God Race bersayap biru bergetar di seluruh tubuhnya saat merasakan rasa dingin di jantungnya. Ia melihat ke bawah dan menemukan tombak dengan tiga mata bilah telah menembus dadanya. Ia tidak pernah mengharapkan bahwa manusia yang ia remehkan sebelumnya akan membunuhnya dengan sangat mudah.
“Kau.. manusia sialan.. God Race tidak akan melepaskan mu!” God Race Bersayap tersebut berkata dengan sedikit terputus-putus. Pandangannya sangat kabur saat ini karena nafasnya hampir putus karena ditikam tepat di jantung.
“Benarkah?” Tanya Ren Yuu datar. Ia pun langsung mencengkram kepala God Race tersebut dengan tangan kanannya.
Devour Teknik!
Ren Yuu menyedot semua isi kepala God Race tersebut yang membuatnya tampak seperti seorang idiot sebelum kematiannya tiba.
Dan tentu saja kali ini Ren Yuu akan melahap ingatan God Race tersebut untuk mencari informasi yang berharga.
“Sialan!” God Race yang melawan Mei berteriak marah saat melihat rekannya tewas dalam waktu yang sangat singkat. Ia tidak pernah mengharapkan kejadian seperti ini akan terjadi.
“Kau masih sempat melihat ke arah lain ketika melawanku? Sungguh sombong!” Mei yang saat ini sedang melawan God Race bersayap kuning, mendengus kesal dan mengeluarkan seluruh energi dan hukum Kegelapan miliknya. Daerah dalam radius puluhan meter gelap seketika.
Bahkan pandangan siapapun tidak akan pernah bisa menembus Kegelapan yang diciptakan oleh Mei. Itu adalah teknik yang baru ia ciptakan untuk menghabisi musuh dalam waktu yang singkat.
“A-apa ini?” God Race Bersayap kuning ketakutan tiba-tiba karena seluruh pandangannya menjadi gelap.
Sraing! Sraing! Sraing!
Saat God Race tersebut ingin berbuat sesuatu, ia merasakan sakit luar biasa di tubuhnya. Ia ingin menggerakkan tangannya tetapi ia tidak dapat merasakan apapun.
Zhep!
Kegelapan yang diciptakan oleh Mei hilang total dan God Race bersayap kuning melihat ke arah ke samping sedikit karena tiba-tiba merasakan sakit luar biasa.
“Arrrrgggg!”
Blug!
God Race Bersayap kuning terjatuh seketika karena kehilangan kedua lengannya dan sebelah kakinya sambil berteriak keras karena rasa sakit yang sangat mengerikan.
Bahkan para anggota God Race lainnya terkejut melihat kedua pemimpin mereka telah binasa dalam waktu yang sangat singkat. Itu adalah sesuatu yang tidak pernah mereka harapkan sedari awal bahwa dua manusia yang memiliki kultivasi Tier True God 3rd Heavenly Layer akan mampu membunuh God Race dengan kekuatan satu tahap di atas mereka dalam waktu yang sangat singkat.
Mei menatap ke arah God Race yang tergeletak di atas tanah dengan tatapan datar.
“Kalian God Race memang sangat sombong seperti yang dikatakan oleh Guru. Tetapi itu adalah awal kematian makhluk yang menganggap diri kalian terlalu tinggi!” Dengus Mei dan langsung menusuk kepala God Race bersayap kuning tanpa menunggu balasannya.
Jleb!
“Huft.. teknik itu menguras sangat banyak energi dan hukum. Tampaknya aku harus berlatih lebih keras agar teknik seperti itu tidak membuatku kelelahan.” Batin Mei dan melihat ke arah Gurunya setelah menyimpan pedangnya.
Di sisi lain, para God Race lainnya dan God Race campuran sudah ketakutan. Dan saat mereka ketakutan ketika melihat pemimpin mereka tewas, Iblis Darah langsung melancarkan serangan dengan cara mengendalikan darah mereka semua dan memperlambat gerakan mereka. Dan setelah itu, Iblis Darah pun membantai mereka semu satu per satu tanpa satupun bisa kabur. Teriakan terdengar setiap saat di tempat itu karena Iblis Darah membunuh mereka semua dengan sangat brutal.
Sementara itu, Ren Yuu masih mencerna semua informasi yang ia ambil dari God Race yang ia bunuh. Tidak sampai satu menit, ia telah mencerna semua informasi yang penting dan membuang informasi yang tidak berguna.
“Apakah Guru menemukan sesuatu?” Tanya Mei saat tiba di sebelah Ren Yuu ketika sudah selesai mencerna informasi.
“Ya. God Race saat ini memang sudah memulai invasi besar-besaran ke Realms Of The Sea. Pasukan dalam jumlah yang sangat besar akan tiba tidak lama lagi. Beberapa God Race kuat telah masuk ke semesta ini dengan paksa dengan bantuan salah satu dari empat pemimpin tertinggi God Race.” Ucap Ren Yuu.
“Aku tidak menyangka bahwa God Race sudah bergerak. Ini lebih cepat dari pada yang diperkirakan, Guru..” Balas Mei dengan wajah serius.
Sebelum Ren Yuu membalas kembali, teriakan yang awalnya terdengar terus-menerus telah menghilang saat Iblis Darah membunuh God Race campuran terkahir.
“Ha-ha-ha... Ini tidak sulit sama sekali seperti yang aku prediksi.” Tawa jahat Iblis Darah terdengar dan saat itu terjadi, Iblis Darah pun muncul di dekat Ren Yuu sambil menusuk Bloody Mist Sword ke arah mayat God Race yang dibunuh oleh Ren Yuu dan juga bergerak kembali menyerap esensi darah God Race yang telah dikalahkan oleh Mei.
“Iblis jelek ini selalu meraup keuntungan yang paling besar!” Dengus Mei saat Iblis Darah merasa bahagia karena panen sekali lagi walaupun tidak terlalu besar.
Ren Yuu terkekeh mendengar apa yang dikatakan oleh Mei.
“Iblis Tua.. ada satu God Race dengan tingkat kekuatan Tier True God 5th Heavenly Layer yang berada di dekat planet ini juga. Apa kau tertarik untuk membunuhnya?” Tanya Ren Yuu.
Iblis Darah yang masih merasa senang terdiam seketika. Ia tau bahwa akan sulit baginya untuk membunuh makhluk dengan kekuatan Tier True God 5th Heavenly Layer. Tetapi, memikirkan kembali kekuatan Ren Yuu dan Mei, ia menyeringai kejam.
“Tampaknya akan saling menguntungkan saat kita bekerja sama kali ini. Rasa bencimu pada God Race akan terbalaskan dan aku mendapatkan esensi darah mereka. Ayo kita bunuh dia!” Iblis Darah langsung setuju karena tidak akan melewatkan kesempatan untuk menjadi lebih kuat lagi. Ia pun langsung masuk ke dalam Bloody Mist Sword dan pedang itu kemudian berdetak kembali ke arah Ren Yuu.
Setelah menangkap Bloody Mist Sword, Ren Yuu tersenyum kecil karena Iblis Darah merupakan rekan yang hebat untuk membunuh musuh kuat karena itu merupakan keuntungan juga baginya. Ia pun menyimpan Bloody Mist Sword dan menatap ke arah Mei.
Mei pun hanya mengangguk kecil dan Ren Yuu serta Mei pun langsung bergerak ke luar dari dunia itu untuk mengejar satu God Race kuat yang sedang dalam perjalanan ke suatu tempat dari informasi yang Ren Yuu peroleh dari God Race yang ia bunuh.
**
Alam Dewa Laut
Saat ini Xinxin sedang berada di depan Trident Of Destiny karena Dewa Laut telah mengatakan kepadanya untuk menjadi pemegang berikutnya salah satu dari sembilan senjata dewa.
“Ternyata memang benar bahwa mereka hanya ingin memanfaatkan aku. Tidak masalah untuk saat ini, aku sadar bahwa aku masih lemah. Tetapi, kalian akan menyesal dikemudian hari ketika membuatku menjadi sebuah alat untuk dikendalikan. Dan juga, aku sudah mengenali siapa sosok yang melatihku selama ini dan mencoba melakukan pencucian otak kepadaku.”
“Chu Feng...”
“Kau akan menyesal karena selalu mencoba untuk mempengaruhiku dengan tujuan membunuh Ren Yuu.”
“Ketika aku memiliki Trident Of Destiny dan Sea God Palace... Aku akan kembali kepadamu..” Batin Xinxin. Ia tentu tidak akan pernah mau membunuh Ren Yuu apapun yang terjadi. Dan ketika waktunya tiba, ia juga ingin kembali kepada Ren Yuu karena saat ini ia sudah sadar bahwa hanya beberapa orang yang peduli padanya, dan salah satunya adalah Ren Yuu yang selalu merawatnya dan meluangkan waktu untuk mengantarnya ke Realms Of The Sea dan itu membuat matanya terbuka sepenuhnya bahwa Realms Of The Sea sama sekali tidak bisa dipercaya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 431 Episodes
Comments
Eneng Eneng
Hambar
2024-06-17
1
Dee
bikin deg deg serrr ajaa,, Apakah Xinxin akan berada di pihak Ren Yuu ke depannya???
kita tanyakan saja pada yg bikin novelnya,, Yaa Thoor... hehehe
2023-12-22
2
wak-Kat
👌
2022-10-28
1