Keynan pun berbalik, kemudian berjalan di bantu Aisyah, Satria yang melihat itu mengernyitkan keningnya kembali, kenapa dari tadi Keynan selalu dituntun wanita itu dan tak menatapnya ketika bicara dengannya, kemudian Satria pun terlonjak kaget ketika menyadari sesuatu.
"Key!Kenapa,kenapa matamu?"tanya Satria.
"Masuk dulu nanti aku jelaskan di dalam,"ucap Keynan yang berhenti sesaat ketika mendengar pertanyaan dari Satria yang ada dibelakangnya, tanpa membalikkan badannya kemudian kembali berjalan dibantu Aisyah memasuki rumah yang terlihat sederhana itu.
Setelah Keynan dan Satria duduk, Aisyah pun pergi meninggalkan mereka, berjalan kearah dapur, membuat teh untuk kedua pria tampan itu.
"Jelaskan padaku, Key!"kata Satria tidak sabar.
Keynan terlihat menghembuskan nafas berat, kemudian mulai berbicara.
"Aku tidak ingin Aisyah mengetahui ini.Aku hanya ingin dia tahu kalau aku dirampok,"ucap Keynan memelankan suaranya.
"Ok,aku mengerti.Jika ada Aisyah aku akan berdehem,"ucap Satria ikut memelankan suaranya,mengerti keinginan Keynan.
"Ketika aku pulang dari menemui mu, tiba-tiba ada seseorang yang memukul kepalaku kemudian aku tidak ingat apa-apa lagi.Kemudian saat aku bangun aku sudah berada dalam mobil bersama delapan orang bertubuh kekar .Aku baru sadar kalau aku diculik.
Saat mobil berhenti karena ada salah satu diantara mereka yang buang air kecil,aku berhasil melepaskan ikatan ditangan ku ,lalu segera kabur, mereka mengejar ku ,menghadang ku dari berbagai arah dan akhirnya kami berkelahi,"
"Mereka sempat kalah dari ku tapi tiba-tiba dua orang kembali menyerang ku dan datang satu orang lagi menusukku dari depan lalu ada yang memukul kepalaku dari belakang,terus aku nggak ingat apa-apa lagi.Mereka ingin membunuhku, siapa yang menginginkan nyaw......?'Keynan
"Ehem,"Satria berdehem menandakan ada Aisyah, Keynan pun men jeda ceritanya.
"Silahkan diminum tehnya,"ucap Aisyah meletakkan satu cangkir teh di depan Satria,lalu menghampiri Keynan, meraih tangannya dan memberikan gelas teh yang ada pegangannya itu pada Keynan.
"Duduklah disini, Aisyah,"ucap Keynan menepuk kursi di sebelahnya.
"Iya."ucap Aisyah kemudian duduk di tempat yang ditunjukkan oleh Keynan.
"Sat, kenalkan, ini Aisyah,"ucap Keyna.n
"Oh,hai Aisyah,aku Satria sahabatnya Keynan."Satria.
"Salam kenal kak Satria."ucap Aisyah menyatukan kedua telapak tangannya di dada lalu sedikit membungkuk pada Satria.
"Salam kenal juga,"balas Satria.
"Mau dilanjutkan ceritanya?"Keynan.
"Em... tentu, lalu apa yang terjadi selanjutnya?'tanya Satria, ingin Keynan melanjutkan ceritanya , karena sepertinya cerita selanjutnya tidak masalah bagi Keynan jika Aisyah mendengarnya.Buktinya Keynan menyuruh Aisyah duduk disampingnya.
"Ketika aku sadar,aku sudah dalam keadaan buta dan amnesia.Aisyah dan ayahnya lah yang sudah menolong,menjaga dan merawat ku selama ini,"
"Aku tidak dapat membayangkan bagaimana nasibku jika tidak ada Aisyah dan Pak Yassin,"ucap Keynan menundukkan kepalanya sambil menghembuskan nafas berat, mengingat betapa besarnya pertolongan Pak Yassin dan Aisyah padanya, namun dia belum sempat membalas budi Pak Yassin, beliau sudah lebih dulu dipanggil-Nya.
Aisyah pun memegang tangan Keynan dan mengelus lengannya seolah menguatkan dengan sorot mata yang penuh kasih sayang.
Hal itu pun tak luput dari perhatian Satria.
"Sejauh apa hubungan Keynan dengan wanita ini, dari sorot matanya aku dapat melihat ketulusan dan cinta yang begitu besar untuk Keynan dan Keynan pun nampak memperlakukannya dengan lembut . Setahuku Keynan anti disentuh oleh wanita selain ibunya.Tapi ini,dia nampak nyaman dengan sentuhan wanita ini,"batin Satria.
"Jadi, apa rencana mu sekarang?"ucap Satria mengakhiri lamunannya sendiri.
"Tolong carikan rumah sakit terbaik didekat sini yang bisa menyembuhkan mataku.Aisyah akan memberikan rekam medis ku padamu,"Keynan
"Ok, kamu bisa mengandalkan aku.Aku akan bergerak sekarang juga,"kata Satria penuh semangat.
Satria pun meminta rekam medis Keynan setelah itu berpamitan kepada Aisyah dan Keynan, Satria pun segera pergi.
"Mas, bagaimana biaya untuk pengobatan nya? tabungan Aisyah baru sedikit ,Mas,"ucap Aisyah, yang mendengar Keynan akan segera mengobati matanya.
"Kamu tidak perlu memikirkan itu,Mas punya uang di Satria,"Keynan
"Baiklah.Em.....Mas,semenjak Mas menghubungi,Kak Satria, Aisyah perhatikan,Mas nggak pernah sakit kepala lagi.Apa ingatan Mas sudah pulih?"Aisyah
"Iya,Mas sudah bisa mengingat semuanya,"ucap Keynan seraya memikirkan apa yang harus dia lakukan setelah sembuh nanti.
Apa ..apa....Mas tidak ingin menceritakan tentang memori Mas, sebelum Mas amnesia?"tanya Aisyah hati-hati takut Keynan tidak suka.
"Mas akan menceritakan nya padamu,tapi tidak sekarang, ada saatnya nanti Mas akan menceritakan semuanya padamu.Kamu mau menunggu saat itu datang kan?"Keynan.
"I..iya Mas.Aisyah akan menunggu saat itu datang,"Aisyah.
"Mas, apa sebelum Aisyah ,Mas sudah pernah ada wanita lain di hati ,Mas?Apa Mas sudah mempunyai pacar atau...... istri? Wajah Mas sangat rupawan, tubuh tinggi, tegap,berotot,atletis, sungguh sempurna.Jadi tidak mungkin Mas belum mempunyai tambatan hati,"
"Lalu bagaimana status ku sekarang dalam hati mu Mas?"pertanyaan Aisyah yang tidak dapat ia tanyakan pada Keynan.
Membuat hati Aisyah gelisah.Karena selama mereka menikah mereka belum pernah berhubungan suami istri, Keynan memang menyentuhnya, namun sebatas memegang jemarinya,membelai rambut, meraba wajahnya,mengecup puncak kepala nya,dan yang paling intim adalah memeluk.
Namun soal hubungan suami istri ,Aisyah mencoba berpikir positif saja.Menurut Aisyah bagaimana suaminya bergairah kepadanya jika suaminya itu tidak pernah melihatnya.Aisyah pun tenggelam dalam pikiran nya sendiri.
___________________
Sehari setelah pertemuan mereka, akhirnya Satria kembali menemui Keynan.
"Key,aku sudah menemukan rumah sakit yang kau inginkan dan sudah mengatur jadwal.Bersiaplah,kita akan segera berangkat,"kata Satria yang mendatangi Keynan menjelang siang.
"Sekarang?"Keynan.
"Ya iyalah,masa tahun depan?"ucap Satria memutar bola matanya malas.
"Apa akan lama aku di sana?"Keynan.
"Aku tidak tahu, karena dokternya belum memeriksa mu secara langsung.Nanti kalau sudah diperiksa, dokter baru bisa mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan dan berapa lama proses nya,"jelas Satria.
"Aku tidak bisa berangkat sekarang,aku tidak bisa pergi tanpa memberi tahu Aisyah,"Keynan
"Ah iya, mumpung nggak ada Aisyah,aku tanyakan saja ada hubungan apa mereka,"batin Satria.
"Ehem...Key, sebenarnya bagaimana...eh....apa....eh...sejauh apa?Ah .. gimana nanya nya, ya?Hubungan mu dengan Aisyah?"tanya Satria bingung karena takut menyinggung Keynan tapi penasaran dengan hubungan mereka dan bagaimana pria dingin dan datar seperti sahabatnya ini bisa dekat dengan Aisyah.
Satria bertanya -tanya apa istimewanya wanita itu? Tidak mungkin Keynan menyukai Aisyah karena fisiknya, Keynan kan belum pernah melihatnya,dirinya saja yang tidak buta tidak bisa melihat wajah maupun body wanita yang bernama Aisyah itu.Bagamana bisa melihatnya jika wanita itu memakai gamis longgar dan wajah yang selalu tertutup cadar.
"Hubungan ku dengan Aisyah?"Keynan diam sejenak mengernyitkan keningnya lalu melanjutkan kata-katanya."Hubungan ku dengan Aisyah adalah suami istri "ucap Keynan tegas.
"Uhuk.....uhuk... uhuk....."Satria terbatuk-batuk tersedak ludahnya sendiri ketika Keynan mengatakan bahwa Keynan dan Aisyah adalah suami istri.
"Kamu tidak bercanda kan?"tanya Satria tidak percaya.
"Apa aku terlihat bercanda?Dan apa kamu pernah melihat aku menyentuh wanita selain Aisyah dan ibuku?"kata Keynan membuat Satria terdiam.
"Benar, Keynan tidak pernah berkata-kata lembut selain pada ibunya dan Aisyah dan tidak pernah mau menyentuh apalagi disentuh wanita selain oleh ibunya dan Aisyah,"batin Satria
"Bagaimana kalian berdua bisa menikah?"tanya Satria.
Keynan menghembuskan nafas berat kemudian menceritakan bagaimana dia dan Aisyah bisa menikah.
Satria nampak sedih mendengar cerita Keynan yang menikah karena situasi yang sulit.Dan dapat ia bayangkan bagaimana perasaan Keynan hidup dengan orang asing dalam keadaan buta dan amnesia.
"Apa kamu menyukai Aisyah?"tanya Satria hati-hati.
"Aku tidak tahu, tapi aku merasa nyaman dengannya,"
"Assalamualaikum,"terdengar Aisyah mengucapkan salam , mereka pun mengakhiri pembicaraan mereka.
"Wa'alaikumu salam,"sahut kedua pemuda tampan itu.
"Ah ada kak Satria,"ucap Aisyah melihat sekilas pada Satria kemudian meraih tangan Keynan dan mengecup punggung tangan Keynan."Aisyah siapkan makan siang dulu ya ,Mas?"Aisyah
"Iya,"jawab Keynan singkat.Kemudiian. Aisyah pun pergi ke dapur menghangatkan makanan yang dia masak tadi pagi, kemudian menyiapkan nya di atas meja makan.
Setiap pagi Aisyah memasak menu untuk sarapan dan makan siang, agar waktu makan siang dia tidak harus repot-repot memasak, karena jam istirahat siangnya hanya satu jam . Aisyah harus pulang'untuk makan siang bersama Keynan lalu kembali lagi ke tempat kerjanya.Aisyah tidak tega suaminya makan sendiri dengan keadaannya yang seperti itu.
Beberapa saat kemudian.
"Mas,makan siangnya sudah siap,ayo makan,"Aisyah.
"Iya,ayo Sat kita makan,"Keynan.
"Oke,"ucap Satria.
.
Seperti biasanya Aisyah dengan telaten melayani suaminya makan agar suaminya tidak kesulitan.
"Ini,kamu yang masak,Aisyah?"Satria
"Iya,"jawab Aisyah singkat.
"Masakan mu enak juga,"puji Satria.
"Terimakasih,"jawab Aisyah.
"Irit sekali di kalau bicara padaku, suaranya juga terdengar tegas.Beda banget kalau bicara sama Keynan, suaranya lembut banget selembut es krim,"batin Satria
Setelah makan siang.
."Aisyah,apa kamu masih punya waktu sebentar?"Keynan.
"Iya,Mas.Apa ada yang bisa Aisyah bantu?"Aisyah.
"Iya,Mas akan ke rumah sakit,Mas minta tolong kamu siapkan keperluan Mas,buat siap-siap saja , karena belum pasti berapa lama Mas di sana,"Keynan.
"Ba... bagaimana dengan Aisyah,Mas?" Aisyah.
"Sementara kamu dirumah saja."Keynan.
"A....apa,Mas tidak ingin Aisyah temani?"ucap Aisyah dengan wajah sendu.
To be continued
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Anitha Ramto
Sebaiknya Aisyah ikut saja utk nemenin Kenan...,harus ada istri di samping Kenan,semoga behasl operasinya
2024-06-05
1
Anonim
semoga Keynan mendapatkan dokter spesialis mata yg benar2 bisa menyembuhkan kebutaannya
2024-05-30
1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑲𝒆𝒚𝒏𝒂𝒏 𝒂𝒋𝒂𝒌 𝑨𝒊𝒔𝒚𝒂𝒉 𝒂𝒋𝒂 𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉𝒂𝒏 𝒌𝒍 𝑨𝒊𝒔𝒚𝒂𝒉 𝒅𝒊 𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊
2024-05-01
1