"Nona tuan malam ini tidak pulang,mungkin baru akan pulang besok pagi,silahkan anda istirahat",Ucap pelayan rumah Arka lalu menutup pintu kembali.
"Aku tidak ingin menghabiskan waktu ku dengan sia-sia di sini,aku ingi pergi dari tempat terkutuk ini",teriak Diana dari dalam kamar namun tidak di hiraukan oleh pelayan-pelayan rumah itu.
"Huuu huuu huuu",tangis Diana pecah ia meratapi nasib malangnya.mulai dari di campakan orang tuanya dan kini ia di kurung oleh iblis kejam.
"Ohh tuhan malang sekali nasibku",batin Diana.
ia pun dengan terpaksa melangkahkan kaki ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan menganti pakaianya dengan baju tidur yang sudah di siapkan pelayan tadi.
"Baju macam apa ini,apakah aku tidak akan masuk angin jika memakai ini",gumanya saat melihat baju tidur dengan bahan serba minim.
"Sial harus sampai kapan aku di sini,apakah aku masih bisa keluar hidup-hidup tanpa cacat setelah ini",batin Diana.
ia terus berfikir bagaimana caranya agar bisa keluar dari tempat itu,namun malam semakin larut tanpa sadar membuat Diana mengantuk dan tertidur pulas.
Saat ini Arka sedang di sambut dengan hangat oleh Sonya.
"Akhirnya kamu pulang malam ini sayang,aku selalu menunggumu",Ucap Sonya lembut sembari memeluk suaminya.namun Arka menyambut hangat peluk kan itu,ia hanya di mematung saat berada di pelukan istrinya.bukanya Sonya tidak menyadari sikap dingin suaminya,namun ia sudah terbiasa akan hal itu.
"Kamu ingin aku buatkan kopi dulu atau langsung mandi sayang?",lanjut Sonya.
"Aku ingin mandi,aku ingin menyegarkan tubuhku terlebih dahulu",jawab Arka sembari melangkah ke kamar mandi meninggalkan istrinya.
Sonya pun mendengus kesal,"Sampai kapan kamu akan bersikap dingin kepadaku Arka,aku sudah sangat sabar selama ini",gumanya lirin.
Selang beberapa menit Arka pun keluar dari kamar mandi dan hanya handuk kecil yang menutupi bagian bawahnya,dada bidangnya terpampang nyata di depan Sonya.sontak hal itu membuat hati istrinya berdesir,ingin sekali ia menyentuhnya namun ia tidak berani takut membuat Arka tak nyaman dan justru meninggalkan kembali malam ini.
Arka yang menyadari bahka sedari tadi istrinya menatap bagian tubuhnya dengan tatapan penuh arti,akhirnya ia pun mendekati istrinya.
"Malam ini aku menginginkanmu",bisik arka pada Sonya dengan suara serak karena sudah mulai merasakan gemuruh di sekujur tubuhnya.karena tujuan utamanya menemui Sonya memang untuk menumpahkan segala rasa yang belum sempat tertuntaskan pada Diana. tanpa basa basi Arka pun memainkan tubuh istrinya.
"aaahhh aaahhh,sayang aku merasa malam ini kamu sangat menginginkan ku.apakah kamu merindukan ku?",ucap Sonya di sela sela nafasnya yang memburu akibat permainan Arka.
Arka tak menjawab pertanyaan istrinya, ia terus memacu memegang kendali akan tubuh Sonya. walaupun saat ini ia sedang menikmati tubuh istri,namun bayangan Diana lah yang berada di pelupuk mata.
Sebenarnya Arka sudah tertarik pada Diana sejak pertama bertemu.pertemuan pertama itu terjadi di suatu restauran,Diana sedang bersama teman-temanya kapusnya.mulai saat itu Arka sering memikirkan senyum manis dian.
sampai pada akhirnya Diana dengan sendirinya melamar pekerjaan di club malanya.mungkin takdir Tuhanlah yang mempertemukan mereka kembali.
"Aaaaahh",legukan panjang Arka menandakan permainan itu selesai.arka pun lekas bangkit tanpa menatap tubuh istrinya.ia menuju kamar mandi dan mengenakan pakaiannya kembali.
"Sayang trimakasih untuk malam ini,ini cukup untuk mengobati rasa rinduku",ucap Sonya sembari memeluk tubuh suaminya yang kini sudah berbaring dengan santai di atas ranjang.
"Jangan berbesar hati,aku hanya membutuhkan pelepasan saja",jawab Arka singkat.
hal itu sebenarnya membuat hati Sonya perih,namun ia tetap berusaha tersenyum karena tidak ingin merusak suasana malam ini.
"Tidurlah,setidaknya aku akan berada di sisimu malam ini,karena esok pagi aku akan kembali bekerja",pinta Arka pada istrinya.
Tanpa menunggu lama Sonya pun tertidur dengan lelap karena kelelahan mengikuti irama permainan Arka yang cukup membuatnya kuwalahan.
malam mulai sangat larut,bahkan mendekati pagi.namun Arka belum bisa memejamkan mata.fikiranya terfokus pada gadis kecil yang ia tinggalkan di rumahnya tadi.arka khawatir bila Diana melakukan tindakan nekat atau bahkan melarikan diri.arka faham betul Diana bukan tipikal wanita yang patuh.
Arka pun memutuskan kembali ke rumahnya,ia tidak memperdulikan sonya.ia diam-diam keluar meninggalkan Sonya yang tertidur pulas.
suara pintu terbuka membuat Sonya terbangun,ia melihat suaminya keluar meninggalkan kamar.namun ia tidak berani mencegah karena percuma Arka tidak akan mendengar ucapanya.ia memilih menelan kenyataan bahwa suaminya tidak mencintainya dan Sonya pun kembali tertidur.
"Kenapa gadis kecil itu seakan selalu menggoda fikiranku,selalu membuatku ingin bersamanya.apakah aku ini sudah gila",guman Arka sembari mengendarai mobilnya.
ia pun sampai ke rumahnya, pukul 03.30.semua penjaga masih siap siaga,berjaga di rumahnya.
ia langsung bergegas menuju kamarnya untuk menemui Diana.sesampainya di depan pintu kamarnya ia terkejut,karena pintu sengaja di di kunci dari dalam.
"Dasar gadis licik,nampaknya sudah mengetahui kalau aku akan tetap pulang malam ini.sepertinya aku salah meremehkan mu",batin Arka sembari tersenyum penuh arti.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments