Nampaknya dewi fortuna masih berpihak pada Diana saat ini.
"Tok tok tok",suara pintu di ketok dengan keras membuat Arka terkejut dan kesal,karena pada saat itu dia sedang menikmati setiap inci tubuh indah diana yang kini sudah polos di depanya.
"Brengsek siapa yang berani mengusik ku saat seperti ini",guman Arka kesal sembari berjalan menuju pintu kamarnya.sementara Diana menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang sudah nyaris di nikmati seluruhnya oleh Arka.
"Braaakkk",Arka membuka pintu dengan wajah murka.
"Apa kamu sudah bosan bekerja di sini Felix?" teriak Arka.
"Maaf tuan ada telfun dari rekan bisnis anda",jawan Felix dengan nada gemetar karena dia tau telah merusak kesenangan tuannya.
"Apa gunanya aku memiliki sekertaris sepertimu kalau apa2 kamu masih merepotkan ku?kalau kamu tidak becus besok kirimkan surat pengunduran dirimu ke kantorku".
"maaf tuan keadaan ini sangat mendesak membutuhkanl persetujuan anda,ini mengenai proyek besar dengan "NERO GROUP".seketika mimik muka Arka berubah,teringat betapa pentingnya proyek itu.
"Ada hal mendesak apa dengan proyek itu?",tanya Arka dengan nada sedikit di turunkan satu oktaf.
"CEO dari Nero group ingin bertemu dengan anda malam ini tuan,dia ingin membahas perjanjian yang kemarin".
"Apa tuan Bramantyo sudah lupa waktu,sampai di luar jam kantor pun masih ingin membahas soal pekerjaan",guman Arka.
"Siapkan mobil aku akan turun sebentar lagi",sambung Arka sembari kembali menutup pintu.
di ranjang ukuran king size nya masih ada gadis kecil yang sedari tadi terus menangis.
"Hai gadis manis ku,malam ini aku masih melepaskan mu,berhentilah menangis sebelum aku berubah fikiran",ucap Arka sembari mengusap pipi mulus Diana.
"Aku akan pergi,kamu jangan coba2 melarikan diri karena percuma saja sampai ke ujung dunia pun aku akan menemukan mu",kata Arka sebelum menutup pintu.
Diana tak mampu menjawab karena masih sangat ketakutan,dengan sekuat tenaga dia menahan tangisnya agar tidak pecah dan merubah keputusan Arka.
Arka pun memakai pakaianya kembali dan meninggalkan Diana di kamar itu sendirian.
"Jaga wanita itu dengan baik jangan sampai dia kabur",perintah Arka pada para pengawalnya.
"Baik tuan",jawab dua pengawal arka bersamaan.
Mobil yang di tumpangi Arka melaju kencang menuju tempat yang di mana dirinya dan CEO group nero akan bertemu.tidak begitu jauh dari rumahnya akhirnya mereka pun sampai.
"Selamat malam tuan arka maaf mengganggu istirahat anda malam ini",sapa pria paruh baya dengan sopan.ia adalah Bramantyo ceo nero group.
"Eemb tidak apa2 tuan Bramantyo",jawab arka singkat.
mereka pun akhirnya duduk saling berhadapan,tidak lama pelayan mengantar pesanan minuman yang sebelumnya telah di pesan oleh bramantyo.
"Ada keperluan apa sampai selarut ini anda ingin bertemu saya tuan?",tanya arka membuka percakapan karena ia ingin segera menyelesaikan urusan ini dan kembali menemui gadis manisnya tadi.
"Begini tuan Arka,ini soal perjanjian kita kemarin saya sudah memikirkan matang2 akan hal itu.saya menyetujui proyek kerja sama kita.karena terus terang saat ini perusahaan kami sedang mengalami sedikit masalah,jadi kami bergantung pada proyek yang akan kita laksanakan bersama",jelas Bramantyo panjang lebar.
"Bagus tuan Bramantyo anda mengambil keputusan yang tepat,selama anda mengikuti dan tidak membuat masalah pada Angkasa group,saja jamin perusahaan anda aman",jelas Arkan dengan nada sedikit mengancam.
Saat ini perusahaan Nero group memang sedikit bermasalah karena sedang mengalami masalah finansial yang serius.
tanpa Arka sadari lelaki paruh baya yang kini ada di depannya adalah ayah dari gadis yang di tawanya saat ini.mereka pun masih berbincang seputar proyek kerja sama mereka,sampai akhirnya pertemuan mereka selesai dan arka pamit terlebih dahulu pada Bramantyo.
"Felix selidiki latar belakang gadis yang bersamaku tadi,aku rasa dia bukan dari keluarga yang biasa",perintah arka.
"Baik tuan",jawab Felix sambil terus fokus menyetir mobilnya.
"Antar aku pulang ke rumah Sonya,aku sedikit urusan",titah Arka.
"Baik tuan Arka".
Sonya adalah istri sah dari Arka Laksmana Angkasa,dia di nikahi sudah 3 tahun ini oleh Arka dengan terpaksa karena dahulu ada desakan dari orang tua Arka.hubungan Meraka tidak harmonis,mereka jarang menghabiskan waktu bersama bahkan mereka tinggal di rumah yang terpisah.sebenarnya Sonya sangat mencintai Arka hanya saja cintanya bertepuk sebelah tangan, Arka tidak pernah membalas cintanya.bagi Arka Sonya hanyalah istri formalitas dan sebagai pemuas nafsunya saja.malang sekali nasib Sonya sebenarnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments