusia
209 Mengabaikan Satu Orang
210 Tidak Ingin Melihat
211 Bukan Tandingan
212 Berbanding Terbalik
213 Harus Kembali
214 Cairan Ajaib
215 Memastikan Dugaan
216 Berganti Pakaian
217 Melakukan Hal yang Sama
218 Wilayah Elang Angkara
219 Mengejar untuk Waktu yang Lama
220 Racun yang Semakin Meluas
221 Berdarah Dingin
222 Mempelajari Racun
223 Terjebak Dalam Dunianya Sendiri
224 Dalam Posisi yang Sama
225 Merebut Penawar Racun
226 Kultivator Muda
227 Sudah Menikah
228 Orang Biasa
229 Merayu Suami
230 Perubahan Sikap
231 Wanita yang Lebih Mengesalkan
232 Adik Junior
233 Cerita Masa Lalu
234 Tidak Bisa Membalas Perasaan
235 Kesempatan yang Penuh Risiko
236 Memilih Menyerah
237 Tidak Suka Dimanfaatkan Orang Lain
238 Binatang Penjaga yang Lepas
239 Bergabung untuk Menyerang
240 Menyerang Berdua
241 Inti Iblis Basilik Berduri
242 Aura yang Sangat Kuat
243 Tidak Melakukan Apapun
244 Seorang Dokter
245 Dominasi Mutlak
246 Penghalang Monumen Menghilang
247 Memilih Lorong
248 Lorong Ilusi
249 Mencari Mekanisme
250 Terpisah Pintu Batu
251 Permainan Kejar-kejaran
252 Tempat yang Berbeda
253 Makanan Ringan
254 Berteman
255 Tidak Layak Untuk Wu Yanshi
256 Kedua Pedang
257 Mencari Dengan Teliti
258 Tidak Sopan
259 Enam Pewaris
260 Mempelajari Warisan
261 Warisan Empat Seni
262 Kembali Ke Akademi
263 Belajar Prasasti
264 Naik Kuda Berdua
265 Pasangan Serasi
266 Perbincangan Hangat di Seluruh Penjuru Kota
267 Undangan Makan Malam
268 Memperkenalkan Sepupu Jauh
269 Calon Putri Mahkota
270 Membuat Prasasti
271 Tiga Akademi
272 Bukan Satu-satunya Kultivator
273 Pakaian Ungu
274 Membeli Penginapan
275 Pembunuh Bayaran
276 Bertemu Lagi
277 Token Identitas
278 Dua Pangeran
279 Suami dan Anak
280 Prasasti Gratis
281 Dijemput Secara Pribadi
282 Merebut Calon Suami
283 Babak Pertama
284 Tumpukan Prasasti
285 Pertarungan Antar Wanita
286 Menghancurkan Harga Diri
287 Tanda Kosong
288 Duel Sengit
289 Kalah di Putaran Pertama
290 Mengganggu Konsentrasi
291 Kehadiran Master Prasasti
292 Membuat Pil
293 Tungku Pil yang Rusak
294 Pil yang Sempurna
295 Merekrut Murid
296 Pertemuan Akademi yang Sama
297 Kesepakatan Antar Akademi
298 Binatang Kontrak
299 Kepala Singa Api
300 Menyandera Akademi Bintang Jatuh
301 Hitam dan Emas
302 Pemimpin Muda
303 Tujuan yang Sama
304 Dua Teman Kecil
305 Hadiah dari Master Prasasti
306 Tidak Punya Penawar
307 Jangan Terlalu Dekat
308 Hanya Teman
309 Tidak Akan Memberikan Kesempatan
310 Akan Mengurus Masalah
311 Memohon Bantuan
312 Kereta Kuda
313 Orang Tua
314 Berpisah Sementara
Episodes

Updated 314 Episodes

1
Melintasi Dimensi
2
Mengubah Takdir
3
Si Emas dan Si Hitam
4
Riasan Kepala
5
Pria yang Duduk di Kursi Roda
6
Pangeran yang Tidak Sederhana
7
Membeli Bahan Herbal
8
Identitas yang Cukup Mengejutkan
9
Menjadi Senjata Rahasia
10
Kutu-Kutu
11
Rumah Sakit
12
Pasien Pertama
13
Pertanyaan Tanpa Jawaban
14
Penyakit Menular
15
Ikan Besar
16
Bidadari Penyembuh
17
Meminta Maaf dengan Tulus
18
Pekerjaan Sampingan
19
Kehebatan Rumah Sakit Dokter Dewata
20
Jangan Terlalu Formal
21
Mengancam
22
Jangan Memprovokasi Kaisar
23
Jamuan Kekaisaran
24
Nona Muda Kedua
25
Putri Mahkota
26
Pertunangan
27
Sosok Pelindung
28
Memutus Hubungan
29
Kediaman Mawar
30
Toko Roh
31
Membeli Guci Pil
32
Menginap di Kediaman Mawar
33
Mengobati Wu Yanshi
34
Buku Harian
35
Menjual Pil
36
Pil Roh
37
Memberi Pelajaran
38
Hadiah Pertunangan
39
Persiapan Pernikahan
40
Acara Pernikahan
41
Acara Pernikahan Selesai
42
Malam Setelah Pernikahan
43
Liontin Giok
44
Toko Linen
45
Gaun Putih
46
Penutupan Sementara Rumah Sakit Dokter Dewata
47
Kepergian Pangeran dan Putri Wu
48
Air Terjun
49
Pelatihan Keras
50
Kedatangan Tamu
51
Kepergian Wu Yanshi
52
Berita Menggemparkan di Kota Kekaisaran
53
Keadaan Selalu Berbalik
54
Hadiah Berharga
55
Aturan Acara Panahan Kekaisaran
56
Benar-Benar Tidak Sabar
57
Rencana yang Gagal
58
Bakat Istimewa
59
Tupai Api
60
Untung Besar
61
Dikepung Dari Segala Arah
62
Daftar Kuota
63
Membalas Budi
64
Aura yang Sebenarnya
65
Salah Perhitungan
66
Tekanan yang Semakin Besar
67
Serangan Diam-diam
68
Menuai Apa yang ditabur
69
Salah Target
70
Di Luar Dugaan
71
Pemenang
72
Undangan
73
Tidak Tertarik
74
Tiga Gelar
75
Permintaan Maaf
76
Binatang di Dalam Telur
77
Monster Pemakan
78
Ruangan Harta
79
Perdebatan
80
Cambuk Berdarah
81
Tidak Sederhana
82
Alasan Mengejutkan
83
Pengagum Wu Yanshi
84
Tidak Berprinsip
85
Acara Puncak
86
Sesi Pertama
87
Pil Ketiga
88
Menyerap Pil
89
Kesempatan
90
Seimbang
91
Tangan Kosong
92
Menolak Kesempatan
93
Menyaksikan Secara Langsung
94
Bukan Sesuatu yang Istimewa
95
Rencananya Hancur Total
96
Pembunuh Tak Terduga
97
Tidak Terlalu Menarik Perhatian
98
Perampok
99
Mengotori Tangan
100
Tak Akan Murah Hati
101
Menjadi Lebih Seru
102
Mati di Tangan Orang Asing
103
Kekuatan di Atas Rata-Rata
104
Penginapan yang Penuh
105
Dua Wanita yang Adu Mulut
106
Teman Sekamar
107
Ratusan Orang yang Mengantri
108
Apa Kau Memiliki Surat Undangan?
109
Murid Istimewa
110
Kamar Murid Istimewa
111
Murid Istimewa Kedua
112
Trik Tes Kedua
113
Hasil Ujian
114
Gelar Wanita Tercantik
115
Dua Wanita Tercantik
116
Perdebatan
117
Satu Tim
118
Musuh Lama
119
Di Luar Ekspektasi
120
Kuat dan Mempesona
121
Persaingan yang Tidak Adil
122
Tidak Pernah Suka Kalah
123
Tidak Terlalu Mengenal
124
Melawan Banteng Kilat
125
Penakluk Binatang Iblis Baru
126
Meninggalkan Tanduk atau Bertarung
127
Membalikkan Keadaan
128
Latar Belakang Cerita
129
Bertingkah Lucu
130
Fenomena Langka
131
Murah Hati
132
Jalur Kanan
133
Binatang Iblis Tingkat Teratas
134
Gagal Melindungi
135
Tidak Ada Cedera Serius
136
Menyalahkan Diri Sendiri
137
Skenario Terburuk
138
Merekrut Siswa Lagi
139
Tidak Melihat Apapun
140
Luka-Luka Mengerikan
141
Peluangnya Sangat Kecil
142
Mendapatkan Perhatian
143
Tidak Bisa Menemukan Celah
144
Menguasai Teknik Langka
145
Keputusan Yang Tepat
146
Tidak Kekurangan Harta
147
Mengembalikan Kalimat
148
Rela Ditipu
149
Terjadi Begitu Cepat
150
Menunggu Giliran
151
Senjata Tersembunyi
152
Tidur dan Makan
153
Ide Cemerlang
154
Segalanya Ada Di Tangannya
155
Dua Gelar
156
Harta Karun Tak Ternilai
157
Keuntungan Master Obat
158
Jubah Kemuliaan
159
Dua Peserta
160
Tidak Memiliki Kualifikasi
161
Master Obat Baru
162
Menentukan Jenis Pil
163
Pembentukan Pil
164
Lulus Ujian
165
Berita Menarik
166
Seseorang di Hati
167
Pertama Kali Dalam Sejarah
168
Pasangan Sempurna
169
Melemparkan Bola
170
Identitas Asli
171
Perbedaan Kekuatan
172
Bukan Hanya Seorang Dokter
173
Potongan Informasi
174
Tak Ada Kata Takut
175
Persiapan Lelang
176
Pindah Lokasi
177
Pena dan Kertas
178
Rencana
179
Pemenang Lelang
180
Pelelangan Berakhir
181
Menahan Diri
182
Musuh yang Sama
183
Pil Aliran Roh Palsu
184
Seperti Pil Ajaib
185
Masuk Jebakan
186
Penurunan Kekuatan
187
Rumor Menyebar
188
Membuat Drama
189
Terjebak Dalam Rencana Sendiri
190
Bahan Pil Aliran Roh
191
Para Saksi
192
Menambahkan Bumbu
193
Hasil Pemeriksaan
194
Pantas Mendapat Balasan
195
Belum Cukup Dipermalukan
196
Barang Apa Ini?
197
Punya Cara Lain
198
Menyerang Akarnya
199
Menghilang Dari Dunia
200
Pemahaman yang Tak Perlu Dijelaskan
201
Tak Akan Bisa Bersama
202
Harus Berpisah
203
Harta Berharga
204
Tidak Pernah Bisa
205
Ujian Siswa Istimewa
206
Pasangan yang Ditakdirkan
207
Berjaga Bersama
208
Ancaman Dari Manusia
209
Mengabaikan Satu Orang
210
Tidak Ingin Melihat
211
Bukan Tandingan
212
Berbanding Terbalik
213
Harus Kembali
214
Cairan Ajaib
215
Memastikan Dugaan
216
Berganti Pakaian
217
Melakukan Hal yang Sama
218
Wilayah Elang Angkara
219
Mengejar untuk Waktu yang Lama
220
Racun yang Semakin Meluas
221
Berdarah Dingin
222
Mempelajari Racun
223
Terjebak Dalam Dunianya Sendiri
224
Dalam Posisi yang Sama
225
Merebut Penawar Racun
226
Kultivator Muda
227
Sudah Menikah
228
Orang Biasa
229
Merayu Suami
230
Perubahan Sikap
231
Wanita yang Lebih Mengesalkan
232
Adik Junior
233
Cerita Masa Lalu
234
Tidak Bisa Membalas Perasaan
235
Kesempatan yang Penuh Risiko
236
Memilih Menyerah
237
Tidak Suka Dimanfaatkan Orang Lain
238
Binatang Penjaga yang Lepas
239
Bergabung untuk Menyerang
240
Menyerang Berdua
241
Inti Iblis Basilik Berduri
242
Aura yang Sangat Kuat
243
Tidak Melakukan Apapun
244
Seorang Dokter
245
Dominasi Mutlak
246
Penghalang Monumen Menghilang
247
Memilih Lorong
248
Lorong Ilusi
249
Mencari Mekanisme
250
Terpisah Pintu Batu
251
Permainan Kejar-kejaran
252
Tempat yang Berbeda
253
Makanan Ringan
254
Berteman
255
Tidak Layak Untuk Wu Yanshi
256
Kedua Pedang
257
Mencari Dengan Teliti
258
Tidak Sopan
259
Enam Pewaris
260
Mempelajari Warisan
261
Warisan Empat Seni
262
Kembali Ke Akademi
263
Belajar Prasasti
264
Naik Kuda Berdua
265
Pasangan Serasi
266
Perbincangan Hangat di Seluruh Penjuru Kota
267
Undangan Makan Malam
268
Memperkenalkan Sepupu Jauh
269
Calon Putri Mahkota
270
Membuat Prasasti
271
Tiga Akademi
272
Bukan Satu-satunya Kultivator
273
Pakaian Ungu
274
Membeli Penginapan
275
Pembunuh Bayaran
276
Bertemu Lagi
277
Token Identitas
278
Dua Pangeran
279
Suami dan Anak
280
Prasasti Gratis
281
Dijemput Secara Pribadi
282
Merebut Calon Suami
283
Babak Pertama
284
Tumpukan Prasasti
285
Pertarungan Antar Wanita
286
Menghancurkan Harga Diri
287
Tanda Kosong
288
Duel Sengit
289
Kalah di Putaran Pertama
290
Mengganggu Konsentrasi
291
Kehadiran Master Prasasti
292
Membuat Pil
293
Tungku Pil yang Rusak
294
Pil yang Sempurna
295
Merekrut Murid
296
Pertemuan Akademi yang Sama
297
Kesepakatan Antar Akademi
298
Binatang Kontrak
299
Kepala Singa Api
300
Menyandera Akademi Bintang Jatuh
301
Hitam dan Emas
302
Pemimpin Muda
303
Tujuan yang Sama
304
Dua Teman Kecil
305
Hadiah dari Master Prasasti
306
Tidak Punya Penawar
307
Jangan Terlalu Dekat
308
Hanya Teman
309
Tidak Akan Memberikan Kesempatan
310
Akan Mengurus Masalah
311
Memohon Bantuan
312
Kereta Kuda
313
Orang Tua
314
Berpisah Sementara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!