CHAPTER 2

"Itu bermula ketika aku berumur 19 tahun aku selalu bermimpi melihat orang orang bisa mengeluarkan api, air, es dan lainnya dari tangan mereka, bahkan aku melihat manusia yang bentuknya aneh, telinga nya runcing dan ada sayap dipunggungnya, aku juga melihat mereka terbang menggunakan burung yang bahkan berkali lipat lebih besar dari tempat ku berada , awalnya aku mengira itu hanya mimpi ku saja, karena terlalu lelah bekerja meneliti dan aktivitas yang lain" Anaya berhenti sejenak seraya menghela nafas nya.

"Tapi lama kelamaan aku merasa kalau mimpi itu benar ada nya hingga aku melakukan penelitian berupa pintu dimensi yang akan menghubungkan antar dimensi, tapi setelah beberapa tahun, hingga tepat aku berumur 25 tahun aku putus asa dan berniat mengakhiri penelitian ku, pada waktu itu aku sedang duduk karena terlalu lelah melakukan penelitian hingga suara teknologi mengejutkan ku" henti Anaya sebentar sembari melihat reaksi lelaki tampan tersebut yang nampak menegang ketika mendengar ia bercerita.

" Astaga apakah ini yang dikatakan peramal itu, akan ada seseorang wanita yang datang dari dimensi yang berbeda dengan sebuah penelitian yang dapat menerobos ke dimensi lain, dan akan menjadi orang yang sangat hebat dan disegani dimasa mendatang " batin lelaki tersebut.

"Dan ya aku bergegas menyiapkan segala kebutuhan yang bisa aku gunakan, lalu aku masuk kedalam pintu itu, tapi ketika diperjalanan terjadi ledakan besar dan cuman itu yang aku ingat" lanjut Anaya masih melihat raut dari lelaki tampan didepannya.

"Kenapa denganmu?" Tanya Anaya yang membuat lelaki tersebut tersentak dari lamunan nya.

"Tidak, tidak ada apa apa".

"Akan tetapi karena kamu sudah melanggar aturan kamu akan diberi hukuman dengan menempati tubuh seseorang gadis lemah anak dari pemimpin klan Mo disebuah dunia yang mana yang kuat lah yang berkuasa, karena sesungguhnya kamu sudah mati saat ledakan itu terjadi" ucap lelaki tersebut yang berhasil membuat Anaya membelalakkan matanya terkejut.

"A apa a aku sudah m mati" ucap Anaya terbata.

" Ya dan kamu harus menerima hukuman ini" jawab lelaki itu.

"Apakah tidak ada pilihan lain selain menjadi gadis lemah itu, bagaimana aku yang seorang profesor hebat malah menjadi seorang gadis lemah"ucapnya tidak terima.

"Sebenarnya ada pilihan lain" ucap lelaki itu, dan hal itu tentu membuat Anaya berbinar bahagia.

"Apa pilihannya" tanya Anaya antusias.

"Tidak dapat bereinkarnasi lagi, ya dalam artian jiwamu akan hancur, atau mungkin bahkan jadi gentayangan" ucapnya yang hanya membuat Anaya yang tadinya berbinar bahagia menjadi tersenyum kecut.

"Bagaimana apakah kau mau jadi gentayangan" tanya lelaki itu meledek, yang membuat Anaya langsung menatap tajam kearah nya.

"Kenapa kau melihat ku seperti itu, oh tentu saja kau akan terpesona dengan diriku yang tampan ini" lanjut nya, Anaya hanya melihat nya dengan datar.

"Cih narsis sekali kau, wajah seperti ****** kerbau saja kau bilang tampan" sarkas Anaya yang memang sudah terbiasa melihat lelaki tampan, namun kali ini berbeda karena lelaki itu begitu narsis sehingga membuatnya jengah.

"Bilang saja kau malu mengakui nya" ucapnya bukannya marah malah bertambah narsis.

"Heiiii lebih baik kau bilang kepadaku bagaimana caranya aku bisa masuk ketubuh gadis itu, lebih baik aku langsung menerima hukuman daripada lama lama bersama pria gila seperti mu" ucap Anaya sambil berteriak sehingga membuat lelaki tersebut terbahak-bahak karena berhasil membuat Anaya kesal.

"Baiklah baiklah, namun sebelum itu aku mau memberikan sesuatu" ucapnya lalu mengeluarkan sesuatu dari tangan, yaitu sebuah kalung.

"Kenapa kau memberikan nya padaku" tanya Anaya

"Karena itu memang takdir mu" ucapnya membuat Anaya bertanya tanya didalam hati, namun ia tetap menerima kalung itu dan berterima kasih.

" Sekarang pejamkan matamu aku akan mengirim jiwamu ketempat itu sekarang" ucapnya

Anaya pun menutup matanya, lelaki itu pun mulai mengirim jiwa Anaya ketubuh gadis lemah anak pemimpin klan yang bernama Mo Da Xia.

Sebelum benar benar hilang pendengaran nya Anaya mendengar lelaki tersebut berteriak

"Namaku Yue Jin ingat itu" teriak Yue Jin.

____________________

Disebuah kediaman yang tampak mewah seorang gadis berusia 6 tahun dengan keadaan yang begitu lemah tengah berbaring tidak sadarkan diri, itu karena sebelumnya ia terbentur batu dengan kuat bahkan tabib sudah mengatakan tidak ada harapan untuknya hidup didunia lagi, akan tetapi sang ayah bersikeras mengatakan bahwa anaknya masih bisa sembuh, sang tabib pun hanya pasrah mendengarkan nya.

Tidak berapa lama gadis kecil itu mengerjapkan matanya perlahan, sambil melihat-lihat kesekitar, yang ia lihat adalah sebuah tempat yang bernuansa kuno, perabotan tempat tidur, lemari semuanya bernuansa kuno.

Gadis itu juga melihat ada seorang pria yang tengah tertidur dikursi disamping tempatnya tidur, hal itu membuat gadis itu bertanya tanya siapakah pria disampingnya.

Setelah melihat lihat sekitar gadis itu merasa begitu haus, ia melihat ada secangkir air putih berada di meja disamping tempat tidur nya, lalu mencoba menggerakkan badannya namun terasa begitu sakit.

"Akhh....." Rintihnya menahan sakit disekujur tubuhnya sehingga membangun kan pria yang berumur sekitar 40 tahun disamping nya itu.

"Xia'er... Xia'er... akhirnya kamu bangun sayang" ucap pria itu dengan tangan yang gemetar memegang tangan anak nya sambil air mata yang terus menetes diwajahnya pertanda bahwa pria itu begitu menghawatirkan nya, ya gadis kecil itu adalah Mo Da Xia.

Mo Da Xia adalah anak tunggal dari pemimpin klan Mo yaitu Mo Zu an dan ibunya Mo Ya Mei, sejak kecil Mo Da Xia tidak mendapatkan kasih sayang dari ibunya karena meninggal tepat setelah melahirkan nya, Mo Da Xia juga gadis merupakan seorang yang lemah, ia tidak bisa berkultivasi bahkan bakat pun dia tidak mempunyai nya.

Namun Mo Da Xia sangat disayangi ayahnya, akan tetapi karena menjadi pemimpin klan ayahnya selalu disibukkan dengan tugas sebagai pemimpin klan sehingga jarang berada dikediaman untuk menemani Mo Da Xia, hal tersebut lah tentu saja dimanfaatkan saudari sepupunya Mo Lan Lan untuk menindas nya.

Mo Lan Lan selalu merasa kalau Mo Da Xia ingin menyaingi dirinya, padahal apa yang bisa dilakukan oleh gadis lemah seperti Mo Da Xia, semuanya Mo Lan Lan lakukan tentu saja karena ia merasa iri dengan kecantikan wajah Mo Da Xia yang memang sudah cantik sejak dirinya kecil.

Tidak hanya Mo Lan Lan yang berani menindas nya bahkan yang seorang pelayan pun berani memerintah dirinya, rakyat juga tidak ada yang tidak memandang suka dirinya, begitupun dengan keluarga klan nya, hanya ayah nya saja yang menyayangi nya.

Namun tidak ada yang berani memperlakukan nya dengan tidak baik ketika sang ayah bersama nya.

jangan lupa like yaa....

.

Terpopuler

Comments

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

pede sekali

2024-05-28

0

Saya Tiaaaa

Saya Tiaaaa

banyak bgt nya nya hehe

2022-04-20

2

Nasira✰͜͡ᴠ᭄

Nasira✰͜͡ᴠ᭄

semangat upx

2022-03-21

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog & CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 4
5 CHAPTER 5
6 CHAPTER 6
7 CHAPTER 7
8 CHAPTER 8
9 CHAPTER 9
10 CHAPTER 10
11 CHAPTER 11
12 CHAPTER 12
13 CHAPTER 13
14 CHAPTER 14
15 CHAPTER 15
16 CHAPTER 16
17 CHAPTER 17
18 CHAPTER 18
19 CHAPTER 19
20 CHAPTER 20
21 CHAPTER 21
22 CHAPTER 22
23 CHAPTER 23
24 CHAPTER 24
25 CHAPTER 25
26 CHAPTER 26
27 CHAPTER 27
28 CHAPTER 28
29 CHAPTER 29
30 CHAPTER 30
31 CHAPTER 31
32 CHAPTER 32
33 CHAPTER 33
34 CHAPTER 34
35 CHAPTER 35
36 CHAPTER 36
37 CHAPTER 37
38 CHAPTER 38
39 CHAPTER 39
40 CHAPTER 40
41 CHAPTER 41
42 CHAPTER 42
43 CHAPTER 43
44 CHAPTER 44
45 ---------
46 UNTUK PARA PEMBACA KU
47 CHAPTER 45
48 CHAPTER 46
49 CHAPTER 47
50 CHAPTER 48
51 CHAPTER 49
52 CHAPTER 50
53 CHAPTER 51
54 CHAPTER 52
55 CHAPTER 53
56 CHAPTER 54
57 CHAPTER 55
58 CHAPTER 56
59 CHAPTER 57
60 CHAPTER 58
61 CHAPTER 59
62 CHAPTER 60
63 CHAPTER 61
64 CHAPTER 62
65 CHAPTER 63
66 CHAPTER 64
67 CHAPTER 65
68 ---------
69 CHAPTER 66
70 Ya begitulah.
71 CHAPTER 67
72 CHAPTER 68
73 CHAPTER 69
74 CHAPTER 70
75 CHAPTER 71
76 CHAPTER 72
77 CHAPTER 73
78 CHAPTER 74
79 CHAPTER 75
80 CHAPTER 76
81 CHAPTER 77
82 CHAPTER 78
83 CHAPTER 79
84 CHAPTER 80
85 CHAPTER 81
86 CHAPTER 82
87 CHAPTER 83
88 CHAPTER 84
89 CHAPTER 85
90 CHAPTER 86
91 CHAPTER 87
92 CHAPTER 88
93 CHAPTER 89
94 CHAPTER 90
95 RPSD
96 CHAPTER 91
97 RPSD
98 CHAPTER 92
99 CHAPTER 93
100 CHAPTER 94
101 CHAPTER 95
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Prolog & CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 4
5
CHAPTER 5
6
CHAPTER 6
7
CHAPTER 7
8
CHAPTER 8
9
CHAPTER 9
10
CHAPTER 10
11
CHAPTER 11
12
CHAPTER 12
13
CHAPTER 13
14
CHAPTER 14
15
CHAPTER 15
16
CHAPTER 16
17
CHAPTER 17
18
CHAPTER 18
19
CHAPTER 19
20
CHAPTER 20
21
CHAPTER 21
22
CHAPTER 22
23
CHAPTER 23
24
CHAPTER 24
25
CHAPTER 25
26
CHAPTER 26
27
CHAPTER 27
28
CHAPTER 28
29
CHAPTER 29
30
CHAPTER 30
31
CHAPTER 31
32
CHAPTER 32
33
CHAPTER 33
34
CHAPTER 34
35
CHAPTER 35
36
CHAPTER 36
37
CHAPTER 37
38
CHAPTER 38
39
CHAPTER 39
40
CHAPTER 40
41
CHAPTER 41
42
CHAPTER 42
43
CHAPTER 43
44
CHAPTER 44
45
---------
46
UNTUK PARA PEMBACA KU
47
CHAPTER 45
48
CHAPTER 46
49
CHAPTER 47
50
CHAPTER 48
51
CHAPTER 49
52
CHAPTER 50
53
CHAPTER 51
54
CHAPTER 52
55
CHAPTER 53
56
CHAPTER 54
57
CHAPTER 55
58
CHAPTER 56
59
CHAPTER 57
60
CHAPTER 58
61
CHAPTER 59
62
CHAPTER 60
63
CHAPTER 61
64
CHAPTER 62
65
CHAPTER 63
66
CHAPTER 64
67
CHAPTER 65
68
---------
69
CHAPTER 66
70
Ya begitulah.
71
CHAPTER 67
72
CHAPTER 68
73
CHAPTER 69
74
CHAPTER 70
75
CHAPTER 71
76
CHAPTER 72
77
CHAPTER 73
78
CHAPTER 74
79
CHAPTER 75
80
CHAPTER 76
81
CHAPTER 77
82
CHAPTER 78
83
CHAPTER 79
84
CHAPTER 80
85
CHAPTER 81
86
CHAPTER 82
87
CHAPTER 83
88
CHAPTER 84
89
CHAPTER 85
90
CHAPTER 86
91
CHAPTER 87
92
CHAPTER 88
93
CHAPTER 89
94
CHAPTER 90
95
RPSD
96
CHAPTER 91
97
RPSD
98
CHAPTER 92
99
CHAPTER 93
100
CHAPTER 94
101
CHAPTER 95

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!