Dua bulan telah berlalu sejak pertemuan pertama mereka.kini Diana dan Arka sudah semakin akrab bahkan jika di lihat mereka seperti benar-benar sepasang kekasih.
"Aku antar ke kampus ya hari ini,kebetulan hari ini aku libur kerja".
"aku rasa nggak usah deh mas,bahaya tauk kalau di lihat anak-anak kampus kalau aku di antar kamu",jawab Diana lembut sembari memasukan buku pada tasnya.
"kenapa sih kamu takut banget,tinggal bilang aja kalau aku pacar kamu",jawab Arka enteng.
"kalau aku jawab gitu bisa gempar satu kampus kalau tau aku ini pacaran sama om om",jawaban Diana sontak membuat Arka mendekik kesal.
"Apa wajah aku ini pantas di sebut om om baby?,Lanjut Arka sembari mendekatkan wajahnya pada Diana dan sontak hal itu membuat pipi Diana memerah.
"Jangan deket-deket gitu iiihh",Diana mendorong tubuh Arka agar menjauh.
"Kenapa,kok pipi kamu merah?",gada Arka.
"Apa sih enggak kok".
"Kalau kamu nggak mau aku antar biar Felix yang antar kamu",lanjut Arka.
"Aku bisa naik taxi kok mas nggak usah repot-repot".
"Nggak pokoknya kamu di antar Felix biar aman".tegas Arka.
Diana yang tidak memiliki pilihan lain akhirnya mengikuti kemauan Arka.
"Aku berangkat dulu ya mas".
"Iya baby,kuliah yang bener dan jangan macem-macem sama cowok lain ya awass ! ",tegas Arka kali ini dengan nada serius.
"Baik tuan Arka",jawab Diana sedikit meledek sembari berlari keluar.
Tingkah mengemaskan Diana semakin membuat Arka terpesona setiap harinya.bahkah kini Arka semakin melupakan istrinya ia sekarang hanya pulang ke rumah 1 bulan sekali itupun tidak menginap.hal itu membuat Sonya murka dan mencari tau tentang kesibukan Arka di kota seloraya.meskipun Sonya juga tidak mencintai Arka lagi,karena dari dulu memang niat Sonya menikah dengan Arka hanya untuk mendapatkan kekayaan dan kemewahan yang Arka miliki.namum demikian jika harus kehilangan Arka nampaknya Sonya pun tidak rela.
"deerrrttt deeerrtt",getar ponsel di saku Arka dengan malas ia menatap layar ponselnya dan dengan terpaksa mengangkat telfonnya.
"Iyaa hallo,ada apa?",sapa Arka dengan nada ketus.
"Haaii sayang apa kabar hari ini,kamu lagi dimana sekarang?",suara di sebrang telfon Arka.
"Aku sibuk hari ini,kalau butuh sesuatu langsung saja".
"Benarkah hari ini kamu sibuk sayang?bukankah kamu libur hari ini?",lanjut Sonya.
"Apa kali ini kamu sudah mulai berani menyelidiki kegiatanku Sonya?nampaknya kamu mulai berani".
"Bukahkan ini hak ku sayang untuk mengetahui kegiatanmu sehari-hari,dari mulai kamu bangun tidur sampai seterusnya".
"Sejak kapan kamu memperdulikan kegiatanku?bukankah kamu selalu sibuk dengan duniamu dan dengan para lelaki hidung belang itu",jawab Arka sinis.
"Jangan keterlaluan kamu Arka,selama ini aku sudah cukup sabar menghadapimu.jangan kamu fikir aku tidak kalau kamu juga menyimpan wanita lain di belakangku ya",tegas Sonya yang terdengar mulai kesal.
"Syukurlah kalau kamu sudah tau Sonya,maka bersiaplah untuk segera pergi dari hidupku".
"Kamu kelawatan mas,tega sekali kamu berkata seperti itu kepadaku",kini suara Sonya mulai bergetar menahan tangis.
"Sudahlah aku sibuk,kita lanjutkan lain waktu",lanjut Arka saat ingin menutup telfun.
"Jangan harap aku tinggal diam ya mas,liat apa yang akan aku lakukan pada gadis kecilmu itu,akan aku buat dia menderita".
"Sonya jangan pernah lakukan hal konyol pada dia,jika terjadi sesuatu padanya kamu akan tau akibatnya",tegas Arka sembari menutup telfonnya.
#Wahh ceritanya makin seru nih teman2,ayo like dan komen ya biar makin semangat update cerita Arka dan Diana.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments