CHAPTER 8

"Dia adalah Lian pengawal kepercayaan ayah, dan mulai sekarang ia akan menjadi pengawal mu"

"Bagaimana dengan ayah siapa nanti yang akan menjaga ayah" tanya nya mengkhawatirkan Mo Zu An.

"Tenanglah putriku, ayah masih memiliki pengawal lain yang bisa menjaga ayah" jawab nya yang membuat Mo Da Xia tenang.

____________________

Setelah makan malam Mo Da Xia langsung menuju kediaman nya, dengan di iringi Lian dibelakang nya.

"Apakah kau bisa menjadi mata mata Lian" tanya Mo Da Xia setelah tiba dikediaman dan duduk diruang tamu.

"Ya Nona muda" jawab Lian sembari menganggukan kepala nya.

"Baiklah, karena aku akan melakukan latihan tertutup untuk beberapa tahun kedepan, jadi kau aku tugaskan untuk mengumpulkan informasi penting apa saja yang terjadi ketika aku latihan tertutup, aku akan menanyakan pada mu setelah aku selesai melakukan latihan tertutup" ucap Mo Da Xia memberikan perintah kepada pengawalnya itu.

"Tapi..."

"Kau tidak perlu menghawatirkan ku, lagi pula sudah ada penjaga yang berjaga disekitar kediaman ku" potong Mo Da Xia sebelum Lian menyelesaikan ucapannya.

"Baiklah Nona muda saya akan melakukan apa yang Nona muda perintah kan" pasrah Lian

"Pergilah, lakukan tugas mu dengan baik. Aku akan beristirahat karena besok aku sudah mulai melakukan latihan tertutup ku" ucap Mo Da Xia memerintah Lian.

Setelah Lian pergi untuk melakukan tugas yang ia berikan Mo Da Xia langsung membaringkan tubuhnya ke tempat tidur dan langsung memasuki alam mimpinya.

Keesokan paginya Mo Da Xia sudah bangun dan bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Saat ini Mo Da Xia nampak terlihat begitu cantik dan menggemaskan dengan menggunakan hanfu berwarna pink dengan motif bunga sakura.

Setelah membersihkan diri Mo Da Xia langsung memasuki kalung dimensi nya.

"Hormat Yang mulia" An Ming memberikan salam ketika dirinya masuk ke dalam dimensi.

"Bisakah mulai sekarang kau tidak memanggil ku dengan sebutan Yang mulia" protes Mo Da Xia dengan muka malas.

"Saya tidak bisa melakukan nya Yang mulia karena anda adalah tuan saya, sudah sepantasnya saya menghormati anda" jelas An Ming menundukkan kepalanya hormat.

"Hmm, terserah saja, aku akan langsung berendam dibawah air terjun" ucap Mo Da Xia sambil berlalu menuju air terjun, sedangkan An Ming menuju istana untuk mengambil hanfu untuk Mo Da Xia pakai setelah berendam.

Mo Da Xia melangkah perlahan memasuki kawasan air terjun, saat kaki nya menyentuh air itu Mo Da Xia merasakan dingin yang luar biasa, namun itu tidak membuat Mo Da Xia menghentikan langkahnya.

Mo Da Xia berendam hingga air mencapai lehernya, dan tepat dibawah guyuran air terjun, awalnya Mo Da Xia hanya merasakan dingin yang menusuk kedalam tulangnya.

Namun tak lama kemudian Mo Da Xia merasakan sakit yang luar biasa pada dantian nya yang berada tepat dibawah pusar nya, namun ternyata tidak hanya di dantian nya saja bahkan sekarang menjalar ke seluruh tubuhnya.

Mo Da Xia menggigit bibir bawahnya menahan untuk tidak berteriak ketika rasa sakit itu terus bertambah.

"Akhhhhhhh...." teriak Mo Da Xia yang sudah tak tahan karena rasa sakit yang menyerangnya terus menerus bertambah.

"Aku harus kuat, aku tidak boleh sampai menyerah hanya karena rasa sakit ini" batin nya penuh tekad.

Setelah 1 jam berlalu akhirnya rasa sakit yang menyerangnya pun mulai mereda, bergantikan dengan rasa hangat yang menjalar ke seluruh tubuh nya,

"Sudah cukup Yang mulia, segel yang berada di tubuh anda sudah hilang sepenuhnya" ucap An Ming, saat ini dirinya tengah berdiri di tepi air terjun, dengan tangan memegang hanfu yang sangat indah.

Mo Da Xia yang mendengar itu pun langsung melangkah keluar dari sungai yang berada dibawah air terjun, dengan aura kepemimpinan yang melekat ditubuhnya.

Mo Da Xia mengambil hanfu yang An Ming serahkan untuk nya, dan menyuruh An Ming berbalik supaya tidak melihat nya ketika sedang bersalin.

"Berbalik lah" perintah Mo Da Xia ketika sudah selesai menggunakan hanfu yang dibawa An Ming untuknya.

Mo Da Xia menggunakan hanfu berwarna merah darah dengan motif burung Phoenix yang disulam menggunakan benang emas, yang membuat nya seperti seorang pemimpin yang agung.

An Ming yang melihat nya pun merasa sangat takjub dengan tuannya, bahkan mulutnya menganga dengan lebar.

"Tutup mulut mu itu, apakah kau ingin sampai lebah bersarang didalamnya" ejek Mo Da Xia dengan muka menjengkelkan. Sedangkan An Ming langsung menutup mulutnya dengan cepat.

"Aihhh Yang mulia penampilan mu sungguh luar biasa" ucap An Ming memuji Mo Da Xia.

"Tentu saja, apakah kau baru menyadari nya, aku bahkan sudah cantik sejak dulu" ucapnya dengan sombong dan tampang yang arogan.

"Aku tidak menyangka tenyata yang mulia sangat narsis, bahkan dia juga sombong dan arogan, aku harus bersabar kedepannya" batinnya sembari mengusap usap dada bidangnya.

"Jangan mengumpat ku An Ming" ucap Mo Da Xia dengan muka malas, sedangkan An Ming hanya menampilkan deretan gigi putih nya.

"Apakah Yang mulia bisa membaca pikiran" tanya An Ming takjub.

"Ya" ucap Mo Da Xia menganggukan kepalanya.

Memang sejak lepas nya segel dantian dan kekuatan nya Mo Da Xia bisa mendengar batin seseorang, kecuali ketika dirinya tidak menginginkan nya maka ia tidak dapat mendengar batin dari orang lain.

"Baiklah sekarang aku akan mulai berkultivasi" ucap Mo Da Xia.

"Tunggu Yang mulia" tahan An Ming, sedangkan Mo Da Xia yang mendengar nya hanya mengernyit bingung.

"kenapa" tanya Mo Da Xia.

"Yang mulia harus mengetes elemen anda dengan bola elemen terlebih dahulu Yang mulia, agar anda dapat melatih kekuatan sesuai dengan elemen yang anda miliki" jawab An ming sembari memberikan penjelasan.

"Apa itu elemen" Mo Da Xia bertanya karena memang belum dijelaskan oleh An Ming sebelumnya.

"Elemen merupakan jenis kekuatan yang setiap orang miliki, elemen juga terbagi jadi beberapa bagian, yaitu air, api, es dan baja, ada juga elemen khusus yaitu tumbuhan dari ras elf, lava dan kristal dari ras Phoenix, petir dari naga, cahaya dari para dewa, dan kegelapan dari para iblis" jeda An Ming sebentar.

"Elemen khusus hanya dimiliki oleh para ras elf, Phoenix, naga, para dewa dan para iblis, tapi tidak dari mereka semua yang memiliki elemen khusus murni, yang memiliki elemen khusus murni hanya darah atau keturunan murni dari setiap ras nya atau bisa dibilang juga anggota kerajaan " lanjutnya. sedangkan Mo Da Xia hanya mengangguk anggukan kepala nya mengerti.

"Baiklah, dimana aku akan melakukan tes nya" tanya Mo Da Xia.

"Ikuti saya Yang mulia"

An Ming membawa Mo Da Xia ke sebuah ruangan di dalam istana, saat sampai di dalam ruangan itu Mo Da Xia bisa melihat ada sebuah bola bening yang berada di dalam ruangan itu.

"Letakkan tangan Yang mulia pada bola itu, bola itu akan menunjukkan hasil dengan sendiri nya" jelas An Ming, yang langsung dilakukan oleh Mo Da Xia.

Saat Mo Da Xia meletakkan tangannya awal nya tidak terjadi apapun namun beberapa detik kemudian bola elemen itu bergetar dan memancarkan cahaya yang sangat terang bahkan sampai kedunia luar sekalipun.

Kejadian itu lantas menggemparkan seluruh orang, mereka lantas mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi yaitu tentang mengapa tiba-tiba ada sebuah cahaya yang menyilaukan mata mereka, yang tak tahu dari mana asal nya.

Sedangkan di lain tempat, tepatnya disebuah hamparan luas yang disekitarnya terdapat kolam lava, kristal, tumbuhan, cahaya, kegelapan, petir, air, api, es dan baja terdapat seorang pria tampan bahkan sangat tampan berdiri di tengah tengahnya.

"Akhirnya kau datang penerus ku" ucapnya tersenyum misterius.

|| kembali ke topik ||

Setelah cahaya mulai menghilang timbullah beberapa warna pada bola elemen, yaitu biru muda, merah, biru laut, abu abu, hijau, merah ke orange an, biru tua, kuning, putih, dan hitam.

An Ming yang melihatnya membelalakkan matanya terkejut, ia benar-benar syok melihat apa yang ditimbulkan bola elemen itu.

"M m us tah il" ucap An Ming terbata bata, kakinya bahkan lemas dan tak mampu berdiri lagi ketika melihat kenyataan di depan nya.

___________________

PENJELASAN WARNA DARI ELEMEN:

BIRU MUDA \= AIR

MERAH \= API

BIRU LAUT \= ES

ABU ABU \= BAJA

ELEMEN KHUSUS

HIJAU \= TUMBUHAN

MERAH KE ORANGE AN \= LAVA

BIRU TUA \= KRISTAL

KUNING \= PETIR

PUTIH \= CAHAYA

HITAM \= KEGELAPAN

.

Jangan lupa like, komen dan vote yaa 🥰

.

Terpopuler

Comments

Dea Claudya

Dea Claudya

kak, elemen petir kok GK ada?

2021-12-10

12

Yulia

Yulia

lanjutkan halu mu thor

2021-10-27

2

el_shiraz

el_shiraz

woowww diborong semua tuh elemennya sama profesor,,mantap...

2021-10-26

10

lihat semua
Episodes
1 Prolog & CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 4
5 CHAPTER 5
6 CHAPTER 6
7 CHAPTER 7
8 CHAPTER 8
9 CHAPTER 9
10 CHAPTER 10
11 CHAPTER 11
12 CHAPTER 12
13 CHAPTER 13
14 CHAPTER 14
15 CHAPTER 15
16 CHAPTER 16
17 CHAPTER 17
18 CHAPTER 18
19 CHAPTER 19
20 CHAPTER 20
21 CHAPTER 21
22 CHAPTER 22
23 CHAPTER 23
24 CHAPTER 24
25 CHAPTER 25
26 CHAPTER 26
27 CHAPTER 27
28 CHAPTER 28
29 CHAPTER 29
30 CHAPTER 30
31 CHAPTER 31
32 CHAPTER 32
33 CHAPTER 33
34 CHAPTER 34
35 CHAPTER 35
36 CHAPTER 36
37 CHAPTER 37
38 CHAPTER 38
39 CHAPTER 39
40 CHAPTER 40
41 CHAPTER 41
42 CHAPTER 42
43 CHAPTER 43
44 CHAPTER 44
45 ---------
46 UNTUK PARA PEMBACA KU
47 CHAPTER 45
48 CHAPTER 46
49 CHAPTER 47
50 CHAPTER 48
51 CHAPTER 49
52 CHAPTER 50
53 CHAPTER 51
54 CHAPTER 52
55 CHAPTER 53
56 CHAPTER 54
57 CHAPTER 55
58 CHAPTER 56
59 CHAPTER 57
60 CHAPTER 58
61 CHAPTER 59
62 CHAPTER 60
63 CHAPTER 61
64 CHAPTER 62
65 CHAPTER 63
66 CHAPTER 64
67 CHAPTER 65
68 ---------
69 CHAPTER 66
70 Ya begitulah.
71 CHAPTER 67
72 CHAPTER 68
73 CHAPTER 69
74 CHAPTER 70
75 CHAPTER 71
76 CHAPTER 72
77 CHAPTER 73
78 CHAPTER 74
79 CHAPTER 75
80 CHAPTER 76
81 CHAPTER 77
82 CHAPTER 78
83 CHAPTER 79
84 CHAPTER 80
85 CHAPTER 81
86 CHAPTER 82
87 CHAPTER 83
88 CHAPTER 84
89 CHAPTER 85
90 CHAPTER 86
91 CHAPTER 87
92 CHAPTER 88
93 CHAPTER 89
94 CHAPTER 90
95 RPSD
96 CHAPTER 91
97 RPSD
98 CHAPTER 92
99 CHAPTER 93
100 CHAPTER 94
101 CHAPTER 95
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Prolog & CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 4
5
CHAPTER 5
6
CHAPTER 6
7
CHAPTER 7
8
CHAPTER 8
9
CHAPTER 9
10
CHAPTER 10
11
CHAPTER 11
12
CHAPTER 12
13
CHAPTER 13
14
CHAPTER 14
15
CHAPTER 15
16
CHAPTER 16
17
CHAPTER 17
18
CHAPTER 18
19
CHAPTER 19
20
CHAPTER 20
21
CHAPTER 21
22
CHAPTER 22
23
CHAPTER 23
24
CHAPTER 24
25
CHAPTER 25
26
CHAPTER 26
27
CHAPTER 27
28
CHAPTER 28
29
CHAPTER 29
30
CHAPTER 30
31
CHAPTER 31
32
CHAPTER 32
33
CHAPTER 33
34
CHAPTER 34
35
CHAPTER 35
36
CHAPTER 36
37
CHAPTER 37
38
CHAPTER 38
39
CHAPTER 39
40
CHAPTER 40
41
CHAPTER 41
42
CHAPTER 42
43
CHAPTER 43
44
CHAPTER 44
45
---------
46
UNTUK PARA PEMBACA KU
47
CHAPTER 45
48
CHAPTER 46
49
CHAPTER 47
50
CHAPTER 48
51
CHAPTER 49
52
CHAPTER 50
53
CHAPTER 51
54
CHAPTER 52
55
CHAPTER 53
56
CHAPTER 54
57
CHAPTER 55
58
CHAPTER 56
59
CHAPTER 57
60
CHAPTER 58
61
CHAPTER 59
62
CHAPTER 60
63
CHAPTER 61
64
CHAPTER 62
65
CHAPTER 63
66
CHAPTER 64
67
CHAPTER 65
68
---------
69
CHAPTER 66
70
Ya begitulah.
71
CHAPTER 67
72
CHAPTER 68
73
CHAPTER 69
74
CHAPTER 70
75
CHAPTER 71
76
CHAPTER 72
77
CHAPTER 73
78
CHAPTER 74
79
CHAPTER 75
80
CHAPTER 76
81
CHAPTER 77
82
CHAPTER 78
83
CHAPTER 79
84
CHAPTER 80
85
CHAPTER 81
86
CHAPTER 82
87
CHAPTER 83
88
CHAPTER 84
89
CHAPTER 85
90
CHAPTER 86
91
CHAPTER 87
92
CHAPTER 88
93
CHAPTER 89
94
CHAPTER 90
95
RPSD
96
CHAPTER 91
97
RPSD
98
CHAPTER 92
99
CHAPTER 93
100
CHAPTER 94
101
CHAPTER 95

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!