Mansion utama Azlan Del Piero
06.10 AM
Azlan menatap sosok laki-laki tua dan seorang wanita tua yang kini baru saja turun dari sebuah mobil mendominasi berwarna hitam.
Dimana seorang sopir dengan terburu-buru turun pantas berlarian Menuju ke arah pintu belakang, menurunkan dua koper besar dan di sambut oleh 2 pelayan perempuan.
Dua pelayan lainnya lagi terlihat mencoba mendekati kedua orang tua tersebut, menunggu jika-jika ada permintaan khusus sejenis bantuan dan lain sebagainya dari kedua orang tua tersebut.
Di sisi kiri dan kanan Azlan beberapa pelayan lainnya jelas telah menundukkan kepala mereka secara perlahan.
Menunggu ke dua orang tersebut berjalan semakin mendekat.
"Dad...Mom..."
Azlan bicara cepat, menyambut kedua orang tua nya Tersebut dengan pelukan penuh kerinduan.
cukup tidak menyangka setelah hampir 6 bulan tidak bertemu Daddy nya, hari ini tahu-tahu laki-laki tua itu mengunjungi dirinya setelah tiba-tiba semalam laki-laki itu menghubungi diri nya.
Rupanya sang Daddy sudah tiba di Prancis sejak lusa kemarin dan tidak memberitahukan nya sama sekali.
Cukup aneh!.
Itu yang ada di kepalanya semalam.
Dia fikir ingin menjemput Daddy dan Mommy nya yang berada di rumah Paman Low nya, tapi Mommy nya berkata dia masih merindukan Bibi Anushka nya.
Pada akhirnya Azlan menurut, tidak jadi beranjak menjemput mereka malam ini dan bersabar menunggu orang tua nya datang di keesokan paginya.
"Kenapa baru memberitahu aku soal kedatangan Daddy dan Mommy semalam?"
Tanya Azlan pelan.
Dia menggandeng tangan Mommy nya secara perlahan, sambil sesekali menatap wajah tua yang cukup dia rindukan tersebut.
"Sengaja ingin membuat sebuah kejutan"
Ucap Mommy nya (nyonya Hazel), dia bicara sambil mengembangkan senyuman nya.
"Hmmm"
Terdengar Daddy nya hanya ber dehem kecil.
Laki-laki tua itu bukanlah type laki-laki yang suka bicara, dulu saat Azlan dan adik nya masih kecil, Daddy nya lebih banyak diam mengamati, membiarkan anak-anak nya bergerak selama Sesuai dengan aturan dan tidak melenceng dari ajaran agama.
Ketika membuat sebuah kesalahan laki-laki tua itu membiarkan Mommy nya bicara lebih dulu, dia memberikan 3 kali kesempatan untuk memperbaiki diri.
Jika melampaui batasan nya sang Daddy nya langsung bertindak.
Maka disana lah batasan Daddy nya berlaku.
Laki-laki itu langsung mengeluarkan taring nya, memberi sebuah hukuman yang bisa membuat mereka tidak akan berani untuk kembali mengulangi Kesalahan yang sama.
Dan sifat itulah yang pada akhirnya menurun kepada dirinya.
Pada akhirnya mereka tiba didalam mansion milik Azlan, Sang Daddy dan Mommy nya langsung memilih masuk kedalam kamar utama yang telah di siapkan oleh Azlan sejak semalam.
"Aku sudah minta pelayan menyiapkan sarapan pagi untuk kalian"
Ucap Azlan cepat.
Dia membiarkan dua pelayan yang membawa koper Daddy dan Mommy nya meletakkan koper tersebut ke dalam lemari walk in closed.
Mommy nya memilih untuk duduk di atas tepian kasur, sedangkan Daddy nya terlihat bergerak mendekati Azlan.
"Kamu bisa pergi ke perusahaan setelah ini, pastikan tidak pulang terlambat, mari menikmati makan malam bersama dan setelah itu Daddy ingin bicara 4 mata dengan mu"
Tiba-tiba laki-laki tua itu bicara sambil menatap kearah Azlan.
Daddy Ozvit nya selalu terkesan simple, bicara Sesuai dengan keinginan nya kemudian berhenti jika dia menginginkan nya.
"Apakah ada hal yang penting dan darurat Dad?"
Tanya Azlan sambil berusaha untuk menebak-nebak.
"Kita akan bicara nanti malam"
setelah berkata begitu, Daddy nya lebih memilih membalik kan tubuhnya.
Itu seperti sebuah kode keras agar dia segera pergi ke perusahaan sekarang juga.
"Baiklah, Dad"
Jawab Azlan pelan kemudian secara perlahan berjalan menjauhi kedua orang tua nya tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 147 Episodes
Comments
Andri
ayah nya azlan di novel apa ya
2024-05-17
1
Budiwati
lanjutttt
2023-03-23
0
Nailott
sang dady ovsit,punyw rencana perjodohan kali ya,
2023-01-11
0