CHAPTER 4

Mo Da Xia yang sudah tidak kuat lagi dengan sakit kepala nya pun pingsan setelah semua ingatan itu masuk kedalam kepalanya

Mo Zu An yang sebelumnya khawatir gara gara putrinya berteriak kini semakin khawatir ketika melihat putrinya tidak sadarkan diri.

"Tabibbbbb.... Tabibbbbb.." teriaknya.

Tak lama setelah itu tabib pun datang dengan tergesa-gesa.

"Hormat saya kepada pemimpin klan" ucapnya membungkuk dengan nafas memburu.

"Cepat periksa keadaan putri ku, dia tadi berteriak kesakitan sambil memegang kepalanya, bahkan dia tidak mengenaliku" ucap Mo Zu An memerintah tabib.

"Baik pemimpin" ucap tabib setelah itu dia langsung memeriksa keadaan Mo Da Xia, setelah beberapa saat akhirnya tabib pun menyudahi pemeriksaan nya kepada Mo Da Xia.

"Nona muda baik baik saja pemimpin, Nona muda hanya pingsan dan perlu istirahat, untuk ia yang berteriak serta tidak mengenali pemimpin itu karena akibat benturan kepalanya yang begitu keras sehingga Nona muda kehilangan ingatan nya" ucap tabib menjelaskan kepada Mo Zu An.

Setelah selesai dengan tugas nya, tabib itu pun langsung pamit undur diri pada Mo Zu An.

"Syukurlah Xia'er tidak kenapa kenapa, aku begitu khawatir dengan keadaannya" gumam Mo Zu An bernafas lega, ia pun meninggal kan putrinya itu dikamar untuk istirahat setelah mencium pucuk kepala putrinya.

___________________

Disisi lain, Mo Da Xia atau Anaya Alexander saat ini berada dialam bawah sadar nya, sejauh pandangan yang ia lihat hanya warna putih lah yang memasuki penglihatan nya.

"Yang Mulia" hormat seorang lelaki tampan kepadanya sambil bertekuk lutut dengan telapak tangan ke dada kiri, layaknya seorang kesatria, Sedangkan orang yang didepannya celingukan mencari apakah ada orang lain selain mereka berdua.

"Apakah kau berbicara padaku" tanya nya sambil melihat kesana kemari yang malah terlihat begitu menggemaskan.

"Ya Yang mulia" ucap lelaki itu sembari menahan diri untuk tidak mencubit pipi gembul dari Mo Da Xia yang sangat amat menggemaskan.

"Mengapa kau memanggil ku Yang mulia" tanya Mo Da Xia bingung.

"Itu karena anda pemilik dari kalung dimensi yang sedang anda gunakan sekarang Yang mulia" ucap lelaki itu yang membuat Mo Da Xia langsung melihat ke arah leher nya dan benar saja ada sebuah kalung yang sudah terpasang indah dilehernya.

"Bukankah ini kalung yang Yue Jin berikan padaku" gumam Mo Da Xia dalam hati.

"Apa itu kalung dimensi" tanya Mo Da Xia yang memang tidak mengerti sama sekali tentang dunia barunya ini.

"Tapi sebelum itu bangun lah terlebih dahulu" ucap Mo Da Xia dan langsung dilakukan oleh lelaki itu dan mulai menjelaskan apa yang ditanyakan gadis kecil didepan nya itu.

"Kalung dimensi merupakan sebuah dunia kecil dimana tempat itu dan tempat kita memiliki perbedaan waktu yang terpaut jauh, 1 bulan di dalam kalung dimensi sama dengan 1 hari didunia nyata, didalam kalung dimensi juga terdapat energi spiritual yang lebih padat untuk Yang mulia berkultivasi, disitu juga terdapat bermacam tanaman obat dan racun yang langka bahkan didunia yang kita tempati ini sulit menemukan nya dan dimensi Yang mulia bernama dimensi mawar biru, selebihnya lebih baik Yang mulia melihatnya sendiri dengan cara memasuki kalung dimensi tersebut" ucap lelaki tersebut menjelaskan.

"Bagaimana caraku memasuki nya" tanya Mo Da Xia.

"Yang mulia harus meneteskan darah ke permata yang ada dikalung Yang mulia, setelah itu fokus kan pikiran Yang mulia terhadap kalung itu, secara otomatis Yang mulia akan memasuki kalung dimensi" jelasnya.

"Baiklah" ucap Mo Da Xia.

Mo Da Xia langsung melukai ujung jarinya dan meneteskan ke permata yang ada dikalung nya itu dan langsung menutup matanya memusatkan fikiran nya ke kalung, tidak berlangsung lama Mo Da Xia sudah berpindah tempat tak lagi berada di alam bawah sadarnya.

Mo Da Xia takjub memandang sekeliling nya yang begitu indah, gunung gunung menjulang tinggi, air terjun yang mengalir begitu deras dan mengalir disungai yang panjang nya hampir mengelilingi dunia kecil itu serta tanaman tanaman langka yang tumbuh subur disekitarnya.

Sedangkan lelaki tampan yang disamping nya hanya tersenyum melihat junjungan nya yang begitu menggemaskan ketika memandang takjub sekitar nya.

"Mari Yang mulia saya akan menunjukkan kediaman yang bisa Yang mulia gunakan ketika berada didalam kalung dimensi" ucapnya, Mo Da Xia pun hanya mengikuti nya sambil menatap pemandangan yang menurut nya sangat indah

"Siapa namamu" tanya Mo Da Xia pada lelaki disampingnya, karena sedari tadi ia tidak mengetahui nama lelaki itu.

"Nama saya An Ming Yang mulia" jawab An Ming.

"Ohh" ucap Mo Da Xia mengangguk anggukan kepala nya.

"Kita sudah sampai Yang mulia" ucap An Ming ketika mereka tiba didepan sebuah istana yang begitu megah.

Tatapan Mo Da Xia tampak lebih takjub dari sebelumnya, bukan karena istana yang megah dan besar, tapi tampilan dari istana itu yang membuat nya takjub karena istana itu merupakan istana bernuansa modern.

Mereka pun masuk kedalam, An Ming menjelaskan ruangan ruangan apa saja yang ada didalam istana megah tersebut, mulai dari ruangan tempat senjata, ruangan penyimpanan tanaman herbal dan racun, ruangan perpustakaan, dan ruangan tempat penyimpanan koin emas, berlian, emas dan permata.

Tidak hanya yang bernuansa kuno, bahkan yang modern pun lengkap didalam istana tersebut, yaitu ruang kerja yang memiliki komputer, seluruh benda yang ada di dapur pun bernuansa modern tentu hal itu membuat Mo Da Xia jadi sangat senang, tetapi ada lagi yang lebih membuatnya senang yaitu mall kecil yang ada didalam istana nya yang isinya lengkap, seperti bahan makanan Snack dan yang lainnya dan itupun tidak akan pernah habis.

Setelah berkeliling, akhirnya mereka keluar dari istana tersebut.

"An Ming....

.

jangan lupa like, komen dan vote yaa 🥰

.

Terpopuler

Comments

Ibuk'e Denia

Ibuk'e Denia

aq suka ceritamu Thor 👍👍

2023-01-19

3

el_shiraz

el_shiraz

aku juga mau punya kalung dimensi,,,buat aku aja ya kalungnya zuya,,😁

2021-10-25

12

AULIA NIMAS

AULIA NIMAS

gak ada gambarnya kak

2021-10-23

4

lihat semua
Episodes
1 Prolog & CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 4
5 CHAPTER 5
6 CHAPTER 6
7 CHAPTER 7
8 CHAPTER 8
9 CHAPTER 9
10 CHAPTER 10
11 CHAPTER 11
12 CHAPTER 12
13 CHAPTER 13
14 CHAPTER 14
15 CHAPTER 15
16 CHAPTER 16
17 CHAPTER 17
18 CHAPTER 18
19 CHAPTER 19
20 CHAPTER 20
21 CHAPTER 21
22 CHAPTER 22
23 CHAPTER 23
24 CHAPTER 24
25 CHAPTER 25
26 CHAPTER 26
27 CHAPTER 27
28 CHAPTER 28
29 CHAPTER 29
30 CHAPTER 30
31 CHAPTER 31
32 CHAPTER 32
33 CHAPTER 33
34 CHAPTER 34
35 CHAPTER 35
36 CHAPTER 36
37 CHAPTER 37
38 CHAPTER 38
39 CHAPTER 39
40 CHAPTER 40
41 CHAPTER 41
42 CHAPTER 42
43 CHAPTER 43
44 CHAPTER 44
45 ---------
46 UNTUK PARA PEMBACA KU
47 CHAPTER 45
48 CHAPTER 46
49 CHAPTER 47
50 CHAPTER 48
51 CHAPTER 49
52 CHAPTER 50
53 CHAPTER 51
54 CHAPTER 52
55 CHAPTER 53
56 CHAPTER 54
57 CHAPTER 55
58 CHAPTER 56
59 CHAPTER 57
60 CHAPTER 58
61 CHAPTER 59
62 CHAPTER 60
63 CHAPTER 61
64 CHAPTER 62
65 CHAPTER 63
66 CHAPTER 64
67 CHAPTER 65
68 ---------
69 CHAPTER 66
70 Ya begitulah.
71 CHAPTER 67
72 CHAPTER 68
73 CHAPTER 69
74 CHAPTER 70
75 CHAPTER 71
76 CHAPTER 72
77 CHAPTER 73
78 CHAPTER 74
79 CHAPTER 75
80 CHAPTER 76
81 CHAPTER 77
82 CHAPTER 78
83 CHAPTER 79
84 CHAPTER 80
85 CHAPTER 81
86 CHAPTER 82
87 CHAPTER 83
88 CHAPTER 84
89 CHAPTER 85
90 CHAPTER 86
91 CHAPTER 87
92 CHAPTER 88
93 CHAPTER 89
94 CHAPTER 90
95 RPSD
96 CHAPTER 91
97 RPSD
98 CHAPTER 92
99 CHAPTER 93
100 CHAPTER 94
101 CHAPTER 95
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Prolog & CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 4
5
CHAPTER 5
6
CHAPTER 6
7
CHAPTER 7
8
CHAPTER 8
9
CHAPTER 9
10
CHAPTER 10
11
CHAPTER 11
12
CHAPTER 12
13
CHAPTER 13
14
CHAPTER 14
15
CHAPTER 15
16
CHAPTER 16
17
CHAPTER 17
18
CHAPTER 18
19
CHAPTER 19
20
CHAPTER 20
21
CHAPTER 21
22
CHAPTER 22
23
CHAPTER 23
24
CHAPTER 24
25
CHAPTER 25
26
CHAPTER 26
27
CHAPTER 27
28
CHAPTER 28
29
CHAPTER 29
30
CHAPTER 30
31
CHAPTER 31
32
CHAPTER 32
33
CHAPTER 33
34
CHAPTER 34
35
CHAPTER 35
36
CHAPTER 36
37
CHAPTER 37
38
CHAPTER 38
39
CHAPTER 39
40
CHAPTER 40
41
CHAPTER 41
42
CHAPTER 42
43
CHAPTER 43
44
CHAPTER 44
45
---------
46
UNTUK PARA PEMBACA KU
47
CHAPTER 45
48
CHAPTER 46
49
CHAPTER 47
50
CHAPTER 48
51
CHAPTER 49
52
CHAPTER 50
53
CHAPTER 51
54
CHAPTER 52
55
CHAPTER 53
56
CHAPTER 54
57
CHAPTER 55
58
CHAPTER 56
59
CHAPTER 57
60
CHAPTER 58
61
CHAPTER 59
62
CHAPTER 60
63
CHAPTER 61
64
CHAPTER 62
65
CHAPTER 63
66
CHAPTER 64
67
CHAPTER 65
68
---------
69
CHAPTER 66
70
Ya begitulah.
71
CHAPTER 67
72
CHAPTER 68
73
CHAPTER 69
74
CHAPTER 70
75
CHAPTER 71
76
CHAPTER 72
77
CHAPTER 73
78
CHAPTER 74
79
CHAPTER 75
80
CHAPTER 76
81
CHAPTER 77
82
CHAPTER 78
83
CHAPTER 79
84
CHAPTER 80
85
CHAPTER 81
86
CHAPTER 82
87
CHAPTER 83
88
CHAPTER 84
89
CHAPTER 85
90
CHAPTER 86
91
CHAPTER 87
92
CHAPTER 88
93
CHAPTER 89
94
CHAPTER 90
95
RPSD
96
CHAPTER 91
97
RPSD
98
CHAPTER 92
99
CHAPTER 93
100
CHAPTER 94
101
CHAPTER 95

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!