Next

"Apa kamu fikir dengan kamu mogok makan aku akan melepaskanmu?",kata Arka saat sudah berada di dalam kamarnya.

Diana tak menjawab ia hanya terus menangis,ia semakin ketukan saat melihat tatapan Arka yeng kembali seperti dulu saat baru pertama bertemu.tatapan yang dingi tapi sangat menusuk.

"Cepat makan atau mulai saat ini kamu tidak akan bisa makan selamanya",lanjut Arka dengan tingginya.

"Saya tidak mau makan sebelum anda melepaskan saya tuan,saya ingin pulang",rengek Diana seperti anak kecil.

"Oke,kalau kamu tidak mau makan terserah sampai kamu matipun tanpa seizinku kamu tidak akan pernah keluar dari rempat ini",lanjut Arka menegaskan.

Arka yang sudah naik darah memilih keluar dari kamarnya dari pada ia kehilangan ke kendalinya,meninggalkan Diana yang manangis tersedu-sedu.

"Dasar gadis tidak penurut,selama ini aku terlalu lunak sepertinya",guma Arka.

"Deeert2 ",bunyi Ponsel Arka di bali saku celananya.

"Iya hallo ada apa kamu menelfon,kalau hanya untuk hal tidak penting aku sedang sibu",kata Arka ketus.dari nada bicaranya sudah bisa di tebak itu adalah telfon dari istrinya.

"Sayang kenapa sih kamu sedingin ini sama aku,aku kan telfon karena mau kasih kejutan sama kamu",kata Sonya nada manja mengelikan.

"Coba tebak aku sekarang dimana sayang?",tanya Sonya.

"Aku tidak perduli kamu dimana",jawab Arka singkat.

"Sekarang aku di depan komplek perumahanmu sayang,karena kamu jarang pulang maka aku memutuskan untuk menemuimu ",lanjut Sonya.

"Apa??kenapa kamu data kemari tidak bilang2 Sonya?",Arka terkejut karena Sonya tiba2 ke rumah pribadinya yang jarang sekali sonya data keamarin karena tidak di perbolehkan oleh Arka selama ini

"Memangnya salah aku data ke rumah suamiku sendiri,aku kan ingin memberimu kejutan",kat Sonya.

"Lebih baik kamu kembali pulang aku tidak punya waktu meladeni mu,bukankah yang kamu butuhkan hanya hartaku,apa tidak cukup jatah setiap bulannyauntuk memenuhi hidup mewah mu itu Sonya?",kata Arka yang mulai geram

Sonya tak menjawab pertanyaan Arka,malah dengan sengaja mematikan sambungan telfonnya.Sonya tersenyum puas saat mengetahui Arka yang mulai panik.

"Aku datang Arka,akan aku seret dengan tanganku sendiri si ****** yang kamu sembunyikan di rumah mewah mu itu,berani sekali dia mencoba menjadi nyonya besar di rumah yang aku pun tidak di izinkan tinggal di dalamnya",kata Sonya penuh kemarahan.

Arka mulai gelisah membayangkan sikap Sonya nanti saat mengetahui secara langsung bahwa Diana tinggal di rumah ini dengan Arka.

Meskipun sedikit banyak Arka yakin Sonya juga sudah tau soal Diana apalagi kemarin Sonya sempat mengusik Diana.

Arka juga tau kedatangannya kali ini bukan tanpa sebab,pasti ia juga ingin berbuat onar kali ini.hal ini membuat kepala Arka semakin pusing saja,belum selesai soal Diana yang merajuk karena mengetahui dirinya sudah beristri,kini justru si pembuat masalah itu datang.

"Felix apa yang kamu kerjakan,kenapa Sonya sampai bisa data ke sini tanpa sepengetahuan ku",kata Arka dengan Felix di balik sambungan telfonnya ia memarahi Asistennya itu karena lalai dalam bertugas.

"Maaf tuan,saya sudah menyuruh orang untuk berjaga mengawasi Nyonya Sonya,namun seperti Nyonya bisa lolos tuan,maafkan atas kelalaian saya",kata Felix dengan nada ketakutan karena telah membuat kesalahan besar.

"Aku tidak butuh kata maaf,cepat atasi keadaan ini,jika kamu tidak bisa mengatasi ini besok pagi serahkan surat risain mu di meja kantorku",Ancam Arka penuh kemarahan dan menutup sambungan telfonnya.

Felix pun dengan segera mengambil kunci mobil di depan meja kerjanya lalu berangkat menuju rumah Arka untuk mencegah Sonya agar tidak membuat kekacauan di sana.

"Aku harus cepat,jangan sampai tuan Arka semakin marah bisa panjang ini urusannya",kata Felix sambil mengemudi mobilnya menuju rumah Arka.

Sonya yang sudah yang sudah di depan pintu gerbang rumah mewah Arka terus membunyikan klakson mobilnya dengan keras karena ia tidak di izinkan masuk oleh para bodyguard yang berjaga di depan gerbang.

"Kalian ini siapa kenapa melarangku masuk ke rumah suamiku,jangan lancang kalian.aku bisa dengan mudah memecat kalian semua", ancam sonya pada para bodyguard l.

"Maaf nyonya ini atas perintah taun Arka",jelas salah satu bodyguard.

Sonya pun turun dari mobilnya,dan terus memaksa ingin masuk ke rumah Arka namu tetap di cegah oleh para pengawal Arka.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!