Sane dan beberapa orang yang dia bawa ,mereka pulang dengan membawa begitu banyak bahan makanan.
Walaupun bahan tersebut bukan bahan yang harganya mahal, tapi Terlihat sangat segar Karena Sane dan yang lain membelinya dikenalan mereka yang merupakan petani Sayur dan Buah.
Sane juga tidak lupa membeli Daging dan beberapa botol Bir, Pasalnya mereka yakin Jika Etan pasti ingin meminum Bir jika ada Pesta.
Wina terkejut " Paman Sane ,apa kamu membelanjakan semua uang yang diberikan Etan, 10 ribu dolar tadi ?" Tanya Wina Penasaran.
Sane menggaruk belakang telinganya yang tidak gatal " Mau bagaimana lagi, Tuan Clark juga mengijinkannya , iyakan Tuan Clark ?" Ucap Sane melemparkan Masalah.
" Tapi tidak harus begini juga kan , Kalian bisa meng..." Belum selesai bicara Etan menutup Mulut Wina dengan jari telunjuknya.
" Kamu tenanglah Wina , itu hanya beberapa lembar uang " Ucap Etan Santai.
Wina tersipu , wajahnya langsung merah seperti Tomat yang Matang, apa lagi Baru Etan orang yang berani menyentuhnya.
Tapi Etan tidak memperhatikan hal seperti itu, dia menyuruh Sane untuk segera memasak Makanan , Karena dia sangat Lapar. Pasalnya dari semenjak kedatangannya keBumi, dia belum Makan sedikitpun makanan.
***
Malam Harinya semua Orang berpesta , Wina yang Awalnya Ragupun ikut terlarut dipesta tersebut.
Wina yang tidak biasa Mabuk , dia meminum beberapa Teguk Bir saja sudah mulai mabuk, perkataanya mulai ngelantur.
Etan yang Melihat itu Langsung menyeret Wina Pergi dari tempat tersebut , sebelum dia melakukan hal konyol dihadapan semua orang.
Etan Membawanya Kedalam Rumah Sane, Etan berniat menyuruh Wina agar beristirahat dirumah sane.
Tapi saat Baru memasuki Rumah sane , Wina langsung merangkul Leher Etan , Bau Tubuh Wina menyeruak Masuk kehidung Etan, hingga membuat libidonya naik.
" Hei..Wina sadarlah " Ucap Etan sedikit gugup.
Tapi Wina malah menyeringai " Kenapa ?, Apa kamu takut denganku ?" Ucap Wina Genit.
Etan Baru mau bicara, Wina sudah menempelkan Bibirnya dengan Bibir Etan.
Etan memebelalakan Matanya ,tapi dia menikmati permainan agresive Wina.
Sane yang tidak sengaja melihat hal tersebut, saat ingin mengambil sesuatu dirumahnya, Sane buru - buru menutup pintu kembali dan segera pergi mengurungkan niatnya.
☆☆☆
Keesokan Harinya..
Wina terbangun dari tidurnya , dia merasakan Goanya terasa nyeri, Kepalanya juga sedikit pusing.
Wina terkejut saat dia Melihat Etan yang tidur disampingnya, diapun tidak memakai sehelai benangpun.
" Arghhhh !!" Wina berteriak sangat keras sambil menutupi Gunung kembarnya dengan Tangan.
Etan terbangun " Apa sih kamu berisik banget " Ucap Etan Sambil menguap.
" Kamu ... kamu , apa yang kamu lakukan padaku !?" Ucap Wina marah pada Etan.
" Plaaakkk !!" Tamparan Wina terdengar begitu nyaring, mengenai pipi Etan.
Etan memegang pipinya " Aku ?, Bukankah tadi malam kamu yang mengajakku !!" Etan sedikit kesal pada Wina.
Wina menitihkan Air Matanya, dia bergegas memakai kembali pakainnnya yang berhamburan di lantai.
Walau Guanya terasa nyeri, tapi dia menguatkan diri agar segera meninggalkan tempat tersebut.
setelah Wina pergi, Etan Menghela napas " apa salahku ?, dia sendiri yang mengajak, Sial sakit sekali " Gumam Etan Polos, sambil memegangi pipinya yang memerah.
Etan Kemudian, Bebicara dengan Sistem " Sistem apakah kamu tahu apa salahku padanya ?"
[ Tidak master , saya tidak mengerti dengan perasaan Manusia ]
Etan mengangguk mengerti " Cek status !"
[ status ]
sistem Versi : 1 / 0 / 50.000
Nama : Etan Clark
kekuatan : Bumi akhir / 0 / 1000
poin Kekuatan : 200.000
Koin : 999.700.000.000.
Uang :99.899.000
Teknik : Manipulasi Gravitasi
senjata : -
Toko Sistem ; -
Inventory : pil penyembuhan ( 9)
Etan terkejut saat poinnya sudah bertambah banyak ,ternyata semakin dia menghabiskan uang semakin banyak poin yang dia dapatkan.
" Sitem berapa poin yang dibutuhkan untuk mengupgrade Versi Kamu ke Versi 3 ?"
[ anda butuh ****100.000 poin**** ]
" Upgrade sekarang ! " ucap Etan tanpa Ragu , dia memprioritaskan Mengupgrade Sistem Karena dia belum memnemui orang yang kuat dibumi. jadi dia lebih memilih mengupgrade sistem terlebih dahulu.
[ **peringatan !!, sistem akan non aktif selama 1 hari untuk mengupgrade keversi 3 ]
[ yes / No** ]
Etan langsung bilang Yes, seketika Sistem langsung Non aktif.
sebelum Sistem Non Aktif Etan sudah mengambil uang 50 juta dolar dan menaruhnya dikantong Kresek, pasalnya dia belum memiliki tempat penyimpanan uang dibumi.
***
Wina yang sudah sampai dirumah, dia menangis dikamarnya " Hiks..hiks..., Kenapa aku bisa ceroboh seperti ini " ucap Wina sambil Memeluk bantal.
Lidia ibu Wina memasuki kamar anaknya, pasalnya dia melihat anaknya mengusap air matanya saat memasuki rumah.
Lidia duduk disamping anaknya dan bertanya " Kamu Kenapa sayang "
Lidia Menoleh kearah Ibunya " Saya tidak apa - apa Bu " Ucap Wina sambil memaksakan sebuah senyum.
" Sayang , Ayo cerita sama ibu " Lidia memegang pipi Wina dan berkata dengan Lembut.
Wina menghambur kepelukan ibunya " Bu.. aku menyukai seseorang tapi dia tidak menyukaiku "
Wina berbohong pada ibunya, pasalnya dia tidak mungkin menceritakan kejadian semalam saat dia mabuk dan kesuciannya direnggut oleh Etan.
Wina juga sebenarnya sedikit mengingat kejadian semalam ,Walau sedikit kabur, Tapi jika dia mau melakukannya dengan Etan ,berarti dia juga yang bertanggung jawab, Karena dia dan Etan baru pertama kali bertemu.
Lidia mengusap puncak kepala Anaknya " kenapa kamu harus menangis sayang, Hei.. Lihat ibu , anak ibu itu Cantik , Coba kamu rubah penampilan kamu , ibu jamin tidak ada yag berani menolak putri ibu ini !" Uvap Lidia sambil tersenyum manis.
Wina tersenyum kecut , pasalnya bukan itu sebenarnya yang dia permasalahkan.
Tapi Wina berpikir lagi, Jika ucapan Ibunya ada benarnya juga, dia sudah melakukannya dengan Etan, mau bagaimanapun dia harus mendapatkan Etan.
Wina akhirnya memutuskan untuk merubah penampilannya agar Etan tertarik padanya , pasalnya dia gengsi untuk Mengatakan perasaannya terlebih dahulu.
" Terimakasih Bu " Ucap Wina sambil membenamkan wajahnya dipelukan ibunya.
***
Etan yang sudah berpakaian Lengkap Memanggil Sane, dia meminta Sane untuk menemaninya berbelanja.
Sane menatap kantong kresek yang ada ditangan Etan " Tuan Clark , kalau boleh tahu apa itu ?" Sane menunjuk kantong Kresek tersebut.
Etan melihat kantong kresek yang dilihat Sane " Oh ..ini.., aku tidak punya Tas ,jadi mengambil kantong Kresek dirumahmu untuk membawa uang ini " Ucap Etan Santai.
Sane terkejut " u..uang !, Tuan Clark ,apa anda tidak memiiki akun Bank , bukankah lebih aman jika anda menaruh uang anda diakun Bank ?"
Walaupun Sane pemulung, tapi siapa yang tidak tahu tentang akun Bank di jaman moderen seperti sekarang.
Tapi jawaban Etan membuat Sane geleng - geleng kepala , Karena Etan tidak tahu sama sekali tentang aku Bank.
Etan menjelaskan secara perlahan, dia juga memberi tahu Etan untuk membeli Ponsel, agar Akun Banknya bisa diterapkan diponselnya.
Etan mengangguk - anggukan kepalanya seolah sudah mengerti " Baiklah ,kamu antar aku ke Bank dan membuat akun Bank !"
Sane tidak keberatan sama sekali, dia langsung membawa Etan ke Bank Glais yang merupakan Bank ternama dikota tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Sebut Saja Chikal
hahahaha menarik juga. alurnya lain dari yg lain 🤣
2024-11-08
0
Sang Pembaca {AM_03V}
bukanya
999.800.000.000
ya?
2023-01-26
1
Team Hore (≧∇≦)/
💯❤
2023-01-23
0