"Mereka adalah pengikut setia ku" Ucap Mo Da Xia, membuat Mo Zu An bertanya tanya didalam hati dari mana putrinya mendapat para pengikut yang terlihat begitu kuat, meskipun sebenarnya ia tidak melihat kekuatan dari mereka, namun ia hanya berdiam tidak mempertanyakan nya.
"Saya An Ming" ucap An Ming menunduk hormat karena yang didepannya adalah ayah dari tuan mereka. Dan diikuti oleh Lang, Zhou Wei dan Yin.
"Saya Lang"
"Saya Zhou Wei"
"Saya Yin"
"Saya Mo Zu An, kalian bisa memanggil saya tuan Mo" ucap Mo Zu An juga memperkenalkan diri dengan senyum ramah.
"Baik tuan Mo" ucap An Ming, Lang, Zhou Wei dan Yin besamaan.
Setelah perkenalan itu Mo Da Xia mengajak Mo Zu An kembali ke kediaman, mereka berbincang bincang hingga hari larut malam akhirnya Mo Da Xia berpamitan untuk kembali ke kediaman nya.
"Ayah aku ingin beristirahat karena besok aku juga akan ikut pertandingan " ucap Mo Da Xia.
"Apa kau yakin Xia'er" tanya Mo Zu An.
"Tentu saja" jawab Mo Da Xia.
"Baiklah"
Mo Da Xia langsung melangkah keluar kediaman Mo Zu An dan langsung menuju kediaman nya. Saat sampai Mo Da Xia langsung ke kamar nya melainkan duduk diruang tamu.
"Keluarlah" ucap Mo Da Xia.
"Nona muda" Ucap Lian menunduk hormat.
"Apakah ada yang ingin gege sampaikan" tanya Mo Da Xia. membuat Lian mematung mendengar ucapan Mo Da Xia.
"Bukankah umur gege lebih tua dari ku tentu saja aku akan memanggilmu gege, dan sekarang kau adalah kakakku" ucap Mo Da Xia, tentu saja itu membuat Lian senang karena selama ini ia hanya hidup seorang diri karena dibuang oleh keluarga nya, namun sekarang ia mempunyai tuan yang menggapnya sebagai keluarga.
"Sekarang katakanlah" perintah Mo Da Xia, yang membuyarkan Lian dari ketertegunan nya.
"Tadi ketika saya memeriksa sekitar klan, saya mendengar ada seseorang menyebut nama anda, saya mencari dari mana asal suara itu hingga dibelakang kediaman para pelayan saya melihat Nona muda Mo Lan Lan dan seorang pria dengan jubah serba hitam sedang berbicara dengan serius, saya mendengar Nona Mo Lan Lan menanyakan pil yang ia pesan pada sebuah sekte aliran hitam, saya tidak mengetahui pil apa yang mereka maksud, namun yang saya dengar pil itu akan Nona Mo Lan Lan gunakan ketika melawan anda Nona muda" jelas Lian.
Sedangkan Mo Da Xia yang mendengar nya menyunggingkan senyumnya, ia tentu saja tau pil apa yang akan Mo Lan Lan gunakan ketika bertanding melawannya.
"Apakah ada lagi" tanya Mo Da Xia.
"Tidak ada Nona muda" jawab Lian.
"Kalau begitu gege beristirahat lah" ucap Mo Da Xia dan langsung diangguki Lian dan berlalu pergi dari paviliun nya.
Setelah kepergian Lian, Mo Da Xia langsung membersihkan dirinya lalu beristirahat.
____________________
Keesokan harinya Mo Da Xia bangun pagi sekali bahkan matahari belum terlihat kemunculan nya.
Mo Da Xia menggunakan hanfu yang ringan, ia berjalan menuju kediaman para murid klan Mo termasuk para tuan dan nona muda klan Mo.
"Bangun kalian semua" teriakan Mo Da Xia menggema hingga membangunkan seluruh murid.
"Mengapa kau membangunkan kami sepagi ini" ucap murid laki laki dengan mata yang setengah terbuka dan diangguki semuanya.
"Aku ingin mengajak kalian lari mengelilingi klan ini untuk menguatkan pertahanan tubuh sehingga tidak mudah dikalahkan musuh"
"Cih, untuk apa melakukan itu, buang buang waktu saja" ucap Mo Lan Lan mencoba mempengaruhi seluruh murid. Dan ya beberapa murid juga mengatakan hal yang sama dengannya tapi itu semua adalah para murid perempuan, hanya ada beberapa murid perempuan yang diam.
"Terserah saja aku tidak memaksa untuk ikut, yang mau cepat ikuti aku" ucap Mo Da Xia.
Mo Da Xia berjalan menuju lapangan tempat berlatih dan diikuti seluruh murid laki laki, dan beberapa murid perempuan karena mereka memang ingin cepat kuat, mereka mau mengikuti Mo Da Xia tentu saja karena mereka tau kalau Mo Da Xia yang sekarang sudah sangat kuat tidak seperti dulu lagi, sedangkan para murid perempuan yang protes tadi langsung kembali ke kamar mereka masing masing.
"Ikuti gerakan ku" teriak Mo Da Xia setelah menyuruh para murid berbaris dan dia memimpin dibarisan paling depan.
Mo Da Xia memulai pemanasan pemanasan yang sering ia lakukan sebelum lari pagi di dunia nya dulu, seluruh murid hanya mengikuti apa yang Mo Da Xia lakukan meski sebenarnya mereka bingung dengan apa yang sedang mereka lakukan.
"Baiklah sekarang kita akan lari mengelilingi klan ini sebanyak 10 kali" ucap Mo Da Xia karena dari yang ia lihat klan Mo ini memiliki wilayah yang sangat luas.
"Apakah Nona berbicara serius" ucap salah seorang murid laki laki dengan mata melotot tak percaya, sedangkan murid lain menganga dibuatnya.
"Apakah ada yang salah" tanya Mo Da Xia dengan wajah santai membuat semua murid mengutuknya dalam hati.
"Itu tidak seberapa, itu hanya latihan kecil bagiku" lanjut Mo Da Xia, membuat mereka yang mendengar nya tidak percaya dibuatnya.
"Siapa namamu" tunjuk Mo Da Xia pada seorang murid perempuan.
"Saya Yue Nona" ucap murid itu tegas.
"Kau pimpin didepan, saya akan berlari paling belakang" ucap Mo Da Xia, dan diangguki Yue.
"Mulailah" teriak Mo Da Xia.
Yue langsung berlari diikuti oleh seluruh murid, baru putaran ke tiga mereka sudah mulai kelelahan dan berhenti dengan nafas tersengal.
"Jangan berhenti sebelum kalian semua menyelesaikan putarannya atau aku akan menghukum kalian seperti pohon itu" teriak Mo Da Xia yang langsung mengarahkan kekuatan nya pada pohon yang ditunjuk nya dan,
Blarrrr... bunyi pohon yang tumbang akibat terkena bola api Mo Da Xia, bahkan pohon itu nampak terlihat gosong.
Para murid yang melihat itu langsung kembali berlari dengan kocar kacir bahkan mereka seperti masih memiliki kekuatan penuh, lelah yang tadi mereka rasakan langsung lenyap begitu saja, mereka semua langsung lari dengan semangat yang membara.
Sedangkan para tetua yang sudah bangun dan melihat apa yang dilakukan Mo Da Xia untuk melatih para murid pun dibuat kagum, dan bergidik ngeri ketika melihat hukuman yang Mo Da Xia berikan, satu kata dalam pikiran mereka semua "Mengerikan".
Setelah 10 putaran semua murid langsung ambruk di lapangan tempat mereka pemanasan tadi, berbeda dengan Mo Da Xia yang nampak biasa saja, bahkan ia masih berlari mengelilingi klan Mo dan membawa beban(1) dibelakang nya, ia berlari sampai 60 kali putaran baru ikut duduk beristirahat bersama para murid.
Mo Da Xia duduk dengan santai disamping Yue, ia menatap sekeliling dengan heran karena semua murid menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan bahkan Yue yang disampingnya pun juga melihat nya seperti itu.
"Mengapa kalian melihat saya seperti itu" tanya nya mengangkat alisnya bingung.
"Pantas saja Nona mengatakan kalau 10 putaran bukan apa apa, ternyata latihan yang Nona lakukan sangat berat bahkan Nona juga membawa beban dipunggungnya" ucap salah satu murid perempuan yang bernama Ling Ling.
"Ya kau benar" sahut murid laki laki, dan diangguki yang lainnya.
"Kita harus sering latihan agar bisa kuat seperti Nona" ucap Yue dengan bersemangat, dan diikuti yang lainnya dengan seruan seruan semangat.
Mo Da Xia yang melihat semangat semua murid menyungging kan senyum manis nya.
"Jika saya yang melatih kalian semua, apakah kalian mau" tanya Mo Da Xia tiba tiba membuat semua murid menatapnya.
"Tentu saja kami mau Nona, Nona sangat hebat, dan kami ingin seperti Nona meskipun itu sangat sulit bahkan mustahil" ucap Yue tegas dan diangguki yang lainnya.
"Baiklah saya akan meminta izin kepada pemimpin dan para tetua" ucap Mo Da Xia tersenyum membuat mereka yang melihatnya menahan diri untuk tidak mencubit pipinya.
Setelah Mi Da Xia selesai berlari dengan murid klan Mo, Mo Da Xia langsung menuju kediaman nya dan membersihkan diri, setelah membersihkan diri ia berduduk santai di taman belakang kediaman nya sembari menunggu waktu pendaftaran pertandingan dimulai.
.
(1). Beban yang dimaksud seperti sebuah kain yang diisi batu yang memang disediakan untuk berlatih.
.
Jangan lupa like, komen dan vote yaa 🥰
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Adkhya<3
hanya ada di dunia pernovelan awokawok
2022-01-05
2
AYU DANI
seneng bacanya kalo mc nya kuat
2021-12-02
5
EL CASANDRA
🤭 penandaan khusus seperti angka dalam kurung itu ide bagus, karena di novel novel yang sering saya baca (dalam artian buku bacaan) itu menggunakan penandaan khusus begini juga agar memudahkan pembaca memahami kata² khusus seperti peribahasa, nama benda, atau kalimat khusus sebuah organisasi😌
2021-10-13
14