Etan pergi ke Bank dengan Sane, Saat mereka memasuki pintu Bank Security Menghentikan mereka.
" Berhenti !!" Tegur Security pada Etan dan Sane.
Etan Berdecak Kesal " Ck, lagi - lagi seperti ini !, Sesudah ini kita harus beli baju mahal !" Ucap geram Etan.
Sane tersenyum kecut saat mendengar ucapan Etan, pasalnya dia tahu jika dirinya lah yang membuat Security menegur mereka karena memakai pakaian Dekil khas pemulung.
" Mau apa kalian Kemari, kalau tidak ada kepentingan lebih baik pergi !" Ucap Security tegas.
Sane maju pasang badan kali ini, dia tidak akan membiarkan penolongnya dihina kedua kalinya " Tua Security, saya hanya mengantar Tuan ini untuk membuat akun Bank, soalnya dia tidak tahu Bank didaerah sini " Ucap Sane Sopan.
Security menganggukan Kepalanya " Baiklah, Kamu jangan ikut masuk, takutnya atasan saya marah pada Saya !"
" Siap Tuan Security !" Jawab Sane senang, Karena Etan tidak dipersulit kali ini.
" Silahkan Tuan !" Security menunjukan jalan Sopan.
Etan tersenyum , dia menatap Sane sebentar, kemudian Etan Meninggalkannya di luar Bank sendirian.
Etan Mengikuti Security, dia menyapu pandangannya kearah setiap sudut bangunan Bank, dia mengangguk puas saat melihatnya.
Security Menunjukan Tempat dimana dia bisa membuka akun Bank " Tuan silahkan , Beliau akan membantu anda " Security menunjuk Seorang Wanita yang bekerja diBank tersebut dan meninggalkan Etan.
Etan duduk dihadapan Teler Bank, Kemudian Teller Bank Bertanya " Ada yang bisa saya bantu Tuan ?!" Tanya Teler Bank sopan.
Etan mengangguk " Saya ingin membuka Akun Bank !" Jawab Etan Santai.
" Baik Tuan , sebelum itu tolong kartu identitas anda , dan Uang minimal 1000 Dolar untuk mengisi Saldo Anda " Ucap Teller masih Sopan.
Etan mengerutkan kening, pasalnya dia tidak memiliki Kartu identitas di Bumi, dia kesal dengan Sane karena tidak memberitahunya tentang Hal itu.
Sane tidak memberitahu Etan Karena dia pikir Etan pasti memiliki Kartu identitas ,sama seperti orang pada umumnya, pasalnya Sane yang pemulung saja memiliki kartu identitas.
" Apa tidak bisa, jika tidak pakai Kartu identitas , Aku tidak memiliki Kartu tersebut ?" Jawab Etan Jujur.
" Maaf Tuan, itu sudah jadi prosedur di seluruh Bank, jika anda tidak memiliki Kartu identitas ,maka anda tidak bisa membuat Akun Bank " Teller Bank Mulai Kesal.
" Ck , Mau buat Akun Bank saja sangat Sulit !" Gerutu Etan pada Teller Bank.
Teller Bank Mulai curiga jika Etan bukanlah orang baik - baik, pasalnya dia tidak memiliki Kartu identitas.
Teller Bank menekan Tombol keamanan yang ada dibawah Meja Teller.
tak selang beberapa Lama Security datang, Etan mengerutkan keningnya saat Security menatapanya dengan Tatapan Permusuhan.
Security langsung Memelintir tangan Etan " Pergi dari sini !, Jangan Buat Kerusuhan ditempat ini !!!"
" Hei.. apa - apaan Ini !, lepaskan !!" Etan Meraung.
Etan Langsung menggunakan Teknik Gravitasinya ,Security yang erasakan tubuhnya terangkat keatas Kaget.
Etan langsung Memutar tangannya dan membanting Securty seolah dengan satu tangannya " Baang !!"
" Arghhh !" Pekik Security saat Jatuh kelantai.
Semua orang yang diBank langsung ketakutan , mereka menatap Etan dengan expresi Kalut.
" apa kalian tidak bisa diajak bicara Baik - Baik !, Aku kesini untuk membuka Akun Bank !, Bukan untuk berkelahi !!" Teriak Etan diruangan tersebut.
Teller Bank Ketakutan, dia segera menelpon Manajer Bank dan Menekan Tombol keamanan Merah Hingga semua Security yang ada di Bank tersebut Berkumpul mengelilingi Etan.
Etan Mendesah Kesal, dia yang belum tahu peraturan di Bumi Merasa seperti katak dalam Sumur.
" jagan bergerak !!, angkat Tangan !!" Seorang kepala Security yang memegang senjata mengancam Etan.
Etan benar - benar Marah sekarang, dia yang datang dengan tujuan baik - baik malah diperlakukan seperti penjahat.
Saat Etan Akan menngamuk ditempat tersebut ,terdengar sebuah Suara menegur mereka " Hentikan !!!"
Semua Securty menoleh kearah Suara, Mereka langsung Menundukan kepala " Nona Glais !"
Seorang Wanita muda berjalan menghampiri Etan, Etan mengerutkan keningnya saat Melihat Wanita berjalan bersama Sane yang ada dibelakangnya.
" Kamu ini selalu saja bikin masalah !" Tegur Wanita tersebut.
" Semuanya Bubar, dia temanku !" Ucap Wina pada para Security, Securitypun membubarkan diri.
Wina juga tidak lupa meminta maaf pada para Nasabah atas keributan yang dibuat oleh Etan.
Etan Masih bingung siapa wanita Cantik yang ada didepannya tersebut, Rambut panjang yang terurai, Wajah yang oriental ditambah riasan Tipis yang membuatnya semakin menawan.
Etan menatap Wanita tersebut dari atas sampai kebawah ,dia sedikit Familiar dengan Wanita tersebut.
" Kamu siapa yah ?" Tanya Etan Polos.
Wina mengerutkan dahinya , dia menatap Etan tidak percaya, Baru saja dia menidurinya tadi Malam tapi Etan sudah melupakannya.
Wina mengepalkan tangannya karena Marah , Sane yang melihat hal tersebut bergegas membisikan sesuatu pada Etan " Tuan Clark, dia Nona Wina, masa Tuan Lupa padanya ?"
Etan Membelalak Kaget " Kamu Wina ?!! , Astaga.. ternyata kamu begitu Cantik " Ucap Etan tanpa sadar.
Wina yang tadi Marah seketika Tersipu, dia sangat senang karena dipuji oleh pria yang dia sukai, tapi Wina mencoba untuk tetap Tenang, dia menjaga Wibawanya.
Wina memanggil Manajer Bank yang dari tadi diam Memperhatikan Wina dan Etan " Jose !, Kamu Bantu Tuan Clark Membuat akun Bank !"
" Siap Nona Glais !, Mari Tuan Clark " Manajer menunjukan jalan Pada Etan menuju Ruang Vip.
Teller Bank yang tadi Memanggil Security Menundukan Kepalanya, dia sangat Takut Karena ternyata orang yang dicurigainya adalah teman Anak Bosnya.
Etan ,Sane dan Wina pergi Keruang Vip, Sementara Jose sedang mengurus pembuatan Akun Bank Untu Etan secara pribadi.
Tak berselang Lama Jose bertanya keruangan Vip dan Bertanya " Maaf Tuan Clark, Kalau boleh Tahu, berapa uang yang akan anda masukan ke akun Bank anda ?" Jose berkata dengan Sopan.
Etan Melemparkan Plastik Kresek yang berisi uang pada Jose , Jose dengan Sigap menangkapnya " Masukan itu Semua !"
Jose mengerutkan keningnya, dia merasa seperti dibodohi, tapi karena Etan adalah teman anak Bosnya dia mencoba sabar dan membuka plastik kresek hitam tersebut.
Betapa terkejutnya Jose saat melihat tumpukan uang yang ada dipelukannya, tangan Jose bergetar " i..ini.. " Mata Jose tidak mau lepas dari uang tersebut.
Wina Yang melihat Jose bertingkah Aneh bertanya " Kenapa jose ?"
" Eh..tidak Nona , Tuan Clark saya akan segera menyelesaikanannya untuk anda " Ucap Jose sangat bersemangat , dia kemudian langsung pergi dari tempat tersebut.
Wina bertanya pada Etan " Memangnya Berapa uang yang ada disitu ?" Tanya Wina sambil Menyesap teh yang ada digelas.
" Hanya 50 juta " Jawab Etan Santai.
" prrrrrfffffhhhhh " Wina menyemburkan tehnya kemuka Etan, pasalnya dia persis ada dihadapan Etan.
" Maaf, maaf, Aku tidak sengaja Etan " Wina langsung mengeluarkan sapu tangannya untuk mengelap Muka Etan yang berlumuran Teh dan Air liurnya.
Etan tersenyum kecut , dia memandangi Wajah Wina Lekat - lekat, semakin Etan Memandangnya Etan Semakin terpesona dengan kecantikan Wina.
Etan dalam Hati sangat bangga karena telah mendapatkan mahkota Wanita yang ada dihadapannya, apalagi Setelah melihat penampilan Wina sekarang , dia semakin ingin memiliki Wina seutuhnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Wahyu
adagan 21+ nya ko di sensor
2025-02-07
0
Libra Okto
loh kog informasi GX bisa di dapatkan oleh sistem OP, tentang tanda pengenal,dan cara pembuatan rek.bank...jadi percuma nama nya sistem OP.... sistem gay nh...🤣
2024-01-27
3
Anonymous
bukannya tadi di tigal di luar??
2023-07-01
0