Darah Aisyah cocok dengan pria yang ditolongnya.Pria yang mereka ketahui bernama Keynan, dari struk ATM yang berada dalam kantong celana pria itu.Namun mereka tidak mengetahui kepanjangan namanya karena sebagian kertas itu rusak ,lengket terkena darah.
Sudah satu Minggu Keynan koma, pemuda tampan dan bertubuh atletis itu belum juga membuka matanya.Aisyah dan ayahnya bergantian menjaganya.
Pak Yassin adalah seorang guru agama di SD,sedang Aisyah hanya seorang kasir di sebuah toserba milik seorang Haji yang terkenal dermawan.
Aisyah tidak kuliah karena enggan jauh dari ayahnya,karena ayahnya adalah satu-satunya keluarga yang dimilikinya.
Dulu Aisyah memang akan dikuliahkan oleh ayahnya tapi semua tabungan pak Yassin habis untuk berobat ibu Aisyah,ibu Salmah menderita kangker rahim.
Walaupun sudah berobat dan menghabiskan semua tabungan Pak Yassin, nyatanya tidak bisa menyembuhkan Bu Salmah.
Dan sekarang tabungan Pak Yassin habis untuk pengobatan Keynan.
Setelah tiga Minggu koma,Keynan bangun, namun pria yang baru bangun dari komanya itu histeris karena tidak bisa melihat bahkan tidak bisa mengingat dirinya sendiri.
Pak Yassin dan Aisyah pun belum mengetahui siapa keluarga Keynan karena nama yang tidak lengkap, sulit mencari siapa keluarganya,bahkan foto nya juga disebarkan di media tapi tidak ada yang menghubungi Pak Yassin.
Dokter mengatakan terlalu banyak benturan di kepalanya Keynan,hingga menyebabkan kebutaan dan amnesia.
"Tenanglah nak, walaupun kamu amnesia,tidak bisa melihat,dan tidak mengetahui keberadaan keluargamu,bapak akan menjaga dan merawat mu,"
"Anggab bapak ini adalah bapak kamu sendiri,jangan putus asa, dokter bilang mata kamu bisa sembuh jika dioperasi.Bapak akan berusaha mengumpulkan uang untuk biaya operasi mu,"ucap Pak Yassin menenangkan,karena sangat prihatin dengan keadaan pemuda itu.
Pak Yassin dulu anak jalanan ,karena saat usia 5 tahun orang tuanya meninggal dalam kecelakaan.Sedangkan mereka hanya perantauan dan tinggal di kontrakan dan Pak Yassin juga tidak punya keluarga di daerah itu,hingga akhirnya dia jadi anak jalanan.
Ketika berusia 10 tahun ia demam tinggi meringkuk di emperan toko,ia di tolong dan dibawa oleh seorang wanita pemilik panti asuhan dan akhirnya dibesarkan disebuah panti asuhan,dan akhirnya ia menikah dengan Bu Salmah,sesama anak panti.
Dari pengalaman hidupnya itulah Pak Yassin merasa terpanggil hati nuraninya untuk menolong Keynan yang sekarang tidak punya siapapun selain ia dan putrinya.Apalagi Keynan tidak bisa melihat dan tidak tidak punya tempat tinggal.
Pak Yassin memberikan banyak wejangan pada Keynan, hingga akhirnya pemuda itu tenang.
"Besok kamu sudah boleh pulang,nak.Kamu pulang ke rumah bapak saja,"ucap Pak Yassin, setelah empat hari Keynan sadar dari komanya.
"Iya, Pak.Terimakasih karena mau menampung saya.Maaf sudah banyak merepotkan bapak.Saya tidak tahu harus bagaimana membalas kebaikan bapak,"ucap Keyna.Pemuda berparas rupawan itu pasrah karena tidak tahu harus kemana dengan keadaannya yang seperti ini.
"Sudah tidak usah dipikirkan,"ucap Pak Yassin.Padahal untuk membiayai Keynan di rumah sakit Pak Yassin sudah menghabiskan seluruh tabungannya.
Keesokan paginya Keynan pulang bersama Pak Yassin dan disambut oleh Aisyah yang menunggu di rumah.
"Nah,ini rumah bapak,semoga kamu nyaman tinggal disini sampai keluargamu ditemukan.Maaf rumah bapak sangat sederhana dan kamu terpaksa satu kamar sama bapak,karena rumah ini cuma punya dua kamar,"ucap pak Yassin
"Tidak apa-apa pak.Terimakasih bapak mau menampung saya yang cacat ini,"Keynan.
"Sudah, jangan berkecil hati seperti itu,"Pak Yassin.
Sedang Aisyah curi-curi pandang terhadap pemuda rupawan itu.
***
Satu Minggu sudah Keynan tinggal dirumah pak Yassin.Makan minum harus di bantu,bahkan kekamar mandi pun dibantu Pak Yassin.Seperti sewaktu di rumah sakit.
Keynan merasa tidak berguna dan selalu merepotkan,tapi Pak Yassin selalu dapat menghibur nya.Sedangkan Aisyah tak banyak bicara.Pak Yassin selalu mengajak Keynan sholat berjamaah.
Setiap habis magrib Pak Yassin dan Aisyah mengaji dengan suara yang indah, sehingga Keynan pun ingat jika dia juga bisa mengaji, karena ternyata ingatannya tentang Al-Qur'an tidak hilang,walau pun lantunannya tak seindah Pak Yassin dan Aisyah.
Akhinya Pak Yassin membelikan Al-Qur'an huruf braille untuk Keynan,dan mengajarinya membaca Al-Qur'an yang baik dan benar,serta indah ketika melantunkannya.Semua itu Pak Yassin lakukan agar Keynan punya kegiatan dan tidak stress dengan keadaannya.
***
Satu bulan setelah Keynan tinggal bersama keluarga Pak Yassin.
"Nak Keynan,bapak mau pergi ke kampung sebelah,mau kondangan.Jaga Aisyah baik-baik,ya? Assalamualaikum."ucap Pak Yassin pergi tanpa menunggu jawaban dari Keynan.
"Wa'alaikumu salam,"sahut Keynan setelah pak Yassin agak jauh melaju dengan motornya, tertegun karena kata-kata Pak Yassin.
"Aneh,kok Pak Yassin ngomong gitu,"batin Keynan.
Pukul satu siang hanphone Aisyah berdering.
"Nomor tak dikenal,"gumam Aisyah.
"Halo Assalamualaikum,"Aisyah.
"Dengan keluarga pak Yassin?"tanya seorang dari ujung telepon.
"Ya,saya putrinya,"Aisyah.
'Mohon datang ke rumah sakit xx bapak anda mengalami kecelakaan,"jawab orang itu.
"Apa?"Aisyah.
Wajah Aisyah langsung pucat kemudian bergegas minta izin pada pemilik toserba untuk keluar,menuju rumah sakit.
To be continued
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Anitha Ramto
seruu seperti ceritanya
2024-06-05
1
Anonim
waduuuuuhhhhh....
2024-05-30
1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒏𝒈𝒏 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒆 𝒂𝒚𝒂𝒉𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒊𝒔𝒚𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒅𝒍𝒎 𝒌𝒆𝒄𝒆𝒍𝒂𝒌𝒂𝒂𝒏
2024-05-01
1