“Ash-Shalatu khairum minan naum!!!!!!!, ash-shalatu khairum minan naum!!!!!!!!
, Allahu akbar,!!!!Allahu akbar!!!!
Laaa ilaaha illallah.. "
Gema Azan subuh terdengar merdu..
menggema di sepanjang Dusun Atas.,.
warga Atas yang sudah memeluk Islam segera beranjak dari pembaringan.,dan langsung berbondong-bondong.,
menuju pendopo yang telah di ubah menjadi Mushola.,
Dan Suasana di Desa sanggula tidak ada yang berubah.,. tetap berjalan sebagaimana biasanya.,..
Saat Hari Pasar Tiba., nampak kapal-kapal pedagang dari desa bahkan Dari kota., Akan memadati dermaga saat pasar di helat.., yang di adakan setiap hari minggu.,
Sejak pagi Orang-orang dari desa tetangga telah memadati dermaga desa sanggula.,
tidak ada yang aneh sebab hal itu sudah sering terjadi.,.
Bahkan tidak ada satu orang pun yang menaruh Curiga pada kehadiran 4 Orang pedagang Aneh yang nampaknya berasal dari kota Lembo.,
"Aku merasakan.,? hawa di Daerah ini terasa aneh.,. "ujar Ranca pada Respati yang nampak kegerahan
" Iya.., Aku juga merasakannya padahal masih terlalu pagi., tapi hawa disini terasa panas sekali., apa kalian jugamerasakannya juga!!? " tanya Respati Pada Anoi dan Rana yang nampak kelihatan biasa-biasa saja., .
Anoi dan Rana Hanya menggeleng pertanda tidak merasakan apapun
"Dasar.. sial.,!!! '' Umpat Respati Yang Nampak kesal melihat sikap Anoi dan Rana..,
setelah membagi tugas.,
Merekapun berpencar dan mengelar lapak di tempat yang berbeda.,.
Respati dan Anoi mengelar lapak dekat pintu masuk pasar. ..
Respati., Mulai mengunakan ilmu mata batinnya untuk mengawasi setiap orang Yang masuk kedalam pasar.,,.. namun masih belum menemukan apa yang menjadi tujuannya., yang dia temukan hanyalah kumpulan Orang-orang yang tidak mengerti tentang ilmu kedigdayaan.,
Anoi yang melihat Ki Along Di bibir Pantai bersama anak buahnya., Segera memberitahu Respati.,
" Respati coba lihat kearah pantai...? Laki-laki yang memakai baju kotak-kotak yang berbadan besar itu., Dialah Ki Along.? " ucap Anoi dengan mengerakan ekor matanya nya.,untuk menghindari kecurigaan orang-orang.,
Respati sontak menoleh kearah pantai dan langsung menelisik mengunakan ilmu Batin., Namun sungguh sangat Aneh., karena Dia tidak bisa menembus sisi batin ki Along., yang menurut Gurunya Sudah tidak memiliki tenaga dalam.,
begitu juga dengan beberapa orang yang ada di sekitar Ki Along..
"Aneh..,!!! sungguh sangat Aneh..mereka semua yang ada di sana tampak sangat misterius., saya sama sekali seperti melihat tumpukan batu karang...!! '' ujar Respati penuh keherannan..,
" Siapa mereka? "lanjutnya pada Anoi
" ki along dan semua anak buahnya.. , ada apa dengan mereka!?? " Tanya Anoi penasaran pada Respati.,
"Sungguh saya tidak bisa menembus dimensi lain dari ki Along dan juga Anak buahnya" ujar Respati yang mulai kehabisan ide.,
tentu saja meskipun Respati memiliki ilmu kedigdayaan cukup tinggi.,
Namun Respati sedikit Ragu untuk gegabah..
dalam bertindak.,
karena Tidak bisa menebak kekuatan lawannya.,
melihat raut keraguan Respati.,
Anoi., mulai merasakan sesuatu yang tidak beres. ,.
lalu konsentrasi mereka di kejutkan Oleh seorang pembeli.,
yang notabene adalah Padri sang kepala Dusun.,
"Berapa harga kain ini? " Tanya padri pada Respati dan Anoi,. Padri hendak membeli kain.,
"Dua coin perak tuan.. " Jawab Anoi dengan sedikit senyum..,
Sambil berpikir sejenak.,
Padri lalu memilih Dua kain.,
"Saya Ambil Dua., " Sambil menyerahkan 4 koin uang perak., sambil hendak melangkah pergi.,
Tetapi kedua pedagang itu menghentikannya.,
"Tunggu Sebentar tuan.,. Apa tuan kenal sama pemuda gagah di samping ki Along.? " tanya Anoi karena memang baru pertama kali melihat sosok Aryo.,
Padri menoleh pada arah yang ditunjuk Oleh pedagang itu., dan melihat kalau yang dimaksud pedagang itu Adalah Aryo.,
"Oh.. Dia bukan siapa-siapa tuan., dia Anak angkat ki along yang ditemukan terdampar di pulau ini" ujar padri menjelaskan seadanya.,
sedangkan Anoi dan Respati hanya manguk manguk
" oh begitu.,? kalau begitu Terima kasih sudah berbelanja tuan" ujar Anoi dengan senyum kepalsuan.,.
Padri hanya membalas dengan senyuman sambil berlalu pergi dengan Dua lembar kain di Tangannya..
Belum jauh langkah kaki Padri meninggalkan pasar.,
Tiba-tiba Tubuh padri terjatuh dan kejang-kejang.,
sontak saja.,
suasana pasar menjadi gaduh.,
kegaduhan itu di manfaatkan oleh Ranca melakukan Aksinya yaitu menabur sejenis debu.,. untuk menebar santet.,.
semua OOrang-orang pengujung pasar., berkerumun mengelilingi tubuh Padri yang terbaring sambil kejang-kejang. ,
Ki Along..,Dawung.,Aryo dan juga yang lainnya,yang menyaksikan kejadian itu, segera datang menghampiri.,kerumunan.,
Sedangkan pandangan Respati tidak lepas dari sosok Aryo yang menurutnya sangat misterius.,
Aryo merasakan ada yang tidak beres dengan apa yang di Alami padri.,
Aryo tidak mau gegabah., karena mulai membaca gelagat yang kurang bagus.,
Sedangkan ki Along, yang sudah tidak memiliki tenaga dalam nampak panik dan kebingungan,.
Aryo yang mengetahui kegindahan ki Along.,
segara berpikir super cepat.,
Lalu Aryo menyentuh bahu Ki Along dan memasukan sesuatu ke saku baju ki Along.,
"Tempelkan benda ini ketubuh Padri Tuan" bisik Aryo pada Ki Along..
Ki Along sedikit terkejut
dan ki Along sedikit bingung dan gugup mengingat kejadian tempo hari disaat dia mengobati istri Idir.,. sejenak sangt jelas terlihat mukanya memucat.,.
Aryo yang melihat perubahan air muka Ki along, segera meyakinkannya dengan tatapann matanya yang memberi semangat.,
Ki Along meskipun kurang percaya diri, terpaksa melakukan apa yang Aryo titah kan,
"Tolong minggir sedikit., Biar saya coba mengobatinya.,!? " Ujar ki Along meminta ruang, para warga pun memberi ruang pada Ki Along.,
sementara itu Respati semakin mempertsnam tatapan mata batinnya.,
ingin melihat Apa yang Akan Ki Along bisa Lakukan.,.
ki Along mengambil sesuatu dari dalam saku bajunya yang tadi di sisipkan Aryo,tampa memperhatikan bentuk benda itu ki Along langsung menempelkan nya ketubuh Padri...,
wushhhh...
wutttttttttt..
trinkkkkk...
selarik sinar hitam tiba-tiba keluar dari tubuh Padri.,
sinar itu melesat berbali hendak menembus batok kepala ki Along.,
namun........,
winkkkkkk!!!!
trannkk!!!
benda itu mental dan hilang begitu saja.,
ki Along yang sempat melihat sinar itu sangat kaget.,
karena sadar apa yang sudah terjadi diluar akal sehatnya.,
Sedangkan Respati yang menyaksikan kejadian itu menyipitkan matanya.,. heran serasa tak percaya tapi nyata.,
Ki Along mampu mematahkan Santetnya yg sudah terkenal di seantero jagad raya., tapi begitu mudah dipatahkan oleh ki along.,
Respati yang sadar mulai bimbang dan ragu.,
Respati Hanya bisa diam agar tidak ketahun..
Rupanya Saat tadi Padri membeli kain.., Respati., menyisipkan Santetnya pada salah satu kain itu, Saat Padri sibuk menjawab pertanyaan Anoi
ki Along., yang penasaran Dengan benda yang ada ditangannya.,
berlahan-lahan membuka telapak tangannya., ternyata yang ada hanya tiga siung bawang putih. ..
Ki Along tidak Habis pikir bagaimana bisa, Hanya bawang putih tapi mampu melawan santet..,
Anoi yang semula bertujuan menghabisi langsung ki along.,
jadi pikir dua kali setelah melihat kejadian itu.,
ki Along minta tolong pada beberapa warga., untuk menggotong., tubuh padri., dan dibawa pulang kerumahnya., karena menurut ki Slong padri sudah tidak Apa-apa.,karena terlihat jelas dari helaan nafas yang di hembuskan Padri begitu teratur sesuai ritme.,.....
,......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 263 Episodes
Comments
mei
bagus
2023-04-09
2
pa poh
saya suka..saya suka
2022-05-04
3
Thoriq
👍👍👍👍👍
2022-03-08
4