Chang Rui diantar sampai ke depan Pintu kediaman Permaisuri dengan payung ditangan Qinlin, seorang pelayan Permaisuri mendekatinya.
"Jiu Wangfei , harap menunggu sebentar. Nyonya memiliki tamu di dalamnya. " Ucap Pelayan itu.
"Ya." Ucap Chang Rui.
Chang Rui berdiri dibawah hujan salju dan menunggu tamu Permaisuri keluar, sudah sepuluh menit berlalu dan Permaisuri masih belum menunjukkan tanda tanda akan menyambutnya.
Sementara disisi lain, Long Yu sedang berdiri di samping seorang pria dengan kursi roda, siapa lagi jika bukan Tuannya, Nangong Li.
"Saat ini, Wangfei sedang menunggu di depan Pintu kediaman Permaisuri dan menunggu tamu Permaisuri untuk keluar. Sudah lebih dari sepuluh menit, apakah sebaiknya meminta Wangfei untuk kembali ?" Tanya Long Yu.
"Dia tidak bisa kembali, sejak dia telah memberikan hormat kepada Kaisar maka dia tidak akan memiliki jalan kembali. Biarkan saja, dia tidak mati dibawah salju itu. " Ucap Nangong Li dengan acuh tak acuh.
Wajah Nangong Li pucat pasi tapi tidak mengenakan mantel apapun dibawah hujan, hanya mengenakan pakaian biasa seolah olah sedang di musim panas.
"Tuan, di masa depan kamu harus lebih memperhatikan dirimu sendiri. " Ucap Long Yu sambil membantu Nangong Li mengenakan mantel.
"Tidak ada yang harus ditakutkan , di perbatasan, aku pernah mendapat satu tahun penuh dengan padang pasir yang panas. Juga pernah bertarung di atas salju Abadi. " Ucap Nangong Li dengan acuh tak acuh.
"Tubuh fana ini...... hanyalah penghalang. " Lanjut Nangong Li.
Nangong Li naik ke atas kereta kuda yang telah dimodifikasi sehingga memiliki landaian untuk tempat naik kursi roda miliknya.
Kereta kuda melaju lewat jalan utama dan Long Yu melihat kepergian Tuannya dengan perasaan aneh , perangaian Tuannya ini terlalu sulit untuk ditebak.
Jadi, karena hal ini telah terjadi, Long Yu mau tidak mau kembali memacu kudanya untuk masuk ke dalam pekarangan Istana.
Sementara di pekarangan kediaman Permaisuri, Chang Rui masih berdiri di sana dan mengumpat dalam hati.
Baik ibu dan anak, sama sama berniat untuk menyulitkan nya, membuat Chang Rui sangat geram.
Tapi, tidak ada yang bisa dilakukannya selain menunggu, jika tidak maka akan dianggap tidak menghormati Penguasa Dinasti ini selain Kaisar.
Bisa mendapat hukuman pengasingan atau jika parah maka pemenggalan, Chang Rui baru saja tiba disini dan baru akan belajar beradaptasi disini, jika dia sudah dipenggal, bukankah sama saja dengan mengakhiri kesempatan keduanya ?
Sampai akhirnya 1,5 jam berlalu dan kaki Chang Rui telah berubah menjadi mati rasa, rasa dingin membuat mereka menggigil.
Sampai akhirnya pintu terbuka dari dalam dan membuat Chang Rui merasa lebih lega karena hal ini.
Chang Qiao Ye keluar dari tempat Permaisuri yang membuat Chang Rui terkejut, wajah Chang Qiao Ye menjadi sombong melihat kondisi Chang Rui.
"Oh, ternyata kakak Rui yang menjadi tamu Permaisuri, maafkan aku karena telah menunda mu sampai ke titik ini. " Ucap Chang Qiao Ye dengan penuh hinaan.
Chang Rui tersenyum tipis dan tidak tampak terganggu dengan sikap Chang Qiao Ye, Chang Rui tidak akan marah karena hal sepele seperti ini.
"Tidak apa apa, hanya sebentar. Aku sudah terbiasa, bukankah dulu di kediaman kita, saat kita masih bersama, kita sering bermain salju bersama ?" Tanya Chang Rui dengan senyum penuh makna.
Yang dimaksud sering bermain salju bersama adalah dihukum dihari hari bersalju, penyiksaan yang ditanggung oleh pemilik tubuh ini sama sekali tidak main main.
Setelah mendengar kata kata Chang Rui, wajah Chang Qiao Ye sedikit berubah dan menjadi agak kecut.
"Lalu, Adik Qiao Ye tampaknya agak salah. Saat ini, aku adalah Jiu Wangfei, jika dirumah maka tidak apa apa kamu memanggilku dengan begitu dekat, tapi di depan banyak orang maka akan menimbulkan kesalahpahaman bahwa Adik Qiao Ye tidak tahu sopan santun. " Ucap Chang Rui menegaskan posisinya saat ini.
Chang Qiao Ye yang semula ingin menindas Chang Rui tidak menyangka bahwa kondisi segera berbalik padanya dengan begitu cepat.
"Maafkan aku, Jiu Wangfei. " Ucap Chang Qiao Ye sambil menundukkan kepalanya dalam dalam.
Chang Rui tersenyum tipis dan berjalan masuk ke dalam kediaman Permaisuri dengan langkah yang anggun.
Di depan Permaisuri, Chang Rui berlutut dan merasa bahwa tulangnya berbunyi, sendi dan otot kakinya menjadi sakit.
"Salam kepada Permaisuri , keindahan anda tidak kalah dari Bunga Persik dan keagungan mu membuat semua orang tunduk. " Salam Chang Rui dengan sopan.
"Berdirilah." Ucap Permaisuri dengan dingin.
Chang Rui tidak terganggu dan hanya berdiri, lalu dua orang pelayan menarik kursi di belakangnya, lalu Chang Rui duduk.
"Dimana Nangong Li ?" Tanya Permaisuri dengan kaku.
"Wangye sedang sakit karena udara yang dingin dan aku memintanya untuk tidak datang kemari karena batuk darah. " Ucap Chang Rui.
Permaisuri hanya diam dan tidak menunjukkan ekspresi apapun, Chang Rui terdiam ketika melihat reaksi dingin Permaisuri, seolah olah tidak peduli sama sekali dengan Nangong Li.
Kurangnya kasih sayang Nangong Li mungkin saja yang membuat kelainan jiwa pada pria itu, jika Chang Rui tidak salah, maka Nangong Li sudah bisa dipastikan mengidap kelainan jiwa.
Sifat Permaisuri ini terlalu tidak masuk akal, bahkan ada pepatah bahwa harimau tidak akan memangsa anak mereka sendiri, tapi Permaisuri ini, memperlakukan Nangong Li tanpa keperdulian seperti ini.
"Kamu tampaknya berbeda dengan yang dirumorkan. " Ucap Permaisuri.
Chang Rui tersenyum tipis dan tidak menunjukkan ekspresi yang berlebihan.
"Rumor memiliki dua kemungkinan, yang pertama adalah benar dan yang kedua adalah salah. Karena aku tidak suka keluar rumah sebelumnya, aku tidak menyangka bahwa ada begitu banyak rumor yang beredar. Aku tidak tahu bahwa rumor murahan ini sampai ke telinga Permaisuri, sungguh membuat telinga Permaisuri menjadi kotor, maafkan aku. " Ucap Chang Rui.
Chang Rui tahu darimana rumor yang didapatkan oleh Permaisuri berasal, siapa lagi jika bukan Chang Qiao Ye ?
Secara tidak langsung, dia mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Chang Qiao Ye pada Permaisuri adalah rumor murahan alias tuduhan tak berdasar.
"Oh, itu semua adalah tuduhan tidak benar ? Kasihan sekali Nona Tertua Chang harus menanggung begitu banyak fitnah ?" Tanya Permaisuri dengan acuh tak acuh.
"Tidak apa apa, dengan kebenaran yang ada saat ini, bagaimana mungkin rumor tak berdasar ini bisa terus berkembang ?" Tanya Chang Rui.
"Baguslah jika begitu , hanya saja kadang kadang kecantikan saja tidak cukup, diperlukan kekuatan dan kemampuan untuk melindungi diri sendiri. " Permaisuri berusaha untuk menyerang Chang Rui dengan kata kata yang berbisa ini.
Tapi, siapa yang dilawan Permaisuri ? Itu adalah Chang Rui ! Yang berasal dari dunia Modern yang penuh dengan intrik.
"Tentu saja, kecantikan tidak cukup. Selain kecantikan dan kekuatan, ada yang penting juga, yaitu status. Dengan status maka, seseorang bisa meraih dua yang lainnya. " Ucap Chang Rui menyindir Permaisuri yang dilahirkan dengan sendok berlian di mulutnya.
Permaisuri bukanlah seorang wanita yang baru menghadapi hal ini jadi tidak marah sedikitpun , hanya tersenyum tipis.
Chang Rui berbicara dengan Permaisuri beberapa kata lain sebelum akhirnya pamit, Chang Rui merasa bahwa dirinya menjadi lelah.
Tapi, dia masih harus kembali ke kediaman Jenderal Chang setelah ini, sementara Hujan Salju masih tidak berhenti sama sekali membuat Chang Rui merasa lelah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 302 Episodes
Comments
Samadi Kelana
Alurnya lambat
2024-05-08
0
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
ternyata kerjaannya ni orang.... gak anak, gak ibu, menantu dan besan. sama semua, sama2 gila
2024-01-08
0
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
wah wah, parah nih permaisuri. gila aja😬, 1,5 jam njiirr
2024-01-08
0