Uh …
Juliet membusungkan dadanya, gadis itu seperti cacing yang kepanasan dalam pelukan Diego. Tangannya tergerak membelai dada bidang Diego.
"Sir, panas … " Juliet menangkup pipi Diego menatap sayu bola mata Diego membuat pria tampan itu tak dapat menahan hasratnya lagi.
Dia langsung mencium rakus bibir Juliet dan di sambut baik oleh gadis itu karena sedang dibutakan oleh hasratnya yang sudah sampai ke ubun-ubun.
Diego mengangkat tubuh Juliet seperti koala membuat aset mereka berdua saling bersentuhan. Diego mencium bibir masuk ke dalam mulut Juliet membuat gadis cantik itu melenguh dalam ciuman panas tersebut.
"Sir, touch me please!" Juliet mencium leher Diego membuat pria tampan itu menggeram nikmat.
Diego segera berjalan menuju kamar terdekat. Pria tampan itu memiliki kartu akses ke seluruh kamar hotel. Diego benar-benar menyiapkan semuanya dengan sempurna.
Saat masuk ke dalam kamar Diego langsung menghempaskan tubuh Juliet ke atas kasur. Pria itu menanggalkan seluruh sehingga polos membuat Juliet semakin ingin di sentuh oleh Diego.
Gadis cantik itu tak dapat berpikiran jernih. Otak dan tubuhnya berkata dia sangat menginginkan sentuhan pada malam ini. Dia membuka dress nya lalu membuang ke sembarang arah.
Diego tersenyum lebar melihat tubuh Juliet yang hanya di balut pakaian dalam. Sangat sempurna.
"Kau akan jadi milikku malam ini, Juliet!" Diego kembali menerkam Juliet di atas ranjang.
Suara ******* terdengar menggema dalam ruangan tersebut membuat siapa pun yang mendengarnya pasti akan malu. Juliet menekan kepala Diego saat wajah pria tampan itu tepat berada di depan titik inti tubuhnya.
"Oh, Sir! This make me so crazy … yes faster … faster!" Juliet meracau kesetanan membuat Diego tersenyum di sela-sela aktivitas nya.
Tidak ada yang bisa lari dari Diego. Apa pun yang pria tampan itu inginkan harus bisa dia dapatkan termasuk kehormatan Juliet. Pria tampan itu sudah terbiasa dengan semua keinginannya terpenuhi.
Harga dirinya seperti di injak-injak saat Juliet selalu bersikap datar padanya. Padahal wanita manapun begitu tergila-gila padanya. Akan tetapi, Juliet berbeda.
Dia pun berjanji akan membuat Juliet menyesal karena telah menolak pesona nya.
"Sir, i want more!" Juliet mencengkram sprei saat Diego mempermainkan dirinya dengan cara tak memasuki Juliet.
"Baiklah, tapi aku ingin kamu memanggil nama ku, Juliet. Panggil aku Diego! Sebut namaku agar aku semakin semangat membuat mu terbang ke angkasa!" bisik Diego seraya menggesekkan aset nya membuat Juliet memejamkan matanya menikmati sensasi gila itu.
"Diego … "
"Bagus." Pria tampan itu pun melesatkan asetnya membuat Juliet berteriak kesakitan.
Diego tersenyum lebar saat mengtahui dirinyalah yang pertama untuk Juliet. Ada rasa bangga di hatinya.
"Aku yang pertama dan terakhir untukmu, Juliet. Mulai sekarang tubuhmu milikku!" Diego memajukan pinggulnya membuat rasa sakit yang di derita Juliet menjadi nikmat.
Gelora asmara yang hebat tercipta di dalam kamar hotel itu menciptakan suasana seperti pengantin baru.
Mereka melakukannya tanpa status. Lebih tepatnya Diego yang licik dan egois membuat masa depan Juliet runyam.
Meski nantinya Juliet tak akan mempermasalahkan nya karena di Amerika gadis yang tidak perawan dianggap sudah biasa.
Populasi gadis perawan di sana sangatlah sedikit.
Diego melakukannya berkali-kali sampai Juliet pingsan barulah Diego berhenti. Pria tampan itu melupakan sesuatu yang bisa saja menjadi bencana sekaligus anugerah untuknya.
Pengaman.
Diego tak memakainya.
"Mulai saat ini kau harus terbiasa karena setiap malam aku akan datang padamu," bisik Diego pelan mengecup kening Juliet yang berkeringat.
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Mainah Inah
😱😱😱😱😱
2024-05-31
0
Darsini Bbt
?¿??????
2024-04-13
1
Ila Lee
hamil tanggungjawab lh Diego
2024-01-05
0