Juliet terpaksa harus pindah dari rumahnya. Berbagai bujuk rayu dia lakukan tak membuat wanita setengah baya itu iba. Dia dengan tega mengusir ibu dua anak itu ke jalanan.
"Ayo, Sayang! Kita pergi dari sini!" Juliet tersenyum paksa seraya menenteng dua koper besar.
Sedangkan Adam dan Abraham membawa dua tas kecil yang bergelayut di punggung mereka. Kedua bocah tampan itu memasang wajah datar menatap para tetangga yang menyaksikan mereka di usir.
Abraham dan Adam menatap satu persatu wajah para tetangga nya itu seolah ingin merekam jelas wajah orang jahat itu.
Tunggu pembalasan kami batin Adam dan Abraham geregetan.
"Akhirnya, wanita penggoda itu pergi juga dari kota kita!"
"Benar, selama ada dia di sini aku selalu merasa was-was. Suami ku setelah pulang kerja langsung aku tahan di kamar, tidak boleh keluar karena takut di goda olehnya!",
"Sekali penggoda tetap penggoda! Lihatlah, wajah kedua anaknya itu sangat tampan. Pasti ayah mereka salah satu orang kaya yang di goda olehnya. Tapi, pria itu tidak mau bertanggung jawab karena menganggap wanita itu murahan!"
"Ih … sangat menjijikkan! Merendahkan kaum wanita saja! Bagaimana perasaan orang tuanya memiliki putri sepertinya, ya!"
"Suttt … aku dengar-dengar dia yatim piatu!"
"Ck, pantesan sikapnya begitu! Rupanya dia tak pernah di didik oleh orang tuanya!"
Dada Juliet bergemuruh mendengar berbagai hinaan itu. Matanya mengembun ingin segera menangis. Namun, sekuat mungkin Juliet menahan nya agar tak tumpah dan terlihat lemah di hadapan anak-anaknya.
Dia harus kuat! Dia tak boleh lemah di hadapan anak-anaknya. Dia tak ingin anak-anaknya sedih karena melihatnya menangis.
Adam dan Abraham yang mendengar bisik-bisik tetangga hanya bisa mengepalkan tangannya erat. Andai tidak ada mommy mereka, sudah di pastikan kepala para tetangganya itu bocor.
Tidak ada anak yang rela ibunya di hina!
Tidak ada seorang ibu yang mau anaknya di caci!
Meski terkadang hubungan ibu dan anak kurang baik. Akan tetapi, ibu dan anak itu tak ingin siapa pun mencela salah satu dari mereka, seperti kata pepatah darah lebih kental daripada air.
Juliet memasukkan kedua koper besar itu ke dalam mobil, tak lupa Juliet membawa komputer milik Twins A. Setelahnya dia bersama Twins A masuk ke dalam mobil. Juliet mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.
Wanita cantik itu menatap kedua anaknya dari spion depan. Terlihat wajah kedua anaknya itu murung seraya menatap keluar jendela.
Maafkan Mommy, Sayang! Maafkan mommy yang belum bisa memberikan kebahagiaan untuk kalian. Andai saja mommy punya pekerjaan yang lebih bagus. Pasti kalian tidak akan merasakan pahitnya hidup seperti mommy.
"Sayang, kalian tidur saja! Nanti kalau sudah sampai di rumah baru kita. Mommy akan bangunin!" Juliet berucap lembut menatap penuh cinta kedua anak kembarnya itu.
"Apa mommy punya uang untuk menyewa rumah baru! Kalau tidak ada jangan terlalu memaksakan diri mommy. Kita bisa tidur di dalam mobil saja!" Adam berkata lembut dengan tampang polos nya membuat hati Juliet seolah di remuk.
Tes.
Air matanya luruh begitu saja mendengar ucapan Adam. Sekarang dirinya tak memegang uang banyak. Hanya cukup untuk makan satu Minggu.
Juliet segera menghapus air matanya karena tak ingin di lihat oleh kedua anaknya itu.
"Tidak, Sayang. Mommy punya uang kok untuk menyewa rumah baru! Kalian jangan mengkhawatirkan, Mommy. Semuanya akan baik-baik saja! Mommy 'kan wonder woman!" canda Juliet membuat Adam dan Abraham tertawa mendengarnya.
"Benar, mommy itu wonder woman. Kuat dan hebat! Bisa jadi sosok mommy dan sosok Daddy! Adam tak sedih kalau tak punya Daddy, asalkan punya mommy itu sudah cukup! Adam gak mau tamak. Adam cuma berharap bisa selalu bersama mommy!"
Bocah kecil itu berkata jujur, meski, ada secuil rasa rindunya pada sang ayah. Namun, langsung di tepis olehnya karena dia marah pada sang ayah yang telah menelantarkan mereka.
Adam pernah mendengar dari mulut tetangga kalau ayah mereka mungkin orang kaya dan mencampakkan mommy nya karena tak mau bertanggung jawab atas kehadiran mereka.
Adam dan Abraham memang masih kecil. Namun, pikiran mereka lebih dewasa daripada anak seusianya. Keadaan yang memaksa mereka untuk dewasa.
"Benar kata Adam, Mom. Kami tak butuh sosok Daddy karena sudah ada mommy yang bisa menggantikan peran Daddy!" Abraham ikut menambahkan membuat senyuman manis terpasang di wajah Juliet.
Hatinya menghangat mendengar ucapan manis yang keluar dari bibir anaknya. Benar kata orang kalau anak adalah obat lelah bagi orang tua.
"Kalian berdua adalah malaikat penyemangat, Mommy! Keberuntungan terbesar mommy yaitu kalian." Juliet melayangkan flying kiss dan di balas oleh kedua anaknya itu.
Muacch.
Mereka tertawa lepas dalam mobil mini itu. Meski, keadaan telan menghimpit mereka. Namun, keadaan tak mampu merebut senyuman dari wajah mereka.
"Sayang, mungkin rumah yang kita tinggali nanti akan kecil dan tidak punya kamar. Apa kalian mau tidur di kasur bersama mommy?" tanya Juliet hati-hati. Kasur yang di maksud Juliet adalah kasur yang biasanya di pakai anak kost.
"Yes, kami mau, Mom. Dari dulu kami mau tidur bareng, Mommy! Yes … yes … akhirnya kami bisa tidur bareng, Mommy!" Abraham dan Adam bersorak gembira membuat Juliet pun tersenyum senang.
Terima kasih, Sir. Karena telah menanam benih hebat dalam perut saya, sehingga saya punya dua anak kembar seperti mereka.
*
*
*
Sedangkan, di sisi lain. Seorang pria tampan turun dari mobil mewahnya bersama dengan enam bodyguard yang di bawanya.
"Apa benar ini rumahnya?" tanya pria itu melepaskan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya.
"Benar, Sir!"
Bersambung.
Hehehe … siapa yang mau double up?? Ayo komentar dan vote nya🤗🤗🤗🥰🥰🥰🥳🥳🥳
Oh iya … author punya novel baru, Nih. Ini itu bukan cerita Arka cs. Tapi, gak kalah bagusnya juga kok.
Cuma nanti bakal darah tinggi di awal-awal. Tapi, di jamin bakalan sweet di episode 13 dan seterusnya.
Sedih, patah hati, marah dan senyum-senyum sendiri akan kita rasakan setelah baca novel ini
.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Darsini Bbt
menyesal kemudian,,😤
2024-04-13
2
Mey Lani
bagus cerita nya
2024-03-09
0
Liiee
kaya kelakuan warga Konoha ya, biasanya kalo di LN kan pasa bodo amat
2023-12-11
1