Dengan penuh senyuman di wajahnya Yasmin berjalan di lorong Apartemen Rangga dengan membawa sebuah kue ulangtahun untuk tunangan nya itu. Tiba di depan pintu Apartemen, Yasmin langsung menekan tombol pintu apartemen nya karena Yasmin sudah mengetahui kode Pin apartemen Rangga.
Ting
Pin pun berhasil, dengan menghela nafasnya Yasmin kemudian masuk kedalam Apartemen Rangga. Saat Samapi di dalam Yasmin tidak menemukan Rangga berada di Apartemen nya.
"Mungkin mas Rangga di kamarnya kali ya.." Monolognya
Dari ruang tamu Yasmin menuju kamar Rangga setelah meletakkan kue nya di meja, saat akan membuka pintu kamarnya samar-samar Yasmin mendengar suara ******* dari dalam kamar Rangga. Yasmin mengurungkan niatnya untuk membuka pintu, karena ingin mendengarkan suara baru saja ia dengar, mungkin saja dirinya salah.
"Aw! pelan-pelan dong Rangga, kamu selalu kasar melakukannya." Yasmin langsung terpaku mendengar suara seorang wanita berada di dalam kamar tunangan nya. Apalagi ia mendengar kembali suara ******* yang semakin jelas di telinganya. Dengan jantung berdetak kencang Yasmin membuka pintunya, semoga saja apa yang ada dipikirannya itu salah. Tangan Yasmin gemetar ketika menyentuh kenop pintu, ia berusaha untuk tenang sembari menghembuskan napasnya, lalu pintu pun dibuka olehnya.
Mata Yasmin terbelalak melihat dengan mata kepalanya sendiri, mas Rangga nya laki-laki yang ia cintai tengah asik memadu kasih di atas ranjang dengan seorang wanita. Matanya mulai berkaca-kaca, hatinya hancur berkeping-keping dan dadanya terasa sesak. Yasmin gak menyangka laki-laki yang ia sayangi dan cintai tega menghianatinya, berselingkuh dengan sahabat Rangga sendiri yaitu Citra. Ya, Yasmin mengenal siapa wanita itu yang bercinta dengan Rangga, namanya Citra yang ia tahu bahwa Citra sahabat dari tunangannya sendiri.
Yasmin masih berdiam dikamar Rangga menyaksikan secara live apa yang mereka lakukan dan Rangga belum menyadari kehadiran Yasmin didalam kamarnya. Beberapa menit Rangga mencapai pelepasannya, saat ingin beranjak dari ranjang, Rangga langsung terkejut melihat Yasmin berada di dalam kamarnya seraya menatapnya tajam.
"Ya.. Yasmin!" Buru-buru Rangga memakai celana dan pakaiannya. Sedangkan Citra langsungg menutup tubuhnya dengan selimut yang sama terkejutnya dengan Rangga.
Rangga lalu berjalan menghampiri Yasmin dengan perasaan was-was.
"JANGAN MENDEKAT MAS!!" teriaknya terdengar nada emosi yang di ucapkan Yasmin pada Rangga.
"Sa.. sayang aku bisa jelaskan, in_-"
"Aku gak butuh penjelasan kamu mas!" potong Yasmin yang menatap dalam laki-laki yang ia cintai. Kemudian Yasmin jalan mendekati Rangga.
"Jadi ini alasan kamu sibuk sebulan ini mas? seminggu gak bisa di hubungi.." ucapnya seraya tersenyum tipis. "Ternyata ini yang kamu lakukan di belakang aku mas?!" Tanya nya dengan berusaha untuk tidak menangis di depan tunangannya.
"Sa_sayang mas bisa jel_-"
"Cukup mas aku gak mau dengar penjelasan ataupun alasan kamu! Buat aku ini Uda jelas, melihat mas Rangga bercinta dengan Citra." potong Yasmin lagi.
"Sekarang aku tahu disini akulah sayang salah, bukan kamu yang salah mas." Ucapnya seraya melepaskan cincin tunangan mereka di depan Rangga. "Maaf mas jika selama jadi kekasih maupun tunangan kamu aku belum bisa menjadi yang kamu mau, tidak bisa memberikan apa yang kamu inginkan." lirihnya.
Kemudian Yasmin berjalan menghampiri Citra yang masih diam diatas ranjang. Yasmin pun duduk di tepi ranjang seraya menatap Citra, membuat Citra malu dan juga merasa bersalah karena tatapan terluka dari Yasmin.
"Cincin ini labih cocok dengan kamu." Yasmin meraih tangan Citra kemudian memasangkan Cincin tunangan dirinya dan Rangga. "Hanya kamu Citra yang bisa memberikan semua apa yang Rangga inginkan, yang bisa mengerti Rangga, sedangkan aku tidak tahu apa-apa tentang nya, tidak bisa memberikan apa yang dia inginkan." Ucapnya dengan menahan rasa sesak di dadanya.
Rangga sendiri menggelengkan kepalanya tanda tak setujuh apa yang di lakukan dan di ucapkan oleh Yasmin. Anggaplah dia egois, tapi Rangga tidak mau hubungannya dengan Yasmin berakhir, karena dirinya masih sangat mencintai Yasmin. Sedangkan bersama Citra hanya sebagai partner ranjang saja tidak lebih,
Perlahan Yasmin berjalan meninggalkan Rangga dan Citra tanpa mau menatap Rangga ataupun mengucapkan apa-apa lagi. Karena dia sudah tidak sanggup melihat Rangga, saat akan membuka pintu kamar, tiba-tiba Yasmin menghentikan langkahnya karena tubuhnya di peluk oleh Rangga dari belakang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
Ning agus
ngenes bget😭😭😭
2024-06-10
2
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Rangga egois mau wanita bsik2 untuk pasangan hidupnya sedangkan dirinya laki2 yg tukang selingkuh.
Mmg cocok sama Citra
2024-03-18
3
martina melati
wuihhh mending djual aja ktimbang dbalikkn cincinny... . terus uangny dserahkn k ibu dpanti lumayan toh... itung2 diamalkn
2024-03-11
0