Ruang hampa
Ren Yuu dan Mei telah bergerak menuju dunia yang menjadi tempat basis utama para God Race.
Ketika di perjalanan menuju ke tempat itu, Ren Yuu pun langsung berhenti karena merasakan pergerakan di tempat yang jauh.
“Ada apa Guru?” Mei yang berhenti di sebelah Gurunya bertanya.
“Mereka telah bergerak.” Balas Ren Yuu dan sedikit waspada. Ia merasakan bahwa para God Race baru saja keluar dari dunia tersebut. Jika mereka datang ke arahnya, sudah pasti Ren Yuu akan menghindar karena ia tau betapa kuatnya pasukan God Race tersebut dan akan sulit baginya dan Mei untuk menang jika bentrokan terjadi.
“Kita tunggu terlebih dahulu. Jika mereka bergerak ke tempat ini, kita akan menghindar,” ucap Ren Yuu sambil terus melacak ke tempat yang jauh.
Mendengar perkataan Gurunya, Mei hanya mengangguk. Jika Gurunya berkata seperti itu, sudah pasti jumlah pasukan atau kekuatan pemimpin pasukan musuh sangat kuat.
Di tempat yang jauh, Nan Bei Zo yang sedang memimpin God Race keluar, mengerutkan keningnya karena merasakan energi spiritual yang sangat samar mencoba mendeteksinya bersama dengan kelompoknya.
“Apakah itu dia yang menghancurkan pasukan clan cabang God Race? Dia pasti sangat ahli menggunakan energi spiritual. Juga, dari perhitungan ku, sosok itu pasti sangat pintar membunuh secara diam-diam.” Batin Nan Bei Zo. Ia pun mengabaikannya saat ini karena musuh itu tidak diketahui seperti apa dan sekuat apa, tidak seperti pasukan Chu Di yang telah ia ketahui spesifikasi kekuatannya melalui para God Race campuran yang telah mengirim sinyal berserta dengan siapa yang menyerang dan jumlah pasukan serta kekuatan mereka.
Tanpa menghiraukan keberadaan Ren Yuu yang masih jauh karena energi spiritual Ren Yuu itu, Nan Bei Zo terus memimpin pasukannya ke tempat Xinxin dan Chu Di berada.
Di tempat Ren Yuu dan Mei berada, Ren Yuu telah melihat pergerakan itu. Ia juga merasakan bahwa Nan Bei Zo pergi ke arah yang berbeda dari tempat ia datang. Juga, tentu saja Ren Yuu merasakan dengan energi Spiritualnya bahwa ada satu God Race kuat yang mengetahui keberadaannya walaupun ia menduga itu sangat samar.
“God Race itu.. dia dapat merasakan energi spiritual ku yang sangat halus sekalipun. Walaupun aku tidak melacaknya, dia dapat merasakannya. Dia pasti God Race yang sangat kuat!” Batin Ren Yuu sambil menatap ke arah pasukan God Race di tempat yang sangat jauh.
“Mei...! Pastikan untuk tidak menggunakan energi spiritual. Juga, tekan energimu sedalam mungkin! Ada satu God Race yang sangat ahli diantara semuanya! Kemungkinan dia adalah pemimpin pasukan itu. Dia mengabaikan kita saat ini, tetapi kita harus tetap waspada!” Peringat Ren Yuu kepada Mei.
“Baik Guru!” Mei menjawab serius. Ia sebenarnya juga tidak menyangka bahwa akan ada God Race yang bisa melacak keberadaan Gurunya. Walaupun begitu, ia tau bahwa Gurunya tidak akan takut sama sekali. Jika mereka ingin mundur, hanya beberapa makhluk yang bisa menghentikan mereka apa lagi dengan keberadaan Gurunya yang bisa melacak ke tempat yang sangat jauh sekalipun. Jika merasakan bahaya, pasti Gurunya akan membuat lubang kegelapan untuk pergi dari tempat itu menghindari musuh yang tidak mungkin untuk di lawan.
Ren Yuu dan Mei saling mengangguk. Tubuh mereka berdua kini dibaluti oleh energi dan hukum Kegelapan. Karena energi dan hukum mereka berdua tidak dikendalikan oleh Dao Surgawi dan tampak seperti energi baru yang asing, tentu saja akan sulit melacak mereka berdua jika melakukan hal seperti itu.
Keduanya pun bergerak mengikuti dari belakang. Tentu saja keduanya tidak akan menyerah membantai God Race sebisa mereka karena suatu hari pun, sudah pasti God Race menjadi salah satu musuh utama.
Kenapa Ren Yuu menghabiskan waktu untuk membasmi God Race? Tentu saja jawabnya karena ia merasa bahwa God Race adalah salah satu ras yang akan menghalangi tujuannya. Jika bisa, ia akan menghabisi God Race secara perlahan. Dan kini, ada satu God Race yang menurutnya sangat berbahaya. Dari spekulasi Ren Yuu, kemungkinan itu adalah salah satu jenius tertinggi God Race dan ia tidak akan melewatkan kesempatan untuk memusnahkannya jika ada kesempatan.
**
Di dunia tempat Xinxin berada, ia menatap ke arah langit. Ia merasakan banyak pancaran energi yang mendekat melalui Trident Of Destiny. Ia telah menemukan fungsi lainnya dari trisula itu bahwa ia bisa menghubungkan energi dan hukum di Realms Of The Sea agar sama seperti penggunaan energi dan hukum milik Ren Yuu yang dapat melacak musuh.
“Mereka menuju ke dunia ini!” Batin Xinxin lalu mengalihkan pandangannya ke arah Chu Di yang sedang membunuh banyak Atlantis campuran dengan wajah girang.
“Kedua kubu akhirnya tiba. Jumlah pasukan God Race lebih banyak hampir tiga kali lipat dan sangat banyak dari mereka yang sangat kuat. Jika seperti ini...” Xinxin ingin memutuskan untuk pergi karena itu adalah keputusan yang paling bijak. Tetapi ia mengerut saat merasakan energi tertentu yang sangat asing. Itu tampak seperti energi tersebut berasal dari luar Nine Realms karena Trident Of Destiny telah merekam hampir semua energi yang ada di Nine Realms.
“Siapa itu? Apakah musuh baru? Tunggu... Koneksi ini...” Tubuh Xinxin sedikit menegang karena Trident Of Destiny juga bergetar karena memiliki koneksi tertentu dengan energi asing tersebut.
“Pasti dia.. ternyata memang benar dia berada di sekitar sini.” Xinxin menaikkan sudut bibirnya karena tujuannya saat ini akan terpenuhi.
Karena hal itu, Xinxin pun tidak jadi untuk pergi. Jika ia pergi, kemungkinan mereka tidak akan pernah bertemu kembali.
Dengan senyum kecil di wajahnya serta niat membunuh yang sangat tinggi, Xinxin berkata dalam hati, “Atlantis Race? Aku tidak ingin menjadi bagian dari kalian karena para penguasa di semesta ini hanya menggunakan kami sebagai alat! Dan Dewa Laut dan Dewa Penjaga Realms Of The Sea.. kalian akan menyesal suatu hari nanti karena memberi misi untukku...”
“Misi untuk membunuh Ren Yuu! Kalian akan menyesal mencoba memaksaku melakukan itu dan mencoba mencuci otakku selama ini! Kalian akan kehilangan sekutu kuat karena awalnya Ren Yuu berencana untuk memiliki aliansi dengan semesta ini melawan God Race dan Abyssal Race. Kini kalian sendirian, dan juga akan kehilangan Trident Of Destiny dan Sea God Palace selamanya!”
Para pemimpin clan kuat, Dewa Laut dan Dewa Penjaga di Realms Of The Sea tidak akan pernah tau bahwa mereka telah membuat kesalahan besar kali ini.
Xinxin memanglah seorang Atlantis yang berasal dari Realms Of The Chaos, tetapi mereka tidak pernah tau seperti apa masa lalu Xinxin saat bersama dengan Ren Yuu dan mereka memaksanya membunuh seseorang yang tidak akan mungkin pernah di bunuh oleh Xinxin. Dan semua yang telah dilakukan oleh para pemimpin Atlantis membuat Xinxin akan melawan mereka juga pada akhirnya.
Bisa dikatakan, para Atlantis telah melatih calon musuh terbesar mereka sepanjang masa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 431 Episodes
Comments
Laode Muslimin
mmg kelinci besar terbaik..
2023-10-12
1
felishia
jossddd
2023-02-16
2
felishia
godddddd
2023-02-16
2