Suara dentuman musik terdengar keras memekakkan telinga di sebuah bar besar. Banyaknya pria dan wanita yang melenggak-lenggok di atas lantai dansa.
Terlihat seorang pria tampan sedang mabuk duduk di meja barista. Pria tampan itu meracau tak jelas membuat tiga sahabatnya kebingungan.
"Hey, Diego! Apakah sudah berubah gila? Kenapa kau mabuk seperti ini?" tanya Max pada Diego yang mabuk.
"Aku tidak mabuk, Bodoh! Ha ha … Max, wanita murahan itu pergi, Max. Sudah setahun dia menghilang, Max. Ha ha … dia pergi karena hamil anak pria lain! Padahal apa kurangnya aku, Max?" Diego meracau tertawa seperti orang gila seraya mencengkram erat jas sahabatnya itu.
"Waw … kau mabuk hanya karena seorang wanita! Apa kau menyukai wanita itu, Diego?" tanya Alex terkejut membuat Diego langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidak, aku tidak suka padanya!"
"Serius? Kau suka padanya?" tanya Alex membuat Diego tetap menggelengkan kepalanya.
"Tidak, Bodoh! Sudah aku bilang aku tidak menyukainya?!" tegas Diego dengan suara keras.
"Wah … dia benar-benar suka padanya!" Alex dan Max berucap serempak membuat Diego kesal.
"Siapa wanita itu, Diego?" tanya Damian dingin.
"Juliet, nama wanita murahan itu Juliet … dia hamil anak pria lain. Akan tetapi, dengan seenaknya dia meminta pertanggungjawaban padaku! Dasar Juliet sialan!" maki Diego membuat Max, Alex dan Damian saling pandang.
Kemudian mereka langsung memukul kepala Diego serempak seraya mengumpat Diego.
"Apa yang kau lakukan pada, Beauty ku, huh?"
Bugh.
"Ini balasan karena kau sudah memaki Angel ku murahan!"
Bugh.
"Ini hukuman karena kamu sudah membuat Juliet ku pergi!"
Bugh.
Diego pingsan setelah mendapatkan pukulan keras dari Damian di kepala belakangnya membuat pria itu ambruk ke lantai.
Max dan Alex saling pandang satu sama lain. Mereka menelan ludahnya melihat Dirgo yang sekali di pukul Damian langsung pingsan.
"Aku berjanji tidak akan membuat si bungsu marah," bisik Max pelan.
"Aku juga," balas Alex pelan.
Alex dan Max pun membopong tubuh Diego naik ke lantai atas menuju kamar pribadi Alex, karena bar tersebut merupakan milik Alex.
*
*
*
Di tempat lain seorang wanita cantik sedang menidurkan dua malaikat mungilnya di atas ranjang dengan cara menyusui.
"Anak-anak mommy udah mengantuk, ya, Jagoan! Tidur terus, ya, Sayang. Biar mommy bisa kerja!" ujar wanita cantik itu yang tak lain adalah Juliet pada dua bayi nya itu.
Juliet benar-benar pergi meninggalkan kehidupan Diego. Tak hanya itu dia juga meninggalkan panti asuhannya yang dari dulu merawatnya dari kecil.
Juliet hanya tak ingin bila suatu saat nanti Diego mendatanginya di panti asuhan. Kehamilannya juga tak Juliet beritahukan pada ibu panti karena tak ingin membuat wanita yang berjasa dalam hidupnya itu sedih.
Dua bulan yang lalu Juliet telah melahirkan dua bayi laki-laki yang sehat dan tampan. Seolah takdir Diego dan Juliet masih terikat karena wajah kedua putranya itu sangatlah mirip dengan Diego.
Anak pertama Juliet beri nama Adam Malik dan anak kedua Abraham Malik. Hanya bola mata dan senyuman Abraham yang mirip dengannya.
Sedangkan Adam benar-benar replika dari Diego. Hidung mancung, alis tajam dan bibir tebal.
Juliet selama ini menyambung hidup dengan membuka sebuah restoran kecil. Meski gajinya dulu sangatlah besar, namun, Juliet tak memilih simpanan banyak, karena 90 persen gajinya dia sumbangkan ke panti asuhan.
Kehidupan Juliet selama ini sangatlah pahit. Di hina karena hamil di luar nikah, kerap kali dirinya di usir dari kota nya karena banyak suami para tetangganya menggoda dan hampir melecehkan Juliet.
Mereka menilai Juliet gadis murahan karena hamil di luar nikah. Bisa di sentuh sesuka hati. Namun, para pria hidung belang itu selalu mengelak dan menuduh Juliet menggoda mereka terlebih dahulu.
Sehingga para istri mengusir Juliet dari kota mereka. Pernah sekali Juliet mencoba bekerja di sebuah restoran dikala usia kandungannya menginjak tiga bulan.
Namun, Juliet di lecehkan saat sedang bekerja membuat gadis itu memilih tak ingin bekerja lagi. Dia pun membuka bisnis kue.
Plup.
Juliet tersenyum manis melihat kedua bayinya itu melepaskan dadanya karena sudah terlelap.
"Kalian sangat menggemaskan! Terima kasih karena sudah hadir di hidup, Mommy! Meski kalian tidak punya Daddy seperti anak yang lain. Tapi, mommy akan berjanji pada kalian kalau mommy akan berusaha menjadi dua sosok untuk kalian. Sosok ibu dan ayah, sehingga kalian lupa bahwa kalian tak memiliki ayah karena ada mommy yang akan menjaga kalian!" Juliet berucap pelan mengecup kening kedua bayi mungilnya itu.
Seolah mengerti, kedua bayi itu tersenyum dengan mata terpejam membuat mata Juliet berkaca-kaca.
Sampai saat ini dia tak bisa melupakan Diego. Bukan karena cinta melainkan karena benci. Dia tak menyesal karena hamil, namun, dia menyesal karena pria yang menghamilinya itu Diego.
Andai Diego menerima dirinya saat itu. Pastilah Juliet akan menjadi wanita paling bahagia. Akan tetapi, harapan tak sesuai kenyataan.
Habis manis sepah di buang! Itulah yang Juliet rasakan saat ini.
"Saya harap Anda tidak pernah hidup dengan tenang, Sir! Anda benar-benar pria jahat! Karena Anda saya di hina dan di tuduh sebagai wanita penggoda suami orang! Karena Anda pula anak-anak saya di hina karena tak memiliki ayah?! Tunggu saja suatu hari nanti! Saat takdir mempertemukan saya, Abraham, Adam dan Anda?! Saat itulah penyesalan akan membunuh Anda?!" Juliet mengepalkan tangannya erat menatap sebuah jas dan kemeja pria yang selalu dia letakkan di atas kasur.
Jas dan kemeja itu merupakan milik Diego yang tertinggal di apartemen Juliet dulu. Wanita itu ingin membuang nya, namun, tidak bisa. Karena selama hamil Juliet selalu mengidam tidur dengan memakai kemeja Diego.
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
Mau lagi?? Ayo vote dan komentar nya?
Alurnya cepat karena author gak mau bertele-tele.
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 172 Episodes
Comments
Marcel Alan Junio
maaf thor, kalo settingnya di Amerika orang ga peduli dg kehidupan org lain. mau hamil di luar nikah kek, mau kumpul kebo kek, mau janda kek mereka mana mau mencampuri urusan org lain. ga ada ceritanya sampai diusir2 gara2 hamil ngga punya suami
2024-10-05
3
Fareza Gmail.Com
damian pukulnya pake hati pasti 🤣🤣
2024-09-29
1
istrinya gojo꒰⑅ᵕ༚ᵕ꒱˖♡
mampyus🤣
2024-05-10
0