"Itu bermula ketika aku berumur 19 tahun aku selalu bermimpi melihat orang orang bisa mengeluarkan api, air, es dan lainnya dari tangan mereka, bahkan aku melihat manusia yang bentuknya aneh, telinga nya runcing dan ada sayap dipunggungnya, aku juga melihat mereka terbang menggunakan burung yang bahkan berkali lipat lebih besar dari tempat ku berada , awalnya aku mengira itu hanya mimpi ku saja, karena terlalu lelah bekerja meneliti dan aktivitas yang lain" Anaya berhenti sejenak seraya menghela nafas nya.
"Tapi lama kelamaan aku merasa kalau mimpi itu benar ada nya hingga aku melakukan penelitian berupa pintu dimensi yang akan menghubungkan antar dimensi, tapi setelah beberapa tahun, hingga tepat aku berumur 25 tahun aku putus asa dan berniat mengakhiri penelitian ku, pada waktu itu aku sedang duduk karena terlalu lelah melakukan penelitian hingga suara teknologi mengejutkan ku" henti Anaya sebentar sembari melihat reaksi lelaki tampan tersebut yang nampak menegang ketika mendengar ia bercerita.
" Astaga apakah ini yang dikatakan peramal itu, akan ada seseorang wanita yang datang dari dimensi yang berbeda dengan sebuah penelitian yang dapat menerobos ke dimensi lain, dan akan menjadi orang yang sangat hebat dan disegani dimasa mendatang " batin lelaki tersebut.
"Dan ya aku bergegas menyiapkan segala kebutuhan yang bisa aku gunakan, lalu aku masuk kedalam pintu itu, tapi ketika diperjalanan terjadi ledakan besar dan cuman itu yang aku ingat" lanjut Anaya masih melihat raut dari lelaki tampan didepannya.
"Kenapa denganmu?" Tanya Anaya yang membuat lelaki tersebut tersentak dari lamunan nya.
"Tidak, tidak ada apa apa".
"Akan tetapi karena kamu sudah melanggar aturan kamu akan diberi hukuman dengan menempati tubuh seseorang gadis lemah anak dari pemimpin klan Mo disebuah dunia yang mana yang kuat lah yang berkuasa, karena sesungguhnya kamu sudah mati saat ledakan itu terjadi" ucap lelaki tersebut yang berhasil membuat Anaya membelalakkan matanya terkejut.
"A apa a aku sudah m mati" ucap Anaya terbata.
" Ya dan kamu harus menerima hukuman ini" jawab lelaki itu.
"Apakah tidak ada pilihan lain selain menjadi gadis lemah itu, bagaimana aku yang seorang profesor hebat malah menjadi seorang gadis lemah"ucapnya tidak terima.
"Sebenarnya ada pilihan lain" ucap lelaki itu, dan hal itu tentu membuat Anaya berbinar bahagia.
"Apa pilihannya" tanya Anaya antusias.
"Tidak dapat bereinkarnasi lagi, ya dalam artian jiwamu akan hancur, atau mungkin bahkan jadi gentayangan" ucapnya yang hanya membuat Anaya yang tadinya berbinar bahagia menjadi tersenyum kecut.
"Bagaimana apakah kau mau jadi gentayangan" tanya lelaki itu meledek, yang membuat Anaya langsung menatap tajam kearah nya.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu, oh tentu saja kau akan terpesona dengan diriku yang tampan ini" lanjut nya, Anaya hanya melihat nya dengan datar.
"Cih narsis sekali kau, wajah seperti ****** kerbau saja kau bilang tampan" sarkas Anaya yang memang sudah terbiasa melihat lelaki tampan, namun kali ini berbeda karena lelaki itu begitu narsis sehingga membuatnya jengah.
"Bilang saja kau malu mengakui nya" ucapnya bukannya marah malah bertambah narsis.
"Heiiii lebih baik kau bilang kepadaku bagaimana caranya aku bisa masuk ketubuh gadis itu, lebih baik aku langsung menerima hukuman daripada lama lama bersama pria gila seperti mu" ucap Anaya sambil berteriak sehingga membuat lelaki tersebut terbahak-bahak karena berhasil membuat Anaya kesal.
"Baiklah baiklah, namun sebelum itu aku mau memberikan sesuatu" ucapnya lalu mengeluarkan sesuatu dari tangan, yaitu sebuah kalung.
"Kenapa kau memberikan nya padaku" tanya Anaya
"Karena itu memang takdir mu" ucapnya membuat Anaya bertanya tanya didalam hati, namun ia tetap menerima kalung itu dan berterima kasih.
" Sekarang pejamkan matamu aku akan mengirim jiwamu ketempat itu sekarang" ucapnya
Anaya pun menutup matanya, lelaki itu pun mulai mengirim jiwa Anaya ketubuh gadis lemah anak pemimpin klan yang bernama Mo Da Xia.
Sebelum benar benar hilang pendengaran nya Anaya mendengar lelaki tersebut berteriak
"Namaku Yue Jin ingat itu" teriak Yue Jin.
____________________
Disebuah kediaman yang tampak mewah seorang gadis berusia 6 tahun dengan keadaan yang begitu lemah tengah berbaring tidak sadarkan diri, itu karena sebelumnya ia terbentur batu dengan kuat bahkan tabib sudah mengatakan tidak ada harapan untuknya hidup didunia lagi, akan tetapi sang ayah bersikeras mengatakan bahwa anaknya masih bisa sembuh, sang tabib pun hanya pasrah mendengarkan nya.
Tidak berapa lama gadis kecil itu mengerjapkan matanya perlahan, sambil melihat-lihat kesekitar, yang ia lihat adalah sebuah tempat yang bernuansa kuno, perabotan tempat tidur, lemari semuanya bernuansa kuno.
Gadis itu juga melihat ada seorang pria yang tengah tertidur dikursi disamping tempatnya tidur, hal itu membuat gadis itu bertanya tanya siapakah pria disampingnya.
Setelah melihat lihat sekitar gadis itu merasa begitu haus, ia melihat ada secangkir air putih berada di meja disamping tempat tidur nya, lalu mencoba menggerakkan badannya namun terasa begitu sakit.
"Akhh....." Rintihnya menahan sakit disekujur tubuhnya sehingga membangun kan pria yang berumur sekitar 40 tahun disamping nya itu.
"Xia'er... Xia'er... akhirnya kamu bangun sayang" ucap pria itu dengan tangan yang gemetar memegang tangan anak nya sambil air mata yang terus menetes diwajahnya pertanda bahwa pria itu begitu menghawatirkan nya, ya gadis kecil itu adalah Mo Da Xia.
Mo Da Xia adalah anak tunggal dari pemimpin klan Mo yaitu Mo Zu an dan ibunya Mo Ya Mei, sejak kecil Mo Da Xia tidak mendapatkan kasih sayang dari ibunya karena meninggal tepat setelah melahirkan nya, Mo Da Xia juga gadis merupakan seorang yang lemah, ia tidak bisa berkultivasi bahkan bakat pun dia tidak mempunyai nya.
Namun Mo Da Xia sangat disayangi ayahnya, akan tetapi karena menjadi pemimpin klan ayahnya selalu disibukkan dengan tugas sebagai pemimpin klan sehingga jarang berada dikediaman untuk menemani Mo Da Xia, hal tersebut lah tentu saja dimanfaatkan saudari sepupunya Mo Lan Lan untuk menindas nya.
Mo Lan Lan selalu merasa kalau Mo Da Xia ingin menyaingi dirinya, padahal apa yang bisa dilakukan oleh gadis lemah seperti Mo Da Xia, semuanya Mo Lan Lan lakukan tentu saja karena ia merasa iri dengan kecantikan wajah Mo Da Xia yang memang sudah cantik sejak dirinya kecil.
Tidak hanya Mo Lan Lan yang berani menindas nya bahkan yang seorang pelayan pun berani memerintah dirinya, rakyat juga tidak ada yang tidak memandang suka dirinya, begitupun dengan keluarga klan nya, hanya ayah nya saja yang menyayangi nya.
Namun tidak ada yang berani memperlakukan nya dengan tidak baik ketika sang ayah bersama nya.
jangan lupa like yaa....
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
piyo lika pelicia
pede sekali
2024-05-28
0
Saya Tiaaaa
banyak bgt nya nya hehe
2022-04-20
2
Nasira✰͜͡ᴠ᭄
semangat upx
2022-03-21
0