Episode 10 Istriku Cantik

"Lho,kok pintunya sudah terbuka? jangan-jangan ada maling?"batin Aisyah.

Aisyah melangkah masuk kedalam rumah dengan langkah pelan sambil mengawasi keadaan sekitar dan memeriksa seluruh ruangan tapi tidak ada siapapun.Akhinya Aisyah menuju kamar dan membuka pintu kamar hati-hati.Begitu kamar terbuka......

"Ma...mas Keynan!"Aisyah langsung menghambur memeluk suaminya.

Keynan yang sedang duduk bersandar di sandaran ranjang memejamkan mata pun terkejut mendengar suara Aisyah apalagi Aisyah langsung menghambur memeluk dirinya.

Sesaat kemudian Aisyah mengurai pelukannya.

"Ma.. maaf, Aisyah terlalu senang melihat Mas sudah pulang,"ucap Aisyah menundukkan wajahnya.

"Apa kamu merindukan,Mas?" tanya Keynan pada wanita makai gamis longgar dan bercadar didepannya.

"Em..A.. Aisyah mandi dulu,"ucap Aisyah sambil terus menunduk, menghindari pertanyaan Keynan,dan Keynan hanya tersenyum tipis mendengar nya.

Aisyah melepaskan sesuatu dari balik cadarnya, kemudian cadarnya,juga jilbab panjang yang menutupi kepala hingga pahanya.

"Cantik sekali,"batin Keynan ketika melihat Aisyah tanpa jilbab dan cadarnya, matanya sampai tidak berkedip.

Sedangkan Aisyah, setelah melepas jilbab dan cadarnya segera keluar dari kamar menuju kamar mandi, membersihkan diri dengan hati yang bahagia karena orang yang dirindukannya tiga Minggu ini telah kembali, tanpa menyadari atau menanyakan apakah Keynan sudah bisa melihat apa belum.

Didalam kamar.

"Ya Allah,aku hampir tidak percaya kalau aku mempunyai istri yang sangat cantik alami tanpa make up.Aku bahkan tidak pernah membayangkan mempunyai istri secantik dia, walaupun tubuhnya mungil. 'batin Keynan yang masih tetap pada posisinya.

Masih terbayang-bayang dibenaknya betapa cantiknya wajah dibalik cadar itu.Lamunan Keynan seketika buyar saat suara pintu kamar dibuka,matanya seketika melotot ketika Aisyah memasuki kamar dengan menggunakan handuk yang hanya menutupi dada sampai paha.Sedangkan Aisyah sama sekali tidak menoleh kearah suaminya.

Semenjak ayahnya meninggal Aisyah memang setiap hari mengganti pakaian didalam kamar,toh suaminya juga tidak bisa melihat, itulah yang ada dalam otaknya, dengan santai memakai bajunya.

Tanpa disadari oleh Aisyah bahwa sekarang suaminya sudah bisa melihat.Mata Keynan tak berkedip melihat pemandangan indah didepannya, dadanya seakan mau meledak dan nafasnya terasa tercekat, walaupun hanya dari samping karena posisi Aisyah yang menyamping.

"Ya Allah, kulitnya putih mulus,dad"nya montok, bokongnya berisi.Shiitt!"batin Keynan, otaknya sudah traveling ke mana-mana.

"Mas,Mas kenapa?"tanya Aisyah setelah memakai pakaian,sama sekali tidak curiga dengan tatapan mata suaminya mendekati Keynan yang wajahnya terlihat tegang.Sontak Keynan tersadar dan segera menutup matanya untuk menetralisir otaknya yang sudah traveling ke mana-mana.

"Mas tidak apa-apa,"ucap Keynan berusaha setenang mungkin.'Boleh Mas, istirahat sebentar?"ucap Keynan masih memejamkan mata.

"Ah iya,apa Mas tadi baru pulang?"Aisyah.

"Hem,"sahut Keynan.

"Ya sudah, Aisyah masak untuk makan malam dulu ya?"Aisyah.

"Hem.'Keynan kembali berdehem.

"Kenapa dengan Mas Keynan,tadi aku melihat dia sangat tegang.Apa terjadi sesuatu? Apa pengobatan matanya mengalami kendala?Tapi sebelum aku mandi tadi, kayaknya baik-baik saja.Ah.. sudah lah, lebih baik aku masak,"batin Aisyah dipenuhi banyak pertanyaan.

Sedangkan Keynan,"Ya Allah,bisa khilaf aku kalau melihat istriku yang secantik itu.Kulit putih mulus,body bohay bak gitar Spanyol , rambut hitam lebat sebatas pinggang.Mana ganti baju di depan mataku lagi.Oh....gila!Jadi aku sudah melewatkan pemandangan indah itu berbulan-bulan,"

"Ya ampun kenapa aku jadi mes*m sekali.Huh..,aku harus menahan diri, ini tidak baik,aku baru saja bisa melihat lalu aku langsung meminta hak ku.Apa yang akan dipikirkan istriku nanti,"

"Aku saja belum pernah menafkahinya.Sabar...sabar....!"batin Keynan dengan tangan mengelus-elus sesuatu yang menegang dibawah sana.

Satu jam kemudian.

"Mas, udah adzan, sholat berjamaah yuk,"

"Iya,"Keynan

Selesai sholat.

"Kita makan Mas,"Aisyah

"Iya,"Keynan.

"Kenapa jawanya singkat terus,sih?Apa nggak bisa panjang dikit aja?"batin Aisyah

Setelah makan dan sholat isya, Aisyah menuntun Keynan keruang tamu untuk menonton TV.Ya, Aisyah masih tetap menuntun Keynan kemanapun tanpa menyadari Keynan sudah bisa melihat karena Keynan pun bersikap biasa seperti saat dia belum bisa melihat.

Setelah duduk diruang tamu.

"Aisyah,Mas ingin memberi tahu sesuatu"ucap Keynan tanpa berpaling pada Aisyah seperti saat dirinya buta.

'Apa,Mas?"tanya Aisyah menatap suaminya dari samping.

Seketika Keynan menghadap Aisyah,"Mata Mas sudah sembuh,Mas sudah bisa melihat,"ucap Keynan sambil menatap Aisyah.

"Benarkah?"Seketika wajah Aisyah berbinar-binar menatap Keynan.Namun sedetik kemudian matanya yang indah itu melotot ingin keluar,dan dengan langkah seribu Aisyah masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya.

"Ya Allah,Mas Keynan sudah bisa melihat?Dan aku..a...aku berganti pakaian didepannya?!Ya Allah...malunya aku ,mau ku tarok dimana mukaku?"batin Aisyah.

Sedangkan Keynan terkejut melihat reaksi Aisyah.

"Kenapa reaksinya seperti itu?Bahagia, kaget,trus mukanya jadi merah.Biasanya jika muka seseorang merah itu karena marah dan malu.Malu?Apa karena dia ganti baju di depanku tadi?"Keynan pun segera menyusul istrinya.

"Ceklek,"Keynan mencoba membuka pintu, namun sepertinya ada yang menghalangi.

Aisyah yang ada di balik pintu jadi gelisah,dia masih merasa sangat malu pada Keynan.

"Aisyah,buka pintunya Aisyah,Mas mau masuk,"seru Keynan dari luar masih mencoba membuka pintu.

"Argh..... malunya aku, tapi tidak mungkin aku melarang Mas Keynan masuk,"batin Aisyah.

Dengan secepat kilat Aisyah berlari kearah ranjang lalu menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.

"Ceklek,"pintu terbuka dan Keynan pun masuk setelah menutup kembali pintu kamar itu.Keynan mendekati ranjang,dan tersenyum melihat gundukan selimut di atas ranjang.

"Aisyah,"panggil Keynan namun Aisyah bergeming ditempatnya,"Aisyah,"Keynan kembali memanggilnya namun Aisyah bergeming.

Akhirnya dengan sekali sentakan Keynan menarik selimut membuat Aisyah gelagapan kemudian menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Lihat Mas!Apa kamu malu jika Mas melihatmu?Aisyah!"kata Keynan dengan nada lembut tersenyum tipis, kemudian menyibak rambut Aisyah yang menutupi wajahnya.

Aisyah bergeming,dia merasa sangat malu.

"Huh... Apa kamu tidak suka jika Mas bisa melihat?"tanya Keynan terdengar frustasi,"Kamu tidak ingin Mas melihatmu?Baiklah, nampaknya kamu tidak suka Mas disini,Mas akan tidur diluar,"ucap Keynan seraya membalikkan badan ingin turun dari ranjang.

"Tidak,"secepat kilat Aisyah bangkit dan memeluk Keynan dari belakang.Entah keberanian dari mana dia melakukan itu.Yang pasti hatinya tidak terima jika Keynan tidur di luar,ia sudah sangat rindu tidur dalam dekapan pria itu.

Keynan tersenyum lalu membalikkan badannya, menatap wajah Aisyah yang tertunduk, kemudian menyibak rambut yang menutupi wajah Aisyah.

"Lihat Mas!"ucap Keynan, Aisyah menggeleng,"Kenapa?"tanya Keynan.

"A.. Aisyah malu."ucap Aisyah dengan wajah memerah.

Keynan menangkup wajah Aisyah dengan kedua telapak tangannya yang besar, kemudian mengangkatnya.

"Lihat Mas!Mas ingin melihat wajahmu, melihat matamu.Apa Mas tidak boleh melihat wajah dan mata istri Mas sendiri?"Keynan.

Aisyah yang memalingkan pandangannya perlahan melihat wajah suaminya.

"Tampannya..... senyumannya manis sekali, Subhanallah.... indah sekali ciptaan mu ,Ya Rab,"batin Aisyah

"Cantik...kamu cantik.Mas tidak menyangka,mempunyai istri secantik ini,"ucap Keynan tersenyum memandang wajah istrinya.

Wajah Aisyah semakin merah mendengar pujian suaminya.Keynan merengkuh pinggang ramping istrinya kemudian memeluknya.Beberapa saat kemudian Keynan mengurai pelukannya kemudian memegang dagu lancip istrinya dengan jari jempol dan telunjuk.

"Dulu Mas pernah berjanji Mas akan melepas mu jika kamu sudah tidak sanggup menjalani pernikahan ini, karena saat itu Mas merasa tidak bisa membuat mu bahagia.Sekarang ,bolehkah Mas mengingkari janji Mas?!"

"Mas ingin selamanya bersamamu, memiliki anak dari rahimmu,dan menua bersamamu.Mas akan berusaha untuk membahagiakan mu.Apa kamu bersedia mendampingi Mas dalam suka dan duka hingga kita dipanggil-Nya?"Keynan

Aisyah mengangguk dengan buliran bening dari sudut matanya, kemudian memeluk Keynan dengan erat.Aisyah tidak menyangka suaminya akan mengatakan hal itu, sungguh Aisyah sangat bahagia mendengarnya.

🌟"Cinta hadir karena keperdulian, perhatian dan rasa nyaman"🌟

..."Author "...

To be continued

Makasih mau mampir dan membaca karya recehan Author.🙏🙏🙏🙏🙏

Terpopuler

Comments

Umi Auliya

Umi Auliya

mengharukan..

2024-09-04

1

Anitha Ramto

Anitha Ramto

Kenan sangat terpesona melihat wajah asli istrinya,dan yg paling mengejutkan Aisyah pakai bjnya di depan Kenan...Aisyah bln tau jika Kenan sdh bs melihaatnyalg,hmmm...

2024-06-05

1

Anonim

Anonim

dengan pedenya Aisyah memakai baju didepan mata Keynan yang sudah bisa melihat. Dipikirnya Keynan masih belum bisa melihat

2024-05-30

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Menolong Seseorang
2 Episode 2 Kecelakaan
3 Episode 3 Menikah ?
4 Episode 4 Halal
5 Episode 5. Menerimamu Apa Adanya
6 Episode. 6. Pulih
7 Episode 7 Bertemu Sahabat
8 Episode 8 Apa Hubungan mu?
9 Episode 9 Rindu
10 Episode 10 Istriku Cantik
11 Episode. 11. Menyatu
12 Episode. 12. Siapa Satria?
13 Episode 13. Perlakuan Sama?
14 Episode. 14. Jebakan
15 Episode. 15 Dipaksa Bertanggung Jawab
16 Episode. 16. Rencana Keynan
17 Episode 17 Kisah Pak Tirta
18 Episode 18 50 Juta
19 Episode 19 Masa Lalu Pak Rinto
20 Episode,20 Menikah, Mencintai atau Obsesi?!
21 Episode 21. Malam Pernikahan
22 Episode 22 Bodyguard ku Selingkuhan ku
23 Episode 23 Kamar Berbeda
24 Episode 24 Salah Paham
25 Episode 25 Nikah Dadakan
26 Episode 26. Aisyah Diculik
27 Episode 27 Sama-sama Salah Sangka
28 Episode 28 Mencari Aisyah
29 Episode 29 Wajah Aisyah
30 Episode 30 Firasat
31 Episode 31 Ungkapan Cinta
32 Episode 32 Aisyah?
33 Episode 33 Cemburu
34 Episode 34 Kejujuran
35 Episode 35 Saingan
36 Episode 36 Curiga
37 Episode 37 Gara-gara Penyapu
38 Episode 38 Tato
39 Episode 39 Sama-sama Berpasangan
40 Episode 40 Istri Rasa Selingkuhan
41 Episode 41 Mencari Bantuan
42 Episode 42 Saingan Lama
43 Episode 43 Penasaran
44 Episode 44 Talak Tiga
45 Episode 45 Istri Siri
46 Episode 46 Siapa Yang Istri Siri?
47 Episode 47 Aparat Gabungan
48 Episode 48 Nikah Atau Mati?
49 Episode 49 Agresif
50 Episode 50 Cemburu
51 Episode 51 Tak Ada Rasa
52 Episode 52 Penyesalan
53 Episode 53 Tidak Tahan
54 Episode 54 Menikah Lagi
55 Episode 55 Alasan Untuk Pulang
56 Episode 56 Karena Cinta
57 Episode 57 Dio Masuk Rumah Sakit
58 Episode 58 Tertembak
59 Episode 59 Permintaan Maaf
60 Episode 60 Bertemu Mertua
61 Episode 61 Mengakui Perasaan
62 Episode 62 Karena Dendam
63 Episode 63 Barang-barang Mewah
64 Episode. 64 Rahasia
65 Episode 65 Rindu
66 Episode 66 Sulit Bertemu
67 Episode 67 Uring-uringan
68 Episode 68 Rencana Perjodohan
69 Episode 69 Gara-gara Rindu
70 Episode 70 Tom and Jerry
71 Episode 71 Rencana Santi
72 Episode 72 Siapa Dalangnya?
73 Episode 73 Mantan Pendosa
74 Episode 74 Lingerie
75 Episode 75 Hijrah
76 Episode 76 Jodoh
77 Episode 77 Siapa Pria Itu?
78 Episode 78 Dua Lamaran
79 Episode 79 Menantu Idaman
80 Episode 80 Di Usir
81 Episode 81 Di Sandra
82 Episode 82 Percaya Diri
83 Episode 83 Rencana Yang Gagal
84 Episode 84 Cinta Itu Buta
85 Episode 85 Kecurigaan
86 Episode 86 Pura-pura
87 Episode 87 Segala Cara
88 Episode 88 Ambisi
89 Episode 89 Santi Beraksi
90 Episode 90 Fakta Tentang Santi
91 Episode 91 Kenyataan Yang Mengejutkan
92 Episode 92 Bukan Update
93 Episode 93 Akhir Kisah
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Episode 1 Menolong Seseorang
2
Episode 2 Kecelakaan
3
Episode 3 Menikah ?
4
Episode 4 Halal
5
Episode 5. Menerimamu Apa Adanya
6
Episode. 6. Pulih
7
Episode 7 Bertemu Sahabat
8
Episode 8 Apa Hubungan mu?
9
Episode 9 Rindu
10
Episode 10 Istriku Cantik
11
Episode. 11. Menyatu
12
Episode. 12. Siapa Satria?
13
Episode 13. Perlakuan Sama?
14
Episode. 14. Jebakan
15
Episode. 15 Dipaksa Bertanggung Jawab
16
Episode. 16. Rencana Keynan
17
Episode 17 Kisah Pak Tirta
18
Episode 18 50 Juta
19
Episode 19 Masa Lalu Pak Rinto
20
Episode,20 Menikah, Mencintai atau Obsesi?!
21
Episode 21. Malam Pernikahan
22
Episode 22 Bodyguard ku Selingkuhan ku
23
Episode 23 Kamar Berbeda
24
Episode 24 Salah Paham
25
Episode 25 Nikah Dadakan
26
Episode 26. Aisyah Diculik
27
Episode 27 Sama-sama Salah Sangka
28
Episode 28 Mencari Aisyah
29
Episode 29 Wajah Aisyah
30
Episode 30 Firasat
31
Episode 31 Ungkapan Cinta
32
Episode 32 Aisyah?
33
Episode 33 Cemburu
34
Episode 34 Kejujuran
35
Episode 35 Saingan
36
Episode 36 Curiga
37
Episode 37 Gara-gara Penyapu
38
Episode 38 Tato
39
Episode 39 Sama-sama Berpasangan
40
Episode 40 Istri Rasa Selingkuhan
41
Episode 41 Mencari Bantuan
42
Episode 42 Saingan Lama
43
Episode 43 Penasaran
44
Episode 44 Talak Tiga
45
Episode 45 Istri Siri
46
Episode 46 Siapa Yang Istri Siri?
47
Episode 47 Aparat Gabungan
48
Episode 48 Nikah Atau Mati?
49
Episode 49 Agresif
50
Episode 50 Cemburu
51
Episode 51 Tak Ada Rasa
52
Episode 52 Penyesalan
53
Episode 53 Tidak Tahan
54
Episode 54 Menikah Lagi
55
Episode 55 Alasan Untuk Pulang
56
Episode 56 Karena Cinta
57
Episode 57 Dio Masuk Rumah Sakit
58
Episode 58 Tertembak
59
Episode 59 Permintaan Maaf
60
Episode 60 Bertemu Mertua
61
Episode 61 Mengakui Perasaan
62
Episode 62 Karena Dendam
63
Episode 63 Barang-barang Mewah
64
Episode. 64 Rahasia
65
Episode 65 Rindu
66
Episode 66 Sulit Bertemu
67
Episode 67 Uring-uringan
68
Episode 68 Rencana Perjodohan
69
Episode 69 Gara-gara Rindu
70
Episode 70 Tom and Jerry
71
Episode 71 Rencana Santi
72
Episode 72 Siapa Dalangnya?
73
Episode 73 Mantan Pendosa
74
Episode 74 Lingerie
75
Episode 75 Hijrah
76
Episode 76 Jodoh
77
Episode 77 Siapa Pria Itu?
78
Episode 78 Dua Lamaran
79
Episode 79 Menantu Idaman
80
Episode 80 Di Usir
81
Episode 81 Di Sandra
82
Episode 82 Percaya Diri
83
Episode 83 Rencana Yang Gagal
84
Episode 84 Cinta Itu Buta
85
Episode 85 Kecurigaan
86
Episode 86 Pura-pura
87
Episode 87 Segala Cara
88
Episode 88 Ambisi
89
Episode 89 Santi Beraksi
90
Episode 90 Fakta Tentang Santi
91
Episode 91 Kenyataan Yang Mengejutkan
92
Episode 92 Bukan Update
93
Episode 93 Akhir Kisah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!