Chang Rui berjalan pergi tanpa kata kata lain sementara tatapan rama milik Nangong Li berubah menjadi datar lagi.
"Seperti yang di perkirakan, dia sangat keras kepala dan memiliki pendirian. Akan sangat baik apabila memiliki seorang bawahan seperti dia. " Ucap Nangong Li.
Sementara di sisi lain, Chang Rui menghembuskan nafasnya dengan berang. Sikap Nangong Li yang tidak bisa ditebak telah membuat Chang Rui hampir gila.
Chang Rui memiliki perasaan bahwa semua yang di tunjukkan oleh Nangong Li saat ini, semuanya adalah palsu.
"Orang semacam ini, terlalu mengerikan. " Ucap Chang Rui dengan murka.
Sementara Qiaoling telah pergi untuk melapor, Qinlin masih berada di Kediaman Jiu Wang untuk menemani Chang Rui.
Chang Rui mengeluarkan sebuah buku kosong yang dibelinya dari saku pakaiannya yang berada di dada.
(Note : Pakaian zaman dulu berlapis lapis dan memiliki sela di bagian dada, jadi barang seringkali disimpan disana. )
Chang Rui mengambil tinta dan kuas, merasa sangat aneh karena terbiasa menulis dengan pena. Chang Rui mulai menuliskan setiap obat dari penyakit yang di ketahui olehnya.
Chang Rui mungkin akan melupakan nya di masa depan jadi mencatatnya dengan sesegera mungkin. Secara tiba-tiba, ingatan tentang dirinya jatuh ke atas pangkuan Nangong Li kembali terputar layaknya kaset yang rusak.
Kekuatan Nangong Li sama sekali tidak buruk, kenapa kakinya bisa menjadi seperti itu ? Apakah benar benar hanya karena cedera ? Cedera tulang atau otot ?
Lalu, apakah tulangnya retak atau patah ? Chang Rui merasa penasaran tapi mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak terlalu dekat dengan pria ini.
Selama dari pagi sampai ke besok paginya lagi, Chang Rui hanya berhenti untuk makan dan minum, lalu meminta tinta tambahan.
Dan ketika keesokan hari tiba , Chang Rui merasa bahwa dirinya lelah tapi tidak bisa tertidur dan ini menjengkelkan.
Chang Rui telah menulis sampai buku yang dibelinya itu dipenuhi oleh berbagai penyakit dengan cara mengobatinya dan asal.
Mulai dari penyakit umum sampai ke racun langka yang pernah dibacanya. Jika dia menemukan info tentang penyakit terbaru maka dia akan memasukkan nya ke dalam bukunya.
Chang Rui melihat bahwa salju mulai turun, tatapannya menjadi dingin, sama dinginnya dengan salju yang turun pada saat ini.
Chang Rui membenci salju, membenci musim dingin, dan membenci suara keras. Kali ini, hujan salju turun disaat dimana seharusnya salju sudah tidak turun lagi.
Ini sudah berada di akhir Februari, kenapa hujan salju masih turun ? Apakah iklim di tempat ini tidak stabil ?
"Nona, anda harus segera masuk atau anda akan membeku. " Ucap Qinlin sambil menarik tubuh Chang Rui kembali masuk kedalam kediaman.
Qiaoling baru saja kembali dari kediaman yang dibelinya dan melaporkan bahwa dua orang yang telah dia sebutkan sebelumnya, sedang menjalankan tugas yang dia berikan.
Qinlin menghidupkan perapian dan Chang Rui merasa bahwa dirinya menjadi lebih hangat, tapi kedinginan di hatinya masih tidak berkurang.
Karena hujan salju yang lebat hari itu, Chang Rui harus kehilangan dua orang yang berharga baginya. Karena hujan salju itu juga yang merenggut seluruh cahaya dari kehidupan Chang Rui.
Tidak lama, pintu diketuk dan menunjukkan Long Yu yang mengirimkan satu peti pakaian yang indah dengan mantel bulu rubah yang mahal.
"Tuan memintaku untuk mengirimkan ini pada Wangfei. " Ucap Long Yu sambil berlutut dengan satu kaki.
"Ya, terima kasih. " Ucap Chang Rui tanpa ekspresi dan mengambil pakaian itu.
Lalu, Long Yu berjalan pergi, Chang Rui harus memasuki Istana untuk pertama kalinya dan memberi penghormatan pada Kaisar dan Permaisuri.
Chang Rui berganti pakaian dibantu oleh kedua pelayannya dan menata rambutnya dengan serapih mungkin agar tidak mempermalukan Nangong Li.
Walaupun mereka tidak menikah secara serius tapi ini berbeda di mata orang lain, di mata orang lain mereka haruslah memiliki hubungan yang baik.
Setelah berganti pakaian dengan baik, Chang Rui berjalan keluar dari kediamannya dengan payung yang dipegang oleh Qinlin.
Mereka berjalan dibawah salju yang turun lebat, kepala Chang Rui terasa sedikit pusing, sekelebat bayangan dari masa lalu membuatnya merasa sakit.
Sesampainya di depan halaman kediaman Nangong Li, itu sangat datar dan tidak ada perapian yang di hidupkan.
Chang Rui berjalan masuk ke dalam kediaman Nangong Li dan melihat bahwa pria itu menjadi lebih pucat dibandingkan kemarin.
"Wangye, apakah anda sakit ?" Tanya Chang Rui hanya untuk kesopanan belaka.
"Tidak , aku memiliki hadiah untukmu, bukalah. " Ucap Nangong Li.
Chang Rui mengambil kotak kayu kecil yang diberikan oleh Nangong Li. Lalu membukanya secara perlahan lahan, di dalamnya ada sebuah pedang pendek yang diukir dengan rapi.
Dengan ujung yang melengkung, sangat tajam dan sangat dalam. Pedang pendek yang ramping ini sangat cantik, Chang Rui mengangkatnya dan memegangnya.
Kepuasan muncul diwajah Chang Rui tanpa bisa ditahan, tidak peduli seberapa ahli Chang Rui. Ketika dihadapkan dengan benda yang disukainya, maka Chang Rui tidak memiliki pilihan lain selain menyerah.
"Terima kasih atas rahmat mu, Wangye. " Ucap Chang Rui dengan tulus.
"Tentu saja, uhuk ! uhuk !" Wajah Nangong Li berubah menjadi lebih pucat lagi dan darah mengalir dari sudut bibir Nangong Li.
Chang Rui dengan panik mengambil sapu tangan miliknya dan membungkuk lalu menyeka darah milik Nangong Li.
Sementara Chang Rui sedang serius, Nangong Li menatap wajah Chang Rui yang sangat dekat dan sangat jelas.
Nangong Li merasa aneh pada dirinya sendiri tapi menolak untuk mengakui hal itu, lalu berdehak. Chang Rui kembali tersadar jadi langsung menjauhkan tubuhnya.
"Maafkan atas ketidaksopanan ku. " Ucap Chang Rui sambil menunduk.
"Hm, tidak apa apa. Tampaknya, kamu harus pergi sendirian. Kesehatanku selalu menurun ketika musim dingin tiba. " Kata Nangong Li.
Sementara Chang Rui yang mendengar ini merasa dirinya lemas, menemui Kaisar dan Permaisuri sendirian ?
Nangong Li ini benar luar biasa ! Sia sia saja seluruh pujiannya untuk Nangong Li sebelumnya !
"Wangye, aku pikir ini kurang baik untukmu dan untukku. "Ucap Chang Rui dengan pelan dan menolak untuk menyerah.
"Pergilah, ayah dan ibu tahu bahwa kesehatan ku buruk ketika salju turun. Jangan membuat keributan yang tidak perlu, karena kamu tidak setuju untuk menjadi bawahan ku kemarin maka aku tidak akan melindungimu apabila sesuatu terjadi. Lalu, jangan sampai mempermalukan ku, jika tidak maka kamu akan menyesal. " Ucap Nangong Li dengan peringatan.
Chang Rui yang mendapat peringatan ini langsung mundur dan tidak memaksa lagi, tidak baik jika Nangong Li ini marah.
Temperamen yang dimiliki oleh Nangong Li ini bahkan lebih rumit daripada milik wanita. Chang Rui duduk di atas kereta kuda sendirian dan merasa kedinginan.
Tiba tiba Chang Rui merasa aneh dengan sikap Nangong Li, setelah memikirkan semuanya, Chang Rui membelalakkan matanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 302 Episodes
Comments
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
awas harimau uda ketemu pawangnya🤣🤣🤣
2024-01-08
1
K4k3k 8¤d¤
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
2023-02-13
0
K4k3k 8¤d¤
mantab, tetap semangat lanjutin update sampai tamat thor
2023-02-13
0