traankkk!!!!
brakkkk!!!
Suara gelas pecah dan Meja yang Di hantam
"Bangsa....aat!!!,, Kau bilang dukun Sakti itu mampu melumpuhkan Ki Along!!!..???., Tapi mana. ,!!!?? " Umpat Ki Rekso, dengan Nada Geram.. Bahkan tatapan kedua Bola Matanya nyaris loncat dari tempatnya,.
"Bukan begitu Ki Rekso., Tadinya sudah hampir berhasil. , tapi Aku jga heran tiba-tiba....?! Semuanya Mental.. " Ucap amoi meyakinkan Ki rekso. , sambil melirik Rana Untuk meminta Dukungan.,
"Benar Ki...,!! Apa yang Amoi bilang.!bahkan menurut Dukunnya., Ki Along bukan Apa-apa baginya., Dukun itu tidak minta uang tambahan,. dia hanya minta kerja sama kita untuk menghadapi ki Along., Nampaknya Dua kali gagal si dukun Sangat geram., pada ki Along" Ucar Rana pada ki Rekso yang masih dilanda emosi tingkat jin ifrit
"jika yang bersangkutan dengan Ki Along Saya pasti mendukungnya Seribu persen., kapan saya bisa bertemu dengan dukun itu?!?? '" tanya Ki Rekso pada Rana Dan Amoi.,
"kapan saja Ki Rekso bersedia.. Kita bisa kesana menemuinya.,?!?
" Bagaimana jika besok sebelum matahari terbit kita berangkat.!?? " Tawar Ki Rekso pada Amoi dan Rana
" Baiklah kalau begitu Ki Rekso.,, besok sebelum matahari terbit kita berdua sdah datang ke dermaga., " Ucap Rana yang hanya di Angguki oleh Amoi
" kalau begitu sampai bertemu besok.. " tandas Ki Rekso sambil berdiri dan meninggalkan ruangan itu.. di susul Rana dan Amoi..
Pagi buta., matahari belum tampak akan keluar dari perauduannya Nampak Dua orang lelaki berjalan beriringan sambil sesekali mengeluarkan celoteh tak jelas
byurrrrrr..
byarrrrr..
Suara ombak yang memecah di dermaga., saat kedua lelaki itu sampai.,yang tak lain adalah., Amoi dan Rana., mereka nampak celingak celinguk.. mencari sesuatu.,
"Rana Nampaknya Ki Rekso belum sampai di tempat ini" tanya Amoi kepada Rana yang nampak kesal karena tidak menemukan sosok Ki Rekso.,
"Iya., aku juga belum melihat nya., Jangan-jangan dia masih terbuai mimpi indah hahsha" ucap Rana sambil tertawa
"hahahaha.. tapi tunggu sepertinya dugaanmu salah.. panjang umur., baru di bicarakan sudah muncul. " ucap Amoi lalu menghentikan Tawanya..
"Bagaimna kalian sudah menyiapkan segalanya!? " tanya Ki Rekso yang baru saja tiba di tempat itu.,
"Sudah Ki., sebaiknya kita langsung berangkat sekarang." ucap Amoi sambil mempersilahkan Ki Rekso naik ke Atas kapal..
"Rana lepas tali kapar biar aku yang menarik jangkar kita berangkat sekarang.?! " ucap Amoi pada Rana membagi tugas., yang yang di Angguki oleh Rana tanda setuju.,
byurrrr
byarrrr
suara dayung memukul pantai sebelum layar di kembangkan..
"Amoi.. siap tarik layar" ucap Rana pada Amoi memberi Aba-aba..
lalu layar pun ditarik perahu melaju dengan kecepatan Angin
Whussss!!!
suara angin menghantam layar..
Gunung Awung terkenal sangat angker.,
warga setempat menyebutnya gunung kematian., karena kerap memakan Tumbal.,.
sehingga tidak ada seorang warga pun yang berani mendekati area gunung.,
Di bawah kaki Gunung terdapat sebuah pondok., pondok itu nampak sangat menyeramkan dindingnya terbuat dari akar pohon beringin yang.. tepat berada di antara sisi kanan dan kiri gubuk itu..., seolah-olah Gubuk itu tertelan pokok besar pohon beringin..,
"Ranca dan kau Respati!!? Sebentar lagi akan ada tamu dari jauh. , layani mereka dengan baik., bilang pada mereka untuk menungguku bersemedi., tepat saat matahari berada di atas kepala" ucap Ki ranu galang kepada Dua pengikutnya.,
Ranca dan Respati Hanya mengangguk tanda mengerti., dan siaap melaksanakan perintah.,
Lalu Ki Ranu galang naik keruangan khusus yang terletak di bagian batang dalam atas pohon beringin itu., dan mulai melakukan semedi.,
Ki Rekso, Amoi dan Rana berjalan menelusuri hutan belantara., membelah semak belukar yang terkadang menghalangi langkah mereka.,
namun Tekad mereka pantang surut sebelum perang.. saat mendekati Kaki gunung Awung.. Ki Rekso tercengang betapa tidak menyaksikan gubuk Aneh yang ada di depannya seketika langkahnya terhenti..,
"Amoi!! Rana!!! apa kalian juga merasakan hal aneh seperti yang aku rasakan?? " Tanya Ki Rekso pada amoi dan Rana..
Rana dan Amoi Yang sebelumnya pernah datang ke tempat ini.. seaakan mengerti dengan Apa yang Ki Rekso rasakan., karena perasaan itu sama dengan perasaan mereka berdua saat datang pertama kali.,
Suttttttttt!!!
Isarat Amoi dgan meletakan jari telunjuknya diantara bibirnya kepada Ki Rekso agar jangan berisik...
Tiba-tiba.,
kreeeeeekkkk!!!!
pintu gubuk terbuka., tampak Dua Orang berwajah penuh dengan bekas luka menatap mereka bertiga..
"Kalian sudah tiba rupanya.. mari masuk" ucap ranca sedangkan Respati hanya berdiri diam dengan wajah Datar.,
lalu...menyilahkan kepada Ki Rekso.. amoi dan Rana untuk naik ke atas gubuk..
Ki Rekso., yang memang sejak tadi terlihat gugup., segera mengikuti Amoi dan Rana untuk ikut naik kedalam gubuk..
"Terima kasih" kata Ki Rekso dengan wajah gugupnya...
"hmmm.. duduklah dahulu... , Ki Ranu galang masih melakukan meditasi., di atas., dia akan turun menemui kalian ., tepat saat matahari berada di atas kepala.! " ucap Respati dengan wajah tanpa expresi.,
"Kalian tentu lapar dan Haus., sebaiknya kalian santap hidangan ini dulu!? " Sambung Ranca.. sambil menghidangkan daging rusa bakar.. dan singkong rebus.,
melihat santapan yang tersedia Ki Rekso Nampak menelan salivanya.., perut mereka mulai berjoget., tidak menyia nyiakan kesempatan mereka bertiga melahap hidangan yang di suguhkan Ranca dan Respati.., sambil sesekali berceloteh tidak jelas.,
Matahari tepat berada di Atas kepala...
kreeeeeekkkk...
penyekat lantai atas terbuka...,
whussss sssst
tiba-tiba Ki Ranu galang., sudah duduk bersila di depan Ki Rekso Amoi, Rana dan kedua pengikutnya...
"Selamat datang di gubuk ku yang reot ini..!!? " Ucap Ki Ranu dengn suara Serak..
"Maaf Ki., perkenalkan Nama Saya Rekso.. " Ucap Ki Rekso yang tidak berani menatap orang yang duduk di depannya.,
" Kau Rupanya Ki Rekso datang jauh dari lembo tentu bukan hanya sekeder mengunjungi..!? " kata Ki Ranu
"Benar Ki., saya ingin hidup Ki along berakhir..,
karena dialah yang membunuh putraku.. " ucap Ki Rekso dengan nada Geram...
" Tenang Ki., urusan Ki Along.. sungguh bagiku tidak ada apa-apa nya., aku dengan mudah bisa melumpuhkan nya..!? "ucap Ki Ranu sambil berpikir
" Tapi Ki Along masih segar bugar sampai hari ini Ki.!? " potong ki Rekso
"Itulah yang membuat aku bingung sedikit lagi ki Along saya cabut nyawanya.. tiba-tiba cahaya putih menyelamatkannya.., tapi tenang saja Ki Along sudah tidak punya Tenaga dalam. "ucap Ki Ranu masih ngambang
"jadi kita bisa membunuhnya dengan mudah? . " lanjut Ki Rekso
" belum tentu semudah itu., kita belum tau siapa orang di balik selamat nya Ki Along., . sebaiknya kalian cari tau itu dulu!? " tandas Ki Ranu
"jadi Ki., " belum selesai Ki Rekso berbicara sudah di potong oleh Ki Ranu
" Saya pantang Gagal dalam semua pekerjaan seperti ini.. Aku gagal 2 kali., sayangnya siapa orang di balik Ki Along tidak bisa aku jelajahi dengan ilmu bathin., Rekso Dua minggu dari sekarang., Ranca dan Respati akan datang menemuimu di Lembo., Tunggulah keduanya Di dermaga.., Ajak mereka berdua ke Desa sanggula., mereka akan datang sebagai pedangang,. suruh orangmu menemani mereka berniaga., agar tidak bisa terbaca oleh Ki Along dan semua Antek-antek nya. " Ucap Ki Ranu memberi perintah kepada Ki Rekso
"baik Ki.., saya akan mempersiapkan semua kebutuhan mereka beserta dagangan yang mau mereka jual" Ucap Ki Rekso dengan berapi- api.,
"Sebentar lagi tamat Riwayatmu Along" membatin Ki Rekso..,
"Hari hampir sore.. sebaiknya mari kita berburu untuk makan malam ini. !? " ucap Respati sambil melirik Amoi dan Rana.. tampa menjawab amoi dan Rana Hanya Mengangguk setuju..
mereka berempat pun keluar menyusuri kaki gunung dengan tombak dan panah di tangan mereka.. sementara Ki Rekso dan Ki Ranu galang sibuk mengatur strategi untuk balas dendam.,
Ki Rekso dendam pada Ki Along., yang sudah membunuh putranya.,
sedangkan Ki Ranu dendam karena merasa dipermalukan dengan kegagalan..
hahahahaha!!!!!!!?
hahahaha Ha!!!!?
tawa mereka terdengar menyeramkan di tengah hutan belantara.. mereka tertawa karena yakin tidak akan gagal lagi kali ini...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 263 Episodes
Comments
Alun Bilqis lucky
semakin gas pollll ngebaca nya..../Joyful//Joyful//Joyful/
2024-08-30
1
mei
haduh...jadi deg deg an 😂
2023-04-09
1
pa poh
belum tau dia
2022-05-04
2