Suasana pagi di Desa sanggula.,
terlihat sangat wajar.,
Dawung nampak sangat teliti menghitung hasil timbagan Ikan Hasil tangkapan para Warga.,,
sedangkan Ki Along Nampak sibuk ikut mengepak ikan-ikan yang Habis di timbang dan di bayar untuk Di bawa ke kota. ..
lalu ucapnya pada Dawung
"Dawung., saya ikut mengantar Ikan ke Kota!! " ujar Ki Along..,Dawung yang begitu sangat terkejut.,
Namun Dawung yang sedikit tidak enak hati jika Harus menolak permintaan Tuannya yang Harus terjun langsung.,.
" Tuan... Biar saja saya dengan yang lainnya yang mengerjakan semua ini. ,tuan tidak perlu kuatir., " ujar Dawung yang tidak ingin ki Along ikut susah mengurus hal-hal kecil
namun rupanya ki Along., malah murka dengan jawaban Dawung
"Dawung ini keputusanku!!!" Umpat Ki Along., "Saya harap., kamu tidak Usah merasa tidak enak hati..,, jika semua sudah beres kabari saya., " lanjut Tandas Ki Along
Dawung yang tidak berani membantah lagi.,
apa yang jadi keinginan Tuannya., meskipun terasa Aneh., karena selama ini
, tidak pernah sekalipun berniat untuk ikut ke kota., terpaksa pasrah dengan keputusan tuannya
" Tuan... maaf beribu maaf., bukankah tuan?, sbentar siang Ada Acara keluarga.,!!? " ujar sawung dengan Hati-hati takut menyinggung perasaan ki Along. Dan mencoba mematahkan keinginan Ki Along
" Iya... Tapi Lagian Acaranya selepas Sholat zuhur., saya Rasa jika tidak Ada kendala pasti kita masih dapat mengikutinya. .? " jawab ki along Datar sambil ikut membantu anak buahnya mengatur keranjang ikan dalam kapal.,,
Dawung yang sesungguhnya., mersa aneh dan tidak enak hati dengan permintaan Tuannya.,.
dengan terpaksa mengangguk setuju.,
Whusssssh!!!
suara Angin menerpa layar.,
melesatkan kapal membelah samudra.,
mengantarkan mereka ke kota.,
Suasana Kota lembo.,
sama seperti biasanya.,
dengan sibuk mereka menurunkan ikan untuk Di timbang...,
tampa mereka sadari., Ada sepasang mata yang mengintai mereka..
seseorang berlari tergesa-gesa.,
krekkkkk
tampa permisi langsung membuka pintu.,
" Ki rekso., Ki Along... ki Along ada di pasar., " Ujar Anoi melaporkan
" pujuk di cinta ulampun tiba.," sahut Ki Rekso dengan senyuman misterius.,
" Dia datng menyerahkan nyawanya.,!? "lanjut ki rekso penuh semangat.,
Ki ranu yang masih bersemedi mendengar ki Along ada di kota itu.,langsung membuka matanya...
" Tapi ki rekso., bukannya ilmu kanuragan nya sangat tinggi...? " Anoi melanjutkan keraguaanya.,
" Bagaimana kita tau jika tidak mencobanya.,.??? " tandas Ki Ranu dengan wajah yg sulit si jelaskan.,
"Tidak Usah buang Waktu... ayo cepat habisi Dia secepat mungkin . " Ujar ki Rekso
dengan Emosi yang masih membara
.. merekapun mengatur strategi. untuk bisa dengan mudah membunuh Ki Along.,
ki Along Yang tidak sadar jika dirinya sedang di incar oleh komplotan ki rekso dan Ki Ranu.,
tidak terlalu waspada.,
"Dawung., kamu duluan ke kapal ., saya ada keperluan sebentar ke sana. " sambil menunjuk suatu Arah..
Dawung yang tidak punya firasat apapun., hanya mengangguk setuju dengan keinginan Tuannya.,
Ki Along berlalu dan menuju penjual kain., untuk membeli kain pesanan istri dan putrinya.,
setelah tawar menawar Ki Along Membayar harga kain tersebut., Namun tiba-tiba perut Ki Along terasa sakit.,.
lalu Ki Along tergesa-gesa berjalan menuju WC umum. , yang letaknya berada di belaknv gudang tempat penimbangan ikan.,
sedikitpun Tidak ada perasaan yang lain di rasakan Ki Along...
Ki Along melangkah buru-buru menuju WC., yang letaknya di belakang jadi wajar saja tidak ada orang yang berada si sana.,
selesai membuang hajatnya Ki Along hendak dengan segera meninggalkan tempat itu...
namunnamun. , Tiba-tiba dari Arah Balik lorong kecil muncul sekitar 6 orang dengan penampilan... sanggar. ,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 263 Episodes
Comments
L A
sangar .....bukan sanggar 🙂
2022-04-22
4
majapahit
lanjut ha
2022-02-08
7
GIO
lanjutttt
2022-02-06
8