lembayung senja..,
mengantarkan buburng-burung terbang kembali pulang kesanngkarnya.,
kilauan air laut terlihat indah laksana gugusan Mutiara.,
sepanjang pesisir pantai lembayung.,
terlihat indah dan sangat bersih.,
lautnya yang biru., jadi surga para ikan...
hingga para nelayan tidak pernah sekalipun Gagal dalam menangkap ikan.,.
Ki Along meremas rambutnya.,
huffffff...
dengan menarik nafas berat ki along patahan pisau pusaka utamanya.,
Lama dia memperhatikan Garis patahannya..,
mencari tau benda apa yang sudah mampu mematahkan pisau pusakanya.,..
tapi dia sama sekali tidak menemukan jawaban ., yang ada hanya lorong buntu yang membuat kepalanya Berdenyut sakit.,
Rindu baru saja hendak memasuki Rumah...
Brakkkkkk!!!!
gedebukkkk!!!
Rindi mendengar benda jatuh... dengan cepat berlari ke dalam. ,
"Ayahhhh!!!! " teriak rindi berlari mendekap Ayahnya yang nampak kelihatan menahan Sakit..
"Aaanaku Toottollong Paangggil Aryo Kemari..!!" Ucap Ki along terbata- bata karena menahan sakit di kepalanya.,
"Aryo siapa ayah? " Tanya Rindi dengan Nama yang baru pertama kali di dengarnya..,
karena Rindi sama sekali belum mengetahui jika ingatan Sudra sudah kembali.,..
"Arrryo.... adaaaa lah Sud.. ra.. " suara Ki Along makin lemah menahan sakit.,
"kalau bgitu saya tinggalkan ayah sebentar..
untuk mencari Sudra" Rindi belum terbiasa dengan nama aslinya..
sambil berlari Rindi meninggalkan ayahnya seorang diri di ruang tengah sedang ibunya.,
lagi berada di dusun bawah untuk berbelanja.,
keperluan Hari-hari.,
Rindi berlari ke kamar Aryo tapi yang terlihat hanya Dawung yang sedang santai...
" paman...!! Sudra di mana! ? " Tanya Rindi
"Ada lagi membersihkan di samping pendopo" jawab Dawung.,,
Tanpa menjelaskan apa-apa rindi langsung belari ke Arah pendopo
"Sudra!!!.. Sudra!!! " teriak rindi memanggil Aryo.
Aryo langsung bergegas mendekati Rindi
" Ada apa mencariku? "
"Ayahku mencari mu di dalam rumah utama., ayah terlihat sangat kesakitan.,.! " ucap Rindi menjelaskan sesuai apa yang dia lihat
"kalau begitu ayo cepat kita kesana.. " tampa menunggu persetujuan Rindi.,
Aryo langsung menarik tangan rindi.,
Rindi nampak gelagapan tapi dia tetap ikut berlari mengikuti langkah Aryo menuju rumah utama...
"Tuan... apa yang terjadi..? sapa Aryo sambil membantu Ki Along bersandar di sandaran kursi ruang keluarga..
" Entahlah Aryo kepalaku tiba-tiba sakit sekali" Jawab Ki Along menjelaskan sambil masih memegang kepalanya..
"Mungkin karena Tuan terlalu banyak berpikir. " jawab Aryo berspekulasi...
"Saya merasa ada sesuatu yang tercatat di dalam kepalaku rasanya sakit sekali., tolonglah Aryo lakukan sesuatu? entah kenapa saya yakin kamu pasti bisa? " kata Ki along penuh pengharapan Pada Aryo..
"Baiklah Tuan Semoga Saja Allah SWT dan Junjungan kita Nabi Muhammad SAW merindhoinya" Ucap Aryo
Meskipun sedikit bingung Ki Along hanya mengangguk setuju...
"Rindi Tolong Ambilkan Air putih Dan juga bawang putih! " titah Aryo pada Rindi yang tidak tega melihat ayahnya yang kesakitan..
Rindi langsung bergegas ke dapur.,
mengambil segelas Air putih dan Beberapa siung bawang putih..
lalu meletakkannya di atas meja depan Aryo dan Ayahnya..
"Apa masih ada lagi yang dibutuhkan!? " Tanya Rindi Pada Aryo..
"Saya Rasa cukup" Ucap Aryo Datar
" Kalau bgitu.. Ayah.. sudra.. saya mau keluar cari ibu!? "... izin Rindi pada ayahnya dan Aryo..
Ki Along dan Aryo hanya mengangguk tanda setuju...
sepeninggal Rindi
Aryo Nampak merapal mantra pada segelas Air putih itu" Bismillahirrahmanirrahim.., segala penyakit ada karena izinmu yaa Allah SWT.. maka dengan izin mu jualah angkat apapun yang bersemayam di tubuh Ki along... Aminnn"... Aryo menutup doanya dan memberikan gelas itu pada Ki along
"minumlah air putih ini..., semoga saja bisa meredakan sedikit sakit Tuan'' ucap Aryo dengan wajah penuh harapan
gluk.. gluk.. gluk..
Suara Air melewati kerongkongan Ki Along... Tiba-tiba badan Ki along terasa Dingin hingga Ki along menggil..
" kenapa Tubuhku Dingin Sekali.. "tanya Ki along dengan wajah panik
" Kunyahlah bawang putih ini.., untuk menetralkan semuanya"Jawab Aryo santai sambil menyerahkan bawang itu pada Ki Along..
tanpa menunggu lebih lama lagi Ki along langsung mengunyah bawang pemberian Aryo.,
meskipun rasanya sungguh sangat tidak enak
tapi Ki Aryo berusaha untuk menelan semuanya tampa sisa..
berangsur-angsur tubuh Ki along mulai stabil.. dan sakit kepala yang tadi menyiksanya telah hilang tampa bekas.,
"Aryo kamu berbohong kepada saya.? kamu bilang tidak mengerti ilmu pengobatan.,!? ini buktinya Kamu sudah mengobati sakit yang menyerangku? " Ucap Ki along penuh selidik
" Saya tidak berbohong Tuan., saya memang tidak pandai ilmu pengobatan., Tadi Tuan tidak sakit secara fisik., tapi yang sakit jiwa Tuan..,andai kata Tuan sakit secara fisik.. tentu harus mencari tabib., " ucap Aryo dengan panjang lebar..
"Aryo Sungguh Aku ingin mengenal Allah SWT dan Nabi besar Muhammad SAW yang tadi sempat saya dengarkan kau sebut!?? " ucap Ki along dengan nada menekan..
"Tentu Tuan... saya dengan senang hati mengenal kannya pada Tuan.,. " jawab Aryo sungguh-sungguh. ,
krekkkkkk!!!
suara pintu terbuka.,
dari balik pintu Muncul., Rindi dan Ratna istri Ki Along yang Nampak tergesa-gesa. ,
"bapak!!! bapak!!! bapak kenapa? bapak sakit? " Ucap Ratna istri Ki along dengan panik smbil memegang kepala suamiya memeriksa suhu tubuhnya... lalu duduk di samping suaminya.. sedangkan Rindi ikut duduk di samping ibunya.,
" Sudah tidak apa-apa bu.. untung saja Ada Aryo yang langsung menangani bapak.., jadi sekarang bapk sudah tidak apa-apa ! " jawab Ki along menenangkan istrinya.,
"Saya tidak melakukan apapun Tuan., Sesungguhnya Tuan sembuh karena Allah menghendaki" lanjut Aryo., dengan senyuman yang di buat semanis mungkin.,
Rindi sejak tadi memperhatikan Aryo.. jantung semakin berdebar tak karuan...
"Aryo.. kenapa Saat wabah penyakit itu menyerang Hanya kamu yang ada dalam ruangan itu yang sama sekali tidak tersentuh wabah itu.? " selidik Ki Along..
huffffhhh
Aryo menghembuskan Nafas berlahan
"Tuan... kalau hal itu saya sungguh tidak mengerti., tapi menurut saja Saat di dalam rumah utama Saya dapat melihat bayangan yang hendak menyerang saya..tapi sebelum sempat mengenai tubuh saya...bayangan itu langsung lenyap..!? " jelas Aryo sambil mengingat kembali kejadian malam itu.,
"Aryo saya merasakan orang-orang ini hendak.. membunuhku dan tidak akan berhenti., sampai saya mati., Sungguh saya tidak perduli apa yang akan terjadi pada diri ini nantinya.,.. tapi Aryo saya sungguh tidak akan sanggup jika mereka mencelakai istri dan putriku!? " ucap Ki along dengan wajah penuh kebimbangan., sambil memeluk istri dan Rindi putrinya..,
" Tuan jika Allah SWT menghendaki.. Apa yang akan Terjadi pasti akan terjadi..dan begitu pula sebaliknya., sebaiknya Tuan mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi. " ucap Aryo menenangkan dan memberikan kekuatan pada Ki Along.,.
"Aryo tolong jaga keluarga ku jika sesuatu yang buruk terjadi padaku!!? " kata Ki along sambil memelas pada Aryo. ..
"Tuan.. Tidak akan ada hal buruk yang terjadi pada Tuan.. kalau Allah tidak menghendakinya.. percayalah Tuan. "? ucap Aryo dengan senyum menawan..
" Tuan selama ini..., Tuan berlindung di balik jimat.. tapi nyatanya jimat itu tidak mampu melindungi Tuan dan keluarga Tuan dari Santet.. lepaskan semuanya Tuan serahkan kanlah diri Tuan.. pada Allah SWT.., berhubung waktu sholat zuhur sudah tiba.. saya pamit dulu" lalu berlalu meninggal kan Rumah utama
Ki Along hanya mengangguk tanda setuju.. atas tindakan Aryo..
sepeninggal Aryo
"Rindi., Ayah tau Dari caramu memandang Aryo., kamu menyukai dia., Ayah tidak akan melarang., apapun keputusan kamu.? "ucap Ki along sambil membelai tubuh putrinya
"Terima kasih ayah.,,,Tapi Ayah... Rindi tidak tau apakah Aryo juga menyukai rindi..!? "ucap rindi sambil memeluk erat ayahnya
"semoga saja nanti Aryo tidak menolak permintaanku" Ki along membatin.. .......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 263 Episodes
Comments
MasWan
Ratna apa ratmi
2024-08-07
0
Citra Kirana
mantra hanyalah sebuah istilah bahasa,, jangan heran kalau ada mantra diawali dg bismillah serta ada kata² kalimat tauhid
2024-05-19
1
egoy remmy
merapal mantra pada segelas air putih "Bismillahirrahmanirrahim"
maaf min..
bismilah bukan mantra...
2023-04-15
0