butuh pendonor

"Apakah ada dari pihak keluarga yang mempunyai golongan darah yang sama dengan pasien.? " tanya Dokter.

"Golongan darah saya sama dengan anak saya dok. Silahkan ambil darah saya saja dok".ucap Dinda

"Maaf nyonya tapi kita butuh sekitar 3 kantong darah" ucap dokter.

Dinda yang mendengar itu pun terduduk lemas.

"Golongan darah yanda apa dok?" Tanya Bayu.

"AB" jawab Andra.

"Iya golongan darah pasien AB"lanjut dokter membenarkan jawaban Andra.

"Golongan darah saya AB dok. Dokter bisa ambil darah saya dok". Kata Bayu

" Baik lah kalian ikuti suster itu. Biar kita cek dulu apakah darah anda bisa di donorkan pada pasien".kata dokter.

Bayu dan bunda dinda pun mengikuti dokter dan suster untuk mendonor darah mereka...

Sekitar kurang lebih 1 jam pintu ruangan kembali terbuka.

"Bagaimana keadaan anak dan istri saya dok."Tanya Lyan.

"Keadaan anak anda sudah normal namun masih belum sadarkan diri. Keadaan istri tuan juga sudah stabil. Sebentar lagi pasien akan di pindah kan ke ruangannya" Kata dokter.

"Baik dok terimakasih".jawab Lyan.

Akhirnya Bunda Dinda dan Bayu pun keluar ruangan di ikuti Yanda yang masih terbaring tak sadarkan diri di bawa para perawat menuju ruangan nya..

Semua yang menunggu pun mengikuti arah para perawat itu.

Saat sampai ruangan dan selesai dengan segala urusan para perawat itupun pamit pada keluarga pasien

Melihat wajah Bayu yang pucat sontak membuat Andra langsung menghampirinya.

" Loh duduk aja istirahat dulu. muka loh pucat banget. Makasih ya loh udah nyelamatin adek gue". Ucap Andra mempersilahkan Bayu duduk di sopa ruangan itu.

"Dik bisa minta tolong belikan makanan di kantin bilang untuk yang barusan donor darah" Pinta Andra paDa Diki.

"Ok " Jawab Diki.

"Gue ikut ya" ucap Riko pada Diki.

Mereka berdua pun pergi ke kantin sesuai dengan perintah Andra.

"Loh nggak usah berTerima kasih gitu sama gue. Gue yang harusnya berterimakasih sama adek loh. Kalau di nggak nyelamatin gue mungkin gue yang akan ada di posisi dia sekarang". Ucap. Bayu yang duduk di samping Andra seraya menatap yanda yang masi tak sadarkan diri.

"Adek gue emang baik.Dia emang suka nolong orang. Meski kadang lupa akan keselamatan dia sendiri".Ucap Andra seraya tersenyum menatap ke arah Yanda .

" Udah la nggak usah terlalu banyak pikiran.mendingan loh istrahat aja ya. Gue juga nggak mau batal punya adik ipar karna lo mati😁" Goda Andra pada bayu seraya bangkit dari duduknya langsung menghampiri bunda dan kakaknya yang duduk di samping Yanda

"Bun bunda istrahat ya indra sama andra nggak mau liat bunda sakit" Kata Indra.

"Kalian nggak mau lihat bunda skit.tapi Kalian tau nggak bunda lebih skit lihat adek kalian kayak gini..2 kali yanda kena tusukan, bunda nggak bisa bayangkan gimana dia nahan rasa sakitnya" ucap bunda seraya mulai menangis kencang.

"Maafin kita bun"kata andra.

"Bund sudah ya bunda jangan banyak pikiran dulu entar bunda jatuh sakit juga loh"ucap Lyan

Lyan pun mendampingi istrinya. Ia menuntun istrinya duduk di sofa di ruangan itu. Lyan dengan setia menenangkan emosi istrinya. Ia sadar saat ini emosi istrinya tidak dalam keadaan baik-baik saja.

Bayu yang Melihat bunda dinda dan lyan duduk bayu pun mulai bicara.

"Tante maafin bayu ya" Kata Bayu sambil menunduk.

"Kamu nggak perlu minta maaf. Tante juga makasih sama kamu. Kamu uda mau nolong anak tante" Jawab Dinda.

"Itu belum seberapa tante, aku justru berhutang nyawa sama yanda".ucap bayu seraya menunduk.

"Udah la kamu nggak perlu merasa bersalah apa lagi berhutang nyawa. Di dunia ini nggak ada yang namanya hutang nyawa. Yanda pasti ikhlas dan bahagia bisa bantu kamu. Dia pasti nggak mau lihat orang yang dia bantu merasa berhutang sama dia" Ucap bunda dinda.

"Makasih tante udah nggak marah sama aku" Kata Bayu.

Dinda yang mendengar Ucapan Bayu hanya tersenyum.

"Bagaimana aku bisa marah ?sama nyawa yang di selamatkan anak aku.anak aku saja tak ingin kehilangan nyawa itu. Tapi setidaknya dia tak salah, nyawa yang ia selamatkan juga menyelamatkan nyawa nya". Ucap dinda dalam hati.

Tak lama setelah itu Diki dan riko datang membawakan makanan untuk mereka.

"Silahkan di makan tante om. Yang ini buat tante soalnya kan baru sudah donor" Ucap Diki mempersilahkan. Kedua orang tua Andra untuk makan.

"Makasih nak " jawab dinda dan lyan.

"Nih buat lo bro. Sengaja gue beli 2 kan loh tadi banyak donor darahnya😁". Ucap riko.

Bayu yang mendengar perkataan Riko hanya menganggukaN kepalanya.

"Yu sebaiknya loh pulang ya biar gue anterin biar loh bisa istirahat sama ganti pakaian loh".Ucap wahyu pada bayu.

Bayu yang mendengar perkataan itu hanya menatap seluruh tubuhnya benar saja ia masih mengenakan seragam yang sudah penuh dengan darah Yanda.

"Nggak kok gue baik- Baik aja. Gue mau nunggu yanda sadar.gue nggak bisa ninggalin orang yang udah nolong gue tadi" Kata Ucap bayu.

"Yang ada adek gue pas sadar liat keadaan loh kayak gitu pasti mikirnya loh yang terluka parah. Udah la loh pulang aja dulu biar Diki yang antar gue khawatir loh bawak mobil sendiri. "Ucap andra.

"Nggak,!!! gue Bakal tetap disini.sampai yanda sadar " Kata Bayu.

"batu deh" Jawab Andra . Kesal melihat kelakuan sahabatnya.

"Ya udah kalau loh belum mau pulang lo ambil baju aja di mobil gue terus ganti tuh baju loh deh. Om sama tante yang liat loh kebayang terus keadaan anaknya. soalnya darah yang di baju loh semua darah anaknya". Kata wahyu.

Mendengar ucapan itu bayu pun menoleh ke arah dinda dan lyan.

"Ada benarnya juga yang di bilang wahyu". Pikir bayu.

Mendengar ucapan itu Bayu pun menoleh kearah dinda dan Lyan. Ia berasa ada benarnya juga apa yang d katakan wahyu

"Ya udah mana kunci mobil loh. " Kata Bayu.

Wahyu yang mendengar itu pun langsung melemparkan kunci mobilnya pada Bayu.

Bayu yang melihat wahyu melemparkan kunci pun langsung menangkap kunci mobil itu dan kemudian pergi mengganti seragamnya yang telah penuh akan darah.

__*****____

Tak terasa

3 jam berlalu namun Lyanda belum juga sadar

Bayu pun telah lama kembali ke kamar rawat yanda.

Sedangkan sang bunda pun sudah mulai panik.

"Yah gimana nih udah 3 jam lebih kita di sini tapi kenapa yanda belum juga sadarkan diri, tadi kata dokter 3 jam sadar"tanya bunda dinda mulai panik

__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌

Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌

Episodes
1 Pengenalan karakter dan cerita
2 Kebersamaan
3 Aneh
4 Penasaran
5 Diana (siapa Dia)
6 Penjelasan
7 Pertengkaran Andra Dan perasaan Cemburu Bayu
8 Penculikan 1
9 rintangan di tengah perjalanan
10 penyelamatan.
11 Terluka
12 butuh pendonor
13 Akhirnya Sadar
14 cerita penculikan
15 percobaan penculikan
16 Hampir saja
17 Indigo
18 Indigo 2
19 indigo 3
20 ke khawatiran keluarga
21 Kemarahan Andra
22 Andra masi marah
23 Andra
24 mereka baikan.
25 Pantai
26 Jalan Berujung Petaka
27 Jalan Berujung Petaka 2
28 Bertemu Anna
29 sepenggal fakta
30 fakta
31 keluarga
32 rencana jahat
33 kucing mati
34 Indra dalam bahaya.
35 Bertemu Anna lagi
36 Tentang Indra.
37 Bayu cemburu
38 Cerita
39 Bertemu Shafa dan mencari solusi
40 perjalanan
41 Rumah. Mbah Guntur
42 bertemu mbah Guntur
43 Bertemu Mbah Guntur 2
44 hantu baru
45 Tara
46 Tara2
47 Tara 3
48 Tara 4
49 Tara and
50 sekolah_
51 campur-campur
52 entah
53 camping 1
54 Pindah bus
55 Gangguan perjalanan
56 Camping
57 mulai berdatangan
58 Tio
59 gangguan
60 Andra
61 awal tragedi
62 Tragedi
63 UKS
64 UKS2
65 datang lagi
66 Hilang
67 Kedatangan Indra
68 mencari 1
69 Fakta
70 Yanda
71 Diana mendadak wartawan
72 pencarian
73 pencarian 2
74 pencarian 3
75 Akhirnya
76 Pamit
77 Pulang
78 Rumah Sakit
79 Cerita
80 cerita 02
81 kembali sekolah
82 Sekolah
83 sunset
84 Balkon
85 Ternyata
86 Rumah
87 cerita
88 ide
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Pengenalan karakter dan cerita
2
Kebersamaan
3
Aneh
4
Penasaran
5
Diana (siapa Dia)
6
Penjelasan
7
Pertengkaran Andra Dan perasaan Cemburu Bayu
8
Penculikan 1
9
rintangan di tengah perjalanan
10
penyelamatan.
11
Terluka
12
butuh pendonor
13
Akhirnya Sadar
14
cerita penculikan
15
percobaan penculikan
16
Hampir saja
17
Indigo
18
Indigo 2
19
indigo 3
20
ke khawatiran keluarga
21
Kemarahan Andra
22
Andra masi marah
23
Andra
24
mereka baikan.
25
Pantai
26
Jalan Berujung Petaka
27
Jalan Berujung Petaka 2
28
Bertemu Anna
29
sepenggal fakta
30
fakta
31
keluarga
32
rencana jahat
33
kucing mati
34
Indra dalam bahaya.
35
Bertemu Anna lagi
36
Tentang Indra.
37
Bayu cemburu
38
Cerita
39
Bertemu Shafa dan mencari solusi
40
perjalanan
41
Rumah. Mbah Guntur
42
bertemu mbah Guntur
43
Bertemu Mbah Guntur 2
44
hantu baru
45
Tara
46
Tara2
47
Tara 3
48
Tara 4
49
Tara and
50
sekolah_
51
campur-campur
52
entah
53
camping 1
54
Pindah bus
55
Gangguan perjalanan
56
Camping
57
mulai berdatangan
58
Tio
59
gangguan
60
Andra
61
awal tragedi
62
Tragedi
63
UKS
64
UKS2
65
datang lagi
66
Hilang
67
Kedatangan Indra
68
mencari 1
69
Fakta
70
Yanda
71
Diana mendadak wartawan
72
pencarian
73
pencarian 2
74
pencarian 3
75
Akhirnya
76
Pamit
77
Pulang
78
Rumah Sakit
79
Cerita
80
cerita 02
81
kembali sekolah
82
Sekolah
83
sunset
84
Balkon
85
Ternyata
86
Rumah
87
cerita
88
ide

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!