Victoria juga menatap Etan dengan tidak percaya, dia yang awalnya hanya menganggap Etan sebagai gembel , tapi siapa yang menyangka jika ternya Etan mempunyai uang sebanyak Itu.
" Selesaikan transaksinya sekarang , dan aku tidak mau kalian mengganggu tempat tersebut lagi , paham !!" Ucap Etan sinis.
Damon mengangguk mengerti, dia menyiapkan berkas - berkas kepemilikan dan memberikannya pada Etan.
setelah Etan mendapatkan berkas tersebut dia segera meninggalkan tempat tersebut tanpa menoleh kebelakang.
Sane yang melihat Etan sudah keluar dari Lois Tower bergegas menghampirinya " Tuan Bagaimana hasilnya ?" Tanya Sane sedikit Cemas.
Etan memberikan berkas tanah pada Sane " Simpan itu baik - baik "
Sane membuka berkas tersebut ,dia sangat senang karena Etan benar - benar membeli tanah tersebut " Tuan ,Terimakasih banyak , Kalau boleh tahu nama Tuan siapa ?" Ucap Sane tulus.
" Etan Clark " Jawab Etan singkat.
" Terimakasih Tuan Clark "sane membungkuk Hormat pada Etan.
" Sudah ,sudah , Ayo kita pulang !"
Sane kembali memanggilkan Taxi Buat Etan, ai ini dia membukakan pintu Taxi untu Etan ,seolah dia pelayannya.
Etan tersenyum senang , dia menghargai ketulusan Sane , Taxi Kemudian meninggalkan tempat tersebut dan menuju tempat para pemulung.
☆☆☆
Saat sampai ditempat para pemulung, mereka disambut oleh orang yang mendengar jika Etan akan membeli tempat tersebut.
" Sane , bagaimana ?" Tanya seorang pria yang seumuran dengan Sane.
Sane tersenyum ke arah mereka dan menunjukan Mapa yang berisi surat Tanah tersebut " Tuan Etan Clark membeli Tanah ini untuk kita , berterima kasihlah padanya "
Semua orang sangat senang, Mereka serentak membungkuk Hormat pada Etan " Terimakasih Tuan Clark !!" ucap Mereka serempak.
Etan menggaruk - garuk telinganya yang tidak gatal , dia tersenyum senang, Karena kehidupannya diperadaban Tingkat atas tidak pernah menerima sanjungan seperti itu.
Etan Berdehem " Ehem... ,baiklah sudah Cukup , Mulai Besok Kita akan Bangun tempat ini menjadi tempat yang layak untuk ditinggali , aku akan membiayai semuanya untuk kalian !!" ucap Etan tegas.
Semua orang tercengang saat mendengar ucapan Etan, mereka saling pandang dan bertanya - tanya apakah ucapan Etan benar atau tidak.
Sane yang Tahu jika Saudara - saudaranya sedikit ragu pada Etan, dia memberanikan diri bertanya " Tuan Clark apa maksud anda ?"
Etan Tersenyum " apalagi kalau membangunkan Rumah untuk kalian , aku ingin merubah hidup kalian agar lebih layak lagi dan kita akan sekalian buat pertokoan disini untuk menghasilkan banyak uang, agar hidup kalian terjamin !" Ucap Etan Tegas.
Etan tidak hanya omong kosong , pasalnya tempat tersebut hanya di hunu oleh puluhan Keluarga ,sementara tanah tersebut sangat Luas, Etan berencana menjadikan tempat tersebut sebagai pertokoan.
Semua orang terkejut , pasalnya Butuh banyak uang untuk mewujudkan keinginan Etan, mungkin mencapai ratusan juta dolar.
tiba - tiba Seorang perempuan berkuncir Kuda ,memakai kacamata ,Menegur Kerumunan tersebut " ada apa ini ?"
Seketika semua orang melihat perempuan tersebut , Sane menghampiri perempuan tersebut dengan sumringah " Nona Wina , perkenalkan dia Tuan Etan Clark yang telah membeli tanah ini untuk Kita " Ucap Sane bersemangat.
Wina mengerutkan keningnya ,dia menatap Etan dari atas sampai kebawah " Apa maksudmu Membeli tanah ini !, apa kamu juga akan mengusir orang - orang yang ada di sini !" Ucap Wina Ketus.
Etan mengernyitkan dahi, dia menatap Wina dengan seksama " Walupun penampilannya terlihat Culun tapi Body nya aduhai, apa lagi gunung kembar Jumbonya yang tercetak jelas walau dibungkus oleh pakaian Rapatnya.
Sane buru - buru Menarik Wina " Nona Wina , anda jangan salah paham , Tuan Clark memberikan tanah ini pada kami, dia juga berencana membuatkan usaha buat kami "
Sane kemudian menyuruh semua orang bubar, dia sebagai pemimpin kelompok pemulung , tentu saja ucapannya langsung diikuti semua orang.
saat semuanya bubar, Sane mengajak Etan dan Wina memasuki kediamannya ,untuk menjelaskan rencana Etan.
Wina Glais Merupakan Lulusan S3 Ekonomi, dia bekerja sebagai Dosen di Universitas Voxdale.Walaupun dia s3 tapi Wina masih seumuran dengan Etan, pasalnya dia sangat jenius dibidangnya.
" Jadi apa maksudmu, dan apa tujuanmu !" Tanya Wina Ketus.
Etan menghela napas "Maksud dan Tujuan ?, sudah jelas bukan ,aku ingin membantu mereka ,apa itu salah ?" Ucap Etan Acuh.
" Jangan berbohong padaku, aku tidak pernah melihatmu sebelumnya, kenapa kamu tiba - tiba ingin membantu mereka !!" Wina menggebrak Meja dan meninggikan Suaranya.
Sane terlonjak kaget, saat Wina menggebrak Meja, Tapi Sane tidak berani menyinggung Wina ataupun Etan yang merupakan penolong kelompok pemulung di tempat itu. jadi dia hanya diam sambil berkeringat dingin menyaksikan ketegangan tersebut.
Etan mengerutkan dahinya, dia yang tadinya santai berubah menjadi saerius, Etan Mendekati Wajah Wina dan berkata " tidak perlu alasan untuk membantu mereka , Aku juga tidak butuh imbal balik atas apa yang ingin aku perbuat, Aku hanya tidak suka melihat orang kecil yang selalu ditindas oleh orang yang Kuat !" Suara Etan teguh, menyiratkan jika dia serius dengan ucapannya.
Wina Merasakan Keseriusan Etan, dia belum pernah Melihat tatapan yang begitu serius seperti itu, Wajah Wina memerah Saat Etan mengatakan hal tersebut.
Detak jantung Wina berdegup dengan kencang, Wina menyibakkan Rambutnya keatas telinga, dia menundukan kepalanya ,dia tidak berani menatap mata Etan " Jika seperti itu maksudmu aku tidak keberatan , tapi bagaimana caranya, kamu harus memiliki banyak uang untuk melakukan hal tersebut " Ucap Wina Lembut sambil malu - malu.
Etan kembali ketempat duduknya dengan santai, dia mengeluarkan segepok uang dari Bajunya , sejumlah seratus Ribu dolar " ini hanya permulaan , Jika kurang aku bisa menambahkan sebanyak mungkin, apa kamu madih tidak percaya denganku !?"
Wina terkejut, begitu juga Sane yang baru pertama kali melihat uang sebanyak itu , Tangan Sane gemetar saat memegang Uang yang ada dimeja " Tuan Clark , apa aku boleh minta satu lembar untuk membeli makanan ?" Ucap Sane bercanda sambil tangannya gemetar.
Etan Tertawa ,dia melemparkan Satu ikat uang yang berjumlah 10 ribu dolar " Hahahaha... Ambil itu, pergi belanja sekarang , kita makan Enak Hari ini !"
Sane terkejut " Tuan Clark apa anda serius ?!" Sane berdiri sambil Memegang satu ikat uang tersebut.
Etan mengangguk " Belanjakan Saja , kalau kurang tinggal minta lagi sama aku " Ucap Etan Santai.
Sane tersenyum Cerah , dia membungkukan badan dan langsung bergegas keluar Rumah untuk membeli bahan makanan.
Terdengar Suara Sane memanggil berapa orang untuk membantunya berbelanja, Etan yang mendengar itu tersenyum.
Wina menghela napas " Tadi Namamu Etan Bukan ?, jangan menghamburkan uang begitu saja, Kamu harus menyimpannya untuk masa depan kamu "
Etan menggeleng " tenang saja , itu hanya setetes dari Uangku ,Jadi apa kamu mau membantu rencanaku atau kamu ingin menghalangiku, Aku tidak suka ditentang !" Ucap Etan kembali Serius.
Wina yang merupakan Relawan yang Membantu para pemulung untuk bersekolah, tentu saja dia mendukung penuh Rencana Etan.
Apalagi Wina merasakan perasaan Yang Aneh saat menatap Etan, pasalnya Wina belum pernah merasakan Hal itu sebelumnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Aditya Jetli
Tak perlu lah di jabar sedemikian rupa, Tahulah orang,
2024-08-15
0
TOXIC|READER
mc sampah kayak authornya, pasti kaki wanita
2023-12-24
2
Nanik Purba
mata MC jelalatan 😏😏😏😏 pasti fokus ke gunung kembar 😂😂😂😂
2023-09-21
0