Malam kedua setelah pernikahan.
"Mas, besok Aisyah akan kembali bekerja,"ucap Aisyah dengan suara lembutnya.Dan setahu Keynan, Aisyah hanya bersuara lembut pada pak Yassin dan dirinya dua hari ini setelah mereka menikah.Sedangkan ketika bersama orang lain suaranya terdengar tegas.
"Iya maaf,Mas tidak bisa membantu,"ucap Keynan penuh sesal.
"Mas, jangan bahas itu lagi,"ucap Aisyah,tahu kemana arah pembicaraan suaminya,pasti tentang keterbatasannya.
Esok paginya.
"Mas, Aisyah berangkat dulu, nanti siang Aisyah akan pulang,"ucap Aisyah pamit kemudian mengecup punggung tangan Keynan.
Setelah menikah Aisyah berencana untuk pulang saat jam makan siang .
"Iya, hati-hati," Keynan
"Iya, Assalamualaikum,"Aisyah
"Wa'alaikumu salam,"Keynan
Hari-hari berlalu tak terasa sudah dua bulan pernikahan Keynan dan Aisyah, Keynan mencoba membantu Aisyah sebisanya.Menyapu, mengepel lantai, mencuci piring ,ia lakukan sebisa mungkin agar bisa meringankan pekerjaan istrinya.
Selain mengerjakan pekerjaan rumah Keynan juga rajin mengaji,dan berolah raga di dalam rumah untuk menghabiskan waktu,menghilangkan kejenuhannya berada di dalam rumah.
Sore harinya.
"Assalamualaikum,"Aisyah menghampiri Keynan kemudian mengecup punggung tangan Keynan.
"Wa'alaikumu salam,"Keynan.
"Lho,mas,jari mas kenapa?"Aisyah panik melihat jari Keynan terluka lumayan lebar.
"Hanya tergores piring yang pecah,"Keynan
"Sini,biar Aisyah obati,Aisyah kan sudah bilang,biar Aisyah yang mengerjakan pekerjaan rumah,"Aisyah
"Mas bosan tidak ada kegiatan,"ucap Keynan membuat Aisyah sedih.
"Mas Keynan pasti bosan 24 jam berapa di dalam rumah,"batin Aisyah
"Mas kan bisa mengaji,biar hafalan surah mas bertambah.Aisyah suka mendengar mas mengaji, bahkan suara mas ketika mengaji semakin indah,"Aisyah
"Itu semua karena musik box berisi lantunan ayat-ayat suci yang kamu berikan,"Keynan
"Sudah selesai,"ucap Aisyah setelah membersihkan,mengobati dan membalut jari Keynan yang terluka.
Selesai sholat isya, Aisyah menonton TV bersama Keynan yang hanya bisa mendengarkan saja.
"Mas mau kemana?"ucap Aisyah ketika melihat Keynan bangkit dari duduknya.
"Mau kekamar mandi,"Keynan
"Oh,"sahut Aisyah
"Brakk.bug,'terdengar suara dari kamar mandi.
"Mas?"pekik Aisyah yang mengingat suaminya di kamar mandi pun langsung berlari menuju kamar mandi.
"Ahkk,"pekik Keynan yang meringkuk bagai janin sambil meremas kuat rambutnya dengan tangan kiri.
Muncul kilasan-kilasan memory dirinya dikeroyok,dipukuli kemudian ditusuk dengan pisau.
"Mas!"pekik Aisyah sambil memeluk Keynan penuh kekhawatiran.
"Sakit,"teriak Keynan terus memegang kepalanya.Asyah berusaha menenangkan kemudian membantu Keynan berdiri.
"Auwch!"pekik Keynan ketika Aisyah memegang tangan kanan Keynan.
"Kenapa ,mas?"Aisyah
"Sepertinya tanganku ter keseleo,"jawab Keynan.Dia terpeleset berusaha berpegangan pada wastafel,tapi malah terpelanting menabrak pintu kemudian jatuh dengan kepala membentur lantai dan tangannya keseleo.
Aisyah membantu Keynan kekamar.
"Mas,apa masih sakit?Tangan kanan mas bengkak.Sini,Aisyah obati,"Aisyah pun mengoleskan obat agar bengkak dipergelangan tangan Keynan berkurang.
"Maafkan Mas,Mas ...."Aisyah langsung menutup mulut Keynan dengan jemari tangannya,sebelum Keynan melanjutkan kata-katanya.
"Deg!"jantung Aisyah berdetak kuat dan dengan gugup menarik jemarinya dari mulut Keynan.Setiap kali bersentuhan atau menatap wajah suaminya, jantung Aisyah selalu berdebar kencang.
Keynan juga demikian, jantungnya berdetak kencang jika bersentuhan dengan Aisyah.
"Aisyah mohon, jangan lagi meminta maaf karena keterbatasan mas, Aisyah sedih mendengarnya.Mas adalah satu-satunya keluarga yang Aisyah miliki, tempat Aisyah bersandar .Aisyah menerima mas apa adanya,"
"Aisyah yakin dan percaya mas adalah jodoh terbaik yang Allah berikan untuk Aisyah.Mungkin Aisyah tidak secantik dan sebaik yang mas harapkan untuk menjadi pendamping hidup mas,tapi Aisyah mohon agar mas mau mencoba menjalani pernikahan ini.Tolong terima Aisyah dengan segala kekurangan Aisyah,"
"Aisyah akan berusaha menjadi istri yang baik untuk mas.Jika Allah mengizinkan, Aisyah ingin pernikahan ini menjadi pernikahan yang pertama dan yang terakhir dalam hidup Aisyah,"ucap Aisyah lembut dan lirih namun masih terdengar oleh Keynan.
Reflek, Keynan mengulurkan tangannya mencari keberadaan Aisyah kemudian memeluknya dengan penuh rasa haru.Bersyukur karena dengan keadaannya yang seperti ini ada gadis yang mau merawatnya dengan ikhlas bahkan selalu menghormatinya .
"Terimakasih,terimakasih sudah mau menerima mas apa adanya.Mas tidak bisa melihat kecantikan wajahmu,tapi mas bisa merasakan kebaikan, ketulusan dan kecantikan hatimu.Mas akan berusaha untuk menjadi suami yang baik untukmu,"Ucap Keynan memeluk erat istrinya.
"Aku tidak tahu sejak kapan aku menyukaimu,sikap,tutur kata dan juga perlakuan mu padaku terasa begitu tulus bagiku.Bagaimana pun bentuk dan rupa mu,aku akan tetap menerimamu sebagai istriku,'batin Keynan
Aisyah pun membalas pelukan suaminya,menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya dengan berderai air mata, perasaan lega, bahagia juga haru menjadi satu,ketika mendengar kata-kata suaminya.Rasanya sungguh nyaman berada dalam pelukannya,selama mereka menikah,mereka belum pernah sedekat ini, bahkan sampai saat ini Aisyah masih perawan.
Keesokan paginya.
"Mas mau mandi?" Aisyah
"Hem."sahut Keynan hanya berdehem.
"A....apa tangan Mas bisa digunakan untuk memegang gayung air?"tanya Aisyah ragu.
"Mas, nggak tahu,"Keynan
"Kalau mas kesulitan......a...aku akan bantu mas mandi,"ucap Aisyah ragu.
Keynan berpikir sejenak,dia juga merasa akan kesulitan jika harus mandi sendiri, waktu shalat subuh tadi saja dia tidak bisa sujud kerena pergelangan tangannya sangat nyeri saat harus menopang tubuhnya.
Memegang gelas air minum pun sakit,apalagi memegang gayung berisi air yang pastinya airnya lebih banyak dari air yang ada di gelas.Dia akan kesulitan mandi dengan mengandalkan satu tangan tidak bisa menyiram dan menggosok tubuhnya sekaligus dengan satu tangan.
"Baiklah,tolong bantu mas mandi,"Keynan
"Iya,"ucap Aisyah singkat kemudian menuntun suaminya kekamar mandi.
Setelah berada di dalam kamar mandi, Keynan mencoba melepas baju t-shirt yang dikenakannya.
"Auwch,"rintih Keynan
"Tangan mas sakit untuk melepas baju?"Aisyah
"Hem,"sahut Keynan hanya berdehem.
"Biar Aisyah yang melepaskannya,"ucap Aisyah
Aisyah kemudian mulai menaikkan t-shirt yang dikenakan suaminya dengan jantung berdebar kencang, apalagi ketika t-shirt itu terangkat sampai dada, terlihatlah barisan roti sobek di sana hingga membuat Aisyah tidak dapat mengalihkan pandangannya.
"Masya allah roti sobeknya,"batin Aisyah yang baru kali ini melihat perut suaminya, karena dia tak pernah melihat Keynan bertelanjang dada.
"Aisyah, kenapa berhenti?"tanya Keynan menyadarkan Aisyah, karena sudah lama dia mengangkat tangannya keatas tapi Aisyah hanya mengangkat t-shirt nya sampai dada dan tidak melanjutkannya.
"Ah,i....iya mas,"sahut Aisyah tergagap kemudian segera melepas t-shirt suaminya.Kemudian Aisyah mulai memandikan suaminya dengan jantung seperti orang lagi maraton,dan jangan lupakan tangannya yang gemetaran.😅
Perlahan menyabun, menggosok, kemudian membilasnya tubuh suaminya yang masih menggunakan celana boxer nya.
"Aisyah,Mas akan mengganti celana pendek mas.Nanti saja kamu bantu mas pakai baju,"Keynan
"Ah..iya, Aisyah keluar dulu,"Aisyah
Selesai mandi.
"Mas,sini biar Aisyah suapi.Tangan mas masih sakit kan?Nanti pulang kerja Aisyah panggilkan tukang urut,"Aisyah
"Hem,"sahut Keynan tidak membantah.Walau merasa tidak enak hati karena selalu merepotkan dan menjadi beban Aisyah tapi mulai semalam dia berjanji akan membuang semua rasa itu agar tidak membuat istrinya bersedih lagi seperti semalam.
"Aku suka melakukan ini mas, entah sejak kapan,dan karena apa aku menyukaimu.Apakah karena wajah tampan mu,suara indah mu saat mengaji, atau karena apa,aku tak tahu,"batin Aisyah sambil menyuapi suaminya.
__________________
"Mas,Mas, bangun Mas!"panggil Aisyah sambil menepuk pelan wajah tampan suaminya yang bercucuran keringat.
"Aisyah,"ucap Keynan langsung menggenggam tangan Aisyah yang menepuk pipinya ketika sudah bangun dari mimpi buruknya.
Aisyah membantu Keynan untuk duduk kemudian menyodorkan air minum dibibir suaminya.
"Minum dulu, Mas!"Aisyah.
"Terimakasih,"Keynan.
"Mas, sebenarnya ada apa?Kenapa akhir-akhir ini mas selalu mimpi buruk?"ucap Aisyah sambil mengelap keringat dingin yang membasahi wajah suaminya.
Keynan menghembuskan nafas berat, kemudian mulai bercerita kepada Aisyah.
"Sebenarnya ketika terjatuh di kamar mandi,mas mendapat kilasan,mas dikeroyok, dipukuli kemudian ditusuk dengan pisau,dan akhir-akhir ini mas selalu memimpikan kilasan itu,"Keynan.
"Mungkin itu penggalan memori mas,mas mulai sedikit mengingat masa lalu mas.Waktu Aisyah menemukan mas,mas memang seperti habis dipukuli,dan diperut mas memang ada luka tusuk.Maaf ya mas, Aisyah belum punya cukup uang untuk periksa in Mas ke dokter,"ucap Aisyah sedih.
"Sudah, nggak apa-apa.Mas baik-baik saja kok,"ucap Keynan menenangkan.
***
Kediaman Wishaka, rumah yang ditempati Danu Dirja.
Diruang keluarga.
"Pa, gimana?Apa papa sudah menemui pengacara itu?"Reni
"Belum,ma.Semenjak Ayu meninggal, papa cuma bertemu sekali dengan pengacara itu,"Danu
"Papa adalah suami Ayu, seharusnya kalau Ayu meninggal kan papa yang menguasai hartanya? Reni.
"Papa juga tidak tahu,setelah Ayu meninggal, tiba-tiba Rinto menunjukkan surat kuasa yang isinya, Rinto adalah penguasa tertinggi di perusahaan dengan persetujuan,tanda tangan dan stempel milik Keynan.Dengan kata lain Rinto adalah pelaksana dan Keynan adalah pemilik perusahaan.Dan semua yang dilakukan Rinto adalah atas persetujuan Keynan,"Danu
"Tapi kenapa setelah Ayu meninggal,tidak ada pembacaan surat wasiat ,pa?"Reni
"Iya, memang nggak ada ,ma.Tapi waktu Rinto menunjukkan surat kuasa itu dia bilang pada papa kalau surat wasiat akan dibacakan ketika usia Keynan 23 tahun, sesuai permintaan Ayu,"Danu.
"Selain perusahaan dan rumah ini apa saja pa, aset yang dimiliki Ayu?"Reni.
"Banyak,ada beberapa rumah, perkebunan, resort,dan juga villa,"Danu.
"Oh ya,kok papa nggak pernah bilang,kan kita bisa berlibur dan menginap di salah satu villa,"Reni.
"Wishaka (papa Ayu) tidak memperbolehkan Ayu memberi tahu papa.Karena dia tidak suka Ayu menikah dengan papa.Papa pernah melihat surat-surat aset itu sekali,dimeja kerja Ayu dan setelah papa melihatnya Ayu langsung menyimpannya dan sampai saat ini papa tidak pernah melihatnya lagi,"Danu.
"Kenapa Wishaka tidak menyukai papa?"Reni.
"Karena dia tahu kalau papa sudah punya anak sebelum menikah dengan Ayu.Dia tidak mau hartanya dinikmati orang yang tidak punya darah Wishaka,'Danu.
"Tapi setelah Wishaka meninggal, semua kekayaannya kan beralih pada Ayu ,pa?Dan setelah Ayu meninggal pasti semua harta itu jatuh ke tangan papa dan Keynan,"Reni.
"Iya, mungkin,papa tidak tahu apa yang ditulis Ayu dalam surat wasiatnya,"Danu
"Ayu kan sangat mencintai papa,dia juga nggak tau kalau papa selingkuh dengan mama,,pasti papa juga dapat warisan dong!Reni.
"Iya,papa harap begitu,"Danu.
"Pa,sudah sekitar empat bulan Keynan nggak pulang dan nggak ada kabar.Seandainya Keynan mati,apa semua kekayaan itu menjadi milik papa?"Reni.
To be continued.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
muji toti
Jgn2 yg mencelakai keyban adalah Reni dan Dio
2024-12-28
0
Jamaliah
ibu tiri yang serakah
2025-01-02
0
Rosmaliza Malik
Dani ni pun satu dah tahu mantan isteri tu mantre, sanggup lg selingkuh...
ke ayu belum mati?!!?
2024-07-15
1