Sementara Chang Rui membeli obat dengan Qinlin, Pangeran Keempat dan bawahannya kembali ke Istana dan mempersiapkan untuk datang menuju Perjamuan Istana pada Festival Lampion.
Festival Lampion tidak pernah menjadi acara yang sederhana karena akan ada acara besar besaran setiap tahunnya yang dirayakan oleh setiap generasi dari Kaisar Dinasti Qing.
Semua Pangeran mengenakan pakaian yang layak, termasuk Nangong Li atau Nangong Xi. Semuanya memakai pakaian yang sama, tapi memancarkan aura yang berbeda.
Jika Putra Mahkota yang mengenakannya maka tampak seperti seorang pria bajingan yang akan menipu wanita untuk masuk ke dalam pelukannya lalu lari tanpa tanggung jawab.
Maka, Nangong Li atau yang dikenal dengan Pangeran Keempat tampak seperti pembunuh bayaran yang misterius dan tidak dapat dibaca.
Keduanya masuk kedalam Istana dan duduk berseberangan, dimana semua orang sudah datang dan mengucapkan selamat datang kepada Kaisar dan Permaisuri.
"Semoga Kaisar dan Permaisuri diberkati oleh rezeki dan kesehatan selama ribuan tahun dan tidak akan pernah mengalami hal buruk ! Salam kepada Kaisar dan Permaisuri !" Seru orang orang ketika Kaisar dan Permaisuri melangkah masuk.
Semua orang bersujud di tanah kecuali Nangong Li yang menundukkan kepalanya dalam dalam dan memasang posisi mencium lututnya sendiri dalam posisi duduk.
"Semuanya, silakan berdiri !" Ucap Kaisar dengan raut wajah bahagia dan duduk di atas Tahkta.
"Maafkan Li'er yang tidak bisa menyambut Ayahanda dan Ibunda Permaisuri dengan sopan dan formal. " Ucap Nangong Li dengan kesedihan di dalam suaranya.
"Li'er, kamu memiliki ketidak nyamanan mu sendiri, bagaimana mungkin kamu bisa mengurusi hal ini ?" Tanya Kaisar dengan penuh belas kasih, tapi orang orang dalam Istana tahu bahwa itu semua hanya palsu.
Kaisar membuat pidatonya lalu membiarkan semua tamu untuk memulai acara makan makan mereka yang megah.
"Hari ini adalah hari yang besar, jangan sungkan untuk menikmati sajian yang terhidang di depan kalian !" Ucap Kaisar yang tampaknya sedang dalam suasana hati yang baik.
"Terima kasih atas kemurah hatian, Yang Mulia !" Ucap semua orang sambil menunduk dalam , lalu menunggu Kaisar untuk meminum anggur.
Setelah itu barulah semua orang boleh memakan makanan yang tersaji di depan mereka dengan terang terangan.
Setelah Perjamuan makan selesai, Nangong Li tampak dengan acuh tak acuh meminum arak dari cangkir nya setelah disajikan oleh pelayan.
"Hari ini, karena ini adalah hari yang penting. Aku akan membahas tentang pertunangan Pangeran Keempat. " Ucap Kaisar.
Nangong Li tampak tidak terkejut dengan hal ini, bahkan tampak tersenyum tipis dibalik topengnya.
"Terimakasih kepada Ayahanda karena telah memikirkan nasib pernikahan Li'er, tapi Li'er tidak memiliki kemampuan bahkan tidak sempurna. Li'er takut bahwa tidak akan ada gadis dari Keluarga Bangsawan yang ingin menikahiku. " Ucap Nangong Li dengan rendah hati tapi nada suaranya memancarkan hal yang berbeda, itu penuh dengan kesombongan yang terukir dengan dalam.
Nangong Xi memandang adiknya, Nangong Li dengan penuh kebencian. Bahkan, jika pria itu telah cacat, masih saja dapat menarik perhatian banyak orang !
Ini membuat Putra Mahkota Nangong Xi menjadi marah dan geram pada Pangeran Keempat, Nangong Li.
"Omong kosong apa yang kamu katakan ?! Jika Keluarga Kekaisaran mengeluarkan Dekrit, siapa yang dengan begitu berani melawan Dekrit Kekaisaran ?!" Tanya Kaisar dengan geram.
"Terimakasih atas pembelaan yang diberikan oleh Ayahanda untuk Li'er. Putra ini merasa sangat menghargainya. " Ucap Nangong Li dengan palsu.
Bisa dikatakan bahwa Nangong Li adalah orang yang paling hebat dalam memainkan peran semacam ini, bahkan bisa menipu Kaisar.
"Putra Mahkota, apakah kamu memiliki saran untuk adikmu ?"Tanya Kaisar pada Nangong Xi.
"Putra ini memiliki sebuah saran kepada Ayahanda, wanita untuk Adik keempat tidak boleh memiliki status yang rendah dan harus berasal dari keluarga yang terhormat. Kebetulan, Jenderal Chang baru saja memenangkan pertandingan lain dan hubungan Istana dengan Keluarga Chang harus diperkuat. Putra ini mengusulkan Putri tertua Jenderal Chang Zi, Chang Rui. " Ucap Nangong Xi dengan fasih.
Kaisar tampak terkejut ketika mendengar nama ini dan menyadari bahwa ada seorang putri tertua dari Keluar Chang.
Kaisar benar benar sangat menyukai Puta Tertuanya yang sedang menjadi Putra Mahkota saat ini, jadi Kaisar jika bisa tidak ingin memberikan pasangan yang sangat baik untuk putra Keempatnya.
"Ehm, ini baik.... bagaimana menurutmu, Jenderal Chang ?" Tanya Kaisar.
"Terimakasih atas rahmat Yang Mulia dan Putra Mahkota karena telah membiarkan kedua putriku untuk menjadi Keluarga Kekaisaran !" Ucap Chang Zi sambil bersujud.
"Tentu saja, kamu adalah penyelamat Dinasti Qing. Bagaimana mungkin kamu tidak diperlakukan dengan baik ?" Tanya Kaisar sambil tersenyum kecil.
"Baiklah, dengarkan perintahku ! Buat dekrit bahwa Putri Tertua Jenderal Chang, Chang Rui akan menjadi Putri Li dari Putra Keempat ku, Nangong Li !" Ucap Kaisar dengan lantang.
Nangong Li menunduk dalam dan memberikan penghormatan, tapi senyum dingin terbentuk diwajahnya dan tidak ada yang mengetahuinya.
Dekrit diantarkan ke kediaman Jenderal Chang dan Chang Rui yang baru saja selesai menggunakan obatnya mendengar bahwa ada suara langkah kaki.
"Qinlin, Qiaoling, bersembunyi lah dibalik papan kayu itu. " Ucap Chang Rui.
Keduanya mengangguk dan duduk dibalik papan kayu itu, Chang Rui juga menyembunyikan obat obat annya dibalik tumpukan barang bekas. Chang Rui mengenakan cadar yang menutupi sebagian wajahnya, walaupun masih ada bintik bintik yang terlihat diwajahnya, tapi itu tidak terlalu parah.
Pintu tidak lama dibuka dan kedua pelayan wanita tampak memandangnya dengan kesal dan marah.
"Kamu dipanggil dan harus menerima Dekrit Kekaisaran, cepat pergi !" Bentak pelayan itu.
Chang Rui berpikir sejenak, dekrit Kekaisaran ? Apa yang dilakukan olehnya sampai harus menerima Dekrit Kekaisaran.
Tapi, Chang Rui menampar pelayan yang membentak nya tadi dengan kuat sampai sampai pelayan itu jatuh ke tanah.
Pelayan itu berdiri dan memegang wajahnya, sementara tangan lain berusaha untuk memukul Chang Rui.
Chang Rui menangkap tangan pelayan itu dengan tatapan yang dingin, pelayan itu langsung menciut setelah melihat tatapan Chang Rui.
"Kau panggil aku apa ? Biarkan aku mendengar lebih jelas !" Ucap Chang Rui dengan penuh tekanan.
"Kamu ! Argh !!" Pelayan itu kembali berteriak ketika tangannya dipatahkan oleh Chang Rui, Chang Rui mendorong pelayan itu sementara pelayan yang lain tampak terkejut lalu langsung berlutut.
"Nona Tertua ! Tuan meminta anda untuk segera berganti pakaian. " Ucap pelayan yang satunya lagi.
"Bagus, kalian sekarang telah mengerti aturan. " Ucap Chang Rui dengan dingin.
Chang Rui berjalan keluar dengan langkah yang angkuh tapi untuk sejenak berhenti dan menoleh ke belakang.
"Apa lagi yang kalian berdua tunggu ?! Apakah aku harus berjalan sendirian ?" Tanya Chang Rui.
Keduanya tidak berani menunda dan menemani Chang Rui menuju ruang ganti yang dimana sudah ada Chang Qiao Ye dan Chang Zi.
"Rui'er memberi hormat kepada Ayah dan saudari kedua. " Ucap Chang Rui dengan sopan dan anggun.
Chang Zi terkejut melihat ketenangan Chang Rui, biasanya Chang Rui akan menangis dan memohon kepadanya untuk dilepaskan apabila Pintu gudang dibuka.
"Saat ini, kamu tidak bisa membuat utusan Kaisar menunggu lama. " Ucap Chang Zi.
"Tentu saja, Rui'er tidak berani untuk mengacaukan nya. " Ucap Chang Rui sambil menundukkan tubuhnya lalu mengikuti pelayan dan berganti pakaian.
Lalu rambutnya ditata dengan cepat oleh para pelayan, Chang Rui keluar dengan langkah yang anggun lalu Chang Zi mengikuti putri tertuanya dan merasa bahwa ada yang berubah dengan Putri Tertuanya.
"Berlutut ! Dengarkan perintah Kaisar !" Ucap kasim yang membawa Dekrit Kekaisaran.
"Putri Tertua dari Kediaman Chang, Chang Rui. Akan menjadi Istri Pangeran Keempat, Nangong Li. Putri Tertua dari Kediaman Chang, Chang Rui, akan dinobatkan sebagai Putri Li. Pernikahan akan dilaksanakan dalam 1 minggu !" Ucap kasim tersebut.
"Terimakasih atas kemurahan hati, Yang Mulia !" Ucap Chang Rui sambil bersujud dan bersama dengan anggota Keluarga Chang yang lain.
Pikiran Chang Rui penuh dengan berbagai macam bayangan buruk, menikahi seseorang yang cacat tidak menjadi masalah.
Tapi, memiliki gangguan kejiwaan bukanlah sesuatu yang bisa diobati dengan mudah. Chang Rui merasa bahwa kepalanya menjadi sakit, tapi tidak bisa menolak hal ini.
Apa yang harus dia lakukan ?
Chang Rui mengutuk setiap orang yang mengusulkan bahwa dia harus menikah dengan Nangong Li ini !
Tapi, dia mungkin bisa menggunakan kesempatan ini untuk memukul Chang Qiao Ye dan Nyonya kedua, Fang Qing Ying.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 302 Episodes
Comments
sahabat pena
hayoo siapa yg bucin duluan nih? pangeran ke empat atau putri tertua jendral? 🤣🤣
2024-07-01
0
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
sesuai keinginan pengeran Li🤭
2024-01-08
1
K4k3k 8¤d¤
✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌
2023-02-12
0