Suasana mansion di pagi hari sangat bewarna, walau hari-hari mereka bewarna tapi kali ini tambah bewarna dengan Sasa yang kembali ke mansion.
"Pagi bunda " sapa Sasa yang sudah rapi dengan pakaian formal nya.
"Pagi sayang, mana yang lain " ucap Dinda
"Mungkin sedang siap-siap bunda, sini biar Sasa bantu " ucap Sasa.
"Tidak sayang, kau sudah tapi nanti masakan nya mengenai pakaian mu " ucap Dinda
"Tapi bunda " ucap Sasa terhenti.
"Sasa cukup duduk, menunggu mereka turun " ucap dinda.
"Vanya datang, putri yang cantik jelita bunda Daddy sejagat rasa datang " teriak Vanya.
"Bisa kau jangan teriak teriak sekali saja Vanya kuping ku bisa pecah mendengar suara cempreng mu itu " ucap Demian .
"Daddy lihat kakak " adu Vanya saat Dominic menuruni anak tangga.
"Demian sudah lah, biarkan adik mu " ucap Dominic.
"Blueekkkk " ucap Vanya menjulurkan lidahnya.
"Pagi-pagi sudah membuat ribut " ucap Domani langsung duduk di samping Sasa.
"Pagi bunda, kakak " sapa Domani.
"Pagi sayang " ucap Sasa dan Dinda bersamaan.
"Di mana Ara " ucap Dinda.
"Pagi " sapa Ara.
Panjang umur yang di cari, bahkan Ara langsung duduk di samping Domani.
"Ayo kita sarapan nanti kalian terlambat " ucap Dominic.
Setelah selesai sarapan mereka langsung berangkat dengan kendaraan mereka masing-masing.
Dengan Ara yang menggunakan motor kesayangan nya, motor ini dia adalah pemberian dari indah itu sebenarnya dia sangat menyayangi nya.
Setelah memakan waktu 15 menit akhir nya Ara sudah sampai di universitas tempatnya kuliah.
"Ara " panggil seseorang.
"Nama mu Ara kan, nama ku Ica kita boleh berteman " ucap wanita yang bernama Ica.
"Aku berteman dengan siapa pun " ucap Ara singkat.
"Tapi kau selalu sendiri " ucap Ica lagi.
"Ada yang ingin kau ucapkan " ucap Ara.
"Tidak, ayo kita sama sama ke kelas " ajak Ica.
Suasana dalam kelas sangat riuh, Ara yang melihat itu mengernyit dahi bingung.
"oh iya kau pasti tidak tau jika kita akan ada dosen baru, dan aku dengar dengan dia juga seorang pengusaha " ucap Ica.
"Terima kasih " ucap Ara.
Mereka langsung duduk di tempat masing-masing dan kebetulan Ica duduk di depan ara, dan tak lama datang dua orang pria yang masuk ke kelasnya.
"Selamat pagi anak-anak " ucap dosen yang masuk dalam kelas mereka.
"Pagi pak " ucap mereka serempak, kecuali Ara yang diam datar saja.
"Hari ini kalian kedatangan dosen baru, karna prof. Kincar yang pindah tugas " ucap pria yang ada di sampingnya.
"Yeeee " ucap mereka bahagia.
Karena prof. kincar yang terbilang tegas dan tidak menerima alasan apapun sudah tidak bertugas di kelas mereka lagi.
"Silahkan perkenalkan diri anda tuan " ucap pria tersebut.
"Baiklah bapak undur diri " ucap nya lagi.
Setelah kepergian pria yang mengantarnya ke dalam kelas, tinggal dia saja yang mengamati semua wajah wajah mahasiswa nya, dan tiba-tiba dia langsung menghentikan pergerakan nya saat matanya jatuh pada wanita yang berada di pojok sana.
"Emmm,,,, baiklah sebelum saya memulai saya akan memperkenalkan nama saya terlebih dahulu " ucap pria tersebut.
Semua mahasiswa sangat antusias mendengarkan siapa nama dosen tampan yang ada di hadapan mereka
"Perkenalkan Nama saya Devan " ucap Devan.
"Suaranya membuat ku meleleh "
"Apa dia turun dari surga "
"Ada yang ingin di tanyakan " ucap Devan.
"Status bapak apa " ucap salah satu mahasiswa .
"Huuuuuu " teriak mahasiswa.
"Kenapa kalian, seharusnya kalian berterima kasih aku mewakili kalian, aku tau kalian juga ingin tau kan " ucap wanita seksi.
"Status belum menikah " ucap Devan singkat.
Semua mahasiswa semangkin histeris saat Devan mengatakan status nya.
"Ada lagi " ucap Devan.
"Apa nama akun sosmed bapak " ucap wanita lain.
"Saya tidak memiliki akun sosmed, dan jika tidak ada maka saya akan memulai absen satu persatu " ucap Devan.
"Yaah,,,,kenapa cepat sekali " ucap wanita yang berdandan.
"Setiap mata kuliah saya, tidak ada yang berdandan dan apa lagi membawa peralatan make up di dalam kelas ini bukan ajang kecantikan tapi ini proses belajar mengajar " tegur Devan.
Wanita yang tadinya ber-make up langsung menghentikan pergerakan nya
"Untuk kali ini saya memaklumi, dan kedepannya saya akan memberi kalian nilai E jika melanggar aturan yang saya buat " ucap Devan.
"Ternyata dia lebih killer " ucap mereka .
"Perkenalkan nama kalian dari pojok kanan " ucap Devan.
"Ara, perkenalkan nama mu " bisik Ica yang duduk di depan nya.
"Aku "
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain, dan mohon koreksinya 🙏🏻🙏🏻
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 171 Episodes
Comments
fitriani
kyknya ini bakalan jadi menantunya keluarga benata nih.... entah jodoh ara ataw jodohnya sasa
2022-06-03
2
Dwi setya Iriana
devan gk suka du cueki makanya devan minta di kenalkan mana murid dri yg pling pojokan.
2022-03-24
1
Elazmi Puji
Ara jodoh Devan nih kek nya
2022-02-23
0