CHAPTER 7

"Beritahu ayah aku datang berkunjung" perintah nya pada salah satu penjaga.

"Baik Nona muda" ucap penjaga itu langsung melangkahkan kakinya untuk menyampaikan kepada pemimpin klan kalau putrinya sedang datang berkunjung.

___________________

Saat ini Mo Zu An sedang berada di gazebo taman dibelakang kediaman nya sambil meminum teh, Mo Zu An menengok ke arah belakang ketika mendengar suara langkah kaki mendekat, yang ternyata adalah penjaga dikediaman nya.

"Hormat saya pemimpin klan" ucap penjaga sambil membungkukkan badannya.

"Ya, ada apa kau kemari" tanya Mo Zu An.

"Nona muda datang berkunjung pemimpin" ucap penjaga memberikan tujuan kedatangan nya.

"Suruh dia masuk dan katakan padanya aku menunggu disini" ucap Mo Zu An.

"Baik pemimpin klan" ucap penjaga kembali membungkukkan badannya dan berlalu pergi.

____________________

"Silahkan Nona muda, pemimpin klan sedang menunggu anda di gazebo di taman belakang" ucap penjaga ketika sudah berada di depan Mo Da Xia.

"Baiklah" ucap Mo Da Xia langsung melangkahkan kakinya menuju ke tempat dimana ayah nya menunggu sekarang.

"Ayah" panggil nya ketika sudah berada di gazebo, namun tak ada jawaban sama sekali yang ia dapat karena Mo Zu An yang sedang melamun.

"Ayahh" panggil nya sekali lagi namun masih tak kunjung mendapat jawaban.

Karena kesal Mo Da Xia pun langsung duduk dipangkuan ayah nya sehingga membuat Mo Zu An tersentak dari lamunan nya.

"Sejak kapan kau disini" tanya Mo Zu An kebingungan.

"Sejak tadi" ucap Mo Da Xia memajukan bibir nya cemberut yang membuat Mo Zu An gemas dan langsung mencubit pipi gembul nya itu.

"Ayahhhh" rengek Mo Da Xia karena mendapat cubitan di kedua pipinya.

"Iya iya maafkan ayah, ada keperluan apa putri ku yang cantik ini datang mengunjungi ayah" tanya Mo Zu An.

"Aku ingin meminta izin pada ayah" ucap Mo Da Xia sambil memainkan jarinya.

"Oh ya, apa yang ingin kau lakukan sehingga meminta izin dari ayah mu ini" tanya Mo Zu An sembari mengelus rambut Mo Da Xia dengan lembut.

Mo Da Xia yang diperlukan seperti itu pun merasakan kehangatan karena di dunia nya dulu ia hanya sebatang kara karena orang tuanya yang meninggal karena kecelakaan waktu ia berumur 5 tahun.

"Aku ingin melakukan latihan tertutup selama beberapa tahun kedepan ayah" ucapnya mengejutkan Mo Zu An.

"Kau ingin melakukan latihan tertutup" tanya Mo Zu An memastikan jika pendengaran nya tidak salah.

"Iya ayah"

"Apakah kau yakin" terlihat keraguan dimata Mo Zu An ketika mendengar putrinya ingin melakukan latihan tertutup, karena selama ini putrinya hanya berdiam diri dan tidak pernah melakukan latihan sedikit pun.

Ketika Mo Da Xia berumur tiga tahun, ia melakukan tes pengujian bakat yang selalu dilakukan setiap tahunnya di Kekaisaran Liu, namun ketika sudah giliran nya, tak ada warna yang keluar dari bola penguji tersebut, sehingga orang disekitarnya mulai berbisik dan menghina nya. Dan dari sejak itulah Mo Da Xia selalu menerima cacian dan hinaan dari rakyat maupun keluarga klan nya.

Akan tetapi Mo Da Xia tetap mencoba melakukan kultivasi namun kenyataan pahit harus diterima nya, sudah berkali kali Mo Da Xia mencoba dan berkali kali juga ia gagal melakukannya, akhirnya Mo Da Xia menyerah dan berdiam diri tidak melakukan latihan maupun kultivasi lagi.

|| Kembali ke topik ||

"Tentu saja aku yakin ayah, aku ingin menjadi kuat sehingga bisa melindungi diri ku sendiri dan membalas perbuatan mereka yang sudah menghina dan menindas ku" ucapnya dengan semangat yang menggebu.

"Baiklah ayah mengizinkan mu" ucap Mo Zu An ketika melihat semangat dari putrinya.

"Terima kasih ayah" ucap Mo Da Xia sambil memeluk erat tubuh ayah nya.

"Ayah pasti akan merindukanmu" ucap Mo Zu An dengan raut wajah sedih membalas pelukan dari putrinya.

"Mengapa ayah harus sedih, aku hanya berlatih beberapa tahun kedepan, bukan meninggalkan ayah selamanya" gerutu Mo Da Xia setelah melepaskan pelukannya.

"Baiklah baiklah, ayah tidak akan sedih lagi" ucap Mo Zu An sambil tersenyum dan mengacak acak rambut Mo Da Xia, sedangkan Mo Da Xia hanya merungut kesal karena rambut nya sudah acak acakan.

"Kapan kau akan memulai latihan tertutup mu" tanya Mo Zu An.

"Besok ayah" ucap Mo Da Xia membuat Mo Zu An mengangguk anggukan kepala nya mengerti.

"Nanti malam kita akan makan malam bersama, ayah ingin mengenalkan mu pada seseorang" ucap Mo Zu An.

"Siapa ayah" tanya Mo Da Xia.

"Nanti malam kau akan mengetahui nya" jawab Mo Zu An.

____________________

Saat ini Mo Da Xia sudah berada di kediaman nya setelah berbincang bincang dengan Mo Zu An, Mo Da Xia langsung mengistirahatkan tubuh nya di peraduan dan tidak lama setelah itu Mo Da Xia sudah memasuki alam mimpi nya.

Mo Da Xia terbangun ketika hari sudah menjelang malam, ia langsung menuju kamar mandi dan membersihkan diri, saat ini Mo Da Xia sudah menggunakan hanfu yang sangat indah berwarna biru laut, dengan tusuk rambut bermotif burung Phoenix, sehingga terlihat begitu mengagumkan meskipun dirinya hanyalah gadis kecil.

Setelah bersiap Mo Da Xia menuju ruang makan, Mo Da Xia berjalan dengan anggun, aura yang dikeluarkan tubuhnya pun sungguh tidak biasa, meskipun dirinya belum berkultivasi.

Para pelayan yang melihat Mo Da Xia lewat pun menunduk dengan sendiri nya karena aura kepemimpinan yang mengoar dari tubuhnya.

"Salam Nona muda" ucap dari kedua penjaga yang berjaga didepan pintu ruang makan dengan serempak.

"Hmm" dehem Mo Da Xia sambil tersenyum, yang membuat nya semakin terlihat mengagumkan.

Saat memasuki ruang makan Mo Da Xia melihat tidak hanya ada ayah nya namun ada seorang lelaki berdiri dibelakang kursinya. Mo Da Xia yang melihat nya hanya bertanya tanya didalam hati siapakah lelaki yang ada dibelakang ayah nya itu.

Seakan tahu apa yang sedang dipikirkan putrinya Mo Zu An langsung berbicara.

"Dia adalah.....

____________________

Kekaisaran di dunia yang Mo Da Xia tempati terbagi menjadi dua kekaisaran dan dua kerajaan besar yang memimpin.

Kekaisaran Liu

Berada di wilayah selatan, yang dipimpin seorang kaisar bernama Liu Zhang dan seorang permaisuri bernama Miao Ling, dan memiliki seorang putra tunggal dan bergelar sebagai putra mahkota yang bernama Liu Han Zhixing, kaisar Liu tidak memiliki seorang selir.

Kekaisaran Tang.

Berada di wilayah timur, dipimpin seorang kaisar bernama Tang Zi Lian, dan permaisuri bernama Liang Suzu, memiliki seorang putra mahkota bernama Tang Riuyu, Kaisar Tang memiliki satu selir bernama Li Mei dan mempunyai seorang putra bernama Tang Bi Ruyu.

Kerajaan Merak.

Berada di wilayah Utara, dipimpin raja bernama Anzie, dan ratu Lan Hua, memiliki seorang putra mahkota bernama Han Tian dan Putri mahkota bernama Meilin. Dan memiliki banyak selir.

Kerajaan Matahari.

Berada di wilayah barat, dipimpin raja bernama Surya, dan ratu bernama Ling Ling, memiliki seorang putra mahkota bernama Yue Tianzy, dan pangeran kedua bernama Shi Zu, raja Surya juga sama seperti kaisar Liu, yaitu tidak mempunyai selir.

Dan masih banyak kerajaan kerajaan kecil dibawah kekuasaan dari dua kekaisaran dan dua kerajaan besar itu.

.

Jangan lupa like, komen dan vote yaa 🥰

.

Terpopuler

Comments

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

seneng bgt liat ayah nya sangat menyayangi anaknya, walaupun keadaannya lemah

2024-12-07

1

el_shiraz

el_shiraz

emang kalau raja banyak selir biar aa coba,biar banyak penerus nya atau banyak saingan penerusnya nanti,,huh,, 😌

2021-10-26

11

EL CASANDRA

EL CASANDRA

cih kerajaan merak....Kaisarnya aja gk ada selir, ada jg 1 kok dia banyak selir...mau merintah rakyat apa mau kuda kudaan doang😗...ups maap🤭

2021-10-13

10

lihat semua
Episodes
1 Prolog & CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 4
5 CHAPTER 5
6 CHAPTER 6
7 CHAPTER 7
8 CHAPTER 8
9 CHAPTER 9
10 CHAPTER 10
11 CHAPTER 11
12 CHAPTER 12
13 CHAPTER 13
14 CHAPTER 14
15 CHAPTER 15
16 CHAPTER 16
17 CHAPTER 17
18 CHAPTER 18
19 CHAPTER 19
20 CHAPTER 20
21 CHAPTER 21
22 CHAPTER 22
23 CHAPTER 23
24 CHAPTER 24
25 CHAPTER 25
26 CHAPTER 26
27 CHAPTER 27
28 CHAPTER 28
29 CHAPTER 29
30 CHAPTER 30
31 CHAPTER 31
32 CHAPTER 32
33 CHAPTER 33
34 CHAPTER 34
35 CHAPTER 35
36 CHAPTER 36
37 CHAPTER 37
38 CHAPTER 38
39 CHAPTER 39
40 CHAPTER 40
41 CHAPTER 41
42 CHAPTER 42
43 CHAPTER 43
44 CHAPTER 44
45 ---------
46 UNTUK PARA PEMBACA KU
47 CHAPTER 45
48 CHAPTER 46
49 CHAPTER 47
50 CHAPTER 48
51 CHAPTER 49
52 CHAPTER 50
53 CHAPTER 51
54 CHAPTER 52
55 CHAPTER 53
56 CHAPTER 54
57 CHAPTER 55
58 CHAPTER 56
59 CHAPTER 57
60 CHAPTER 58
61 CHAPTER 59
62 CHAPTER 60
63 CHAPTER 61
64 CHAPTER 62
65 CHAPTER 63
66 CHAPTER 64
67 CHAPTER 65
68 ---------
69 CHAPTER 66
70 Ya begitulah.
71 CHAPTER 67
72 CHAPTER 68
73 CHAPTER 69
74 CHAPTER 70
75 CHAPTER 71
76 CHAPTER 72
77 CHAPTER 73
78 CHAPTER 74
79 CHAPTER 75
80 CHAPTER 76
81 CHAPTER 77
82 CHAPTER 78
83 CHAPTER 79
84 CHAPTER 80
85 CHAPTER 81
86 CHAPTER 82
87 CHAPTER 83
88 CHAPTER 84
89 CHAPTER 85
90 CHAPTER 86
91 CHAPTER 87
92 CHAPTER 88
93 CHAPTER 89
94 CHAPTER 90
95 RPSD
96 CHAPTER 91
97 RPSD
98 CHAPTER 92
99 CHAPTER 93
100 CHAPTER 94
101 CHAPTER 95
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Prolog & CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 4
5
CHAPTER 5
6
CHAPTER 6
7
CHAPTER 7
8
CHAPTER 8
9
CHAPTER 9
10
CHAPTER 10
11
CHAPTER 11
12
CHAPTER 12
13
CHAPTER 13
14
CHAPTER 14
15
CHAPTER 15
16
CHAPTER 16
17
CHAPTER 17
18
CHAPTER 18
19
CHAPTER 19
20
CHAPTER 20
21
CHAPTER 21
22
CHAPTER 22
23
CHAPTER 23
24
CHAPTER 24
25
CHAPTER 25
26
CHAPTER 26
27
CHAPTER 27
28
CHAPTER 28
29
CHAPTER 29
30
CHAPTER 30
31
CHAPTER 31
32
CHAPTER 32
33
CHAPTER 33
34
CHAPTER 34
35
CHAPTER 35
36
CHAPTER 36
37
CHAPTER 37
38
CHAPTER 38
39
CHAPTER 39
40
CHAPTER 40
41
CHAPTER 41
42
CHAPTER 42
43
CHAPTER 43
44
CHAPTER 44
45
---------
46
UNTUK PARA PEMBACA KU
47
CHAPTER 45
48
CHAPTER 46
49
CHAPTER 47
50
CHAPTER 48
51
CHAPTER 49
52
CHAPTER 50
53
CHAPTER 51
54
CHAPTER 52
55
CHAPTER 53
56
CHAPTER 54
57
CHAPTER 55
58
CHAPTER 56
59
CHAPTER 57
60
CHAPTER 58
61
CHAPTER 59
62
CHAPTER 60
63
CHAPTER 61
64
CHAPTER 62
65
CHAPTER 63
66
CHAPTER 64
67
CHAPTER 65
68
---------
69
CHAPTER 66
70
Ya begitulah.
71
CHAPTER 67
72
CHAPTER 68
73
CHAPTER 69
74
CHAPTER 70
75
CHAPTER 71
76
CHAPTER 72
77
CHAPTER 73
78
CHAPTER 74
79
CHAPTER 75
80
CHAPTER 76
81
CHAPTER 77
82
CHAPTER 78
83
CHAPTER 79
84
CHAPTER 80
85
CHAPTER 81
86
CHAPTER 82
87
CHAPTER 83
88
CHAPTER 84
89
CHAPTER 85
90
CHAPTER 86
91
CHAPTER 87
92
CHAPTER 88
93
CHAPTER 89
94
CHAPTER 90
95
RPSD
96
CHAPTER 91
97
RPSD
98
CHAPTER 92
99
CHAPTER 93
100
CHAPTER 94
101
CHAPTER 95

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!