"Ayo saja jalan pak, nanti aku katakan harus berhenti di mana," ucap Syafiq tak sabar. Pak ojek tersebut melajukan motornya yang masih ke bingungan.
"Yang laju donk Pak," ujar Syafiq celingak-celinguk melihat arahnya.
"Iya iya," jawab bapak itu menambah kecepatan motornya.
"Stop Pak," ujar Syafiq tiba-tiba. Ojek itu pun berhenti mendadak.
"Sudah sampai?" tanya ojek itu.
"Belum," jawab Syafiq yang langsung nyelonong masuk warung.
"Pak air minumnya 2 botol," ujar Syafiq menyerahkan uang 50.000. Ia langsung nyelonong pergi.
"Ini uang kembaliannya!" teriak Pemilik warung.
"Ambil saja," ujar Syafiq menaiki motor tersebut. "Ayo cepat pak," ujar Syafiq sambil meneguk air di botolnya. Bapak itu kembali melajukan motornya.
"Stop Pak," ucap Syafiq setelah sampai di tempat tujuannya. Lagi-lagi si bapak berhenti mendadak.
"Ada apa lagi?" tanya pak ojek berusaha melihat kebelakang.
"Sudah sampai Pak," ucap Syafiq menyerahkan uang 100.000 dan ia langsung nyelonong pergi.
"Uang kembalinya!" teriak pak ojek.
"Ambil aja," ujar Syafiq yang terus berlari menuju rumah yang sedang ada pertengkaran tersebut. terdengar suara tangisan seorang bapak-bapak.
"Bapak tak punya uang," ujar bapak itu menangis.
"Aku nggak mau tau, pokonya belikan aku motor!" teriak anak bapak itu membanting meja.
"Bapak mau cari uang di mana Nak? Semua uang jualan Bapak untuk kebutuhan sehari-hari, di mana uang yang harus Bapak cari lagi," ujar bapak itu. Ketika sang anak ingin melemparkan meja ke arah bapaknya Syafiq dengan sigap menangkap meja tersebut dan melemparnya ke samping.
"Kamu benar-benar anak durhaka!" teriak Syafiq.
"Kamu siapa? Jangan ikut campur!" balas anak itu marah.
"Kamu tidak perlu tau siapa aku, kamu tau apa yang sudah kamu lakukan? Kau menyakiti hati orang tuamu, apa kamu pikir kamu prilakumu ini adalah tindakan yang harus di lakukan seorang anak!" teriak Syafiq balas marah.
"Kamu orang luar tidak perlu ikut campur," ujarnya mengayunkan tinju ke arah Syafiq. Syafiq menangkap tangannya dan mengenggam tangan si anak dengan kuat.
"Adududuh sakiiit! Lepaskan!" jeritnya kesakitan. Syafiq menghempaskan tangannya ke samping hingga ia terpental. Ia terduduk sambil meringgis kesakitan. Syafiq membantu bapak tersebut berdiri.
"Bapak tidak apa-apa?" tanya Syafiq memegang bahu bapak itu. Bapak itu mengangguk sambil menangis. "Aku baik-baik saja Nak," ucap bapak tersebut.
"Aku nggak mau, tau pokoknya belikan aku motor!" teriaknya meskipun ia dalam keadaan sakit.
"Bapak tidak punya uang," ujar bapak itu lagi dengan suara hampir parau.
"Kamu tidak dengar ucapan orang tuamu, dia tidak punya uang seharusnya kau berterima kasih sudah di beri makan dan sekarang kamu malah memintanya lebih, apa kau benar-benar manusia!" teriak Syafiq.
"Apa kau bilang? Kau mengatakan aku bukan manusia," ujarnya geram. Ia langsung mengarahkan tinjunya lagi ke arah Syafiq. Syafiq kembali menangkapnya lalu membantingnya. Ia menjerit kesakitan.
"Jika kau berani lagi membentak atau kau menyakiti ayahmu, aku tidak segan-segan mematahkan kakimu," ancam Syafiq. Bapak itu menangis meskipun ia sangat kasihan dengan anaknya tapi ia tau anaknya memang keterlaluan dan harus si beri pelajaran.
"Kurang ajar, tunggu saja pembalasanku," ancamnya berusaha bangun dan berjalan terhengkang-hengkang karena kakinya mengenai kaki meja.
"Aku tidak takut ancamanmu, tapi ingin jika kau melakukan kejahatan lagi, lihat saja karmanya," ujar Syafiq gusar.
"Kau yang akan ku patah kepalamu," ancamnya percaya diri.
"Silakan aku tidak takut," balas Syafiq membusungkan dadanya. Anak itu pun pergi entah kemana meninggalkan bapak tersebut.
"Terima kasih ya Nak. mungkin jika kamu tidak ada saya sudah habis di hajar oleh anak saya, tapi saya sangat sedih semenjak anak saya berteman dengan teman-temannya dia menjadi seperti ini, sebenarnya dia anak yang baik, sayangnya dia malah jadi seperti ini. Tapi kamu cepatlah pulang bagaimana jika nanti dia datang," saran si bapak.
"Jika begitu saya pulang dulu pak, jaga kesehatan," ucap Syafiq pergi melangkahkan kakinya pergi keluar rumah tersebut.
Ding-ding
Misi selesai.
Selamat Anda mendapatkan hadiah 10.000.000
Ding ding.
Anda mendapatkan 1 poin.
Poin Anda menjadi 3 poin.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAH
TERIMA KASIH
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 300 Episodes
Comments
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
semangat
2024-12-17
0
On fire
🙏🙏🙏
2024-08-14
0
On fire
💪🏼💪🏼
2024-08-14
0