Syafiq melajukan motornya mengarah tujuan dan sampailah saatnya terlihat ada mobil besar yang melintas sangat kencang dan seorang anak kecil yang ingin menyeberangi jalan.
Syafiq langsung membuang motornya, ia tak peduli lagi dengan motor barunya, menyelamatkan nyawa lebih penting.
Yang mengherankan tidak ada satupun yang menyadarinya. Ketika detik-detik mobil tersebut sampai di depan sang anak kecil para warga baru menyadari dan mencerit.
Dengan sigap Syafiq menarik tangan sang anak kecil tersebut lalu memeluknya dan berguling di samping jalan. Mobil tersebut malah menabrak salah satu rumah warga. Ternyata remnya blong. Untung saja pengemudinya selamat tetapi ia harus membayar kerugian yang sanhat besar.
Sang anak masih di pelukan Syafiq, jantungbya benar-benar berdetak kencang, takut jika sang anak tidak sempat di selamatkan.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya para warga datang ke arah Syafiq membantunya bangun.
"Saya tidak apa-apa buk," ucap Syafiq melepaskan pelukannya dari anak tersebut.
"Itu luka di sikumu obat dulu, nanti takutnya infeksi karena terkena aspal tadi, kamu tunggu di sini sebentar ya," ucap ibu-ibu berlari masuk ke rumahnya mengambil semangkok air, kain kasa dan obat merah.
Ding ding
Misi selesai.
Selamat Anda mendapatkan 20.000.000
Selamat Anda mendapatkan 1 poin.
Poin Anda menjadi 4 poin.
"Sini biar Ibu bantu," ucap ibu tersebut mencelupkan kain ke dalam air lalu menyeka luka untuk membersihkannya dari kotoran.
Lalu Ibu itu meneteskan obat merah dan membalut lukanya dengan kain kasa dan menempel plaster sebagai perekatnya.
"Udah selesai," ucap ibu tersebut.
"Terima kasih Bu," ucap Syafiq.
Syafiq mengambil uang Rp 200.000 lalu menyalami si ibu.
"Eh apa ini?" tanya ibu itu melihat isi tangannya.
"Udah ambil aja karena udah ngobatin saya," ujar Syafiq.
"Aduh... makasih ya Nak," ucap ibu senang. Syafiq mendekati motornya yang sudah di bantu beberapa warga untuk berdirikannya karena mereka lihat Syafiq menjatuhkan motornya saat menolong anak kecil tadi.
"Makasih Pak udah benerin motor saya," ucap Syafiq.
"Udah, kami seharusnya bilang makasih sama kamu udah nyelamatin salah satu warga di sini, sehingga tidak ada kecelakaan," balas Bapak tersebut.
"Iya sama-sama Pak, saya berangkat kuliah dulu Pak," pamit Syafiq.
"Hati-hati Nak," pesan para Bapak-Bapak di sana. Syafiq mengangguk dan menstaterkan motornya lalu pelan-pelan melajukan motornya.
Sesampainya di kampus.
"Wah motor baru nih, dapat uang dari mana kamu? Mencurinya?" ejek Reno dan kawan-kawannya mengelilingi motor Syafiq.
"Kenapa? Sirik?" balas Syafiq.
"Aku sirik ama pria miskin kayak kamu? Hahahahaha... Dengar, dia bilang aku sirik dengannya. Heh! Sadar diri nggak kamu, 10 motor kayak gini aku bisa beli, apa kamu nggak sadar aku punya mobil mahal, motor bebek murahan kayak gini untuk apa aku sirik," ejek Reno sambil tertawa. Para teman-temannya ikut tertawa.
Syafiq mencibir.
"Haissh... kamu bisa beli motor begini saja sudah bersukurlah ya, palingan sampai habis ini motor kamu pake nggak akan bisa kebeli mobil kayak aku," ledeknya lagi.
"Bagaimana jika aku bisa beli mobil yang lebih mahal dari kamu?" tantang Syafiq.
"Hadeh! Jangan menghayal deh kamu, kalo kamu bisa beli mobil yang lebih mahal dariku, aku akan merangkak dan bersujud di kakimu dan memanggilmu ayah," jawabnya sambil tertawa.
"Ingat itu kata-katamu, Berapa harga mobilmu?" tanya Syafiq.
"Murah saja, hanya 1.000.000.000," jawabnya membanggakan diri.
"Oke, dalam jangka 3 bulan aku akan beli mobil, kita lihat mobil yang mana yang lebih mahal," ujar Syafiq menaikan alisnya sebelah.
"Para penghuni kampus, ayo kumpul semuanya, aku ada berita penting, kalian bakalan nyesal jika tidak mendengarkan beritaku ini," teriak Reno dari kejauhan.
Para mahasiswa berkumpul penasaran ingin mendengar berita dari Reno.
"Dengarkan semua, Syafiq menantangku dia akan beli mobil yang lebih mahal dariku dalam jangka 3 bulan, jika dia bisa membeli mobilnya aku akan merangkak, mencium kakinya dan memanggilnya ayah, jika dia tidak sanggup beli, maka dia harus merangkak mencium kakiku memanggilku ayah dan menyerahkan motornya," ucap Reno sambil tersenyum.
Mereka memandang 1 sama lain, rasanya bagaikan pungguk merindukan bulan. Bagaimana mungkin seorang Syafiq yang miskin membeli mobil yang lebih mahal dari Reno.
"Dia benar-benar bodoh!" ucap seorang gadis manis yang melihat Syafiq di bully oleg Reno.
"Bagaimana jika kalian semua jadi saksinya?" tanya Reno.
"Setuju," jawab para mahasiswa lainya. Mereka sampai bertepuk tangan tertawa bahagia karena ada tontonan menarik.
"Oke! Semuanya bubar," perintah Reno. para mahasiswa pun bubar memasuki ruangannya masing-masing.
"Baiklah Syafiq, aku sudah tidak sabar menunggu kau memanggilku Ayah," ujarnya menyunggingkan senyum sambil merangkul pundak Syafiq.
"Kita lihat saja siapa yang akan memanggil Ayah duluan," balas Syafiq sambil menjatuhkan tangan Reno dari pundaknya.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAH
TERIMA KASIH
jangan lupa mampir juga ke karyaku (pendekar suci dari timur)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 300 Episodes
Comments
CucuZeus
para warga baru menyadari dan berak dicelana
2024-11-24
0
On fire
Bcdds
2024-08-14
0
On fire
Sdvb
2024-08-14
0