Saat ini mereka sudah diperbatasan hutan, dan ketika mereka baru keluar mereka langsung menjadi pusat perhatian karena ketampanan dan kecantikan yang tiada tara, terlebih lagi seorang gadis yang berjalan paling depan.
Aura kecantikan dan kepemimpinan Mo Da Xia menyebar begitu saja, sepanjang perjalanan semua orang menatap nya dengan berbagai tatapan, namun Mo Da Xia tidak menanggapi nya sama sekali.
Hingga ketika mereka hampir sampai di toko penjualan senjata, tiba tiba ada seorang gadis yang menabrak Mo Da Xia dengan sengaja, namun bukannya Mo Da Xia yang terjatuh justru gadis yang menabraknya nya lah yang terjatuh. Mo Da Xia yang melihat wajah gadis yang menabraknya menarik sudut bibir nya menyeringai.
Terdengar bisik bisik dari rakyat yang melihat kejadian itu.
"Hei bukankah itu Nona muda Mo Lan Lan yang terkenal jenius dari klan Mo itu"
"Iya itu dia, apa yang sedang dilakukan nya, mengapa ia sengaja menabrak Nona muda cantik itu"
"Apakah kau tidak pernah mendengar rumor" tanya nya
"Memang rumor apa yang tidak aku ketahui"
"Nona muda Mo Lan Lan tidak suka melihat seseorang yang lebih cantik dari pada dirinya, tentu saja dia merasa iri sekarang"
"Hal gila macam apa itu" ucap nya menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan sikap seorang Nona muda yang dikatakan jenius dari klan Mo.
Sedangkan para pengikut Mo Da Xia yang merasa tuan nya diganggu langsung mendekat ke arah Mo Da Xia, mereka menampilkan raut wajah cemas nya.
"Apakah Nona tidak apa apa" tanya mereka bersamaan. Sedangkan Mo Da Xia hanya mengangguk sebagai jawaban, bagaimana bisa hanya hal kecil seperti itu bisa membuat Mo Da Xia terluka.
"Mengapa kau menabrak Nona ku" tanya Zhou dengan tatapan tajam dan mengeluarkan sedikit aura membunuhnya.
"Aku tidak sengaja, hiks" ucapnya dengan muka seolah olah ditindas dengan air mata buaya yang mulai menetes.
"Jelas jelas kau sengaja menabrak nya" ucap An Ming pula dengan tersenyum mengejek.
"Hiks.. hikss.. mengapa tuan justru membelanya, memang apa yang dia lakukan sehingga kalian membelanya, hiks"
"Aku yakin dia pasti memberikan tubuhnya pada kalian sehingga kalian membelanya, hiks" lanjutnya dengan air mata buaya yang masih bercucuran bahkan ia belum berdiri dari posisi nya.
Saat mereka ingin membalas ucapannya Mo Da Xia menghentikan nya, ia berjalan mendekat ke arah Mo Lan Lan dan berjongkok mensejajarkan tubuhnya.
"Apakah kau tidak malu mengatakan kebohongan disaat orang disekitar mengetahui kebenaran nya" ucap nya menyeringai.
"Apa yang kau katakan, tidak kah tuan melihat nya, dia sedang menuduhku berbohong" ucapnya lagi dengan muka tidak berdaya yang membuat para pengikut Mo Da Xia semakin merasa muak melihatnya.
"Oh ya, hal apa yang bisa membuat ku menuduh mu berbohong" tanya Mo Da Xia.
"Tentu saja karena kau merasa iri dengan kecantikan ku" ucapnya dengan senyum sinis, wajah tidak berdaya nya tadi hilang begitu saja entah pergi kemana.
"Untuk apa aku iri dengan wajah seperti badut itu" ucap Mo Da Xia.
Orang yang berada disekitar mereka tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Mo Da Xia teramat jujur.
Sedangkan Mo Lan Lan hanya bisa menunduk menahan malu, niatnya ingin membuat para pemuda didepannya merasa simpati dan membelanya lalu menyingkirkan gadis yang ia tabrak, namun justru kebalikannya bahkan ia dipermalukan.
"Selamat tinggal kakak sepupu" bisiknya dengan menekan kata terakhir yang ia ucapkan. Lalu berjalan meninggalkan Mo Lan Lan yang sedang terkejut.
Muka Mo Lan Lan memerah menahan amarah karena ternyata yang mempermalukan dirinya adalah orang yang sering di tindas nya.
"Sial, beraninya dia mempermalukan ku, akan ku tantang dia di arena pertarungan hidup dan mati, memang apa yang bisa sampah itu lakukan, aku akan membunuhmu hahaha aku akan membunuhmu" ucapnya tertawa seperti orang gila membuat kerumunan langsung bubar dan menjauh.
Sedangkan Mo Da Xia yang sudah berada jauh dari tempat kejadian tadi masih mendengar jelas ucapan Mo Lan Lan karena pendengaran nya yang sangat tajam, Mo Da Xia menyeringai senang karena rencana nya berhasil.
Saat sudah sampai di depan toko penjualan senjata Mo Da Xia langsung melangkah masuk, dan langsung memilih milih belati yang ia ingin kan setelah apa yang ia inginkan sudah terpenuhi, ia langsung pulang ke klan Mo namun kali ini ia tidak berteleportasi.
Saat dijalanan yang sepi Mo Da Xia berhenti diikuti para pengikut dibelakang nya.
"Kalian masuklah kedalam dimensi"
"Baik Nona" ucap mereka bersamaan lalu menghilang dari pandangan Mo Da Xia.
Mo Da Xia kembali melanjutkan langkahnya, saat sampai di gerbang klan Mo langkah nya dihentikan para penjaga.
"Berhenti, kau tidak diperbolehkan masuk" ucap salah satu prajurit.
"Mengapa saya tidak boleh masuk" tanya Mo Da Xia.
"Gadis lemah seperti mu tidak diperbolehkan masuk ke dalam klan Mo" ucapnya sombong.
"Mengapa selalu ada orang bodoh yang menghalangi jalan saya" ucapnya, Mo Da Xia mengibaskan tangannya sehingga penjaga yang mencegat nya tadi langsung terlempar sangat jauh.
"Uhukk" penjaga tadi pun langsung memuntahkan seteguk darah sebelum akhirnya pingsan.
Sedangkan penjaga lainnya langsung berlari kocar kacir menuju aula utama karena saat ini pemimpin klan Mo beserta para tetua sedang melakukan rapat. Mo Da Xia yang melihatnya hanya menatap nya datar lalu berjalan menuju paviliun nya.
__________________
Sedangkan ditempat lain,
Brukkk.. bunyi seseorang bersujud.
"Maafkan saya pemimpin karena sudah mengacaukan rapat yang sedang dilakukan, namun saya ingin melaporkan hal penting" ucapnya yang masih tidak bergerak dari posisi nya.
"Hal penting apa itu sehingga kau menerobos dan mengacaukan rapat ini" tanya pemimpin klan.
"Ada seorang gadis yang ingin masuk ke dalam klan Mo, namun dihalangi teman saya, akan tetapi gadis itu justru menyerang teman saya sehingga ia terluka pemimpin" ucapnya.
"Bawa aku menemui gadis itu" perintah pemimpin klan yang langsung di angguki penjaga itu.
.
Jangan lupa like, komen, dan vote yaa readers 🥰
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Ayu Adinda Candra dewi
mohon maaf penulisan nama jangan sampai salah
2022-07-01
0
rivana
thorr mau nanya marga nya Xie Zuya
Mo atau Xie ya???
2021-11-30
6
el_shiraz
dasar penjaga bo**h,,ga punya sopan santun..rasain tuh karma...
2021-10-26
7