Chang Rui hanya bisa duduk dan termenung sambil menyusun rencana bagaimana dia harus menghadapi hal ini di masa depan, dia bukanlah seorang sampah.
Sejak kecil, kesombongan telah diukir dalam dalam di tulangnya dan tidak akan pernah berubah walaupun saat ini kondisinya berubah.
Pemilik tubuh ini sebelumnya sangat menyukai Putra Mahkota dan menjadi gila karena adik tirinya yang akan menikahi Putra Mahkota.
Ibu dari pemilik tubuh ini sendiri telah lama meninggal dan merupakan keluarga dari seorang Bangsawan terhormat.
Ibunya adalah Putri Ketiga dari Bangsawan Liu tapi keluarga ibunya tidak memiliki hubungan yang dalam dengan pemilik tubuh ini sehingga hampir tidak memiliki kenangan apapun tentang mereka.
"Sangat menyedihkan sekali, aku penasaran bagaimana mungkin bisa memunculkan ruam merah tanpa ada alasan. " Gumam Chang Rui lalu memeriksa denyut nadi nya sendiri dan mencium lukanya atau lebih tepatnya darahnya sendiri.
"Ah ini, walaupun aku tidak mempelajari pengobatan tradisional terlalu banyak tapi paling tidak ini masih terkait satu sama lain. Jika aku tidak salah maka ini adalah Racun. " Gumam Chang Rui sambil mengendus ngendus darahnya sendiri
"Racun ini memiliki harum yang mengenakkan dengan harum yang lembut layaknya musim semi, biar aku tebak, ini adalah Racun Bunga Persik ? Terbuat dari Bunga Persik yang telah diolah dengan belasan herbal lainnya ? Biar aku ingat ingat dulu apa efeknya, Racun Bunga Persik untuk membuat musuhnya lumpuh setelah hari ke 79 dan membuat ruam muncul di tubuhnya. " Gumam Chang Rui sambil mengingat ngingat racun racun di buku pengobatan tradisional yang dipelajari olehnya di kehidupan lalu.
"Bagaimana cara mengobatinya ? Ginseng berumur 25 tahun, ditumbuk dengan akar teratai berumur 10 tahun dan 3 lembar daun mint. Jika ini di masa lalu maka tidak sulit untuk mencari benda benda semacam ini tapi karena saat ini aku tidak mengerti situasi sekitar maka ini agak sulit. " Lanjut Chang Rui.
Ginseng dan akar teratai dapat ditemukan dengan mudah apalagi Daun mint ? Hanya perlu memetiknya dari pohon.
Racun ini bukanlah racun yang parah, hanya saja tubuh ini memang sudah rusak jadi hanya dengan racun rendahan semacam itu sudah membuat tubuh ini tumbang.
Sangat sulit untuk mengurus tubuh ini, tapi mau bagaimana lagi ? Mulai sekarang ini adalah tubuhnya juga.
Chang Rui mencoba untuk duduk dengan tegap dan mulai bermeditasi, dikatakan bahwa melatih ilmu pernafasan mampu untuk membantu mempercepat pemulihan tubuh.
Dengan segala beban yang dilepaskan, Chang Rui berusaha untuk menemukan ketenangannya terlebih dahulu.
Setelah bermeditasi selama 1 jam penuh dan perlahan lahan pikirannya menjadi lebih santai, bagaimanapun ini adalah Kediaman Jenderal.
Sulit untuk menembus keluar dengan tubuh yang berkualitas buruk semacam ini. Jika ini adalah dirinya dimasa lalu yang sehat dan memiliki kekuatan fisik yang baik, maka tidak sulit untuk melarikan diri dari sini.
Jika tidak, maka dia tidak akan dijuluki sebagai atlit karate terbaik dengan kemampuan ilmu meringankan tubuh yang baik.
Chang Rui mencoba untuk berdiri namun gagal tapi terus mencoba sampai sampai percobaan ke 7 barulah menghasilkan hasil yang baik.
Chang Rui berdiri dan terasa bahwa kedua lucunya gemetar kesakitan, lebih tepatnya tubuh ini tidak sanggup untuk menahan derita.
"Sial, apakah ada tubuh yang seburuk ini ? Orang yang melakukan ini pada pemilik tubuh ini sama sekali bukan manusia !" Keluh Chang Rui dengan marah.
Bagaimana perasaan seorang anak yang berharap perlindungan dari ayahnya, tapi bukannya dilindungi justru dibiarkan dan ditelantarkan.
Chang Rui mengepalkan tangan erat erat, kebencian dan ketidakadilan yang dimiliki oleh pemilik tubuh ini semasa hidupnya, akan dia balaskan !
Chang Rui mencoba untuk berdiri dengan mantap tanpa memegang apapun, dan akhirnya berhasil. Dengan usaha keras Chang Rui untuk melatih tubuh ini dan menahan sakit dari luka sekujur tubuhnya.
Setelah berlatih lebih dari 1 jam, Chang Rui sudah bisa berjalan dengan baik dan menyadari bahwa ini adalah gudang dan dijaga oleh dua orang.
Dua orang ini memiliki ketrampilan yang buruk, tidak perlu untuk menyebutkannya, Chang Rui tidak akan sanggup untuk membunuh mereka berdua, tapi hanya untuk menahan mereka berdua ? Maka Chang Rui memiliki caranya sendiri.
Pertama tama, dia akan keluar dari jendela yang sudah usang ini lalu merebut kunci gudang, mengunci kedua orang ini di dalam gudang.
Sementara dia menggunakan pakaian mereka untuk pergi, tapi bagaimana dia harus menyembunyikan wajahnya ?
Chang Rui tampak bingung dan kesulitan tentang hal ini lalu memandang topi bambu yang penuh dengan sarang laba laba.
Chang Rui tampak jijik , lalu membersihkannya dengan asal asalan. Setelah memastikan bahwa itu bersih sepenuhnya, Chang Rui mengenakannya dengan ekspresi tertekan.
Tapi, dibawah topi bambu, maka yang terlihat hanyalah bibir dan dagunya, orang orang tidak akan mengenalinya walaupun seluruh wajahnya penuh dengan bintik bintik merah.
Chang Rui mendorong jendela yang kotor dan berat itu dengan sepenuh tenaga lalu melompat keluar. Orang orang itu pasti tidak menyangka bahwa dia bisa membuka jendela yang lebih berat dari bayi yang baru lahir ini, karena itulah mereka tidak menutup jendela ini.
Tapi, Chang Rui saat ini tidak sama dengan yang dulu. Chang Rui saat ini memiliki banyak pengalaman dan banyak kemampuan.
Chang Rui melompat dan melihat sekitar lalu berlari mengelilingi bangunan gudang setelah menutup kembali jendela tersebut.
Chang Rui menatap ke arah kedua penjaga yang tampak malas malasan dan tidak menjaga dengan sepenuh hati.
Chang Rui menendang salah satu batu ke arah yang berlawanan, sementara kedua penjaga itu langsung menatap satu sama lain.
"Biarkan aku yang melihat, siapa yang berani membuat kekacauan disini. " Ucap salah satu penjaga dan pergi tanpa mengetahui keberadaan Chang Rui.
Sementara satunya pergi untuk memeriksa , Chang Rui mendekati penjaga yang masih duduk di depan gudang dengan malas.
"Kenapa kau kembali dengan begitu cepat ?" Tanya penjaga itu, tapi tidak ada jawaban.
Duk !
Chang Rui memukul titik kesadaran penjaga itu dan penjaga itu langsung jatuh pingsan , sementara yang lain kembali dan Chang Rui melempar batu kerikil lain.
Kerikil itu menghantam ke titik kesadaran mereka dan mereka berdua jatuh ke tanah, Chang Rui memandangi mereka berdua, lalu mengambil kunci di saku penjaga pertama.
Tidak ada apa apa selain beberapa ikatan untaian Wen, Chang Rui mengambil semuanya sampai bersih.
(Wen adalah mata uang koin dengan lubang dibagian tengah yang berbentuk persegi empat dan akan diikat menjadi 1 , biasanya terdiri dari 10 koin yang bernilai 100 Wen.
Sementara 1 Tael Perak : 1.000 Wen)
Ada sekitae 3 untaian dan Chang Rui beralih kepada penjaga yang lain, bahkan membawa lebih banyak uang.
Chang Rui mendapatkan kunci pintu dengan beberapa ribu Wen, sudah lebih dari cukup untuk membuatnya mendapatkan makanan enak.
Chang Rui mengambil salah satu pakaian dari petugas ini dan menimpanya diatas pakaiannya. Chang Rui saat ini tampak seperti seorang tukang kebun.
Dengan pakaian yang dijahit dari karung dan warna yang sudah kusam, ini membuat Chang Rui kehilangan cahayanya.
Tapi, itu tidak masalah karena hal semacam ini tidak akan bertahan lama. Chang Rui akan membeli pakaian baru nanti.
Chang Rui mengunci pintu itu dan berjalan keluar dari pekarangan dengan tenang, sampai akhirnya seorang penjaga pintu menghalanginya.
"Apa yang sedang kamu lakukan ?!" Bentak penjaga itu.
"Saudara, Nona Utama memintaku untuk pergi secara rahasia. " Ucap Chang Rui dengan suara yang berat dan menunjukkan kartu Identitas yang berhasil dicuri olehnya.
Penjaga itu tampak ragu dan Chang Rui telah terlebih dahulu memukul leher orang itu dan penjaga itu jatuh ke tanah.
Chang Rui berjongkok dan mengambil uang dari saku penjaga itu, bagaimanapun nanti dia masih harus kembali kesini dan memainkan peran yang menghancurkan.
Chang Rui takut kalau dia kabur saat ini, maka orang orang Jenderal akan menemuinya dengan mudah. Kecuali, wajahnya telah sembuh dan tidak dikenali oleh orang orang Kediaman Jenderal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 302 Episodes
Comments
sahabat pena
mantap.. lanjut
2024-07-01
0
Uci Umami
lututnya mereun bukan lucunya
2024-04-27
0
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
dunia yg satu ini, memang tempat berkembangnya manusia yg bukan manusia😑
2024-01-08
0