"Please sayang maafin mas, jangan pernah tinggalkan mas sayang.. mas tahu masa bersalah, mas tahu mas egois tapi mohon jangan akhiri hubungan kita, mas sangat mencintai kamu." Yasmin memejamkan matanya hatinya sakit mendengar Rangga masih mencintainya, tapi kenyataannya Rangga tidur dengan Citra apa itu disebut cinta.
"Kamu tahu mas, tadinya aku mau memberikan kejutan di hari ulang tahun kamu. Heh! tapi ternyata aku yang mendapat kejutan dari kamu mas." Ucap Yasmin berusaha untuk tidak menangis di depan Rangga.
Deg
Jantung Rangga berdetak dengan kencang, ia merasakan dada nya sangat sesak setelah mendengar ucapan dari Yasmin yang ingin membuat kejutan ulang tahunnya. Ya, hari ini ulang tahunnya dan Rangga sendiri sampai melupakannya. Dan sekarang demi kesenangan dan hawa nafsu nya, iya sampai melupakan Yasmin dan menyakiti tunangannya itu. Sungguh ia sangat menyesal sekarang.
"Maaf mas, aku gak bisa lanjutin hubungan kita lagi dan semua sudah berakhir. Aku saranin jadilah lelaki yang bertanggung jawab dengan apa yang sudah kamu lakukan bersama Citra sahabat kamu itu." Yasmin langsung melepaskan tangan Rangga yang berada di pinggangnya, lalu kakinya melangkah keluar dari kamar Rangga dan menutup pintu dengan keras.
Rangga langsung tersadar dari lamunannya setelah mendengar suara pintu begitu keras.
"Yasmin...!" teriak Rangga yang keluar dari kamarnya untuk mengejar Yasmin. Saat berada di ruang tamu, Rangga melihat kue tar berada di atas meja yang Rangga yakin kue itu dari Yasmin untuknya. Rangga kembali merasakan dadanya begitu sesak, ia menyesal sangat menyesal.
Sedangkan Citra yang tadinya merasa bersalah terhadap Yasmin, tetapi setelah mendengar kalau Rangga sangat mencintai Yasmin hilang rasa bersalahnya pada Yasmin, tunangan Rangga lelaki yang sangat ia cintai sejak mereka SMA dulu, membuat hati Citra sakit hati dan sesak. Apakah Rangga benar-benar tidak menyisahkan sedikit saja rasa cinta untuk dirinya.. Apalagi selama sebulan ini mereka sudah menghabiskan waktu bersama dengan bercinta. Sebenarnya Citra melakukan itu bersama Rangga, karena ia sangat mencintai Rangga dan berharap Rangga akan jatuh ke pelukannya dan timbul perasaan kepadanya. Tapi lagi-lagi dirinya sakit hati, karena Rangga sampai sekarang belum bisa menyukainya. Rangga hanya menganggapnya partner ranjang saja yang saling memuaskan satu sama lain. Sungguh sangat miris, lagi-lagi cintanya bertepuk sebelah tangan.
Citra melihat Rangga kembali masuk ke kamar, lalu membuka pintu lemari mengambil pakaian dan celananya. Kemudian Rangga memasukan dompet, ponselnya ke kantong celananya dan mengambil kunci mobil di atas nakas. Citra langsung beranjak dari ranjang dan menahan tangan Rangga.
"Kamu mau kemana Ngga?" tanya Citra.
"Gue harus menemui Yasmin ke panti, gue gak mau hubungan gue berakhir."Jawab Rangga datar
"Ck, terus gue gimana Ngga.. setelah apa yang Uda kita lakuin, lo mau ninggalin gue gitu aja seperti sampah." Rangga menatap tajam Citra, gara-gara dirinya mencari kepuasan bersama Citra yang tidak di dapatnya dari tunangannya. Hubungan nya dengan Yasmin, tunangannya harus berakhir.
"Emangnya apa yang Lo harapkan dengan apa yang sudah kita lakuin, hah!" ucap Rangga dingin sembari menatap tajam Citra.
Citra menelan saliva nya susah payah, setelah mendengar ucapan dingin Rangga apalagi tatapannya begitu tajam melihatnya.
"Apa yang Lo harapkan hah?!" tanya Rangga lagi, tapi kali ini nadanya agak tinggi.
"Ya..yang gu..gue ha..harapkan a..adalah_-"
"Cinta maksud loh..!" potong Rangga langsung yang bisa menebak apa yang mau di ucapkan Citra. "Lo Uda tahu dari awal Citra, kalau gue sangat mencintai Yasmin, dan Lo tahu kita melakukan itu hanya untuk mencari kepuasan satu sama lain dan tidak lebih dari itu!"Ucapnya emosi. "Dan gue sangat menyesal dengan itu, andai saja saat itu Lo gak bawa gue ke hotel saat gue mabuk, semua ini tidak akan terjadi!" ucapnya lagi masih dengan nada emosi.
"Woh! jadi ini salah gue?!"
"Iya!" bentak Rangga.
"CIh. Dasar laki-laki semua sama saja, brengsek! setelah mendapatkan kepuasan lalu mencampakkan gitu aja. Dan sekarang Lo nyalahin gue?! Seharusnya Lo yang harus ngendaliin diri Lo sendiri! disaat Lo mabuk waktu itu! Lo yang menyeret gue ke atas kasur, yang Lo kira gue ini Yasmin!" ucap Citra tak kala emosi.
"Tapi seharusnya Lo menolak dan pergi dari hotel itu, tapi apa yang Lo lakuin ke gue..! Lo malah merelakan tubuh Lo ke gue dengan suka rela." balasnya.
"I..itu karena gue sangat mencintai Lo Rangga.. gue sampai rela memberikannya padamu dan menjadi pemuas nafsu mu."
"Hah..! memberikan apa?! kita berdua melakukannya suka sama suka dan gak ada pembicaraan dari gue, kalau gue akan mencintai lo! Bahkan saat kita melakukannya, kamu sudah tidak suci lagi." ucap Rangga menatap sinis ke Citra.
Deg
Dada Citra terasa di hantam batu besar setelah mendengar ucapan dari Rangga. Citra sadar memang dirinya sudah tidak suci lagi saat bercinta dengan Rangga, tapi dengan apa yang lakukan nya Sebulan ini dengan Rangga tidak bisakah pria itu memberikan sedikit saja cintanya untuk dirinya..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Perempuan baik2 akan bertemu dengan laki2 baik2, begitulah sebaliknya.
Rangga dan Citra cocok
2024-03-18
4
martina melati
wadoh... situ yg mabuk koq mnyalahkn sih...
2024-03-11
0
Ani Ani
Kau Salah orang
2024-03-09
0